p-Index From 2021 - 2026
6.421
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Ilmiah WUNY Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Inspirasi Pendidikan SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED JPS Unimus JPGSDI Premiere Educandum REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Terapan Abdimas Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan JURNAL IQRA´ Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Jurnal Paedagogy Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Wawasan Pendidikan Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Jurnal Cakrawala Pendas Kurikula Jurnal Pendidikan Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Kognisi : Jurnal Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Pijar : Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal PGSD Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Pendidikan Progresif Dialektika Jurnal Pendidikan Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrating Digital Technology into Disaster Education and Its Impact on Elementary School Students’ Literacy and Resilience Haryati, Sri; Atmojo, Setyo Eko; Anggriani, Mitha Dwi; Skotnicka, Michalina
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i3.pp2147-2162

Abstract

Integrating Digital Technology into Disaster Education and Its Impact on Elementary School Students’ Literacy and Resilience. Indonesia is one of the countries with the highest risks of natural disasters in the world; hence, disaster education in elementary schools is an urgent need. Objective: This study aims to analyze the effectiveness of digital technology-based disaster education in improving the disaster literacy and resilience of elementary school students in areas prone to volcanic eruptions. Methods: This study used a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The research sample consisted of elementary school students living in disaster-prone areas. The instruments used included a disaster literacy test, a resilience questionnaire, and interviews with teachers and students to strengthen the quantitative results. Data analysis was conducted using a paired sample t-test to examine differences within groups and an independent sample t-test to compare differences between groups. Findings: The results showed a significant increase in the experimental group compared to the control group. The disaster literacy score in the experimental group increased from 47.67 to 82.17, and the resilience score from 58.60 to 80.30. Meanwhile, the control group only experienced a lower increase. The paired sample t-test results showed a significant difference (p < 0.05). The control group did not experience a significant increase in the number of participants. The independent sample t-test also confirmed a significant difference between the two groups in their posttest scores, with an average difference of 15.84 points for disaster literacy and 14.30 points for resilience. Qualitative data supported these results, with teachers rating interactive digital media as facilitating the understanding of evacuation and simulations, while students found the learning more engaging and easier to practice. Conclusion: This study demonstrates that digital technology-based disaster learning is more effective than conventional methods in enhancing the literacy and resilience of elementary school students. The implication is the importance of integrating digital technology into the disaster education curriculum, so that students not only understand the theory but are also able to adapt, be resilient, and take appropriate action when facing disasters in their environment. Keywords: disaster education, technology, digital, disaster literacy, disaster resilience.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN PROYEK ASTRONOMI KELAS VI DI SD NEGERI TURI 2 Azizah, Novarinda Nurul; Atmojo, Setyo Eko
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2581

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI di SD Negeri Turi 2 melalui proyek astronomi. Dilaksanakan pada tahun ajaran 2024/2025 dengan 27 siswa yang kemampuan berpikir kritisnya masih rendah, penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart. Terdiri dari 2 siklus, setiap siklus menerapkan pembelajaran berbasis proyek astronomi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, transkrip wawancara, dan tes evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkannya pembelajaran berbasis proyek. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,62 pada pra-siklus, menjadi 82,14 pada siklus I, dan 90 pada siklus II. Persentase ketuntasan siswa juga meningkat dari 29,63% pada pra-siklus menjadi 70,37% di siklus I, dan 92,59% di akhir siklus II, menunjukkan efektivitas model pembelajaran proyek astronomi.
PENERAPAN MODEL TALKING STICK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA SD KELAS III SD N 2 JAMBIDAN TAHUN AJARAN 2017/2018 Anggriyanto, Nurhidayat Ahmad; Atmojo, Setyo Eko
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa denganmenggunakan metode talking stick dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas III SD N 2Jambidan.Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas, model penelitian yang digunakan adalah modelsiklus oleh Suharsimi Arikunto, Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 2 Jambidan,berjumlah 24 Siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Objek penelitian adalahmotivasi belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Tehnik pengumpulan datamenggunakan metode observasi, dokumentasi dan angket.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran ilmupengetahuan alam kelas III SD N 2 Jambidan meningkat setelah diberikan tindakan pelaksanaanpembelajaran menggunakan talking stick. Pelaksanaan metode talking stick ini dilakukan di sepertigawaktu pembelajaran terakhir, sebelum mengambil kesimpulan. Rata-rata motivasi belajar siswasetelah diberi tindakan pada saat pra siklus 42 %. Setelah diadakan siklus I hasil rata-rata motivasibelajar siswa meningkat menjadi 58 %. Pada hasil siklus II hasil rata-rata kedisiplinan meningkatmenjadi 83 %.
STUDI LITERATUR : PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING Syafaroh, Syafaus; Atmojo, Setyo Eko
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12 No 2 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i2.5880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas 5 pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur atau kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui jurnal ilmiah. Hasil penelitian diatas dapat disimpulkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V setelah menggunakan model pembelajaran discovery learning. Selain itu, tidak hanya peningkatan dalam hasil belajar saja melainkan juga terdapat peningkatan pada kreativitas siswa, kemampuan berpikir kritis siswa, aktivitas siswa, peningkatan kerjasama siswa, dan keaktivan siswa. Model discovery learning ini cocok apabila digunakan guru dalam pembelajaran karena membantu siswa dalam menemukan sendiri pembelajaran, sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dan membantu tercapainya keberhasilan belajar siswa.
The Effectiveness of An Internet of Things (IoT)-based Virtual Science Laboratory on Nervous System Material in Science Course Atmojo, Setyo Eko; Wardana, Ari Kusuma; Muhtarom, Taufik
Jurnal Paedagogy Vol. 11 No. 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i1.7938

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the Internet of Things (IoT)-based virtual science laboratory on nervous system material in science lectures. The research method used was an experiment with a pretest-posttest control group design, with the research subjects being randomly selected A3 and A4 class students in the PGRI Yogyakarta University PGSD study program who take science courses. Data was collected by giving a pre-test and post-test and measuring n-gain to determine the increase in concept understanding after using a virtual science laboratory. Data analysis was carried out using the t-test to test the significant difference between the pre-test and post-test results and the n-gain test to measure the effectiveness of virtual science laboratories in improving students' concept understanding. The results of this study indicated that the Internet of Things (IoT)-based virtual science laboratory on nervous system material effectively improves students' understanding of concepts. It can be seen from the average n-gain result of 0.72 in the experimental group, which shows a high increase in concept understanding. The t-test results showed a significant difference between the control group and the experimental group in terms of the effectiveness of the IoT-based virtual science laboratory on nervous system material.
Bridging STEM and Culture: The Role of Ethnoscience in Developing Critical Thinking and Cultural Literacy Atmojo, Setyo Eko; Anggriani, Mitha Dwi; Rahmawati, Rina Dyah; Skotnicka, Michalina; Wardana, Ari Kusuma; Anindya, Agista Putri
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v14i2.23505

Abstract

The lack of integration between science and local wisdom in science education remains a challenge in developing students' critical thinking skills and cultural literacy. This study aims to analyze the effect of STEM-based science learning integrated with ethnoscience on critical thinking skills and cultural literacy of elementary school students. This research is a quantitative study with a quasi-experimental method using a nonequivalent control group design. Samples were selected purposively and consisted of experimental and control groups. The instruments used include a critical thinking skills test and a cultural literacy questionnaire. Data analysis was performed using a paired sample t-test. The results showed a significant difference in posttest scores between the experimental and control groups, with a significance value of 0.000 <0.005. The average difference was 19.78 points for critical thinking skills (81.14 - 61.36) and 16.86 points for cultural literacy (82.50 - 65.64). This finding suggests that integrating STEM-based science learning with ethnoscience can significantly enhance students' critical thinking skills and cultural literacy. The novelty of this study lies in the learning approach that combines the STEM framework with local ethnoscience values, providing an innovative alternative for shaping students who think reflectively while developing cultural awareness from an early age.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPAS KELAS V DI SD NEGERI NGEBEL Aa Rahmawati; Setyo Eko Atmojo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using Canva-based learning media on students’ academic achievement in the IPAS subject at Ngebel Public Elementary School. The background of this study is based on students’ low academic achievement and the lack of engaging and interactive learning media in the learning process. Therefore, there is a need for innovative learning media capable of improving students’ academic achievement. This study is a quantitative research using an experimental design with a quasi-experimental design in the form of a nonequivalent control group design. Data collection instruments used tests (pretest and posttest). Data analysis was conducted through normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using an independent samples t-test with the assistance of SPSS. The research results indicate that the significance value is 0.001 < 0.05, so H_a is accepted and H_o is rejected. Thus, there is a significant difference between the average learning outcomes of students in the control class and the experimental class after the treatment was administered. This indicates that the use of Canva-based learning media has a significant effect on improving student learning achievement in the IPAS subject at Ngebel State Elementary School. Based on these research results, it can be concluded that Canva-based learning media is effective in the learning process because it can improve students’ learning achievement. Therefore, it is recommended that educators utilize Canva-based learning media as an alternative to create more interactive learning experiences.
Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi Melalui Pelatihan Berbasis SETS Bagi Siswa Sekolah Dasar Atmojo, Setyo Eko; Rahmawati, Rina Dyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4247

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa sekolah dasar terhadap bencana gempa bumi melalui pelatihan kebencanaan berbasis pendekatan SETS (Science, Environment, Technology, and Society). Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, simulasi evakuasi, serta pemanfaatan media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan karakteristik siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi pemahaman siswa menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan siswa meningkat dari 52,55% menjadi 86,75%, sikap dari 55,25% menjadi 88,45%, dan keterampilan dari 45,15% menjadi 82,75%. Pendekatan SETS membantu siswa memahami keterkaitan antara ilmu pengetahuan, lingkungan sekitar, teknologi, dan kehidupan sosial dalam konteks kebencanaan. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam membentuk sikap tanggap bencana sejak dini pada siswa sekolah dasar.
Efektivitas Penggunaan Model Make A Match dengan Media Blind Box untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Materi Bagian Tubuh Tumbuhan Pada Peserta Didik Kelas IV SD Muhammadiyah Ambarbinangun Kasihan Bantul Nathalia, Tessa; Atmojo, Setyo Eko
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Make A Match dengan media Blind Box dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV SD Muhammadiyah Ambarbinangun pada mata pelajaran IPAS materi Bagian Tubuh Tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi Experimental tipe Non-Equivalent Control Group Design dengan sampel sebanyak 49 peserta didik.Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 (sig. 2-tailed), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil uji t menunjukkan thitung 9,312 > ttabel 2,012. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 13,00, sedangkan kelas kontrol 9,48. Uji N-Gain menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen sebesar 0,65 dan kelas kontrol 0,27. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. . Dengan demikian, model Make A Match dengan media Blind Box efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
EFEKTIVITAS VIDEO YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF”IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Rosy Alya Fatmah; Setyo Eko Atmojo
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v7i1.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video youtube sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IV SD Negeri Godean 2 pada materi bentuk dan fungsi bagian tumbuhan. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen berbentuk Quasi Experimental Design Type Noneequivalent Control Group Design yang memakai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi tindakan memakai video youtube, pada kelas kontrol proses pembelajaran memakai media gambar. Teknik pengumpulan data dengan tes hasil belajar IPA, observasi, serta dokumentasi. Untuk menguji pengaruh penggunaan media video youtube menggunakan teknis analisis data Uji-t. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai postes kelas eksperimen yaitu 84,33 lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 77,55. Hasil analisis data menunjukan nilai t hitung 3.737 > t tabel 2,021. Artinya terdapat perbedaan signifikan pada hasil Post-test kelas eksperimen yang memakai media video youtube dengan kelas kontrol yang memakai media gambar. Dapat ditarik kesimpulan jika ada efektivitas pemakaian media video video youtube pada hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri Godean 2.” Kata Kunci: Hasil Belajar IPA, Media Video, Youtube