Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH DARI EKSTRAK ETANOL BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) SEBAGAI PEREDA NYERI Rulia Meilina; Indah Amelia Putri; Periskila Dina Kali Kulla; Fauziah Andika; Ratna Willis; Ismail Ismail; Syafriadi Syafriadi; Ardhana Yulisma; Fitra Alvionida; Yustika Wirda Ningsih
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4839

Abstract

Buah pala merupakan tanaman obat tradisional yang telah lama digunakan. Buah pala memiliki aktivitas sebagai analgesik karena mengandung senyawa flavonoid. Senyawa flavonoid memiliki peran dalam menghambat pembentukan prostaglandin. Rhematoid arthitis merupakan penyakit sendi yang menyebabkan nyeri, menurut WHO penderita penyakit ini telah mencapai 355 juta jiwa dengan penghantaran obat yang dapat mengiritasi lambung, sehingga diberikan alternatif lain dengan penghantaran obat secara transdermal untuk mengurangi first pass effect. Penelitian ini dilakukan untuk memformulasi ekstrak etanol buah pala menjadi sediaan transdermal patch sebagai pereda nyeri. Penelitian dilakukan secara eksperimen laboratorium, ekstrak yang didapat diformulasikan menjadi sediaan patch selanjutnya dilakukan uji evaluasi dan uji efektivitas analgesik. Analisa data dilakukan secara statistik dengan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah pala dapat diformulasikan menjadi sediaan transdermal patch yang memiliki efektivitas sebagai pereda nyeri dengan hasil pengujian terhadap hewan coba yaitu mencit yang telah dianalisis secara statistik sehingga diperoleh formulasi F1(10%), F2 (15%), dan F3(20%) memiliki perbedaan efektivitas sebagai pereda nyeri. Formulasi terbaik yaitu formula 3 dengan konsentrasi 20% dengan nilai p-value yaitu 0.000 atau <0.05.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEH HERBAL SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT Rulia Meilina; Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Ardhana Yulisma; Fitra Alvionida; Nasyani Elisiya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Klieng Meuria, Kabupaten Aceh Besar dalam pemanfaatan teh herbal sebagai alternatif pencegahan penyakit. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat adalah kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman herbal yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai sumber minuman kesehatan preventif. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 melalui metode penyuluhan, pelatihan pembuatan teh herbal, dan diskusi interaktif bersama masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanaman herbal lokal, manfaat kesehatan teh herbal, serta teknik pengolahan dan penyajian yang higienis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat teh herbal serta adanya minat untuk mengembangkan produk teh herbal secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian kesehatan masyarakat berbasis potensi lokal serta memperkuat budaya hidup sehat di pedesaan.
Efektivitas Metode Hibrida Ozonasi dan Adsorpsi Fly ash dalam Menurunkan Parameter Pencemar Organik Kompleks pada Air Lindi Ayu Aprilia; Syafriadi Syafriadi; Nova Eliza fitri; Vitri Agustin; Riska Hasanatun Jannah
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Vol. 5 No. 1 (2026): April : JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrimipa.v5i1.8759

Abstract

Human activities, from household to industrial operations, generate liquid waste that poses a threat to the environment. Before discharge, liquid waste should be treated to ensure it is safe for release into the environment. This study aims to evaluate the effectiveness of a hybrid ozonation-adsorption method with varying contact times. This study collected leachate samples from the Rajabasa Landfill and used fly ash from the Tarahan Coal-Fired Power Plant as the adsorbent. First, the study used contact times of 20, 40, 60, and 80 minutes for ozonation. Subsequently, the 80-minute sample proceeded to the adsorption stage and was ultimately tested against six parameters. The measured parameters included COD, TSS, TDS, turbidity, UV254, and DO. The results showed that the 80-minute ozonation process significantly reduced TSS, TDS, and DO levels. However, the ozonation process still left intermediate compounds, which were subsequently removed by adsorption. Ultimately, the combination of the two processes yields good results, particularly for COD and UV254. This aligns with the theory that ozonation breaks down complex compounds while the adsorbent absorbs residual pollutants. This hybrid process achieves a 45.47% reduction in COD and an 87.83% reduction in UV254.
Pemberdayaan Sekolah Luar Biasa Swasta (SLBS) Yayasan Fajar Amanah dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Jalanan di Kota Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak Kasmanto Rinaldi; Syafaruddin Z Z.; Syafriadi Syafriadi; Sulaiman Akmal; Rizki Pratama; Khotma Umniah Fahlewi; Ghifari Ahmad Gustaf; Putri Sabita Aqila; Wilda Ihsani
Mandalika Journal of Community Services Vol. 2 No. 2 (2025): Mandalika Journal of Community Services
Publisher : Penerbit Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/mjcs.v2i2.223

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di SLBS Yayasan Fajar Amanah, Kota Perawang. Sekolah ini menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan sarana dan prasarana, metode pengajaran yang kurang inklusif, serta minimnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan inklusif. Solusi yang diterapkan dalam program ini meliputi renovasi ruang kelas, pembangunan ruang belajar individu, pengadaan meja dan kursi, serta penyediaan fasilitas sanitasi yang ramah bagi penyandang disabilitas. Selain itu, pelatihan bagi tenaga pendidik tentang metode multisensori dan teknologi assistive learning diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penyuluhan kepada orang tua dan masyarakat sekitar juga dilakukan guna meningkatkan dukungan terhadap pendidikan inklusif. Evaluasi menunjukkan bahwa 85% siswa dan tenaga pendidik merasakan manfaat dari peningkatan fasilitas serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung sekolah. Meskipun program ini berhasil mencapai tujuannya, tantangan terkait keberlanjutan dukungan finansial dan keterbatasan tenaga pengajar spesialis masih menjadi perhatian. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lebih lanjut dengan pemerintah dan lembaga terkait guna memastikan keberlanjutan pengembangan pendidikan inklusif.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH DARI EKSTRAK ETANOL BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) SEBAGAI PEREDA NYERI Rulia Meilina; Indah Amelia Putri; Periskila Dina Kali Kulla; Fauziah Andika; Ratna Willis; Ismail Ismail; Syafriadi Syafriadi; Ardhana Yulisma; Fitra Alvionida; Yustika Wirda Ningsih
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4839

Abstract

Buah pala merupakan tanaman obat tradisional yang telah lama digunakan. Buah pala memiliki aktivitas sebagai analgesik karena mengandung senyawa flavonoid. Senyawa flavonoid memiliki peran dalam menghambat pembentukan prostaglandin. Rhematoid arthitis merupakan penyakit sendi yang menyebabkan nyeri, menurut WHO penderita penyakit ini telah mencapai 355 juta jiwa dengan penghantaran obat yang dapat mengiritasi lambung, sehingga diberikan alternatif lain dengan penghantaran obat secara transdermal untuk mengurangi first pass effect. Penelitian ini dilakukan untuk memformulasi ekstrak etanol buah pala menjadi sediaan transdermal patch sebagai pereda nyeri. Penelitian dilakukan secara eksperimen laboratorium, ekstrak yang didapat diformulasikan menjadi sediaan patch selanjutnya dilakukan uji evaluasi dan uji efektivitas analgesik. Analisa data dilakukan secara statistik dengan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah pala dapat diformulasikan menjadi sediaan transdermal patch yang memiliki efektivitas sebagai pereda nyeri dengan hasil pengujian terhadap hewan coba yaitu mencit yang telah dianalisis secara statistik sehingga diperoleh formulasi F1(10%), F2 (15%), dan F3(20%) memiliki perbedaan efektivitas sebagai pereda nyeri. Formulasi terbaik yaitu formula 3 dengan konsentrasi 20% dengan nilai p-value yaitu 0.000 atau <0.05.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EVALUASI METODE SPEKTROFOTOMETRI SINAR TAMPAK UNTUK ANALISIS FOSFOR PADA PETAI (PARKIA SPECIOSA) Elliya Siswanti; Syafriadi Syafriadi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5945

Abstract

Abstrak Petai (Parkia speciosa) merupakan tanaman yang mengandung berbagai mineral, termasuk fosfor, yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi metode spektrofotometri sinar tampak untuk analisis fosfor pada petai melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan menelusuri dan menganalisis berbagai artikel ilmiah terkait prinsip metode, sensitivitas, akurasi, serta parameter validasi analisis fosfor. Hasil telaah menunjukkan bahwa metode spektrofotometri sinar tampak memiliki kemampuan analisis yang baik, sensitif, dan relatif sederhana sehingga berpotensi digunakan untuk penentuan kadar fosfor pada petai secara efektif dan akurat.
EVALUASI AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR SALEP POLIHERBAL BERBASIS EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA DAN DAUN JATI PADA MENCIT Rulia Meilina; Sylvi Divana Fitra; Fitra Alvionida; Ellya Siswanti; Yustika Wirda Ningsih; Syafriadi Syafriadi; Ratna Willis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5952

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu bentuk kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh paparan panas, bahan kimia, maupun radiasi. Penanganan luka bakar memerlukan sediaan topikal yang efektif dalam mempercepat regenerasi jaringan serta mencegah terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka bakar dari salep poliherbal yang mengandung kombinasi ekstrak etanol daun mangga (Mangifera indica L.) dan daun jati (Tectona grandis L.f.) pada mencit putih (Mus musculus L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melibatkan 25 ekor mencit putih jantan yang dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok diberikan sediaan salep dengan variasi konsentrasi ekstrak, yaitu 15%:15%, 30%:15%, dan 45%:20%. Salep gentamisin digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan basis salep tanpa ekstrak digunakan sebagai kontrol negatif. Proses penyembuhan luka bakar diamati selama 14 hari. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salep kombinasi ekstrak etanol daun mangga dan daun jati memiliki aktivitas yang signifikan dalam mempercepat penyembuhan luka bakar, yang ditandai dengan penurunan luas luka serta percepatan fase regenerasi jaringan kulit. Formula dengan konsentrasi 45% ekstrak daun mangga dan 20% ekstrak daun jati (F3) menunjukkan efektivitas terbaik dibandingkan dengan formula lainnya maupun kontrol positif.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEH HERBAL SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT Rulia Meilina; Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Ardhana Yulisma; Fitra Alvionida; Nasyani Elisiya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Klieng Meuria, Kabupaten Aceh Besar dalam pemanfaatan teh herbal sebagai alternatif pencegahan penyakit. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat adalah kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman herbal yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai sumber minuman kesehatan preventif. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 melalui metode penyuluhan, pelatihan pembuatan teh herbal, dan diskusi interaktif bersama masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanaman herbal lokal, manfaat kesehatan teh herbal, serta teknik pengolahan dan penyajian yang higienis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat teh herbal serta adanya minat untuk mengembangkan produk teh herbal secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian kesehatan masyarakat berbasis potensi lokal serta memperkuat budaya hidup sehat di pedesaan.
PELATIHAN PEMBUATAN BODY SCRUB DARI KOPI KEPADA SISWA-SISWI SMK FARMASI CUT MEUTIA BANDA ACEH Rulia Meilina; Fitria Fitria; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah; Ardhana Yulisma; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Nadia Safira; Nurul Anjelini; Muhammad Afrizal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan body scrub dari kopi merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh dalam bidang formulasi kosmetik sederhana berbasis bahan alam. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya potensi pemanfaatan kopi sebagai bahan aktif perawatan kulit yang memiliki efek eksfoliasi dan antioksidan, serta perlunya peningkatan kompetensi siswa dalam praktik pembuatan sediaan kosmetik yang aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai manfaat kopi untuk kesehatan kulit, demonstrasi pembuatan body scrub, serta praktik langsung oleh peserta dengan pendampingan tim pengabdian. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung terhadap keterampilan siswa dalam meracik sediaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai fungsi bahan, teknik formulasi, serta prosedur pembuatan kosmetik alami. Selain itu, siswa mampu menghasilkan produk body scrub yang sesuai dengan parameter sederhana seperti homogenitas, aroma, dan tekstur. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan siswa, menumbuhkan minat terhadap pengembangan produk berbasis bahan alam, serta menjadi bekal untuk peluang usaha kecil di bidang kosmetik.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENDERITA DIABETES MELITUS MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI LAPANGAN BENTENG MEDAN Elliya Siswanti; Syafriadi Syafriadi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan dan pemahaman yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pengunjung mengenai diabetes melitus melalui edukasi kesehatan di Lapangan Benteng Medan. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet kesehatan kepada pengunjung yang datang ke lokasi kegiatan. Penilaian dilakukan menggunakan pretest dan posttest sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gejala diabetes, faktor risiko, pola hidup sehat, serta pentingnya pengontrolan kadar gula darah secara rutin. Edukasi kesehatan di ruang publik efektif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus.