Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PAUD MELALUI KEGIATAN PARENTING KEMITRAAN BERBASIS POTENSI LINGKUNGAN DI KELURAHAN GADING KASRI KECAMATAN KLOJEN Sri Wahyuni; Endang Sri Redjeki; Rezka Arina Rahma; Carolina Shofia Rachmawati; Azzaroh Swaibatul I. A.
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.265-271

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan baru yang tentunya menimbulkan beberapa permasalahan. Pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kurikulum merdeka di PAUD bermakna sebagai merdeka bermain, tetapi masih banyak lembaga PAUD yang kurang memanfaatkan potensi lingkungan untuk tempat bermain anak-anak, diataranya 2 lembaga PAUD di Kelurahan Gading Kasri Kecamatan Klojen Kota Malang. Gagasan tentang parenting kemitraan berbasis potensi lingkungan ini, diharapkan dapat membantu pengelola dan guru PAUD untuk menjalin kemitraan dengan berbagai elemen di sekitar lembaga, untuk mengimplementasikan kurikulum Merdeka yang mengutamakan project based leraning. Sasaran kegiatan pendampingan ini adalah 2 lembaga PAUD di Kelurahan Gading Kasri yaitu TK Aisyiyah 24 dan TK Muslimat NU. Kegiatan pengabdian ini akan melibatkan secara aktif semua pengelola, guru, dan orang tua wali murid
Pengembangan Buku Panduan Pembelajaran Al-Qur’an Anak Usia Dini Berbasis Hands on Learning untuk Orang Tua Sebagai Aktualisasi Pendidikan Keluarga Qur’ani Ahmada May Enggar Rista; Sri Wahyuni; Ica Purnamasari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p328-344

Abstract

Abstract: The development of the VUCA Era (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) causes rapid changes with factors that are difficult to control causing the phenomenon of declining literacy due to technological shifts. One of them is the phenomenon of the fading of interest and love for learning the Qur'an experienced by various age groups, ranging from children, adolescents and adults. Parents have difficulty in teaching the Qur'an to children in a fun way. This study aims to grow the ability of parents, enrich teaching methods, and provide practical steps that parents can follow in educating their children to love the Qur'an through Hands On Learning-based learning. The method used in this research is a 4D development model (Define, design, develop, disseminate). Member of the parent forum at PT. Pendidik Muda Indonesia consist of ten members who have early childhood. Quantitative data were obtained from the results of the feasibility test as well as the readability of the material and design. Qualitative data were obtained from the analysis of descriptive questionnaire questions for parents' needs for learning the Qur'an for early childhood. The results of this development research obtained 1) a guide book for parents in learning the Qur'an for early childhood based on hands on learning, 2) the feasibility of the product developed based on the results of the research and the assessment of the validator in the very feasible category. Abstrak: Berkembangnya Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) menyebabkan perubahan cepat dengan faktor-faktor yang sulit dikontrol menyebabkan fenomena menurunnya literasi akibat pergeseran teknologi. Salah satunya ialah fenomena lunturnya ketertarikan dan kecintaan terhadap pembelajaran Al-Qur’an yang dialami oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja maupun dewasa. Orang Tua mengalami kesulitan dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak dengan cara yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan orang tua, memperkaya metode mengajar, serta memberikan langkah praktis yang dapat diikuti Orang tua dalam mendidik anaknya agar mencintai Al-Qur’an melalui pembelajaran berbasis Hands On Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah model pengembangan 4D (Define, design, develop, disseminate). Anggota forum orang tua di PT. Pendidik Muda Indonesia terdiri dari sepuluh anggota yang memiliki anak usia dini. Data kuantitatif diperoleh dari hasil uji kelayakan serta keterbacaan materi dan desain. Data kualitatif diperoleh dari analisis pertanyaan deskriptif angket kebutuhan orang tua terhadap pembelajaran Al-Qur’an untuk anak usia dini. Hasil penelitian pengembangan ini diperoleh 1) buku panduan untuk orang tua dalam pembelajaran Al-Qur’an untuk anak usia dini berbasis hands on learning, 2) kelayakan produk yang dikembangkan berdasarkan hasil penelitian serta penilaian validator dalam kategori sangat layak.
Analisis Kesalahan Pemahaman Konsep Perkalian Siswa dan Solusinya: Penerapan Metode APKL dan Diagram Fishbone Sri Wahyuni; Puguh Darmawan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i1.745

Abstract

Pentingnya penelitian ini untuk dibahas karena menyajikan permasalahan yang aktual, problematik, dan bersangkutan dengan konsep matematika yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan akar-akar permasalahan atau penyebab dari kesalahan siswa dalam memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang beserta solusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dianalisis menggunakan diagram fishbone yang terdiri dari aspek machine, man, method, material, measurement, dan environment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab dari kesalahan siswa dalam memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang adalah tidak menggunakan alat peraga dalam menjelaskan konsep, jika menggunakan alat peraga biasanya jumlahnya minimum dan sulit diakses banyak siswa, kesalahan guru dalam menjelaskan konsep, siswa tidak bisa membedakan pengali dengan bilangan yang dikali, metode pembelajaran yang digunakan berfokus pada guru, konsep diajarkan secara abstrak bukan konkret, penilaian orang sekitar yang salah, kesalahan dibiarkan secara terus menerus, dan penggunaan sumber bacaan atau pengetahuan yang salah.
Model Anita Dewi Utami; Puguh Darmawan; Tomi Listiawan; Ramadhan Fazrianto Sawarman; Imam Rofiki; Sri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3278

Abstract

Pandemi covid-19 yang terjadi sejak 2020 mempengaruhi sektor pendidikan dalam penerapannya. Ditambahkan dengan perkembangan zaman yang memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan sehari-hari membuat pendidik harus menerapkan metode pembelajaran yang tepat, yaitu dengan menerapkan model blended learning berbantuan VAKSIN (Video Animasi untuk Sistem Pembelajaran Online) yang mendukung berpikir komputasional, yang memang dibutuhkan oleh peserta didik untuk menyelesaikan sebuah masalah, pada mata kuliah tren pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah penelitian Study Literature Review (SLR).Tahapan yang digunakan adalah (1) merumuskan pertanyaan penelitian, (2) mencari artikel-artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian, (3) mengevaluasi artikel, (4) meringkas artikel, dan (5) menginterpretasikan temuan artikel ke dalam bentuk deskripsi Data didapatkan dengan mereview beberapa artikel yang sesuai dengan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model blended learning berbantuan VAKSIN (Video Animasi untuk Sistem Pembelajaran Online) mendukung berpikir komputasional pada mata kuliah tren pembelajaran matematika.  
Berpikir Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Kurva Tertutup Sederhana Ditinjau dari Gaya Belajar Berdasarkan Dual Process Theory Sri Wahyuni; Puguh Darmawan; Syarifudin Syarifudin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1138

Abstract

Berpikir adalah hal penting yang harus dilibatkan dalam menyelesaikan masalah. Berpikir dipengaruhi oleh gaya belajar. Berdasarkan dual process theory, kerugian akibat aktifnya sistem 1 ditunjukkan dalam studi pendahuluan bahwa mahasiswa mendapatkan jawaban yang salah apabila tidak aktifnya sistem2. Keterlibatan sistem 2 berfungsi untuk meminimalisir kekeliruan dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus jamak yang bertujuan untuk mengkaji berpikir mahasiswa berdasarkan gaya belajar dalam memecahkan masalah kurva tertutup sederhana dari perspektif dual process theory. Subjek penelitian ini adalah satu mahasiswa bergaya belajar visual, satu mahasiswa bergaya belajar auditori, dan satu mahasiswa bergaya belajar kinestetik. Seluruh subjek merupakan mahasiswa pendidikan matematika Data penelilian berupa hasil angket gaya belajar, jawaban tertulis subjek, rekaman wawancara, dan catatan Peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa S1, S2, dan S3 memiliki kecenderungan aktifnya sistem 1, yaitu proses otomatis. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa S1, S2, dan S3 memiliki kecenderungan aktifnya sistem 1, yaitu proses otomatis untuk menjawab masalah. Sistem 2 aktif ketika mencocokkan informasi pada masalah sehingga didapatkan hasil yang sesuai dan ketika melakukan perhitungan dalam mencari luas. Penelitian ini menemukan bahwa jawaban yang dihasilkan sistem 1 tidak selalu benar dan jawaban benar ketika sistem 2 aktif. S3 merupakan subjek yang memiliki gaya belajar kinestetik hanya mampu membuat satu desain karena memiliki kecenderungan untuk meminta contoh terlebih dahulu untuk menerima informasi. Lebih lanjut, Peneliti menyimpulkan bahwa proses berpikir mahasiswa dalam menyelesaikan masalah kurva tertutup sederhana dapat dijangkau berdasarkan dual process theory dengan indikator yang telah ditetapkan. Pemahaman tentang proses berpikir tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan strategi pembelejaran yang tepat.
Efektivitas E-modul Berbasis Problem Based Learning dalam Keterampilan Berpikir Kritis Materi Bangun Datar Tanti Ratna Wulandari; Sri Wahyuni; Suparti Suparti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.87482

Abstract

Penggunaan e-modul berbasis problem based learning menjadi salah satu jawaban dalam menghadapi tantangan digital dan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan one group posttest only design yang menguji efektivitas e-modul berbasis PBL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis materi bangun datar pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IVA (25 siswa) dan IVB (22 siswa) SDN Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan angket respon pengguna yang kemudian dianalaisis dengan one sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis problem based learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Siswa dan guru menilai bahwa e-modul berbasis problem based learning praktis dan cukup efektif karena memiliki fitur-fitur digital yang mendorong sikap belajar positif bagi penggunanya.
EKSPLORASI EPISTEMIC COGNITION SISWA KELAS 8 DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Imam Rofiki; Puguh Darmawan; Slamet Slamet; Sri Wahyuni; Syekha Vivi Alaiya; Mutiara Sani
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi epistemic cognition siswa dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus jamak. Penelitian ini melibatkan 52 siswa kelas 8 Sekolah Menengah Pertama. Siswa diberikan lembar tugas pemecahan masalah matematika dan diminta untuk menyelesaikannya. Kemudian, peneliti mewawancarai siswa. Data yang diperoleh dianalisis untuk memperoleh karakterisasi epistemic cognition siswa. Penelitian ini menemukan bahwa epistemic cognition dikategorikan menjadi dua jenis/kategori, yaitu epistemic cognition global dan epistemic cognition lokal. Epistemic cognition global terjadi ketika siswa menggunakan strategi metakognisi global, strategi pemecahan masalah, dan tipe justifikasi own explanation (atau rule). Sementara, epistemic cognition lokal terjadi ketika siswa menggunakan strategi metakognisi lokal, strategi pemecahan masalah, dan tipe justifikasi procedural description (atau assumption, vague/ broad statement). Temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang dapat mengembangkan epistemic cognition siswa.
Meningkatkan Kompetensi Shadow Teacher: Kunci Keberhasilan Pendidikan Inklusi Anak Usia Dini Fariza Ika Cahyani; Imron Arifin; Sri Wahyuni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2155

Abstract

Pendidikan inklusi memberikan kesempatan yang setara bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Artikel ini membahas kompetensi yang harus dimiliki oleh guru pendamping khusus (shadow teacher) dalam implementasi pendidikan inklusi pada anak usia dini. Shadow teacher berperan penting dalam mendukung anak berkebutuhan khusus agar dapat belajar bersama di lingkungan inklusif dengan memberikan bimbingan akademik dan sosial yang dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR) dengan meninjau berbagai artikel yang diterbitkan pada tahun 2020–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi utama yang harus dimiliki shadow teacher mencakup kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Selain itu, pelatihan dan bimbingan teknis bagi shadow teacher terbukti dapat meningkatkan efektivitas peran mereka. Studi ini menyoroti pentingnya pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusi bagi anak usia dini.