Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Index Card Match (ICM) Pada Muatan IPA Di kelas V Sekolah Dasar Azazi Dwi Rizkiani; Ahmad Hariandi; Alirmansyah Alirmansyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4577

Abstract

Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Muatan IPA dengan Menggunakan Model Pembelajaran Index Card Match (ICM) pada Peserta Didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana data yang diambil yaitu berupa data observasi melalui lembar observasi keterampilan sosial peserta didik dan juga observasi guru yang menggunakan model pembelajaran Index Card Match (ICM). Penelitian ini dilakukan dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan keaktifan belajar peserta didik pada muatan IPA dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match (ICM) yang dapat dilihat pada tabel peningkatan keaktifan belajar peserta didik kelas V SDN 48/1 Penerokan. Pada siklus I, keaktifan belajar peserta didik sebesar 58,88% dan pada siklus II sebesar 85,36%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa keaktifan belajar peserta didik pada muatan IPA melalui model pembelajaran Index Card Match (ICM) pada peserta didik kelas V Sekolah Dasar berhasil untuk di tingkatkan.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Index Card Match (ICM) Muatan IPA Sekolah Dasar Azazi Dwi Rizkiani; Ahmad Hariandi; Alirmansyah Alirmansyah; Tri Zutha Berliana
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.28487

Abstract

Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Muatan IPA dengan Menggunakan Model Pembelajaran Index Card Match (ICM) pada Peserta Didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana data yang diambil yaitu berupa data observasi melalui lembar observasi keterampilan sosial peserta didik dan juga observasi guru yang menggunakan model pembelajaran Index Card Match (ICM). Penelitian ini dilakukan dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan keaktifan belajar peserta didik pada muatan IPA dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match (ICM) yang dapat dilihat pada tabel peningkatan keaktifan belajar peserta didik kelas V SDN 48/1 Penerokan. Pada siklus I, keaktifan belajar peserta didik sebesar 58,88% dan pada siklus II sebesar 85,36%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa keaktifan belajar peserta didik pada muatan IPA melalui model pembelajaran Index Card Match (ICM) pada peserta didik kelas V Sekolah Dasar berhasil untuk di tingkatkan.
Inovasi guru dalam pembelajaran di era pandemi COVID-19 Yantoro Yantoro; Ahmad Hariandi; Zakiah Mawahdah; Mohamad Muspawi
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 1 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02021759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi guru dalam pembelajaran di era pandemi covid-19 . Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar  Negeri 55/I Sridadi. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi tentang inovasi guru dalam pembelajaran di era pandemi covid-19 yang diperoleh melalui metode wawancara dan observasi sebagai data utama serta dokumentasi sebagai data penunjang. Subjek penelitian adalah  kepala sekolah dan   guru kelas tinggi yang berjumlah 10 orang. Data di kumpulkan dan di analisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa guru melakukan beberapa inovasi dalam pembelajaran yaitu merancang pembelajaran dengan membuat skenario  pembelajaran, menyiapkan bahan ajar  dan media yang akan digunakan baik secara online maupun offline.     Pembelajaran dilakukan dengan cara blended learning yaitu dengan membuat sintaks model blended learning (seeeking of information, acquisition of information dan synthesizing of knowledge). Guru juga menerapkan home visit dengan belajar bersama orang tua dan membentuk tutorial sebaya siswa dan orang tua.
NILAI MORAL YANG TERKANDUNG DALAM FESTIVAL TRADISI NGARU DODOL PADA MASYARAKAT PELABUHAN DAGANG Ahmad Hariandi; Ella Alfinda Oktaviani; Lingga Eka Sari; Melisa Aprilia; Rara Deyu Kaslita
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v7i2.2714

Abstract

Ngaru dodol merupakan suatu tradisi dari warisan nenek moyang masyarakat pelabuhan dagang. Salah satu upaya untuk melestarikan tradisi tersebut dengan diadakan festival tradisi ngaru dodol. Festival tradisi ngaru dodol merupakan acara tahunan yang diadakan di Kelurahan Pelabuhan Dagang, Tungkal Ulu yang sudah ditinggalkan oleh masyarakat setempat. Dalam suatu tradisi tentu memiliki makna yang terkandung didalamnya. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam festival tradisi ngaru dodol di pelabuhan dagang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data adalah teknik wawancara dan studi pustaka. Untuk menganalisis data penulis menggunakan teknik transkrip hasil wawancara, reduksi data, analisis dan interpretasi data, kemudian ditarik kesimpulan dari data tersebut. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa nilai moral dari festival tradisi ngaru dodol adalah kekeluargaan, kebersamaan, kerja keras, gotong royong, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.
ANALISIS PERAN TIM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DALAM MENGATASI PERUNDUNGAN DI SDN 106/IX SEBAPO Febrian; Ahmad Hariandi; Akhmad Faisal Hidayat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36594

Abstract

This study aims to analyze the role of the Violence Prevention and Handling Team (TPPK) in overcoming bullying at SDN 106/IX Sebapo. The background of this research is the persistent phenomenon of bullying in schools as a microsystem that requires structured intervention, in line with the mandate of Permendikbudristek No. 46 of 2023. This study uses a qualitative approach with a phenomenological type to understand the subjective experiences of school actors. Data were collected through in-depth interviews with the principal, TPPK coordinator, teachers, and students, as well as document studies. The results showed that the role of TPPK was implemented through preventive strategies (education, socialization, and student involvement) and curative strategies (restorative justice focusing on mediation). This role fundamentally shifts the handling paradigm from reactive-individual to systematic-institutional. However, there is a significant gap between policy and practice caused by structural challenges (teacher double workload and lack of counseling skills) and cultural challenges (students' fear of reporting and normalization of verbal aggression). The conclusion of this study is that the role of TPPK has succeeded in becoming a catalyst for school climate transformation, namely by building psychological safety and encouraging a shift from a culture of silence to a culture of voice
Development of Integrated TaRL Teaching Materials to Foster Deep Learning in Elementary School Yantoro; Muhammad Sholeh; Mohamad Muspawi; Ahmad Hariandi; Eka Sastrawati; Sri Marmoah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.13017

Abstract

This research and development (R&D) study aims to develop and evaluate the validity and practicality of integrated teaching materials based on the Teaching at the Right Level (TaRL) approach with deep learning principles to enhance the mathematical understanding of fourth-grade elementary school students. The study was conducted in response to the challenge of teachers' limited competence in designing teaching tools that are responsive to students' diverse needs and characteristics, a key requirement of Indonesia's Independent Curriculum. The ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) was employed as the systematic development framework. The subjects were students from SDN 131/IV, SDN 42/IV, and SDN 64/IV in Jambi City. Data were collected through validation sheets by experts and practicality questionnaires administered to teachers and students. The results demonstrated that the developed teaching materials achieved a very high validity level, with an average score of 97.36% across media, content, and language aspects. Furthermore, practicality tests showed consistently high scores from both teachers and students across all three schools, with averages above 89%, categorized as "Good Practicality." The findings indicate that the deep learning-based TaRL integrated teaching material is a valid, practical, and effective tool for facilitating personalized, engaging, and collaborative mathematics learning, ultimately supporting the goals of differentiated instruction within the Independent Curriculum.
Model of Sekolah Penggerak in Building Accelerated Transformation of Jambi University Partner Schools Ahmad Hariandi; Muhammad Sholeh
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6400

Abstract

This research is based on the Sekolah Penggerak model in the development of accelerated school transformation from the implementation of the Sekolah Penggerak program at partner schools at Jambi University. From the results of the initial grand tour, it can be seen that the partner school learning environment still contains bullying and disruption, as well as learning that is not yet student-centered. The research results show that the main elements of the Sekolah Penggerak model in developing accelerated school transformation are leadership development, which is the driving force in the governance system, improving the quality of communication, improving the quality of teachers, and problem-solving. These elements can improve the stages of school transformation at level 3, namely the expected stage, where bullying rarely occurs, and teachers carry out learning according to needs. The synergy of elements in increasing the stages of school transformation leads to the implementation of the School Mobilization Program, namely accelerating school transformation, improving the quality of education, increasing the competence of school principals and teachers, and accelerating the implementation of digitalization in schools. And open up opportunities to become a transformation catalyst for other schools
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Metode Problem Solving Pada Pembelajaran Pecahan Matematika SD Karina Theressa Simbolon; Ahmad Hariandi; Eka Sastrawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17627

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung pecahan di kelas V SD Swasta YKPP Kota Jambi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) karena peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan dan menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan metode problem solving pada pembelajaran matematika materi operasi hitung pecahan. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD Swasta YKPP Kota Jambi yang berjumlah 21 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung pecahan. Pada tahap prasiklus, persentase ketuntasan belajar peserta didik hanya mencapai 42,86% dengan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 9 orang. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 66,67% dengan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 14 orang. Selanjutnya, pada siklus II persentase ketuntasan belajar kembali meningkat menjadi 85,71% dengan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 18 orang. Dengan demikian, penerapan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran pecahan matematika SD.
KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR Naurin Julia Wati; Arrum Dwi Wahyuni; Putri Wulandari; Rivaldi Aulia Fikri; Ahmad Hariandi; Prishidayati Prishidayati
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Muara Pendidikan Vol 9 No 1 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v9i1.1961

Abstract

The purpose of this study includes implementing local wisdom values in learning Islamic religious education in elementary schools. This research applies a descriptive qualitative approach. The data source consists of two types of informants, namely teachers of SDN 55/I Sridadi Islamic Religious Education (PAI) and students of SDN 55/I Sridadi, with the class as the main observation environment, as well as support from archives and documents related to this research. Data collection techniques are carried out by observation and document study. The results of the study can be concluded that the application of local wisdom values in Islamic Religious Education (PAI) learning, the steps that need to be taken include the selection of relevant learning materials, alignment with Islamic religious values, the use of interactive learning methods, local community involvement, collaborative projects with local communities, and organizing reflections and discussions. By implementing these measures in a structured manner, educational institutions can increase the linkage between Islamic religious lessons and local wisdom values, which in turn will play a positive role in the formation of the character and identity of students.