Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Interaktif Kvisoft Flipbook Maker Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Yuliana Kurniasari; M. Subandowo; Hari Karyono
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2023): April
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v8i2.6627

Abstract

The aims this development is to produce Kvisoft Flipbook Maker Interactive Media in Indonesian as a source of information that is of particular interest and is also expected for students as a whole. The development model used in the development of this interactive learning multimedia is the ADDIE model. The development stages in the ADDIE model consist of five stages which include analysis, design, development, implementation, evaluation. The development process involves subject content experts, learning design experts and learning media experts to provide feedback and input for improvements. In addition, the Indonesian Subject teacher as a user of the Kvisoft Flipbook Maker Interactive Media also provides feedback and input. Based on the results of the research, several conclusions can be drawn as follows: (1) The development of Kvisoft Flipbook Maker Interactive Media was developed based on an analysis of the needs of teachers and students through a needs questionnaire provided by the developer, (2) Validation results of material experts, media experts, and product design experts development of Kvisoft Flipbook Maker Interactive Media with very feasible criteria to be developed, and (3) Based on the results of research on the development of Kvisoft Flipbook Maker Interactive Media it can be concluded that Kvisoft Flipbook Maker Interactive Media learning media is used in developing abilities in designing creative, innovative and interesting learning.
PENGARUH METODE DEMONSTRASI, CERAMAH DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SENI BUDAYA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 7 PROBOLINGGO Hartiningsih Hartiningsih; M. Subandowo; Hari Karyono
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i3.2023.1331-1344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara pembelajaran metode demonstrasi dan metode ceramah juga mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi dengan siswa yang mempunyai motivasi belajar yang rendah juga adanya interaksi antara pembelajaran metode demonstrasi dan metode ceramah mata pelajaran Seni Budaya kelas VIII SMP Negeri 7 Probolinggo. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 7 Probolinggo dengan menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan dua kelompok sampel yang berupa pembelajaran metode demonstrasi dan pembelajaran metode ceramah dengan motivasi tinggi dan rendah. Teknik pengumpulan hasil tes setiap kelompok mengunakan analisis variasi (Anava) 2 jalur yaitu uji prasyarat analisis dan uji homogenitas. Metode penelitian menggunakan kuesioner atau angket dan tes yang berdasarkan hipotesis-hipotesis yang akan diuji kebenarannya dengan mempertimbangkan pemberian metode pembelajaran demonstrasi dengan pembelajaran ceramah. Hasil penelitian ini adalah ada perbedaan hasil belajar pada pembelajaran demonstrasi dengan pembelajaran ceramah, ada pengaruh motivasi belajar siswa yang tinggi dan motivasi belajar siswa yang rendah dengan model pembelajaran demonstrasi dan pembelajaran ceramah terhadap hasil belajar siswa juga ada interaksi antara pengaruh penggunaan model pembelajaran demonstrasi, ceramah dan motivasi  belajar siswa tinggi  dan motivasi belajar rendah
Pengaruh Strategi Thematic Life Based Learning dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar Alfattah Akbar Jiwangga; M. Subandowo; Hari Karyono
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.5128

Abstract

Hasil belajar pada peserta didik kelas III di SD Surabaya masih rendah. Hal ini disebabkan karena pembelajaran tidak berkualitas, artinya pendidik belum sepenuhnya menerapkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi thematic life based learning dan gaya belajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas III Sekolah Dasar.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan jenis penelitiannya adalah vaktorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dengan subyek penelitian peserta didik SD di kota Surabaya kelas III berjumlah 145. Hasil penelitian (1) ada pengaruh antara strategi thematic life based learning terhadap hasil belajar, (2) tidak ada perbedaan gaya belajar auditorial, visual dan kinestetik terhadap hasil belajar, (3) ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar,terhadap hasil belajar peserta didik kelas III SD. Peserta didik dengan gaya belajar  auditory, visual dan kinestetik memperoleh hasil belajar lebih baik dengan penerapan strategi themaic life based learning. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi thematic life based learning dan gaya belajar berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada tema kewajiban dan hakku sebagai warga negara kelas III Sekolah Dasar.
Pengaruh Strategi Thematic Life Based Learning dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar Alfattah Akbar Jiwangga; M. Subandowo; Hari Karyono
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.5128

Abstract

Hasil belajar pada peserta didik kelas III di SD Surabaya masih rendah. Hal ini disebabkan karena pembelajaran tidak berkualitas, artinya pendidik belum sepenuhnya menerapkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi thematic life based learning dan gaya belajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas III Sekolah Dasar.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan jenis penelitiannya adalah vaktorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dengan subyek penelitian peserta didik SD di kota Surabaya kelas III berjumlah 145. Hasil penelitian (1) ada pengaruh antara strategi thematic life based learning terhadap hasil belajar, (2) tidak ada perbedaan gaya belajar auditorial, visual dan kinestetik terhadap hasil belajar, (3) ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar,terhadap hasil belajar peserta didik kelas III SD. Peserta didik dengan gaya belajar  auditory, visual dan kinestetik memperoleh hasil belajar lebih baik dengan penerapan strategi themaic life based learning. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi thematic life based learning dan gaya belajar berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada tema kewajiban dan hakku sebagai warga negara kelas III Sekolah Dasar.
Bahan Ajar Pokok, Remedial, dan Pengayaan Pembelajaran Tematik Berbasis TIK: PPM Bagi Guru SD Hang Tuah X Sedati Danang Prastyo; Rarasaning Satianingsih; Triman Juniarso; Imas Srinana Wardani; Amelia Widya Hanindita; Marianus Subandowo
Kanigara Vol 1 No 2 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i2.3994

Abstract

Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) menjadi sebuah keharusan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran di SD sebagai alat bantu pembelajaran, baik pada pembelajaran pokok, remedial, maupun pengayaan. Pembelajaran tematik berbasis TIK dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik jika dilakukan oleh guru yang memiliki kemampuan TIK yang memadai dan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Berpijak pada pentingnya penerapan pembelajaran tematik berbasis TIK, tim dosen PGSD Adi Buana Surabaya melakukan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan materi bahan ajar pokok, remedial, dan pengayaan pembelajaran tematik berbasis TIK bagi Guru SD Hang Tuah X Sedati. Metode pelaksanaan workshop adalah dengan presentasi, pemodelan dan simulasi disertai tugas. Presentasi merupakan sebuah metode penyampaian materi secara sistematis oleh pemateri tanpa menggunakan banyak media. Berakhirnya pelaksanaan program PPM Program Studi PGSD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya ini dapat menyelesaikan permasalahan guru dalam menyusun dan mengembangkan bahan ajar berbasis TIK di SD, serta mengelaborasi pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka belajar.
Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas di Desa Kemasantani Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto Rarasaning Satianingsih; Sunu Catur Budiyono; Marianus Subandowo; Nurmida Catherine Sitompul
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.4939

Abstract

Disasters are an inseparable part of an area, both natural disasters, non-natural disasters, and social disasters. Disasters have become a phenomenon that must be continually examined given the enormous impact that the region has had when they are not prepared to deal with it. In various countries, especially Indonesia, there are various kinds of disasters, including floods, tornadoes, and avalanche land. Disaster problems such as this are priority problems, due to the large frequency of disasters and the extent of their priority handling. Community-Based Disaster Risk Reduction, given that the magnitude of disaster victims is the people living in disaster disasters who first face disasters are the people themselves, efforts should be made to improve the basic and capacity of the community in anticipating the possibility of disasters occurring at their area, so that disaster risk can be reduced and prevented.
Pengembangan Video Pembelajaran Sederhana: PPM Bagi Guru SDN Sumur Welut III/440 Surabaya Reza Rachmadtullah; Dian Kusmaharti; Pana Pramulia; Marianus Subandowo; Wahyu Susiloningsih
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.5071

Abstract

Pemanfaatan teknologi komunikasi untuk kegiatan pendidikan, teknologi pendidikan, serta media pendidikan perlu dalam rangka belajar mengajar. Perkembangan teknologi yang dimaksud salah satunya adalah media yang berbasis video pembelajaran sebagai alat bantu dalam penyampaian materi atau referensi yang digunakan guru maupun perserta didik. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) ini adalah memberikan pelatihan dan workshop pengembangan video pembelajaran sederhana bagi guru SDN Sumur Welut III/440 Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline di ruang pertemuan SDN Sumur Welut III/440 Surabaya. Metode pelaksanaan workshop adalah dengan presentasi, pemodelan dan simulasi disertai tugas. Hasil kegiatan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) ini, yaitu: (1) kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terlaksana dengan sangat baik; (2) meningkatnya kreativitas guru dalam pengembangan video pembelajaran sederhana.
Pengembangan Modul Pembelajaran Teks Anekdot dengan Pendekatan Komunikatif Berbasis Tugas untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Peserta Didik SMK Kelas X Ainiyah, Luluk Qurrotul; Sugito, Sugito; Subandowo, M
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.662

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan deskripsi tentang (1) proses pengembangan modul teks anekdot dengan pendekatan komunikatif berbasis tugas, (2) kualitas modul teks anekdot dengan pendekatan komunikatif berbasis tugas untuk peserta didik SMK kelas X yang diukur berdasarkan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Researchs and Development/R&D). Berkaitan dengan tujuan (1) hasil penelitian menunjukkan proses pengembangan menghasilkan draf 1 dan 2 yang memiliki nilai kelayakan sangat layak yang diukur dari empat indikator utama yakni, kelayakan isi dengan persentase, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian, dan kelayakan kegrafikaan buku. Kelayakan isi dengan persentase 87,5%, kelayakan bahasa dengan persentase 91,25%, kelayakan penyajian 88,75%, dan kelayakan kegrafikaan 83,75%. (2) Uji coba produk menghasilkan kepraktisan modul berdasarkan respon guru yang mendapatkan persentase 82,50% dengan interpretasi nilai sangat positif, dan hasil respon peserta didik mendapatkan prosesntase 81,61% dengan interpretasi nilai sangat positif, keefektifan modul meliputi dua indikator yakni, keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memperoleh persentase 72,12% dengan interpretasi terlaksana secara keseluruhan. Hasil belajar peserta didik pada masa uji coba I belum mencapai ketuntasan 100%. Uji coba I mendapatkan rata-rata nilai kelas 82 dengan ketuntasan 78,57% berkategori belum mencapai ketuntasan. Pada uji coba II memeroleh hasil ketuntasan secara keseluruhan dengan nilai rata-rata kelas 97 dengan nilai ketuntasan 100%.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Blended Learning Pada Pelajaran Prakarya Dan Kewirausahaan Pokok Bahasan Undang Undang Omnibuslaw Sari, Heni Kurnia; Subandowo, Marianus; Karyono, Hari
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1233

Abstract

Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk Penelitian ini Mengembangkan buku bahan ajar berbasis blended learning agar bahan ajar dapat diakses dari manapun dan tempat dimanapun secara online, dengan waktu yang tidak terbatas, sehingga akan meningkat ketertarikan dan minat belajar serta meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi secara keseluruhan. Pemilihan model ini didasari atas pertimbangan bahwa model ini mudah untuk dipahami, dikembangkan secara sistematis, dan berpijak pada landasan teoritis desain pembelajaran yang dikembangkan. Prosedur penelitian dan pengembangan (Research and Development) dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Model ADDIE ini adalah singkatan untuk lima tahap proses pengembangan, yaitu Analysis (analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Proses pengembangan melibatkan ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran untuk memberikan tanggapan dan masukan perbaikan. Selain itu guru mata Pelajaran Prakarya dan kewirausahaan pokok bahasan Undang Undang Omnibuslaw. sebagai pengguna Bahan Ajar Berbasis Blended Learning ini juga memberikan tanggapan dan masukannya. Hasil penelitian pengembangan ini adalah Produk Bahan Ajar Berbasis Blended Learning ini memiliki tingkat kelayakan materi 90.3%, kelayakan desain pembelajaran 80,9%, dan kelayakan media pembelajaran 89,2%. Sedangkan tingkat uji coba kelompok kecil adalah 81.4% dan berdasarkan uji coba lapangan 83,7% dengan kualifikasi sangat layak dan tidak perlu direvisi.
Problem Based Learnıng Model wıth Blended Learnıng Approach to The Effectıveness of Student Learnıng Outcomes Alfiah Alfiah; Subandowo Subandowo; Sugito Sugito
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol. 13 No. 01 (2022): March
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/syaikhuna.v13i01.5535

Abstract

The low completion of student learning in a subject is the reality of the quality of education in schools. The model in learning is one of the factors that can cause an impact on students' learning achievements. The use of the learning model must be adjusted to the characteristics of the student himself and the subjects taught. This article is intended to reveal the differences in blended-based Problem Based Learning (PBL) learning and Problem Based Learning (PBL) learning to the learning outcomes of students of Class X at SMK Negeri in Bangkalan and describe the influence of interaction between blended-based Problem Based Learning (PBL) learning model and learning motivation for the learning outcomes of students of Class X at SMK Negeri in Bangkalan.. This research used quantitative research with experimental methods. In this case, it used two tools, namely questionnaire survey and learning result test. The experimental classes in this study used the blended-based Problem Based Learning (PBL) model conducted online learning and offline and face-to-face learning, while the control classes used the PBL (Problem Based Learning) model for face-to-face learning. This quantitative research used the data analysis technique through the two-way variant analysis (ANOVA) technique. The results showed that the baseline estimate of student learning outcome using the PBL learning model was 40, the highest score was 90, the average score was 72.33, and the standard deviation was 16,439. Compared to the learning outcome of students who used the problem-based learning (PBL) model the lowest score was 45, the highest score was 95, the average score was 80.67, and the standard deviation was 11,502. Seeing from the results of the exploration, it can be concluded that the results of the blended-based Problem Based Learning model are higher, or in other words, students' learning outcomes become more effective by using the approach.