Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

SIKAP PETANI TERHADAP PENERAPAN PROGRAM IP400 DI KECAMATAN BENDOSARI KABUPATEN SUKOHARJO YANUARISA KURNIA RAMADHANTI; SUWARTO; SUMINAH
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 4 No 05 (2023): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI JANUARI 2023
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Indeks Pertanaman 400 (IP400) adalah cara tanam dan panen sebanyak empat kali dalam satu tahun pada lahan yang sama. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor pembentuk sikap petani; mengkaji sikap petani terhadap penerapan program IP400; dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap petani dengan sikap petani terhadap penerapan program IP400 di Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik survai. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja di Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo. Sampel ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel 40 orang yang menerapkan program IP400 di Kecamatan Bendosari. Analisis data menggunakan rumus lebar interval, metode analisis korelasi Rank Spearman, dan uji signifikansi tabel t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sikap petani terhadap penerapan program IP400 tergolong baik. Faktor-faktor pembentuk sikap petani seperti pendidikan non formal, pengalaman pribadi petani dalam menerapkan program serupa, dan pengaruh orang yang dianggap penting memiliki hubungan yang signifikan. Faktor-faktor seperti umur, pendidikan formal, dan media massa tidak memiliki hubungan yang signifikan.
Strategi Nafkah Petani di Era Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di Desa Wonorejo dan Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar) Alfira Rahma Nursita Haerna; Suwarto Suwarto; Widiyanto Widiyanto
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1622.008 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v3i12.743

Abstract

The Covid-19 pandemic is a challenge faced by all sectors, one of which is the agricultural sector. Gondangrejo Sub-district is one of the sub-districts in Karanganyar Regency which according to Karanganyar Health Service data in 2021 with the highest number of positive Covid-19 victims reaching 1,608 people as of September 30, 2021. The impact of the Covid-19 pandemic was felt by almost all circles, including rural communities. This condition encourages people to carry out livelihood strategies to be able to meet the needs of their families during the Covid-19 pandemic. This study aims to examine how the impact of the Covid-19 pandemic, livelihood strategies and the impact of the strategies carried out by farmers during the Covid-19 pandemic were. The research method used is qualitative with a case study approach. The research location was determined purposively in Wonorejo and Kragan Villages, Gondangrejo District, Karanganyar Regency. Determination of informants is done by purposive and snowball sampling. The validity of the data using triangulation of sources and techniques. The results showed that the Covid-19 pandemic had an impact on agricultural physical capital, financial capital, and social capital for farmers in Wonorejo and Kragan villages. The livelihood strategies carried out by farmers in Wonorejo and Kragan villages during the Covid-19 pandemic are on-farm, off-farm, and non-farm. The livelihood strategies that have been carried out by farmers are able to meet daily basic needs during the Covid-19 pandemic and are able to survive in the face of the Covid-19 pandemic.
Bonding Social Capital as a Milestone for Village-Owned Enterprises Existence (a Study of BUM Desa Kerjaya Krasa, Krocok Village, Japah District, Blora Regency) Yonna Esty Kusuma; Suwarto Suwarto; Widiyanto Widiyanto
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 1 No. 6 (2022): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4552.967 KB) | DOI: 10.59141/jrssem.v1i6.79

Abstract

The Indonesian Government is currently trying to intensify the establishment and development of BUM Village to increase village income. The existence of BUM Village is expected to be a pillar of the village community’s economy, so that the existence of BUM Village needs to be maintained and further considered. The management of BUM Village is carried out by the village government together with the community, based on these reasons it is important to conduct further research on social processes related to the existence of bonding social capital in the development of BUM Village. One of the BUM Village that can maintain its existence is BUM Village Kerjaya Krasa, established in 2017. This paper aims to analyze the development and role of bonding social capital in BUM Village Kerjaya Krasa. The research was conducted qualitatively through in-depth interviews, observation, and documentation. The structural dimensions of social capital found are related to the good relationship between the BUM Village management, with the Krocok Villagers, and the Krocok Village Government. The cognitive dimensions of social capital that can be analyzed include written rules, norms, and sanctions. The relational dimensions that can be found are related to trust, transparency, reciprocity, and social values.
Evaluasi Pelaksanaan Sharing Session Penyuluh Pertanian di Masa Pandemi Covid-19 Nur Fai'za Ningrum; Suwarto Suwarto; Eksa Rusdiyana; Ume Humaedah
JURNAL TRITON Vol 14 No 1 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i1.378

Abstract

Penyebaran virus COVID-19 yang tidak terkendali mengharuskan sejumlah masyarakat untuk mengurangi mobilitas. Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam rangka memperlambat proses penyebaran virus COVID-19, membuat banyak petani dan penyuluh mengalami keterbatasan proses pembelajaran mengenai pertanian. Kegiatan Sharing Session penyuluhan pertanian yang dilakukan di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Bogor merupakan bentuk implementasi dari program pelaksanaan penyuluhan pertanian secara daring. Sharing Session penyuluh pertanian secara dalam jaringan (daring) untuk tetap dapat meningkatkan kualitas diri di masa pandemi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini mengevaluasi kegiatan Sharing Session penyuluh pertanian di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi Context, Input, Process, dan Product (CIPP) pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian secara ditentukan secara sengaja, lokasi penelitian yaitu di BBP2TP Bogor. Informan ditentukan secara random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara. Evaluasi pelaksanaan kegiatan Sharing Session dengan metode CIPP menunjukkan bahwa dari aspek context sudah sesuai dengan tujuan yaitu penyuluh tetap aktif menyuluh di masa pandemi COVID-19 dan sudah sesuai target sasaran yakni mencakup penyuluh pertanian, kegiatan tersebut juga melibatkan kerjasama informal dosen dari UGM, wartawan majalah sains, serta penyuluh aktif. Aspek input diketahui bahwa anggaran yang digunakan merupakan dana swadaya dan sarana yang digunakan akun zoom premium dan live streaming Youtube untuk menunjang berjalannya kegiatan tersebut. Aspek process yaitu strategi penyebaran informasi kegiatan menggunakan flyer yang disebarkan di media sosial baik milik instansi maupun pribadi. Aspek product dapat diketahui bahwa respons peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Motivasi Petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik Juara Di Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Adhitya Satria Wardana; Suwarto; Eny Lestari
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 3 (2023): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organic farming is an agricultural system that is growing rapidly among farmers. This is because agricultural land has become unproductive due to the use of chemicals since the green revolution movement was carried out. Efforts to restore land productivity by using organic fertilizers. Champion organic fertilizer developed by the Agricultural Training Center. The Agricultural Training Center provides counseling to various regions regarding organic fertilizer champions. The Agricultural Training Center assists in the form of production facilities, namely nitrobacter bacteria. This study aims to determine the factors that form the motivation of farmers in the use of organic fertilizer champions in Jaten District, Karanganyar Regency; analyze the level of motivation of farmers in the use of organic fertilizer champions in Jaten District, Karanganyar Regency; determine the relationship between factors forming motivation with farmers' motivation in the use of organic fertilizer champions in Jaten District, Karanganyar Regency. This method uses a basic quantitative research method with survey techniques and sampling using a census. Jaten Subdistrict was chosen as the research location because Jaten Subdistrict is a Subdistrict whose farmers use organic fertilizer champion with a total of 40 farmers. The data analysis method used was Rank Spearman. The results showed 1) factors forming the motivation of farmers age, formal education, non-formal education, number of family members, social environment, and economic environment. 2) The level of motivation of farmers in the use of organic fertilizer champions is in the high category. 3) Variables that relate the factors forming motivation with motivation are age, formal education, non-formal education, social environment, and economic environment. While the number of family members is not significantly related.
Persepsi Petani Terhadap Budidaya Kelapa Genjah Di Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Cici Andriansyah; Suwarto Suwarto; Eksa Rusdiyana; Heny Rozaqi
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia merencanakan menanam satu juta batang kelapa genjah. Kecamatan Gondangrejo menjadi wilayah yang paling banyak menanam kelapa genjah di Kabupaten Karanganyar. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui persepsi petani terhadap budidaya kelapa genjah, (2) mengetahui faktor pembentuk persepsi petani terhadap budidaya kelapa genjah, (3) menganalisis hubungan antara faktor pembentuk persepsi petani dengan budidaya kelapa genjah, dan (4) menganalisis perbedaan persepsi petani terhadap budidaya kelapa genjah berdasarkan jarak jauh dekatnya kelompok tani ke BPP Kecamatan Gondangrejo dan berdasarkan kelas kelompok tani pemula dengan kelas lanjut. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sampel 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan persepsi petani terhadap budidaya kelapa genjah berada pada kategori baik. Faktor yang mempengaruhi persepsi terdiri dari umur, pendidikan formal, pendidikan non formal, luas lahan, lingkungan sosial, dan keterlibatan dalam kelompok tani. Terdapat hubungan signifikan antara umur, pendidikan formal, dan lingkungan sosial dengan persepsi petani terhadap budidaya kelapa genjah, sedangkan pendidikan non formal, luas lahan, dan keterlibatan dalam kelompok tani memiliki hubungan tidak signifikan dengan persepsi petani terhadap budidaya kelapa genjah. Hasil uji beda menunjukkan tidak terdapat perbedaan persepsi petani terhadap budidaya kelapa genjah berdasarkan jarak jauh dekatnya kelompok tani ke BPP Kecamatan Gondangrejo dan berdasarkan kelas kelompok tani pemula dengan lanjut.
Peran Stakeholders Dalam Pengembangan Kelompok Tani Ngudi Utomo Di Desa Karangasem Kabupaten Klaten Rizky Jimi Wijaya; Suminah; Suwarto
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 4 (2023): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu (INPRESS)
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Ngudi Utomo farmer group is one of the farmer groups in Karangasem Village, Cawas District, Klaten Regency. In the running of farmer groups, it is necessary to involve the role of each stakeholder to assist in the development of farmer groups. The role of stakeholders will affect the development of farmer groups such as the developments undertaken by farming and the participation of members of farmer groups. This study aims to reveal the role of stakeholders in the development of farmer groups and the impacts that arise in the development of farmer groups, namely the roles of policy creators, coordinators, facilitators, implementers, and accelerators. This research uses a qualitative basic method with a descriptive approach and uses a case study research design. The research location is in Karangasem Village, especially the Ngudi Utomo Farmer Group. Determination of informants was carried out by purposive sampling with key informants and snowball sampling technique, namely 8 informants in total. Data validity uses source triangulation. The results showed: Cooperation between stakeholders in the development of the Ngudi Utomo farmer group in Karangasem Village has been going well but the role has not been maximized. This can be seen where each stakeholder gives their respective roles in supporting the development of the Ngudi Utomo Farmer Group.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Woro Kecamatan Kepohbaru Munia Diana Sugiarti; Suwarto Suwarto; Haryani Saptaningtyas
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan kader dalam upaya pencegahan stunting di lingkungan desa melalui studi kasus penerapan program oleh kader kesehatan. Stunting tetap menjadi masalah serius dalam kesehatan anak di daerah pedesaan, dan peran kader dalam menyediakan informasi, edukasi, dan pendampingan kepada masyarakat memiliki dampak signifikan dalam upaya pencegahan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada dua kader kesehatan aktif di desa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kader, observasi partisipatif, serta analisis dokumen terkait program pencegahan stunting. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deduktif untuk menggambarkan peran kader, strategi yang diterapkan, serta dampak yang dihasilkan di tingkat komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan kader kesehatan sangat penting dalam menyebarkan informasi tentang pencegahan stunting. Kader memiliki peran ganda sebagai penyampai informasi teknis dan sebagai fasilitator dalam mengubah perilaku masyarakat. Kader mengadopsi pendekatan partisipatif dalam menyusun program, memahami kebutuhan dan konteks setempat, sehingga pesan-pesan yang disampaikan lebih relevan dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Program pemberdayaan kader dilakukan melalui pelatihan, workshop, dan kegiatan kolaboratif dengan petugas kesehatan. Kader mampu membentuk kelompok diskusi ibu-ibu balita, mengorganisir kampanye edukatif, serta memberikan dukungan emosional kepada ibu-ibu dalam menghadapi kendala dalam menerapkan praktik-praktik pencegahan stunting. Namun, penelitian ini juga mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi oleh kader, seperti keterbatasan sumber daya dan dukungan, serta perbedaan budaya dan keyakinan dalam komunitas yang memengaruhi adopsi praktik-praktik pencegahan. Dalam menghadapi tantangan ini, kader mengandalkan kerja sama tim, strategi komunikasi yang sensitif, dan pendekatan persuasif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan kader dalam pencegahan stunting di desa mampu memberikan dampak positif dalam perubahan perilaku masyarakat. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, lembaga kesehatan, dan organisasi masyarakat dalam meningkatkan kapasitas kader dan memastikan kelangsungan program pencegahan stunting yang efektif dan berkelanjutan di tingkat komunitas.
Pemanfaatan Digital Marketing Kelompok Wanita Tani Karangturi, Kabupaten Karanganyar Putri Permatasari; Joko Winarno; Suwarto Suwarto; Agung Wibowo
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v6i3.3075

Abstract

Tanaman singkong memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk pangan. Upaya pengoptimalan potensi singkong dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani Kepuh Ampuh, Desa Karangturi, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT Kepuh Ampuh dalam pemanfaatan digital marketing. Pelaksanaan kegiatan dengan identifikasi permasalahan kelompok, pemilihan metode kegiatan, koordinasi, pembuatan materi pelatihan dan pelaksanaan pendampingan. Metode pelaksanaan melalui metode sosialisasi, pelatihan dan praktik secara langsung. Hasil kegiatan yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan KWT Kepuh Ampuh dalam melakukan pemasaran dengan strategi digital marketing untuk meningkatkan promosi, menambah jejaring pemasaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat. 
Sikap Petani Terhadap Program Perluasan Areal Tanam Baru (Patb) di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo Allvin Sesadana Mutaqien; Suwarto Suwarto; Eny Lestari
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4297.635 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i10.244

Abstract

Pandemi COVID-19 telah berdampak pada semua sektor dan telah menekan pertumbuhan ekonomi serta menimbulkan dampak sosial yang cukup luas. Sektor pertanian harus menjadi pengaman karena pangan menjadi kebutuhan prioritas yang harus dipenuhi masyarakat. Guna mengantisipasi adanya kekurangan pangan dan menjamin stok beras Nasional tahun 2020 Kementerian Pertanian melakukan terobosan melalui program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pembentukan sikap petani terhadap program PATB di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo, mengkaji sikap petani terhadap program PATB di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo, mengkaji hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap program PATB di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Lokasi penelitian ini ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Populasi dari penelitian ini adalah para petani di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo yang mengikuti program PATB. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan proportional random sampling. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap program PATB dengan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor pembentuk sikap yang berhubungan sikap petani terhadap program PATB yaitu: pengalaman pribadi, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengaruh orang lain yang dianggap penting. Sikap petani terhadap tujuan, pelaksanaan dan manfaat program PATB dalam kategori sangat setuju, artinya petani sangat setuju dengan adanya program PATB. Faktor pembentuk sikap yang tidak berhubungan dengan sikap petani terhadap program PATB yaitu keterpaan media massa.