Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Managemen Mutu dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru SMP Mulyono, Mulyono; Prihatin, Yoga; Sudibyo, Hanung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1493

Abstract

Manajemen mutu pendidikan merupakan serangkaian aktivitas yang terencana dan terstruktur guna memastikan bahwa proses dan output pendidikan mencapai standar yang telah ditetapkan. Dalam konteks peningkatan kompetensi pedagogik, manajemen mutu pendidikan memainkan peran vital dalam memastikan bahwa para pendidik memiliki kemampuan yang diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen mutu dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan upaya dalam meningkatkan kompetensi pedagogik Guru SMP Negeri 2 Tarub. Metode penelitian ini yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif. Subyek pada penelitian ini adalah Guru-guru SMP Negeri 2 Tarub Kabupaten Tegal. Hasil yang di dapat dalam penelitian ini adalah Implementasi manajemen mutu yang baik dalam bidang pendidikan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Di SMP Negeri 2 Tarub Kabupaten Tegal, Melalui proses seleksi yang ketat, penempatan yang tepat, kompensasi yang adil, hubungan kepegawaian yang baik, dan program peningkatan kompetensi pedagogik yang berkelanjutan, institusi pendidikan dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memotivasi guru untuk terus berkembang
Pengaruh Kompetensi Pedagogi dan Penguasaan TIK Guru terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SD Iskanto, Iskanto; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi dan penguasaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi guru terhadap pembelajaran era merdeka belajar di Sekolah Dasar Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah survey untuk mengetahui gambaran umum dari karakteristik populasi. penulis melakukan survei dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling proportional random sampling. Analisis regresi sederhana bertujuan untuk menguji pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y. Pengaruh X1 terhadap Y, ditemukan persamaan berupa Y=1,681+0,513x1. Persamaan tersebut dapat diartikan jika kenaikan dari persamaan tersebut jika kompetensi pedagogik guru naik 1% menyebabkan kenaikan hasil belajar 0.513. Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 13.297 yang signifikan terhadap 0,000. Signifikansi itu kurang dari dari 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti kompetensi pedagogik berpengaruh positif terhadap pembelajaran era merdeka belajar. Sedangkan pengaruh X2 terhadap Y ditemukan persamaan X1 terhadap Y berupa Y= 0.0470 + 0,535 x 1. Persamaan tersebut dapat diartikan jika kenaikan dari persamaan tersebut tampak bahwa jika penguasaaan TIK naik 1% menyebabkan kenaikan hasil belajar 0.535 Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 14,883 yang signifikan terhadap 0,000. Berdasarkan hasil signifikansi kurang dari dari 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penguasaaan TIK berpengaruh positif terhadap pembelajaran era merdeka belajar
Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Beban Kerja, Kompetensi dan Religiusitas terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Wahyuni, Sri; Hartinah, Sitti; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja guru, (2) motivasi   terhadap kinerja guru, (3) beban kerja terhadap kinerja guru, (4) kompetensi terhadap kinerja guru dan (5) religiusitas terhadap kinerja guru. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian dengan spesifikasi terencana, terstruktur, dan sistematis dari awal penelitian hingga akhir pembuatan desain penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 25. Regresi linier berganda adalah model persamaan yang menggambarkan hubungan suatu variabel dependen terhadap dua atau lebih variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.019 < 0.05). (2) Motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.035< 0.05) menunjukkan hubungan motivasi dan kinerja guru signifikan secara statistik. Dengan kata lain, motivasi yang tinggi cenderung meningkatkan kinerja guru secara signifikan, (3) Beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.670 > 0.05) menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara beban kerja dan kinerja guru. (4) Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.039 < 0.05) menunjukkan bahwa hubungan antara kompetensi dan kinerja guru adalah signifikan secara statistik, (5) Religiusitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.638 > 0.05) mengindikasikan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara religiusitas dan kinerja guru dalam data yang dianalisis.
Efektivitas Metode Story Telling Bermedia Video Dongeng Animasi dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Hernawati, Efi; Prihatin, Yoga; Sudibyo, Hanung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2072

Abstract

Kurangnya kemampuan siswa dalam berbahasa Indonesia merupakan tantangan serius dalam dunia pendidikan saat ini. Selain kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa baku, faktor lingkungan sekitar, seperti penggunaan bahasa daerah yang dominan di lingkungan keluarga dan masyarakat, juga turut memperparah masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VI SD melalui penerapan metode storytelling dengan media animasi dongeng. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan satu kelompok pre-test-post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Peningkatan signifikan terlihat pada aspek-aspek seperti pelafalan, pemilihan kata, dan keberanian berbicara. Selain itu, siswa juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama proses pembelajaran. Faktor internal seperti motivasi dan faktor eksternal seperti dukungan guru turut berkontribusi pada keberhasilan penelitian ini. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya mengintegrasikan metode storytelling dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterampilan berbicara siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LINKTREE DENGAN MODEL INQUIRY BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SDN MANGKUKUSUMAN 1 TEGAL Fidianingrum Yuniasih; Taufiqulloh; Yoga Prihatin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.29048

Abstract

Observation data carried out at SD Negeri Mangkukusuman 1, found that the use  of learning  media has not been developed innovatively and does not support various types of intelligence from students, so that it does not attract students' interest in learning and results in low students' critical thinking skills in the content of science lessons. This research aims to develop  Linktree-based science lesson content   learning media with an Inquiry Based Learning model that meets feasible and effective criteria in improving students' critical thinking skills. This research uses a research and development (R&D) model that adopts the EDED development model which includes  the exploration, development, evaluation and dissemination stages. Data collection uses interview, observation, questionnaire, test and documentation instruments. This study involved 56 students divided into 2 groups, namely the control group which amounted to 28 students of SDN Mangkukusuman 1 class VI A and the experimental group of 28 students of SDN Mangkukusuman 1 class VI B. The results of the study showed that Linktree-based learning   media was considered very feasible by validators with an average of 91.6% in the media aspect, 94.4% in the material aspect. Linktree-based learning   media is also effective in improving students' critical thinking skills with an average difference  of pretest and posttest  scores of 28, as well as the acquisition of N-gain in the experimental group trial of 0.498 and is included in the moderate criteria. The resulting conclusion is that the development  of Linktree-based learning   media with the Inquiry Based Learning  model can meet the learning needs of students and overcome the problem of low critical thinking skills of students. Linktree-based learning   media with the Inquiry Based Learning  model is suitable for use in learning and is effective in improving students' critical thinking skills.
Peran Guru Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Dan Menulis Peserta Didik gi Gugus Sultan Agung Koordinator Dikbud Wilayah Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal Alfiyah, Khalimatun; Prihatin, Yoga; Sudibyo, Hanung
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2025): Education, Multiculturalism and Management
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v19i2.506

Abstract

Salah satu langkah awal untuk meningkatkan kualitas pendidikan peserta didik adalah upaya peningkatan literasi sekolah melalui literasi membaca dan menulis. Literasi adalah upaya untuk menumbuhkan budaya pekerti peserta didik dengan tujuan agar peserta didik memiliki minat dalam membaca dan menulis, sehingga menumbuhkan kesadaran pentingnya belajar sepanjang masa. Upaya Peningkatan literasi menulis dan membaca juga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dan membangun kebiasaan yang lebih baik dan disiplin. Upaya Peningkatan literasi adalah bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan minat dan keterampilan membaca peserta didik. Hal Ini juga akan sangat membantu konsentrasi belajar peserta didik selama proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1). Mengetahui peran guru pada Gugus Sultan Agung koordinator Dikbud Wilayah Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal. 2). Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatan kemampuan literasi membaca dan menulis pada Gugus Sultan Agung Koordinator Dikbud Wilayah Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal. 3) Mengetahui peran guru dalam meningkatan kemampuan literasi membaca dan menulis peserta didik pada Gugus Sultan Agung koordinator Dikbud Wilayah Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan: kuesioner, Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Sedangkan Dalam penelitian ini, tiga komponen utama terdiri dari proses analisis data: Reduksi data, Penyajian data (Display data), Verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru di Gugus Sultan Agung Koordinator dikbud Wilayah Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal dilakukan dengan beberapa kebijakan diantaranya adalah Setiap siswa membaca buku selama 10–15 menit setiap hari sebelum atau setelah pelajaran dimulai. Setiap kelas memiliki pojok baca dengan koleksi buku yang bervariasi sesuai minat dan kebutuhan siswa. Faktor pendukung dalam meningkatan kemampuan literasi membaca dan menulis adalah guru menunjukkan pentingnya literasi dengan menjadi model membaca dan menulis yang baik. Guru juga berperan sebagai fasilitator, motivator, evaluator. Dukungan dari orang tua juga menjadi faktor kunci. Faktor penghambat dalam dalam meningkatan kemampuan literasi membaca dan menulis diantaranya siswa lebih tertarik pada hiburan digital seperti game atau media sosial dibandingkan buku atau aktivitas menulis.
Peningkatan Kapasitas UMKM Kreatif melalui Pelatihan Pembuatan Souvenir Khas Wisata Yamansari, Kabupaten Tegal Yoga Prihatin; Nadya Shafira Salsabilla; Nur Tulus Ujianto; Bagus Fahmi Maarif; Sandi Yudha Pradana
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v6i1.9950

Abstract

Creative micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play an important role in supporting local economic development, particularly in tourism areas. Yamansari Village, Tegal Regency, has tourism potential that can be developed through distinctive local souvenir products. However, local MSMEs face several challenges, including limited production skills, lack of design innovation, and insufficient understanding of product quality and marketing. This community service program aims to enhance the capacity of creative MSMEs through training in the production of Yamansari tourism souvenirs with economic value and competitiveness. The implementation method includes identifying MSME needs, preparing training materials, conducting participatory training sessions, and providing mentoring and evaluation. The training focuses on improving technical skills in souvenir production, developing design creativity based on local wisdom, and introducing basic packaging and marketing strategies. The results show an increase in participants’ knowledge, skills, and motivation to produce more diverse and attractive souvenir products. The implications of this program include opportunities to increase MSME income and strengthen the tourism identity of Yamansari Village through the sustainable development of distinctive souvenir products.  
PENGEMBANGAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DASAR BERBASIS KEMITRAAN DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DI KECAMATAN TALANG Muhammad Mirwan; Beni Habibi; Yoga Prihatin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41112

Abstract

Background: The demands of the Merdeka Belajar policy and the dynamics of 21st-century education necessitate the transformation of elementary school principals' roles from administrators to transformational leaders with managerial competence and the ability to build strategic partnerships. However, preliminary studies and performance reports in Talang District reveal competency gaps, particularly in human resource development, intellectual stimulation, and sustainable partnerships. Research Gap: Previous studies tended to analyze transformational leadership, managerial competence, and partnerships separately. Furthermore, integrative development models that are contextual for elementary school principals in semi-rural areas like Talang are still limited. Novelty of the Research: This research responds to this gap by developing and testing the validity of the ADAPT Model (Analysis-Design-Action-Partnership-Transformation), a holistic development model that is the first to integrate these three constructs into a synergistic framework adapted to the local context. Methods: The research used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model focused on the development stage. Data were collected through questionnaires (44 managerial items, 35 transformational items, 25 partnership items), interviews, and observations involving 10 principals and 10 teachers in Talang District. Product validity was tested through expert judgment (material, media, vocational experts) and pilot testing. Results: Needs analysis confirmed the existing conditions: managerial competence in the "Capable" category (score 3.72), transformational leadership "Fairly Good" (3.91), and partnerships "Good" (4.02), with intellectual stimulation and human resource development as the weakest aspects. The resulting ADAPT Model was declared "Very Valid" by experts (Aiken's V Index: 0.889-0.929). The limited trial showed a 34.7% increase in participant knowledge and a very high satisfaction level (4.54/5.00). Conclusion: The ADAPT Model is proven valid and practical as an integrative and contextual framework for developing principal competency. This research contributes to the treasury of integrative educational leadership theory and provides evidence-based practical products for enhancing the leadership capacity of elementary schools in regional areas.
Cognitive load management: Learning abstract and complex scientific concepts using visual metaphors and metonymies Hindriana, Anna Fitri; Turki, Harith Ismael; Prihatin, Yoga; Setiawati, Ina; Abidin, Zaenal; Pratami, Alin Rizki
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 45 No. 1 (2026): Cakrawala Pendidikan (February 2026)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v45i1.83196

Abstract

This study applies the principles of metaphors and metonymies in visual learning media to manage students’ cognitive load and enhance their comprehension of complex scientific concepts, specifically cell biology, in lower secondary education. Using the ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation) model, a 2D animated audio-visual learning media was developed and evaluated. The research explored the impact of the developed learning media on intrinsic, extraneous, and germane cognitive loads using questionnaires and pre-/post-tests with 303 participants (science teachers and lower secondary students) from five districts in West Java, Indonesia. Expert evaluations from linguistics, media, and science education specialists were also incorporated. The results indicate that the developed visual media is effective in facilitating information processing and meaning-making, leading to improved comprehension and retention of complex cell biology concepts. The use of metaphors and metonymies helped students connect abstract scientific concepts to familiar contexts, reducing extraneous cognitive load and promoting deeper understanding and concept retention. Overall, the findings suggest that visual media employing metaphors and metonymies can be a valuable tool for teaching highly abstract and complex scientific concepts.
EFEKTIVITAS MEDIA QUIZIZZ DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA SEKOLAH DASAR Wahyudi, Wahudi; Yoga Prihatin; Sutji Muljani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.40549

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of Quizizz learning media in improving the activity and learning outcomes of IPAS material on force and motion in fifth grade elementary school students. The research method used a true-experimental design with a pretest-posttest control group design. The research subjects were fifth-grade students at SDN 02 Sokawangi (experimental class, n=22) and SDN 03 Sokawangi (control class, n=22). The research instruments included a learning activity observation sheet and a learning outcome test (20 multiple-choice questions). The data were analysed using descriptive statistics, normality test (Shapiro-Wilk), homogeneity test (Levene Test), t-test (Independent Sample T-Test), and N-Gain. The results showed that Quizizz was effective in increasing learning activity from 46.5% to 87% (an increase of 40.5%), with the emotional aspect recording the highest increase (57%). The learning outcomes of the experimental class increased with an N-Gain of 0.42 (moderate category), significantly higher than the control class (N-Gain 0.25; low category). The t-test showed a significant difference between the experimental and control classes (t=2.757; df=43; p=0.008<0.05). The classical mastery of the experimental class reached 64% compared to 52% in the control class. The study concluded that Quizizz is effective as an IPAS learning innovation that not only improves cognitive learning outcomes but also builds intrinsic motivation and student activity through enjoyable and meaningful learning experiences.