p-Index From 2021 - 2026
9.515
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA VISIKES Jurnal Kesehatan Health Notions Jurnal Surya Medika Jurnal SOLMA Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Prima Journal of Health Science and Prevention Journal of Nursing Care and Biomolecular Jurnal Delima Harapan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Pengabdian Dharma Bakti Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Pengabdian Kesehatan Jurnal Health Sains JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Journal SAGO Gizi dan Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bhakti Civitas Akademika Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) Journal of Social Research Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) SWARNA Media Bina Ilmiah Duta Pharma Journal Eduvest - Journal of Universal Studies RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JURABDIKES) Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Journal Research Midwifery Politeknik Tegal SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Health Literacy and Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Ulil Albab APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Posbindu PTM pada Masa Pandemi COVID-19 Karina Nur Ramadhanintyas; Hana Widya Kiranti; Riska Ratnawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i01.1046

Abstract

Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikembangkan oleh Pemerintah untuk penanggulangan penyakit tidak menular yang bertujuan mengontrol dan menjaga kesehatan yang mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif. Jumlah kunjungan pada Posbindu PTM di Desa Cepoko pada tahun 2020 masih rendah dibandingkan dengan desa yang lain di Kecamatan Panekan yaitu sebesar 7,1% dan pada masa pandemi COVID-19 terdapat penurunan sebesar 2%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kunjungan Posbindu PTM pada masa pandemi COVID-19 di Desa Cepoko Panekan Magetan. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Analisis data menggunakan uji regresi logistik. Populasi pada penelitian ini yaitu masyarakat Desa Cepoko Panekan yang berkunjung ke Posbindu PTM berusia produktif 15-45 tahun dengan jumlah 198, sampel yang berjumlah 133 orang. Hasil uji regresi logistik didapatkan hasil ada pengaruh antara pengetahuan (Pv=0,007; B=2,719), sikap (Pv=0,048; B=2,094) dan peran kader (Pv=0,007; B=2,773) terhadap kunjungan Posbindu PTM pada masa pandemi COVID-19 di Desa Cepoko Panekan Magetan. Saran untuk peneliti selanjutnya saat masyarakat menjawab kuesioner tentang jumlah kunjungan diharapkan membawa buku absensi kehadiran Posbindu PTM untuk mencocokan jumlah kunjungan masyarakat di Posbindu PTM.
Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Meli Oktaviana; Riska Ratnawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1091

Abstract

Gangguan jiwa merupakan penyakit kronis yang membutuhkan proses panjang dalam penyembuhannya. Berdasarkan data daftar peserta ODGJ Desa Sukosari dari 28 pasien terdapat 6 orang yang sembuh. Artinya tingkat kesembuhan ODGJ di Desa Sukosari adalah 21%. Sedangkan target dari Puskesmas Sukosari mengenai ODGJ yang minum obat yaitu 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait ekonomi keluarga, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengobatan ODGJ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penentuan subjek penelitian berdasarkan teknik Purposive dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 6 keluarga. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas keluarga memberikan dukungan berupa dukungan secara emosional (empati dan peduli), instrumental (bantuan biaya, bantuan jasa, bantuan waktu) dan pemantauan minum obat kepada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Mayoritas keluarga mendapatkan dukungan dari petugas kesehatan meliputi kunjungan rutin untuk dilakukan penyuntikan dan pemberian obat, serta pemantauan kepada pasien. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu adanya dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan kepada ODGJ dapat memberikan dampak positif yang ditunjukkan dengan adanya keberhasilan pengobatan sehingga ODGJ mencapai tingkat kesembuhan. Dari penelitian ini, saran yang disampaikan adalah penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi peneliti selanjutnya untuk lebih mengembangkan penelitian ini.
Pendampingan Ibu Hamil dalam Upaya Peningkatan Status Gizi dan Penurunan Anemia di Kelurahan Metesih Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun Yeni Utami; Riska Ratnawati; Kholifa Dwi Wahyuningtyas
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1: Januari 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.136 KB) | DOI: 10.47575/apma.v1i1.228

Abstract

Mortalitas maternal dan neonatal adalah penyebab utama mortalitas di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dan keduanya bersamasama menyebabkan 2,5-3,4 juta kematian penduduk di negara berkembang, termasuk Indonesia. Sejumlah 40 persen kematian pada ibu hamil berhubungan dengan anemia. Di Indonesia, prevalensi anemia pada ibu hamil dan ibu nifas masih sangat tinggi, yakni 37,1 persen menurut data Riset Kesehatan Dasar. Di negara berkembang, satu dari dua ibu hamil diperkirakan anemia. Anemia menjadi masalah kesehatan berat (severe public health problem), jika prevalensinya lebih dari 40 persen dalam suatu wilayah. Anemia adalah keadaan yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin, jumlah sel darah merah, dan gangguan dalam pemenuhan kebutuhan oksigen. Pada ibu hamil, keadaan anemia ditandai dengan rendahnya kadar Hb, yaitu kurang dari 11 g/dl. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pendampingan ibu hamil, pojok gizi, cek HB pada ibu hamil. Metode yang di gunakan adalah terjun langsung memberikan pelayanan pemeriksaaan HB, penyuluhan tentang gizi ibu hamil dan pendampingan pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini akan menghasilkan luaran berupa kesadaran ibu hamil untuk rutin melakukan periksa kehamilan dan cek HB secara berkala dan melakukan penyuluhan dan pendampingan pada ibu hamil.
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia "Personal Hygiene dan Penyakit Degeneratif pada Lansia" di Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan Riska Ratnawati; Retno Widiarini; Yeni Utami
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1: Januari 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.97 KB) | DOI: 10.47575/apma.v1i1.229

Abstract

Personal hygiene merupakan kebutuhan dasar yang meliputi perawatan kulit, mandi, perawatan mulut, perawatan mata, hidung, telinga, perawatan rambut, serta perawatan kaki dan kuku. Kebutuhan personal hygiene harus menjadi prioritas utama bagi lansia karena dengan personal hygiene yang baik membuat lansia memiliki resiko rendah untuk mengalami penyakit infeksi, pada mata dan telinga. Adapun gambaran perilaku personal hygiene lansia yang harus dipenuhi, yaitu merupakan kebutuhan dasar yang meliputi perawatan kulit, mandi, perawatan mulut, perawatan mata, hidung, telinga, perawatan rambut, serta perawatan kaki dan kuku. Personal hygiene senantiasa harus terpenuhi k arena merupakan tindakan pencegahan primer yang spesifik untuk meminimalkan mikroorganisme bakteri yang pada ahirnya mencegah seseorang terkena penyakit Kebutuhan personal hygiene harus menjadi prioritas utama bagi lansia karena dengan personal hygiene yang baik membuat lansia memiliki resiko yang rendah untuk mengalami penyakit infeksi, pada mata dan telinga.
PENDAMPINGAN KELAS IBU HAMIL DALAM KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF Yeni Utami; Riska Ratnawati; Asasi Villasari
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 5 No. 1 (2022): Volume V, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jbca.v5i1.170

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. AKI dan AKB yang masih tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian utama dalam pembangunan bangsa karena AKI merupakan indikator kesejahteraan sebuah bangsa dalam penurunan AKI dan AKB, peran bidan sangat penting karena bidan sebagai pemberi pelayanan kepada ibu dan anak yang tersebar dari tingkat pedesaan sampai perkotaan. Upaya pencegahan untuk mengurangi angka kesakitan dan angka kematian bayi salah satunya dengan pemberian ASI eksklusif. Organisasi kesehatan dunia WHO dan UNICEF telah merekomendasikan beberapa hal untuk peningkatan cakupan ASI eksklusif, yaitu memberikan kesempatan untuk inisiasi menyusu dini pada satu jam setelah kelahiran, menyusui secara eksklusif sejak lahir sampai usia 6 bulan, memberikan makanan pendamping ASI yang bergizi sejak bayi berusia 6 bulan, dan melanjutkan menyusui sampai anak berusia 2 tahun atau lebih. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kesehatan, demontrasi dan praktek secara langsung. Dari hasil pendidikan kesehatan yang dilakukan terjadi perubahan pengetahuan dari 54% menjadi 85%, dan Setelah dilakukan demonstrasi tentang cara menyusui yang benar dan cara perawatan payudara, ibu dapat melakukan sendiri praktek menyusui yang benar dan cara perawatan payudara secara mandiri. Pemberian informasi dan edukasi ASI eksklusif kepada ibu dan atau keluarga sejak kehamilan, sebagai persiapan langkah dalam pemberian ASI eksklusif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui program kelas ibu hamil.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Remaja di MTsN 5 Magetan Riska Ratnawati; Rinti Fatimmatul Muslikhah; Dyah Ayu Gayatri; Intan Puspitasari; Siska Meilinda
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v4i3.747

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan hingga tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya. Hal ini menjadi ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Penanganan stunting merupakan prioritas pembangunan nasional melalui Rencana Aksi Nasional Gizi dan Ketahanan Pangan. Hal tersebut melatar belakangi kami untuk perlu mengadakan sebuah program penyuluhan pencegahan dan penanggulangan stunting khususnya di kalangan remaja yaitu pada siswa-siswi MTsN 5 Magetan, Desa Turi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta peran remaja dalam program pencegahan dan deteksi dini stunting yang diharapkan secara langsung memotivasi masyarakat supaya lebih di prioritaskan. Metode yang dilakukan adalah dengan menilai pengetahuan siswa-siswi MTsN 5 Magetan, yang diukur dengan memberikan pre test sebelum kegiatan penyuluhan dan post test setelah diberikan penyuluhan. Berdasarkan hasil pre test dan post test yang diikuti oleh 44 responden dapat dinyatakan bahwa hasil pre test tentang tingkat pengetahuan responden mengenai pencegahan dan penanggulangan stunting mendapatkan nilai rata-rata 95,5 sedangkan hasil post test tentang tingkat pengetahuan responden mengenai pencegahan dan penanggulangan stunting mendapatkan nilai rata-rata 96. Dari sini diketahui bahwa pengetahuan dan pemahaman siswa siswi mengenai stunting sudah mengalami peningkatan
Penyuluhan tentang Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Remaja MTSn 05 Magetan Riska Ratnawati; Aldi Candra Agus Widodo; Alfiyah Wahyu Ningtias; Melisa Cahyaning Putri; Yessa Anjelina Alfi Isnaini
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v4i2.748

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja adalah kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi, dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Masalah yang terjadi pada kesehatan reproduksi remaja bisa berupa hubungan seks sebelum menikah, putus sekolah karena hamil, pasangan tidak bertanggung jawab, aborsi, terinfeksi HIV/AIDS, penyakit menular seksual dan penggunaan obat-obat terlarang. Dari permasalahan tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan salah satunya yaitu melahirkan anak beresiko stunting. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa MTsN 5 Magetan agar paham mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan masa depan mereka. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan disertakan lembar pre test, post test dan Leaflet dengan jumlah sampel 45 siswa sasaran siswa/i MTsN 05 Kabupaten Magetan. Dari hasil olahan data jumlah sampel 45 siswa dan diperoleh ada peningkatan pengetahuan dari rata-rata nilai kuesioner pre-test diperoleh nilai jawaban yang benar 92,38 setelah penyuluhan berubah menjadi 94 yang berarti terjadi peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dalam pencegahan stuning sebesar 1, 62.
TRANSGENDERS COMPLIANCE FACTORS IN CARRYING OUT VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) SERVICES DURING COVID-19 PANDEMIC Pangestu Prabawati; Riska Ratnawati; Suhadi Prayitno; Karina Nur Ramadhanintyas
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 2: September 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.198 KB)

Abstract

VCT test services play a role in improving the health status of the community, both physically and mentally through pre-counseling VCT tests to clients or patients as well as being the main network for the spread of HIV/AIDS in Indonesia. In the era of the Covid-19 pandemic, there is no reason to carry out VCT tests on transgender because the government continues to urge to implement health protocols to break the chain of transmission of Covid-19. This study aims to determine the factors that influence compliance with VCT test services for transgender during the Covid-19 pandemic in Madiun Regency and support the recovery of people with HIV/AIDS.This research is a quantitative research with a cross sectional approach, which produces data from interviewing respondents through a questionnaire research instrument. Sampling was conducted by random sampling using the Slovin formula with a sample size of 69 respondents. Thematic analysis was performed using the Chi-Square test.Based on the theory of Lawrence Green Behavior Causes, there are factors that can influence behavior. Predisposing Factors, Knowledge, Attitudes; Enabling factors, VCT test services; Reinforcing factors, family support, peer support, health worker support.In this study, all factors affect the compliance of VCT test services during the Covid-19 pandemic. In addition, the researchers found that, family support factors, the role of the community and local government. The results of this study are expected to be used as supporting data and references in improving the quality of VCT test services for at-risk groups
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PENYAKIT PENYERTA DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT INAP DI RSUD KOTA MADIUN Ajeng Setyaning Tyas; Rahmawati Raising; Riska Ratnawati
Duta Pharma Journal Vol. 1 No. 1 (2021): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.192 KB) | DOI: 10.47701/djp.v1i1.1191

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah secara kronik. Pembiayaan kesehatan di Indonesia semakin meningkat, maka perlu analisis efektivitas biaya untuk memutuskan pemilihan obat yang efektif secara manfaat dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antihipertensi yang paling cost-effective di RSUD Kota Madiun. Penelitian dilakukan secara retrospektif terhadap rekam medik pasien. Aspek pengambilan data meliputi data terapi dan biaya pengobatan. Data yang diperoleh diolah dengan analisis descriptive. Efektivitas pengobatan diukur berdasarkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang mencapai target, sedangkan efektivitas biaya dilihat berdasarkan nilai ACER dan ICER.Hasil penelitian menunjukkan persentase efektivitas terapi obat A (ACEI dan CCB) sebesar 98% sedangkan obat B (ARB dan CCB) sebesar 90%. Rata-rata total biaya antihipertensi obat A (ACEI dan CCB) sebesar Rp.3.738.972,22 dan obat B (ARB dan CCB) sebesar Rp.4.170.392,72. Kelompok obat A (ACEI dan CCB) lebih cost-effective dengan nilai ACER sebesar Rp.38.152,77 dibandingkan obat B (ARB dan CCB) sebesar Rp.46.337,68 pada pasien hipertensi rawat inap di RSUD Kota Madiun. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kelompok terapi A (ACEI dan CCB) memiliki efktivitas terapi yang tinggi dengan biaya lebih rendah. Harapannya rumah sakit dapat mempertahankan anggaran obat untuk penyakit hipertensi secara efektif dan efisien. Kata Kunci : Hipertensi, Efektivitas Biaya, Antihipertensi Kombinasi
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pekerja Ternak Unggas dengan Keadaan Sanitasi Kandang Indrasena, Bangkit; Ratnawati, Riska; Abidin, Zaenal
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.096 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i9.894

Abstract

Peternakan unggas adalah usaha membudidayakan unggas seperti ayam, kalkun, bebek, dan angsa dengan tujuan untuk mendapatkan daging dan telur, atau juga bulu dan kotoran. Di Desa Kuwonharjo Kabupaten Magetan mayoritas masyarakatnya mempunyai usaha peternakan ayam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pekerja ternak unggas dengan keadaan sanitasi kandang di Desa Kuwonharjo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling dengan total sampel 53. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Uji statistic dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menggunakan chi square pada hubungan pengetahuan pekerja ternak unggas dengan sanitasi ternak didapatkan nilai p-value 0,226 yang dimana tidak ada hubungan. Untuk sikap pekerja ternak unggas dengan sanitasi kandang didapatkan nilai p-value 0,767 yang dimana tidak ada hubungan. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ternak unggas dengan sanitasi kandang di Desa Kuwonharjo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan dan tidak terdapat hubungan antara sikap ternak unggas dengan sanitasi kandang di Desa Kuwonharjo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Kepada pemilik ternak unggas diharapkan memberikan pengetahuan tentang sanitasi kandang.
Co-Authors Adelia Kusuma Prasetiyo Putri Adelia, Siska Putri Adhitya, Ellen Tiara Afifah Nur Damaltara Afindaningrum, Rochmanita Sandya Ahmad Rifki Rivaldi Ainurrohmah, Wahyu Ajeng Setyaning Tyas Al Majid, Angela Yoke Albiyona, Rozaq Dwi Aldi Candra Agus Widodo Alfiyah Wahyu Ningtias Alya, Davina Amelia Ni’matul Fajrianti Amelia, Clarin Bella Andadari, Alfina Twis Andini, Anggie Nur Apono, Anastasya Trivena Shevalin Apriliani , Eltigeka Devi Aris Hartono Arwiyantasari, Wida Rahma Aryani, Farra Mei Asasi Villasari Aswari, Nanda Ajeng Aviceana Sakufa Marsanti Avicena Sakufa Marsanti Avicena Sakufa Marsanti Avicena Sakufa Marsanti Azizah, Sofia Nor Azzahra, Salsa Putri D, Afifah Nur Damayanti, Difa Meysa Deargaceza, Octaviona Seconda Dewantara, Kurnia Dava Diaswati, Mellina Sukma Dyah Ayu Gayatri Eddy Warsito Edy Bachrun Edy Bachrun Egyi Dian Setyaji Ellen Tiara Adhitya Eni Suwinawati Eny Qurniyawati Ervina Maret Sulistiyaningrum Ervina Maret Sulistiyaningrum, Ervina Maret Evy Meilasari Febriana, Sherlyn Firani, Irma Mulatul Fu’adah, Neyla Nour Gita Permata Sari, Gita Permata Hana Widya Kiranti Hanifah Ardiani Haninda Ruwaidah Ike Cantika Sari Indrasena, Bangkit Intan Ariani Intan Puspitasari Intan Septyaningrum Izzah, Aiskha Nurul Karina Nur Ramadhanintyas Khasanah, Yulia Amanda Putri Rachmawati Kholifa Dwi Wahyuningtyas kurniasih, erwin Kusumaningrum, Fannesa Maya Kusumaningrum Laurensia Nofti Navlasari Lutfiah, Nabilla Fitriq Lailattul Mahardika, Vinda Maqfiroh, Sholikatul Marsanti, Avicena Sakufa Meilasari, Evy Meli Oktaviana Melisa Cahyaning Putri MS, Novi Paramitasari Muhammad Anwarul 'Izzat Muslikhah, Rinti Fatimmatul Nabilatun Nazhifah, Silvia Ningrum, Puspita Cahya novia artika Nugroho, Erza Dian Nur Fitriana, Alifta Nur R, Karina Nur'Aini , Widya Nurkharima, Nisrina Nurmala, Armadlani Oktaviana, Melli Pangestu Prabawati Permatasari, Adinda Wahyu Pipid Ari Wibowo Prabawati, Pangestu Prasetiya, Eliyan Prayitno, Suhadi Priyanti, Amalus Sholeha Abdi Purwaningtyas, Maya Puspita, Meyla Putri Puspita, Sylvia Putra, RFX. Premihadi Putri, Annisa Wiratna Putri, Novita Dwi Rahma Putri, Rahadian Reza Sutopo Putri, Sandra Febby Eka Radjab, Nusaibah Rahadian Reza Sutopo Putri Rahmaanjali, Anggit Lukyta Rahmadani, Aprilia Kusuma Rahmawati Raising Rahmawati, Ayu Dwi Rahmawati, Nadia Dwi Ramadhani, Jatayu Nur Ramadhanintyas, Karina Nur Reky Galih Perwira Retno Widiarini Retno Widiarini Retno Widiarini Rinti Fatimmatul Muslikhah Sa'adah, Kharisma Nur Sakufa, Avicena Saputra, David Wahyu Saputra, Elyas Eka Wahyu Sari, Alvyani Novita Sholihah, Hidayatul Mar’atush Sholikatul Maqfiroh Silvi, Anissa Valerina Siska Meilinda Siti Luluk Khamidahtun Ni'mah Sri Suhartiningsih Suhadi Prayitno Suhud, Mutiara Azahro Putri Suryawati, Ica Mida Susilowati Tri Astuti, Dian Septyana Utami, Yeni Utami, Yeni Valentina, Ayunda Hapsari Vena Agustin Pravitasari Wahyuningtyas, Kholifa Dwi Wibowo, Pipid Ari Widianto, Heru Widiarini, Retno Widyaningrum, Eka Lestari Woro Dyah Ayu Wulandari, Anis Eka Wulansari, Digma Fitriana Desinta Yessa Anjelina Alfi Isnaini Yuha Agistha Faza Zaenal Abidin Zaenal Abidin