This Author published in this journals
All Journal JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA VISIKES Jurnal Kesehatan Health Notions Jurnal Surya Medika Jurnal SOLMA Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Prima Journal of Health Science and Prevention Journal of Nursing Care and Biomolecular Jurnal Delima Harapan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Pengabdian Dharma Bakti Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Pengabdian Kesehatan Jurnal Health Sains JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Journal SAGO Gizi dan Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bhakti Civitas Akademika Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) Journal of Social Research Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) SWARNA Media Bina Ilmiah Duta Pharma Journal RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JURABDIKES) Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Journal Research Midwifery Politeknik Tegal SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Health Literacy and Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Ulil Albab APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN EFEKTIVITAS METODE TELL-SHOW-DO DAN TERAPI OKUPASI DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA PENYANDANG RETARDASI MENTAL DI PONOROGO Yuha Agistha Faza; Riska Ratnawati; Avicena Sakufa Marsanti; Zaenal Abidin
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 2 No 6: Nopember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v2i6.939

Abstract

Kelompok masyarakat penyandang retardasi mental rentan memiliki keterbatasan perilakuikap terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan perilaku para penyandang retardasi mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas metode tell-show-do dan terapi okupasi terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada penyandang retardasi mental di Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi-experimental dengan desain two group pre-post test design. Populasi berjumlah 26 orang penyandang retardasi mental di Rumah Harapan, Desa Karangpatihan, Kabupaten Ponorogo. Sampel berjumlah 25 orang, 13 orang pada kelompok metode tell-show-do dan 12 orang pada kelompok terapi okupasi. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian ini: (1) Ada perbedaan perilaku dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 sebelum dan setelah dilakukan metode tell-show-do, (2) Ada perbedaan perilaku dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 sebelum dan setelah dilakukan terapi okupasi, (3) Tidak ada perbedaan efektivitas metode tell-show-do dan terapi okupasi terhadap perilaku dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19. Diharapkan pengelola Rumah Harapan Desa Karangpatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada para penyandang retardasi mental menggunakan metode tell-show-do dan terapi okupasi.
Factors Affecting Smoker Visits In Upaya Berhenti Merokok Clinics Avicena Sakufa Marsanti; Woro Dyah Ayu; Riska Ratnawati
Jurnal Kesehatan Prima Vol 16, No 1 (2022): FEBRUARY
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkp.v16i1.686

Abstract

Upaya Berhenti Merokok Clinic is one of program from public health center which given from government. This clinic contains the smoke-free area and to help smokers who want to quit smoking. The objectives of this analyzing factor that influence the smoker visits in Upaya Berhenti Merokok clinics.In this research, the researcher uses descriptive quantitative research as approach. The method of research is analytical survey while the type of research is cross sectional. Total population of 187 people and using a sample of 126 people.The result of chi-square test shows that was a significant correlation between independet variable was knowledge (p-value = 0,003), intention (p-value = 0,001), attitude (p-value = 0,002), self-motivation (p-value = 0,010), and family support (p-value = 0,014) on smoker visits. And the results of the regressi logistic test most influential variables which are knowledge (p-value = 0.061), attitude (p-value of 0.060), self-motivation (p-value = 0,0153).The most influential variable was attitude with a result of 3,713 meaning that the attitude variable which are the most influential on smokers visit. From this study, the researcher concluded  that the great effect on active smoker who visited on Upaya Berhenti Merokok clinics at Tawangrejo primary health center was attitude.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO KEJADIAN PENYAKIT KUSTA (MORBUS HANSEN) Riska Ratnawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.895 KB)

Abstract

Pendahuluan : Kusta merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh bakteri kusta (Mycobacterium leprae ) yang menyerang syaraf tepi, kulit dan jaringan tubuh lainnya kecuali susunan saraf pusat. Kusta tipe Multi Basiler (MB) merupakan sumber utama penularan penyakit kusta, namun cara penularan yang pasti belum diketahui. Indonesia hingga saat ini merupakan salah satu negara dengan beban penyakit kusta yang tinggi. Pada tahun 2013, Indonesia menempati urutan ketiga di dunia setelah India dan Brazil. Tahun 2013, Indonesia memiliki jumlah kasus kusta baru sebanyak 16.856 kasus dan jumlah kecacatan tingkat 2 di antara penderita baru sebanyak 9,86%. Banyaknya kasus kusta di daerah endemik yang terjadi tanpa adanya kontak langsung dengan penderita kusta memungkinkan adanya sumber penularan di luar manusia seperti lingkungan dan hewan yang dapat menyebabkan kejadian kusta. Faktor geografi, etnik atau suku dan sosial ekonomi (pendidikan dan pekerjaan ) diduga dapat mempengaruhi kejadian kusta. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan resiko kejadian penyakit kusta (Morbus Hansen) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Metode : Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2016 menggunakan rancang bangun penelitian case control study. Lokasi penelitian di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita kusta yang terdaftar dalam anggota Paguyuban Budi Utomo di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bringin Kabupaten Ngawi tahun 2015. Jumlah populasi kelompok kasus sebesar 18 orang, sedangkan populasi kelompok kontrol sebesar 36 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini pada kelompok kasus 18 penderita (Total Populasi)dan sampel kelompok kontrol sama besar jumlahnya dengan kelompok kasus dengan perbandingan 1:2. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square . Hasil : Variabel yang merupakan faktor risiko penyakit kusta adalah kondisi sanitasi rumah meliputi kondisi dinding rumah, kondisi lantai rumah, jamban sehat dan karakteristik masyarakat meliputi pendidikan dan riwayat kontak . Rekomendasi : perlu meningkatkan penemuan penderita baru secara aktif dengan cara lebih mengoptimalkan program survey kontak, RVS (Rapid Village Survey) dan mengaktifkan kembali paguyuban dan kader kusta. Kata Kunci : Resiko-penyakit kusta
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT DBD riska ratnawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.069 KB)

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Jumlah penderita dan luas daerah penyebarannya semakin bertambah seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk. Desa Jatisari merupakan salah satu desa di wilayah Puskesmas Geger Kabupaten merupakan daerah endemis DBD setiap tahunnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Desember 2015 menggunakan rancang bangun penelitian case control study. Lokasi penelitian di Di Desa Jatisari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Jumlah sampel 329. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sedangkan variabel terikatnya Perilaku Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Analisis data menggunakan uji chi square. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit DBD adalah umur dan pengetahuan responden. Faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit DBD adalah pendidikan, pekerjaan dan penghasilan. Dari hasil penelitian disarankan perlu peningkatan kegiatan PSN DBD di lingkungan masyarakat.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA SKIZOFRENIA riska ratnawati ratnawati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.545 KB)

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu penyakit gangguan jiwa serius yang mengakibatkan perilaku psikotik kesulitan dalam memproses informasi, hubungan interpersonal, serta memecahkan masalah. Penderita Skizofrenia yang tidak berobat secara teratur bisa mengalami mengalami kekambuhan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga September 2016 menggunakan rancang bangun penelitian case control study. Lokasi penelitian di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kaibon Madiun. Jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi pada bulan Januari-Mei 2016 sebanyak 40 penderita. Variabel dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga sebagai variabel bebas dan tingkat kepatuhan berobat sebagai variabel terikat. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan berobat penderita skizofrenia dalam menjalani pengobatan. Kata Kunci: Dukungan keluarga, kepatuhan berobat-penderita skizofrenia
Hubungan Obesitas dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Puskesmas Kendal Kabupaten Ngawi Eni Suwinawati; Hanifah Ardiani; Riska Ratnawati
Journal of Health Science and Prevention Vol. 4 No. 2 (2020): JHSP Vol 4 No 2 - 2020
Publisher : State Islamic University of Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jhsp.v4i2.388

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit diabetes yang disebabkan karena sel-sel tubuh tidak merespon insulin yang dilepaskan pankreas. Prevalensi DM di Indonesia tahun 2018 sebanyak 8,5 % dan tahun 2015 sebanyak 17,9 juta orang yang berisiko. Prevalensi DM Kabupaten Ngawi tahun 2018 sebesar 6,9 % dimana penderita DM tipe 2 mengalami kenaikan selama tiga tahun berturut-turut, terbukti tahun 2016 sebanyak 38.159, tahun 2017 sebanyak 43.279, dan tahun 2018 sebanyak 57.085 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kejadian DM tipe 2 di posbindu PTM Puskesmas Kendal Kabupaten Ngawi. Jenis penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol. Populasi studi adalah seluruh peserta posbindu tahun 2019. Jumlah sampel sebanyak 74 responden dengan 37 responden kelompok kasus dan 37 responden kelompok kontrol. Metode yang digunakan adalah Simple Random Sampling dengan analisis Uji Chi square. Variabel yang terbukti berhubungan dengan kejadian DM tipe 2 di posbindu PTM Puskesmas Kendal Kabupaten Ngawi adalah obesitas IMT p=0,014 (OR=3,826; 95%CI=1,388-10,548), obesitas sentral p=0,020 (OR=3,423; 95%CI=1,315-8,909). Dari hasil penelitian, penderita DM tipe 2 diharapkan melakukan perilaku kesehatan seperti menerapkan gaya hidup sehat seperti mengontrol kadar gula darah, aktivitas fisik yang cukup, dan menjaga pola makan.
Knowledge and Anxiety Levels about the Spread of Covid-19 Cases in the Community in Patihan Village, Madiun City Vena Agustin Pravitasari; Riska Ratnawati
Journal of Health Science and Prevention Vol. 5 No. 2 (2021): JHSP Vol 5 No 2 - 2021
Publisher : State Islamic University of Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jhsp.v5i2.592

Abstract

Coronavirus is a disease that can cause respiratory tract infections. The addition of cases that are increasing every day makes people more worried about their health. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and the level of anxiety about the spread of Covid-19 cases in Patihan Village, Madiun City. The researcher used quantitative research with observational survey method with cross sectional approach. In analyzing the data, the researcher used univariate analysis as a frequency measurement tool and bivariate analysis used Kendall's tau-b test statistics. The population in the study was 1373 families, the sample was 32 families. The method used is purposive sampling. The results of the bivariate test showed that there was a significant relationship between the independent variable and the dependent variable, which obtained a value (Sig. = 0.034). The level of knowledge is sufficient to have a moderate level of anxiety as many as 5 respondents (55.5%), the level of knowledge is sufficient with a level of severe anxiety as many as 4 respondents (44.5%), while the level of knowledge is good with a moderate level of anxiety as many as 4 respondents (17.4% ), and the level of knowledge is good with the level of severe anxiety as many as 19 respondents (82.6%). There is a significant relationship between knowledge and the level of anxiety about the spread of Covid-19 cases in the community in Patihan Village, Madiun City. Suggestions for further researchers can conduct qualitative research methods with a case control approach on respondents who have comorbidities.
Peran Kampung Tangguh Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Covid-19 Di Dusun Kalisoko Desa Rejuno Riska Ratnawati; Retno Widiarini; Amelia Ni’matul Fajrianti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.138

Abstract

Menurut WHO kasus Covid-19 secara global sebanyak 4.170.424 kasus dengan kasus kematian sebanyak 287.399 kasus. Sedangkan untuk data Kabupaten Ngawi terdapat 930 orang yang positif Covid-19 dan Fatality Rate 6,45% per tanggal 22 Januari 2020. Metode yang digunakan dalam menganalisis masalah yang ada di Dusun Kalisoko Desa Rejuno yaitu dengan tahapan Community Diagnosis. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi tentang kampung tangguh dan edukasi tentang 3M yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan Covid-19. Dari hasil survey ditemukan bahwa terdapat masalah terkait Covid-19. Dilihat dari matrik USG untuk prioritas masalah, ditemukan 2 prioritas utama yaitu Sosialisasi tentang kampung tangguh dan edukasi tentang 3M. 
THE IMPACT OF MEDIA PROMOTION IN PUBLIC HEALTH TOWARDS SOCIETY’S STIGMA ON HIV/AIDS SURVIVORS AT KRAJAN SUB – VILLAGE, BANJARSARI WETAN VILLAGE, DAGANGAN DISTRICT, MADIUN REGENCY Muhammad Anwarul 'Izzat; Riska Ratnawati; Avicena Sakufa Marsanti
Jurnal Delima Harapan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v8i1.115

Abstract

The 2018 national prevalence of HIV/AIDSwas 301.959 cases. The 2016 East Java had an HIV/AIDS prevalence was 6.315 cases,the prevalence of HIV/AIDS in Madiun of 2002-2009 amounted to 343 cases. The prevalence in Dagangan was 46 cases. The HIV/AIDS cases in Dagangan was small, but peoples stigma on HIV/AIDS fall in high category, one in the BanjarsariWetan village. Therefore, the purpose of this studied to identify the impact of Public Health Promotion had on peoples stigma in HIV/AIDS sufferers. The kind of this research used experimental methods of epidemiology, and used pre-experimental design (one group pretest and posttest design). The population of this studied about 1,326 people and the numbers of samples were 171 respondents. The results of pre-test and post -test studies, means 96 respondents have dropped the stigma on HIV/AIDS sufferers from pre test to posttest scores. The result of the ties' value was 59, so there is a similar value between the pre test and the post test for those who develop the stigma on HIV/AIDS. Based on wilcoxon's test analysis, the value of p=0,000 can be concluded that a significant impact can be noted between the stigma on society's intervention and the promotion of health care for those with HIV/AIDS in pre-test and post-test values. Increased tools and information infrastructure to increase public knowledge about HIV/AIDS are urgently needed.
Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Posbindu PTM pada Masa Pandemi COVID-19 Karina Nur Ramadhanintyas; Hana Widya Kiranti; Riska Ratnawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i01.1046

Abstract

Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikembangkan oleh Pemerintah untuk penanggulangan penyakit tidak menular yang bertujuan mengontrol dan menjaga kesehatan yang mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif. Jumlah kunjungan pada Posbindu PTM di Desa Cepoko pada tahun 2020 masih rendah dibandingkan dengan desa yang lain di Kecamatan Panekan yaitu sebesar 7,1% dan pada masa pandemi COVID-19 terdapat penurunan sebesar 2%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kunjungan Posbindu PTM pada masa pandemi COVID-19 di Desa Cepoko Panekan Magetan. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Analisis data menggunakan uji regresi logistik. Populasi pada penelitian ini yaitu masyarakat Desa Cepoko Panekan yang berkunjung ke Posbindu PTM berusia produktif 15-45 tahun dengan jumlah 198, sampel yang berjumlah 133 orang. Hasil uji regresi logistik didapatkan hasil ada pengaruh antara pengetahuan (Pv=0,007; B=2,719), sikap (Pv=0,048; B=2,094) dan peran kader (Pv=0,007; B=2,773) terhadap kunjungan Posbindu PTM pada masa pandemi COVID-19 di Desa Cepoko Panekan Magetan. Saran untuk peneliti selanjutnya saat masyarakat menjawab kuesioner tentang jumlah kunjungan diharapkan membawa buku absensi kehadiran Posbindu PTM untuk mencocokan jumlah kunjungan masyarakat di Posbindu PTM.
Co-Authors Aan Herwin Astutik Adelia Kusuma Prasetiyo Putri Adhitya, Ellen Tiara Adinda Wahyu Permatasari Afifah Nur Damaltara Ahmad Rifki Rivaldi Ajeng Setyaning Tyas Aldi Candra Agus Widodo Alfiyah Wahyu Ningtias Amelia Ni’matul Fajrianti Andini, Anggie Nur Angela Yoke Al Majid Apono, Anastasya Trivena Shevalin Apriliani , Eltigeka Devi Aris Hartono Armadlani Nurmala Asasi Villasari Aswari, Nanda Ajeng Aviceana Sakufa Marsanti Avicena Sakufa Marsanti Avicena Sakufa Marsanti Avicena Sakufa Marsanti Avicena Sakufa Marsanti D, Afifah Nur Damayanti, Difa Meysa David Wahyu Saputra Davina Alya Diaswati, Mellina Sukma Diza Arfrida Puspitasari Dyah Ayu Gayatri Eddy Warsito Edy Bachrun Edy Bachrun Egyi Dian Setyaji Eka Lestari Widyaningrum Ellen Tiara Adhitya Eni Suwinawati Eny Qurniyawati Ervina Maret Sulistiyaningrum Ervina Maret Sulistiyaningrum, Ervina Maret Evy Meilasari Fannesa Maya Kusumaningrum Kusumaningrum Farra Mei Aryani Febriana, Sherlyn Firani, Irma Mulatul Fu’adah, Neyla Nour Gita Permata Sari Hana Widya Kiranti Hanifah Ardiani Haninda Ruwaidah Hidayatul Mar’atush Sholihah Ike Cantika Sari Indrasena, Bangkit Intan Ariani Intan Puspitasari Intan Septyaningrum Izzah, Aiskha Nurul Jatayu Nur Ramadhani Karina Nur Ramadhanintyas Karina Nur Ramadhanintyas Kholifa Dwi Wahyuningtyas Kunawati Tungga Dewi Kurnia Dava Dewantara kurniasih, erwin Lasenta Adriyana Laurensia Nofti Navlasari Lutfiah, Nabilla Fitriq Lailattul Mahardika, Vinda Maqfiroh, Sholikatul Marsanti, Avicena Sakufa Maya Purwaningtyas Meilasari, Evy Meli Oktaviana Melisa Cahyaning Putri Muhammad Anwarul 'Izzat Muslikhah, Rinti Fatimmatul Nabilatun Nazhifah, Silvia Nisrina Nurkharima Novi Paramitasari MS novia artika Nur Fitriana, Alifta Nur R, Karina Nusaibah Radjab Oktaviana, Melli Pangestu Prabawati Pipid Ari Wibowo Prabawati, Pangestu Prasetiya, Eliyan Prayitno, Suhadi Puspita Cahya Ningrum Puspita, Sylvia Putra, RFX. Premihadi Putri, Annisa Wiratna Putri, Novita Dwi Rahma Putri, Rahadian Reza Sutopo Putri, Sandra Febby Eka Rahadian Reza Sutopo Putri Rahmaanjali, Anggit Lukyta Rahmawati Raising Rahmawati, Ayu Dwi Ramadhanintyas, Karina Nur Reky Galih Perwira Rela Hastuti Retno Widiarini Retno Widiarini Retno Widiarini Rinti Fatimmatul Muslikhah Rochmanita Sandya Afindaningrum Rozaq Dwi Albiyona Sa'adah, Kharisma Nur Salsa Putri Azzahra Sari, Alvyani Novita Sholikatul Maqfiroh Siska Meilinda Siska Putri Adelia Siti Luluk Khamidahtun Ni'mah Sri Suhartiningsih Suhadi Prayitno Suhadi Prayitno Suhud, Mutiara Azahro Putri Suryawati, Ica Mida Susilowati Tri Astuti, Dian Septyana Utami, Yeni Utami, Yeni Valentina, Ayunda Hapsari Vena Agustin Pravitasari Wahyuningtyas, Kholifa Dwi Wibowo, Pipid Ari Wida Rahma Arwiyantasari Widianto, Heru Widiarini, Retno Woro Dyah Ayu Wulandari, Anis Eka Yessa Anjelina Alfi Isnaini Yuha Agistha Faza Zaenal Abidin Zaenal Abidin