p-Index From 2021 - 2026
6.421
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Ilmiah WUNY Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Inspirasi Pendidikan SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED JPS Unimus JPGSDI Premiere Educandum REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Terapan Abdimas Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan JURNAL IQRA´ Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Jurnal Paedagogy Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Wawasan Pendidikan Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Jurnal Cakrawala Pendas Kurikula Jurnal Pendidikan Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Kognisi : Jurnal Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal PGSD Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Pendidikan Progresif Dialektika Jurnal Pendidikan Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI SEKOLAH Atmojo, Setyo Eko
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol 4, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.386 KB) | DOI: 10.26418/jpmipa.v4i1.17585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok pengelolaan lingkungan. Penelitian ini dilakukan di SMP Bhakti Kedungtuban Blora pada semester II tahun akademik 2012/2013. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Bhakti Kedungtuban. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam empat siklus dan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran materi pengelolaan lingkungan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A di SMP Bhakti Kedungtuban. Hal tersebut ditunjukkan dengan tercapainya standar ketuntasan belajar pada materi pokok pengelolaan lingkungan yaitu 80% dari seluruh siswa memperoleh nilai hasil belajar ≥75. Dimana 86,75% dari keseluruhan jumlah siswa pada kelas VII A mencapai ketuntasan belajar pada siklus IV.   Kata Kunci: Model Problem Based Learning (PBL)
IMPLEMENTASI PROGRAM PENUGASAN DOSEN DI SEKOLAH (PDS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA CALON GURU SD DALAM PERKULIAHAN IPA BERVISI SETS BERBANTUAN APS Atmojo, Setyo Eko
Journal of Education Technology Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v3i4.22555

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa calon guru SD melalui pembelajaran IPA bervisi SETS berbantuan Alat Peraga Sederhana (APS). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP UPY kelas A7-17 sebanyak 38 orang mahasiswa. Objek penelitian ini adalah kreativitas mahasiswa selama kegiatan perkuliahan IPA 2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sementara analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kreativitas mahasiswa melalui pembelajaran bervisi SETS berbantuan alat peraga sederhana juga mangalami peningkatan dari pra siklus sebesar 54% meningkat menjadi 67% pada siklus satu dan meningkat menjadi 91% pada siklus dua dengan kategori tinggi. Sedangkan jika dari keenam indicator kreativitas mahasiswa pada pra siklus memiliki rata rata 2,23 meningkat menjadi 2,48 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 3,2 pada siklus 2. Hal tersebut menunjukkan bahwa penguasaan indicator kreativitas mahasiswa telah mencapai 80,83 % yang termasuk pada kriteria tinggi.
Natural Disaster Mitigation on Elementary School Teachers: Knowledge, Attitude, and Practices Atmojo, Setyo Eko
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.474 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v10i1.25060

Abstract

This study aims to analyze the level of knowledge, attitudes, and practice of teachers in disaster education in elementary schools. This study uses questionnaires distributed to teachers in disaster-prone schools. The data taken are age, gender, subjects taught, recent education, experience in disaster education training, knowledge level, attitude, and practice of disaster education. Respondents who have a good knowledge level are 51.5%, enough knowledge level is 39.4%, and less knowledge level is 9.1%. As many as 98.9% of respondents have a positive attitude and 1.1% have a negative attitude. There are 90.9% of respondents have ever taught and 9.1% have never taught disaster education. This study concludes that teachers of Elementary in disaster-prone schools generally have good knowledge of disaster education, agree that disaster education becomes part of the curriculum, and have taught disaster education to students.
The Level of Self-Regulated Learning and Self-Awareness in Science Learning in the Covid-19 Pandemic Era Atmojo, S. E.; Muhtarom, T.; Lukitoaji, B. D.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 9, No 4 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v9i4.25544

Abstract

The study aims to measure/determine the level of self-regulated and self-awareness in the science learning process, analyze students' self-regulated and self-awareness in science learning in the era of the Covid-19 pandemic. The design of this study was a modified experimental pre-test post-test control group design. This research was conducted from March to July 2020, with 200 research subjects divided into four classes. The research instrument consisted of questionnaires and test questions in the online form. The data obtained were analyzed using an analysis of scores and averages of the questionnaire filled out online. The subjects of this study were students who took science classes with a total of 200 students in the Elementary School Teacher Education, Faculty of Education, Universitas PGRI Yogyakarta. The results showed that the learning process of science could take place online using the Zoom application, Google Classroom, UPY e-learning, and WhatsApp group. Based on the analysis results, it is known that the average score of Self-Regulated Learning is 74.59 (good), the average score for Self-Awareness is 75.75 (good), and the average learning achievement is 74.59 (good). It can be concluded that this online science learning takes place to the maximum, has a value of usefulness that is seen from the average of independent learning numbers, self-awareness number, and student achievement, which are in good categories.
Pelatihan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus Bagi Guru Sekolah Dasar Rujukan Inklusi Setyo Eko Atmojo; Beny Dwi Lukitoaji; Faiz Noormiyanto
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.982 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v3i2.8139

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali guru dalam menangani anak berkebutuhan khusus. Pelatihan ini diberikan pada guru kelas dengan siswa berkebutuhan khusus yang sangat memerlukan perhatian dan perlakukan yang khusus. Pembelajaran dan perlakuan bagi kelas yang memiliki anak berkebutuhan khusus berbeda dengan kelas biasa sehingga memerlukan guru yang mampu untuk menguasai kelas, siswa, pembelajaran dan penangan yang bersifat khusus bagi anak inklusif. Pelatihan ini terdiri dari pemberian informasi, praktik penanganan dan pembelajaran di kelas inklusif yang didalamnya terdapat anak berkebutuhan khusus. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru tentang penanganan bagi anak dengan kebutuhan khusus. Hal tersebut dapat dilihat pada skor post test guru setelah mengikuti pelatihan dimana > 75% guru telah memiliki pengetahuan yang baik tentang penanganan anak berkebutuhan khusus, selain itu berdasarkan hasil observasi pelaksanaan praktik pembelajaran diketahui bahwa >70 % guru telah mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik pada kelas inklusif.
Pembelajaran Tematik Berbasis Etnosains Dalam Meningkatkan Literasi Budaya dan Kewargaan Siswa Sekolah Dasar Setyo Eko Atmojo; Beny Dwi Lukitoaji
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 10 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.038 KB) | DOI: 10.21067/jip.v10i2.4518

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan pembelajaran Tematik Berbasis Etnosains dalam menumbuhkan Literasi Budaya dan Kewargaan Siswa Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (reserach and development). Produk yang dihasilkan melalui penelitian ini adalah pembelajaran tematik berbasis etnosains yang mampu meningkakan literasi budaya dan kewargaan. Berdasarkan hasil anlisis data diketahui bahwa produk hasil pengembagan memiliki skor > 80 yang berada pada kategori valid berdasar penilaian ahli. Hasil implmentasi produk menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan mampu meningkatkan literasi budaya dan kewargaan dengan N gian sebesar 0,49 berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil angket ketepatan pembelajaran diketahui bahwa sebesar 82,50 % siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran tematik berbasis etnosains. Produk penelitian ini mampu meningkatkan literasi budaya dan kewargaan siswa karena dalam pembelajaran ini menginterasikan budaya ke dalam tema pembelajaran sehingga membuat siswa mengetahui secara mendalam bahwa terdapat keterhubungan kaitan antara budaya dan tema pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan ini memiliki tingkat kevalidan yang baik, efektif dalam meningkatkan literasi budaya dan kewargaan serta mampu diterapkan dengan baik dalam proses pembelajaran di kelas.
PENERAPAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGELOLAAN LINGKUNGAN Setyo Eko Atmojo
Jurnal Kependidikan Vol. 43, No.2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v43i2.2263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok pengelolaan lingkungan. Subjek penelitian ini siswa kelas VII A semester II tahun akademik 2012/2013 SMP Bhakti Kedungtuban Blora. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam empat siklus dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran materi pengelolaan lingkungan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A di SMP Bhakti Kedungtuban dengan kriteria keberhasilan berupa tercapainya standar ketuntasan belajar pada materi pokok pengelolaan lingkungan sebanyak 80% siswa dengan nilai hasil belajar ≥75
PENGENALAN ETNOBOTANI PEMANFAATAN TANAMAN SEBAGAI OBAT KEPADA MASYARAKAT DESA CABAK JIKEN KABUPATEN BLORA Setyo Eko Atmojo
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XV Nomor 1, Januari 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.75 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v15i1.3529

Abstract

Pertumbuhan ekonomi indonesia yang di klaim oleh pemerintah lebih dari 6 % ternyata belum diraskan sepenuhnya oleh masyarakat. Kondisi ekonomi di masyarakat pedesaan saat ini masih belum tampak terjadi perubahan yang signifikan jika dibandingkan perhitungan ekonomi pemerintah. Setidaknya itulah gambaran yang terjadi pada masyarakat di desa Cabak kecamatan Jiken Kabupaten Blora. Masyarakat yang hidup di sekitar hutan yang saat ini dijadikan kawasan cagar alam Cabak oleh pemerintah kabupaten Blora. Hutan di kawasan Cabak ini memiliki mayoritas tanaman jati (Tectona grandis). Selain tanaman utama jati didalam hutan juga terdapat berbagai tanaman yang berpotensi untuk digunakan sebagai obat herbal. Selama ini masyarakat desa Cabak hanya memanfaatkan tanaman yang ada di dalam hutan untuk pakan ternak, bahan sayuran, dan kayu bakar dari ranting ranting pohon yang sudah mengering.
PENERAPAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGELOLAAN LINGKUNGAN Setyo Eko Atmojo
Jurnal Kependidikan Vol. 43, No.2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v43i2.1968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok pengelolaan lingkungan. Subjek penelitian ini siswa kelas VII A semester II tahun akademik 2012/2013 SMP Bhakti Kedungtuban Blora. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam empat siklus dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran materi pengelolaan lingkungan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A di SMP Bhakti Kedungtuban dengan kriteria keberhasilan berupa tercapainya standar ketuntasan belajar pada materi pokok pengelolaan lingkungan sebanyak 80% siswa dengan nilai hasil belajar ≥75.
Motivasi Berprestasi dan Kemandirian Belajar Mahasiswa saat Pembelajaran Daring Windi Fitriani; Haryanto Haryanto; Setyo Eko Atmojo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 6: JUNI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i6.13639

Abstract

Abstract: The success of online learning is largely determined by independent learning. Independent learning is influenced by several factors, one of them is achievement motivation. The aim of the study was to determine the correlation between student achievement motivation and independent learning during online learning. The research sample was 165 students of Primary School Teacher Education of PGRI University of Yogyakarta. The data were collected by using survey technique, while the data analysis technique used was correlation technique with Product Moment. The result of the study shows that there was a positive and significant relationship between achievement motivation and independent learning with 0.702 as amount of correlation coefficient. Meanwhile, the test result of determination coefficient shows that achievement motivation became 0.490 or 49% as predictor of independent learning.Abstrak: Keberhasilan pembelajaran daring sangat ditentukan oleh kemandirian belajar. Kemandirian belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya motivasi berprestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan motivasi berprestasi dengan kemandirian belajar mahasiswa saat pembelajaran daring. Sampel penelitian adalah mahasiswa PGSD Universitas PGRI Yogyakarta sebanyak 165 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan survei, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi dengan Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dengan kemandirian belajar dengan besar koefisien korelasi 0.702. Sementara itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan motivasi berprestasi menjadi prediktor kemandirian belajar sebesar 0.490 atau 49%.