Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengembangan Lembar Observasi Aktivitas Belajar Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Di Sekolah Dasar Arif Widodo; Prayogi Dwina Angga; Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10145

Abstract

Aktivitas belajar siswa sekolah dasar dalam pembelajaran jarah jauh lebih sulit diamati jika dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka. Guru membutuhkan bantuan orang tua untuk memantau aktivitas belajar siswa. PermasalahanNya adalah instrumen yang berbasis kolaborasi antara guru dan orang tua belum tersedia. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan pengembangan instrumen lembar observasi aktivitas belajar berbasis model partnership. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menciptakan instrumen baru berbasis model partnership yang dapat digunakan untuk mengukur keterlibatan siswa dalam pembelajaran jarak jauh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara. Tahapan penelitian ini antara lain analisis permasalahan, penyusunan desain instrumen, validasi instrumen, uji coba instrumen dalam skala terbatas, revisi instrumen dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan mendapat penilaian 4.60 dari validator ahli dan 4.64 dari pengguna. Berdasarkan penilaian dari validator tersebut dapat disimpulkan bahwa instrumen yang dikembangkan layak digunakan untuk mengukur aktivitas belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh
Analisis Penggunaan Level Kognitif Dalam Penyusunan Soal Pada Calon Guru Sekolah Dasar Umar Umar; Arif Widodo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10155

Abstract

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh calon guru sekolah dasar adalah kemampuan dalam membuat istrumen evaluasi hasil belajar. Semakin baik kualitas instrumen yang disusun maka semakin baik pula kualitas pembelajaran yang dilaksanakan, maka dari itu calon guru harus dilatih untuk membuat soal yang baik. Instrumen yang sering digunakan dalam evaluasi hasil belajar adalah soal tes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan calon guru SD dalam menyusun soal ditinjau dari penggunaan level koginitif. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan unjuk kemampuan dalam menyusun soal tes. Masing-masing calon guru diberi kesempatan untuk membuat 5 soal. Subjek dalam penelitian ini adalah calon guru SD dengan jumlah 74 mahasiswa. Pengambilan sampel melalui purposive sampling. Indikator kemampuan menyusun soal didasarkan pada penggunaan level kognitif dalam menyusun soal. Semakin banyak soal yang menggunakan level kognitif tingkat tinggi maka semakin baik pula kualitas soal yang disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan calon guru SD dalam menyusun soal ditinjau dari penggunaan level kognitif masih kurang. Sebagian besar soal yang disusun calon guru termasuk dalam kategori soal dengan level kognitif yang rendah. Soal dengan kategori level koginitif rendah mencapai 81% dari 370 soal yang disusun, sedangkan soal dengan kategori level kognitif tinggi hanya 19%.
Analysis Of Strategy of The School Principal In Improving Teacher's Pedagogical Competence In Elementary Schools Umar Umar; Prayogi Dwina Angga
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11351

Abstract

Kompetensi guru menjadi faktor utama dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan. Hal ini karena guru menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan pendidikan. Salah satu kompetensi yang wajib dimiliki guru adalah kompetensi pedagogik. Melalui kompetensi pedagogic guru mampu mengajar dengan baik di kelas. Kepala sekolah sebagai pemimpin di sekolah memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan kompetensi pedagogic guru di sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah di salah satu SDN di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data menggunakan tahapan analisis dari Milles dan Huberman yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang digunakan kepala sekolah adalah: (1) Membangun motivasi guru dengan cara memberi arahan, berdiskusi, dan memberikan penghargaan. (2) Melakukan supervisi. (3) mendorong guru untuk mengikuti pelatihan, baik yang diselenggarakan di dalam sekolah mapun di luar sekolah. (4) mendorong guru agar terlibat aktif dalam musyarawah guru mata pelajaran.
Analisis Fenomena Resonansi pada Pembelajaran Sains: Catatan Perkuliahan pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.413

Abstract

Terbatasnya data karakteristik mahasiswa berdampak pada tidak optimalnya penyusunan RPS dan implementasinya dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar sains pada aspek keterampilan proses menjadi rendah. Salah satu bentuk karakteristik mahasiswa adalah respon yang mereka berikan terhadap dinamika yang terjadi dalam pembelajaran. Apakah dinamika seperti rajin atau malas belajar, keaktifan atau kepasifan dalam pembelajaran dan prestasi yang lebih tinggi atau lebih rendah menular pada mahasiswa? Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan fenomena resonansi pada pembelajaran sains. Penelitian deskriptif yang menggunakan metode survey ini melibatkan 106 mahasiswa PGSD Universitas Mataram sebaga responden. Untuk mendapatkan data, digunakan instrumen angket yang disebarkan melalui google form. Data kemudian dianalisis untuk menentukan tren/kecenderungan dari data tersebut. Hasil survey menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa terdorong untuk melakukan hal yang dilakukan atau dapat menyamai capaian yang diraih oleh mahasiswa lain. Dari aspek belajar, proporsi mahasiswa yang termotivasi karena melihat mahasiswa lain rajin belajar (99.1%) lebih besar dibandingkan dengan proporsi untuk menjadi malas karena melihat mahasiswa lain malas belajar (57.5%). Dari aspek partisipasi dalam pembelajaran, proporsi mahasiswa yang termotivasi untuk aktif sebesar 100%. Ini lebih besar dari proporsi mahasiswa yang terpengaruh untuk ikut pasif dalam pembelajaran (38.7%). Adapun dari aspek prestasi, proporsi mahasiswa yang termotivasi untuk menyamai atau melampaui temannya yang lebih berprestasi lebih besar dibandingkan dengan proporsi yang yang kurang termotivasi karena ada temannya yang kurang berprestasi.  Dari hasi penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi fenomena resonansi pada pembelajaran sains diitnjau dari respon mahasiswa terhadap rangsangan dari mahasiswa lain yang berbentuk rajin dan malas belajar, aktif dan pasif dalam pembelajaran, serta lebih berprestasi dan kurang berprestasi.
Profil Perencanaan Pembelajaran Hybrid Sebagai Upaya Inovasi Proses Belajar Mengajar Selama Belajar dari Rumah Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.465

Abstract

Inovasi menjadi kebutuhan ketika implementasi belajar dari rumah menimbulkan masalah dan berdampak negatif pada pencapaian sains mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil perencanaan pembelajaran hybrid sebagai upaya inovasi proses belajar mengajar sains dalam rangka implementasi belajar dari rumah. Subjek dari penelitian deskriptif kualitatif ini adalah dosen pendidikan sains yang mengampu mata kuliah IAD dan melakukan inovasi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai Laboratorium Alam dan rencana pembelajaran hybrid yang akan diimplementasikan pada pembelajaran. Untuk mendapatkan data, digunakan instrumen berupa lembar observasi dan dokumen sebagai alat pengumpulan data kualitatif. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara kulaitatif menggunakan model analisis dari Miles & Huberman. Hasil yang diperoleh dari observasi dan dokumentasi di antaranya (1) Kegiatan persiapan dan koordinasi mencakup tahapan-tahapan kegiatan seperti koordinasi dengan dosen senior, diskusi dengan rekan sejawat yang mengampu mata kuliah IAD, mengidentifikasi kawasan yang potensial sebagai laboratorium alam, dan mengajukan SIMAKSI ke BKSDA NTB, (2) Kegiatan menyusun rencana pembelajaran terbagi menjadi 3 tahapan kegiatan yaitu menganalisis tujuan pembelajaran, menyusun pedoman pembelajaran dan membagi mahasiswa menjadi kelompok yang terdiri dari 2 – 4 anggota, dan (3) Kegiatan menyiapkan bahan pembelajaran mencakup tahapan menyusun template, menyusun jadwal pengmatan di Laboratorium Alam, membuat sistem perkuliahan daring MK IAD di SPADA UNRAM dan mengupload pedoman pembelajaran, LHP, LKM, dan template laporan di SPADA UNRAM. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran hybrid terdiri kegiatan persiapan dan koordinasi, menyusun rencana pembelajaran dan menyiapkan bahan pembelajaran.
Profil Kemampuan Numerasi Peserta Didik Kelas V MI. Minhajussa’adah Tahun Ajaran 2021/2022 Wijdal Lubaidi; Darmiany Darmiany; Heri Setiawan; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan numerasi peserta didik kelas V MI. Minhajussa’adah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif kualitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dari 11 peserta didik yang diteliti, diketahui kemampuan numerasi peserta didik paling banyak berada pada level pemula dan level satu dengan persentase sebanyak 100%. Dengan selisih yang tidak terlalu jauh, terdapat pada level dua dengan persentase sebesar 91%. Persentase terbesar ketiga adalah level tiga dengan persentase sebesar 82%. Terahir terdapat level empat kemampuan numerasi peserta didik yang mempunyai besar persentase yang sama yaitu 72%. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan numerasi peserta didik kelas V dengan menggunkan pengelompokkan kemampuan numerasi yaitu. Pertama Pada level pemula tidak terdapat peserta didik yang berada di level ini. Kedua pada Level satu tidak terdapat peserta didik yang berada pada level satu. Ketiga Pada level dua terdapat 1 peserta didik. Keempat Pada level tiga terdapat 2 peserta didik. Dan yang kelima pada Level empat merupakan level tertinggi. Pada level ini terdapat 8 peserta didik. Maka kemampuan numerasi peserta didik kelas V  dengan jumlah 11 peserta didik didaptkan persentase sebanyak 72%. Karena kemampuan numerasi peserta didik yang paling tinggi pada level 4 sebanyak 8 peserta didik. Sehinga tujuan program SAC (Semua Anak Cerdas). yang dikembangkan oleh tim INOVASI NTB untuk mengembangkan kemampan numerasi peserta didik berhasil. karena peserta didik yang pada dasarnya memiliki kemampuan numerasi yang rendah bisa berkembang setelah melakukan perogram SAC.
REVIEWING THE ROLE OF PARENTS IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS' LEARNING IN THE PANDEMIC ERA Arif Widodo; Prayogi Dwina Angga; Muhammad Syazali; Umar Umar
JURNAL EDUSCIENCE Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Algeria and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v10i1.3686

Abstract

One of the consequences of limiting face-to-face learning in the pandemic era is the implementation of distance learning. At the elementary school level, the application of distance learning is carried out in various ways, one of which is by applying online learning. This article aims to analyze how important the role of parents in learning for elementary school-aged children is in the pandemic era. This research method uses a literature study approach. Data was collected by browsing research articles through Google Scholar. The article analyzed is a research article that discusses the involvement of parents in distance learning in the pandemic era. The results of the analysis of various kinds of literature show how important the role of parents in supporting the online learning process is. In online learning, the learning process cannot run optimally without collaboration between teachers and parents. Most of the teacher's tasks in online learning have been taken over by parents. Parents function as facilitators, motivators, and become the main guides in the learning process. Another role that is no less important than parents is as a learning supervisor, through this supervision control of the quality of learning can be carried out even though it is constrained by distance from the schoolKeywords: online learning, learning quality, parental involvement AbstrakSalah satu akibat dari terbatasnya pembelajaran tatap muka di era pandemi adalah penerapan pembelajaran jarak jauh. Di tingkat sekolah dasar, penerapan pembelajaran jarak jauh dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menerapkan pembelajaran daring. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis seberapa penting peran orang tua dalam pembelajaran bagi anak usia sekolah dasar di era pandemi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dengan menelusuri artikel penelitian melalui Google Scholar. Artikel yang dianalisis merupakan artikel penelitian yang membahas tentang keterlibatan orang tua dalam pembelajaran jarak jauh di era pandemi. Hasil analisis berbagai literatur menunjukkan betapa pentingnya peran orang tua dalam mendukung proses pembelajaran daring. Dalam pembelajaran daring, proses pembelajaran tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya kerjasama antara guru dan orang tua. Sebagian besar tugas guru dalam pembelajaran daring sudah diambil alih oleh orang tua. Orang tua berfungsi sebagai fasilitator, motivator, dan menjadi pemandu utama dalam proses pembelajaran. Peran lain yang tidak kalah penting dari orang tua adalah sebagai pengawas pembelajaran, melalui pengawasan ini dapat dilakukan pengendalian mutu pembelajaran meskipun terkendala jarak dengan sekolah.Kata kunci: pembelajaran online, kualitas pembelajaran, keterlibatan orang tua
Preliminary Analysis Keterampilan Menulis Melalui Implementasi Metode Bimbingan Klasikal Pada Mahasiswa Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 8 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7888651

Abstract

Implementasi dari berbagai fasilitas pembelajaran seperti review online, media contoh, template, serta media contoh dan template makalah secara bersamaan telah terbukti dapat meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa. Namun demikian, efeknya belum maksimal karena kategorinya belum mencapai “sangat baik”. Ini disebabkan oleh belum ter-cover-nya kebutuhan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Kebutuhan tersebut adalah bimbingan dari dosen ketika menulis makalah ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keterampilan menulis melalui implementasi metode bimbingan klasikal pada mahasiswa. Penelitian pre-experiment yang menggunakan desain one shot case study ini dilaksanakan pada mahasiswa pada Prodi PGSD Unram. Sampel terdiri dari 34 mahasiswa yang ditentukan secara purposive sampling. Data keterampilan menulis diambil dari data kualitas makalah hasil penelitian yang ditulis oleh masing-masing mahasiswa. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data kualitas makalah adalah dokumen makalah sebagai alat ukur data kualitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mendapatkan informasi terkait ukuran tendensi dan distribusi. Adapun untuk mengkomparasi efektivitas metode bimbingan klasikal dengan fasilitas pembelajaran yang digunakan sebelumnya, dilakukan analisis inferensial menggunakan uji t satu sampel. Temuan dari hasil penelitian ini adalah rata-rata keterampilan menulis berada pada nilai kuantitatif 84.15, di mana gradenya adalah A (sangat baik). Dari analisis proporsi didapatkan bahwa persentase tertinggi (64.7%) adalah grade A dengan kategori sangat baik, sedangkan proporsi paling rendah adalah grade D+ (kategori kurang) sebesar 2.9%. Tidak ada mahasiswa yang kualitas makalahnya berada pada grade E (kategori sangat kurang). Temuan lainnya adalah kualitas makalah melalui implementasi metode bimbingan klasikal berbeda secara signifikan dengan kualitas makalah melalui implementasi dari semua fasilitas pembelajaran sebelumnya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis melalui implementasi metode tersebut sangat baik.
Peran Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan Empat Dalam Membantu Penataan Administrasi Sekolah di SDN 3 Pejanggik Muhammad Sobri; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 8 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7888647

Abstract

This study aims to explain the role of campus students teaching batch four in assisting the management of school administration at Pejanggik 3 Public Elementary School. This research is a qualitative research with a descriptive research type. There are three data collection techniques used, namely observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the Milles and Hubermen models. The conclusion drawn in this study is that there are three programs that are run at Public Elementary School 3 Pejanggik as a manifestation of the role of campus students teaching Batch 4 in assisting school administration, namely. Library arrangement, helping teachers to arrange learning tools, and school administration digital archives.
STUDENT LEARNING OUTCOMES IN BASIC NATURAL COURSES VIEWED FROM THE ASPECT OF ATTITUDES, PRODUCTS, AND SCIENCE PROCESS SKILLS Muhammad Syazali; Umar Umar
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Algeria and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v10i1.3753

Abstract

Science learning outcomes that are only seen from one aspect cannot be called mastering science, even though the learning outcomes are good. The purpose of this study was to analyze student learning outcomes in the Basic Natural Sciences course in terms of attitudes, products, and science process skills. This quantitative descriptive research was carried out in the PGSD Study Program on Campus 2, University of Mataram. The sample consisted of 116 5th-semester students who programmed IKD courses. Learning outcome data were collected using the documentation method. Data that has been successfully collected is analyzed descriptively and visualized in the form of tables and figures using Ms. Excel. The findings that we get from the results of the descriptive analysis are that the average student achievement in science is 67.02 with a grade of B, and the interpretation is good. Judging from the visualization results in the form of a histogram, the learning achievement data tended to be between 40.00 and 100.00. As for proportion, the predominant grade was B+ with a frequency and percentage of 34 and 29.30%, respectively. Based on these facts it can be concluded that student learning outcomes in the Basic Natural Sciences course in terms of attitudes, products, and science process skills are in a good category.Keywords: Student learning outcomes, aspects of attitudes, products, and science process skills AbstrakHasil belajar sains yang hanya dilihat dari salah satu aspek belum dapat disebut menguasai sains, walaupun hasil belajar tersebut sudah baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Ilmu Kealamiahan Dasar ditinjau dari aspek sikap, produk dan keterampilan proses sains. Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilaksanakan pada Prodi PGSD di kampus 2 Universitas Mataram. Sampel terdiri dari 116 mahasiswa semester 5 yang memprogramkan mata kuliah IKD. Data hasil belajar dikoleksi menggunakan metode dokumentasi. Data yang telah berhasil dikoleksi dianalisis secara deskriptif dan divisualisasi dalam bentuk tabel dan gambar menggunakan Ms. Excel. Temuan yang kami peroleh dari hasil analisis secara deskriptif adalah rata-rata capaian belajar sains mahasiswa sebesar 67.02 dengan grade B, dan interpretasi baik. Ditinjau dari hasil visualisasi dalam bentuk histogram, data capaian belajar tertendensi pada nilai di antara 40.00 dan 100.00. Adapun secara proporsi, grade yang predominan adalah B+ dengan frekuensi dan persentase secara berturut-turut 34 dan 29.30%. Berdasarkan fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Ilmu Kealamiahan Dasar ditinjau dari aspek sikap, produk dan keterampilan proses sains berada pada kategori baik.Kata kunci: Hasil belajar mahasiswa, aspek sikap, produk, dan keterampilan proses sains