Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

A Death Rate in Patients Ngudi Waluyo Blitar District Hospital Jayanti, Krisnita Dwi; Hidayat, Andra Dwitama; Wahyuni, Titin; Prodyanatasari, Arshy; Bisono, Eva Firdayanti; Maharani, Eva Ratih
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 6 (2024): The 3rd International Scientific Meeting on Health Information Management (3rd ISMoHI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v6i0.1965

Abstract

Record by integration (RME) management efficiency has improved the health care database at the hospital, including mortality data. Mortalitas data an indicator of health service that evaluates the quality of critical care in a hospital, that is essential for decision making strategic and policy evaluation. The research aimed to identify the mortality in patients at Ngudi Waluyo Blitar District Hospital in 2023. This research used the descriptive to describe method mortality in patients at hospital Ngudi Waluyo Blitar District in 2023. The result showed that the total number of patients alive and died in 2023 was 14.485, with the number of 13410 live patients and the patient dies of 1.075. The analysis shows ICCU death as a room with the highest death, especially in time; it is < 25 ‰ or < 2.5 ‰ per year. Factors such as age, associated territories, and some septicemia as a medical condition, chronic kidney disease, stage 5, intracerebral hemorrhage, intraventricular, keys respiratory failure, and pneumonia, unspecified as the cause of death. For that reason, we need to repair constants on information systems and electronic medical records to support better decision making in the management of health services. Evaluation deep to events of death, especially in the ICCU, and focus on management of elderly patients and patients with chronic diseases such as septicemia and chronic kidney disease, be a key to increasing the quality of services.
Analisa Jumlah Abortus di Nusa Tenggara Barat Tahun 2019 -2022 Abhiseka, Rengga Bagas; Jayanto, Deni Luvi; Hidayat, Andra Dwitama; Zuliana, Ni'matu
Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Vol 4 No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah kasus abortus di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama periode tahun 2019–2022. Abortus merupakan salah satu isu kesehatan reproduksi yang masih menjadi perhatian serius karena berdampak tidak hanya pada kondisi fisik perempuan, tetapi juga pada aspek psikologis, sosial, dan kesejahteraan jangka panjang. Tingginya angka abortus dapat mencerminkan adanya permasalahan dalam akses layanan kesehatan, pemahaman kesehatan reproduksi, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari sumber resmi, yaitu Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat dan data rumah sakit rujukan yang menangani kasus abortus. Penelitian ini menggunakan metode analisis data statistik deskriptif untuk menggambarkan jumlah dan tren kasus abortus selama empat tahun terakhir, sehingga dapat diketahui pola peningkatan atau penurunan kasus dari waktu ke waktu. Analisis dilakukan dengan membandingkan jumlah kasus abortus per tahun untuk melihat dinamika yang terjadi selama periode penelitian. Hasil analisis menunjukkan adanya variasi jumlah kasus abortus yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi, tingkat pendidikan seksual, kondisi ekonomi, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin. Selain itu, perubahan kebijakan dan situasi sosial juga diduga berkontribusi terhadap fluktuasi angka abortus. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan publik di bidang kesehatan reproduksi, khususnya dalam upaya menekan angka abortus dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi perempuan. Hasil penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan terkait untuk memperkuat program edukasi, penyuluhan, dan pendampingan bagi perempuan usia reproduksi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Transformasi Digital Rekam Medis : Analisis Implementasi PMK Nomor 24 Tahun 2022 di Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri Munir, Mochammad Miftahul; Suryandari, Putri Indra; Hidayat, Andra Dwitama; Simorangkir, Anggia Dini Marsaroha Boru Panggabean
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrmik.v8i2.12703

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi digital dalam pelayanan kesehatan, termasuk penerapan rekam medis elektronik (RME) yang diatur dalam PMK Nomor 24 Tahun 2022. Namun, banyak fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Pesantren 1 Kota Kediri, masih menghadapi tantangan dalam transisi dari sistem manual ke elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan implementasi RME di Puskesmas Pesantren 1 dengan fokus pada sumber daya manusia, fasilitas, kebijakan, dan registrasi pasien. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam kepada empat petugas rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME belum optimal; dari sisi SDM, pelatihan belum menyeluruh dan kurangnya tenaga IT, fasilitas belum mendukung penerapan SIMPUS dan billing system, serta kebijakan belum terstandarisasi dengan adanya SOP yang jelas. Selain itu, pengisian data sosial pasien masih belum lengkap dalam registrasi, yang dapat menghambat keakuratan data. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Puskesmas Pesantren 1 masih perlu melakukan perbaikan signifikan pada aspek SDM, fasilitas, dan kebijakan untuk mencapai implementasi RME yang efektif dan efisien.
Pelatihan Dan Pendampingan Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Program D’next: Transformasi Digital Desa Margopatut Mia Ashari Kurniasari; Dianti Ias Oktaviasari; Andra Dwitama Hidayat; Ratna Frenty Nurkhalim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yt4yzg96

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang berdampak besar terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Di Desa Margopatut, Kabupaten Nganjuk, fenomena ini masih sering terjadi terutama pada keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat, khususnya remaja dan ibu PKK, dalam pencegahan pernikahan dini melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan berbasis transformasi digital D’NEXT. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre–post test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 11,2%, terutama pada indikator pemahaman faktor penyebab pernikahan dini (17%) dan dampak sosial-kesehatan (13%). Peserta juga melanjutkan kegiatan edukasi di wilayahnya masing-masing secara mandiri dengan dukungan PKH dan pemerintah desa. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan membangun kapasitas kader desa untuk menjadi agen perubahan. Melalui penguatan literasi digital dan pemberdayaan ekonomi remaja, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3 dan ke-5, yaitu kehidupan sehat dan kesetaraan gender
Gambaran Kejadian Mortalitas Bayi Usia 0-11 Bulan di RSUD Kabupaten Kediri pada Triwulan I-III Tahun 2024 Rosa Aulia Sari; Krisnita Dwi Jayanti; Andra Dwitama Hidayat; Ayu Pangestuti; Reni Triyaningtyas
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 3 No. 2 (2025): Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v3i2.625

Abstract

Background: The importance of hospitals in addressing maternal and infant health issues, particularly in reducing the Infant Mortality Rate (IMR). Objective: To describe the incidence of mortality in infants aged 0-11 months at RSUD Kabupaten Kediri during the first to third quarters of 2024.  Method: A descriptive study with a retrospective approach to 50 medical records of infant patients. Results: From 1,908 inpatient visits, there were 50 infant deaths. The characteristics of the deceased infants included a birth weight of 1,500-2,500 grams (46%), an age of 0-6 days (52%), a majority being male (56%), and originating from Pare District (27%). The leading diagnosis for mortality was Low Birth Weight (LBW) (36%), with the majority of mothers aged 20-35 years (74%). The IMR at RSUD Kabupaten Kediri during this period was 27 per 1,000 live births. Conclusion and Recommendations: In the first to third quarters of 2024, RSUD Kabupaten Kediri recorded 1,858 live births and 50 infant deaths aged 0-11 months, with an infant mortality rate of 27 per 1,000 live births, predominantly among infants with low birth weight, with the highest mortality occurring at 0-6 days of age, and most cases originating from Pare District. There is a need for monitoring high-risk infants, particularly those with LBW and male infants, as well as education for high-risk pregnant women during pregnancy, and routine calculation of infant mortality rates every quarter as a basis for decision-making.    
Co-Authors Abhiseka, Rengga Bagas Arshy Prodyanatasari Arsy, Salsa Al Avrileta, Noryfumi Cinta Ayu Pangestuti Bisono, Eva Firdayanti Cahyani, Vony Rista Cici Nila Ardila Deni Luvi Jayanto Dianti Ias Oktaviasari Dianti Ias Oktaviasari Dianti Ias Oktaviasari, Dianti Ias Dinda Agnes Wahyu Aprilia dr. AG Nugroho Pudji Lestarjo Dwi, Titania Elok Rizma Hapsari Endah Retnani Wismaningsih Endah Retnani Wismaningsih Endah Retnani Wismaningsih, Endah Retnani Erlina, Tita Eva Firdayanti Bisono Eva Firdayanti Bisono Fatmawati, A’yuni Nur Ghafar, Siti Aisyah Abd Ilahi, Nasywa Shifi Intan Ayudya Novitasari Karina, Ina Komala Anggraeni Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti, Krisnita Dwi Kurniasari, Mia Ashari Lestarjo, Agustinus Nugroho Pudji Maharani, Eva Ratih Maria Sulistyaningsih Mayhimamia, Arrsillaufiatma Mia Ashari Kurniasari Muhammad Atnang Mukti Lestari, Tri Mulya Ike Ardila, Ninda Munir, Mochammad Miftahul Ninda Mulya Ike Ardila Ningrat, Usama Jaya Ni’matu Zuliana Nurhadi Nurhadi NURHADI Nurhadi Nurhadi Nurhadi Nurhadi Nurhadi Nurhadi Oktrianadewi, Sevi Pangestuti, Ayu Perwirani, Resia Poonwong, Prakasit Prakasit Poonwong Puspitasari, Syndia Putri Indra Suryandari Putri, Alfira Maudy Sukmaning Putri, Elisa Triana Kamila Raharjo, Untoro Dwi Rahmadi, Nadifatul Rama Wahyu Susilo Putra Ramli, Nalisha Mohamed Rany Eka Putranti Ratna Frenty Nurkhalim Raya Mulyasari Reni Triyaningtyas Roma Firmansyah Rosa Aulia Sari Setyawan, Hari Krisna Sevi Oktrianadewi Simorangkir, Anggia Dini Marsaroha Boru Panggabean Suryandari, Putri Indra Titin Wahyuni Tri Mukti Lestari Tyas, Reni Trianing Vicky Bin Djusmin Wahyu Putra Alfiansyah Widiyanto, Wahyu Wijaya Yusof, Ainuddin Yushar Zuliana, Ni'matu Zuliana, Ni’matu