Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Psycho Idea

Stres Kerja Pada Guru Selama Pandemic Covid-19 Akhmad Fauzan; Herdian Herdian; Totok Haryanto
Psycho Idea Vol 20, No 1 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.992 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v20i1.12764

Abstract

Pandemi COVID-19 masih dirasakan dampaknya hingga saat ini. Penelitian sebelumnya banyak melaporkan bahwa stres menjadi dampak yang umum terjadi. Lebih spesifik, Stres  kerja terjadi pada guru karena perubahan pada sistem pembelajaran online selama pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana stres kerja guru selama pandemi COVID-19. Partisipan  dalam penelitian ini yaitu 98 guru yang bekerja dalam sistem pembelajaran online. pengumpulan data menggunakan google form karena saat penelitian dilakukan, pemberlakuan  physical distancing masih diberlakukan di Indonesia. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala stres kerja dengan analisis data dekriptif kategorisasi dan crosstab. Hasil penelitian menunjukan bahwa stres kerja guru selama pandemi COVID-19 didominasi kategori sedang dan tinggi. Hasil tabulasi data menemukan perbedaan terkait kategori pada data demografi jenis kelamin. Selain itu ditemukan pula perbedaan terkait kategori pada rentang usia. Pemaparan kategorisasi dan implikasi penelitian ini dibahas secara rinci.
BENTUK PERILAKU SIBLING RIVALRY PADA ANAK KEMBAR BERDASARKAN PENGASUHAN ORANGTUA Herdian Herdian; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 12, No 2 (2014): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.803 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v12i2.1543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk perilaku sibling rivalry pada anak kembar berdasarkan pengasuhan orangtua yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang pengambilan datanya menggunakan wawancara serta observasi.Subjek penelitiannya adalah 4 pasang anak kembar dan 8 orang terdekat dengan subjek.Validitas data menggunakan teknik triangulasi data dengan sumber, yang berarti membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat berbeda.Analisis data dilakukan dengan bentuk interaktif.Temuan penelitiannya adalah, perilaku sibling rivalry terjadi karena perlakuan orangtua yang berbeda pada masing-masing anak kembar, selain itu dikarenakan cara orangtua dalam memperlakukan anak dalam menangani konflik yang terjadi pada anak kembar. Terdapat dua subjek yang mendapatkan perlakuan yang berbeda ketika berkelahi yaitu dengan membela salah satu anak kembar dikarenakan posisinya sebagai adik.Perlakuan yang berbeda lainnya terlihat pada salah satu subjek yaitu dengan memberikan uang saku yang berbeda. Penyebab sibling rivalry pada anak kembar lainnya hanya disebabkan oleh rebutan barang, baju yang tertukar serta pemberian barang oleh lingkungan sosial yang masing-masing subjek tidak mendapatkan barang yang sama. Bentuk perilaku sibling rivalry yangterjadi terbagi menjadi tiga aspek yaitu fisik, psikis, dan sosial.Aspek fisik bentuk perilakunya yaitu memukul, menendang, mencakar, menjambak, mencubit, dan meninju tembok.Aspek psikis bentuk perilakunya yaitu menangis, cemburu, rewel, iri, sebal, marah, dan usaha mencari perhatian dengan bersandar ke ibu serta berhias.Aspek sosial bentuk perilakunya yaitu mengganggu, mengejek dan bertengkar.Dari hasil tersebut dapat dikategorikan berdasarkan jenis kelamin, laki-laki yaitu meninju tembok, sedangkan perempuan menjambak, mencubit, usaha untuk mencari perhatian dengan bersandar ke ibu serta berhias. Kata kunci : Sibling Rivalry, Pengasuhan, Anak Kembar.
Apakah Calon Pendidik Melakukan Ketidakjujuran Saat Ujian Mid Semester? Herdian Herdian
Psycho Idea Vol 15, No 1 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1556.065 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk ketidakjujuran akademik pada calon pendidik PAUD saat mengerjakan ujian MID semester. Partisipan dalam penelitian ini yaitu 42 mahasiswa semester 3, 5, dan 7 pada program studi PG PAUD di Universitas X di Purwokerto.Alat pengumpulan data menggunakankuesioner Vignetteyang digunakan merupakan adaptasi dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Lestari dan Asyanti (2015.Analisis data menggunakan content analysis.Hasil penelitian membuktikan bahwa bentuk perilaku tidakjujur terbanyak yang dilakukan oleh mahasiswa pada saat kesulitan mengerjakan ujian mid semester yaitu bertanya/ meminta jawaban dan mencontek..Tujuan pada situasi kesulitan mengerjakan yaitu agar dapat menyelesaikan, terpancing untuk mengingat materi, sulit mengerjakan, nilai baik, dan menjabarkan jawaban.Sedangkan bentuk perilaku tidakjujur saat melihat teman-teman mencontek didominasi oleh hasil ikut teman mencontek, selebihnya bertanya pada teman, dan browsing internet. Tujuan pada situasi melihat teman mencontek yaitu agar soal terjawab semua, dapat menyelesaikan soal, agar adil (ikut teman mencontek), bertanya pada teman terkadang salah (membuka catatan), nilai bagus, dan dapat jawaban yang berbeda.Kata Kunci :Calon pendidik, Kejujuran, Ketidakjujuran akademik
Kebahagiaan pada Pendakwah Muslim Itsna Nurrahma Mildaeni; Herdian Herdian
Psycho Idea Vol 19, No 2 (2021): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.404 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v19i2.11137

Abstract

Islam sebagai agama mayoritas masyarakat Indonesia memiliki nilai-nilai yang dianut oleh seorang muslim yang mempengaruhi konsep dan cara pandang dalam memandang kehidupan termasuk terhadap kebahagiaan. Penelitian ini bertujuan menganalisa faktor-faktor yang menentukan kebahagiaan seorang muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan metode survei dengan kuesioner terbuka (open ended questionnaire). Partisipan penelitian adalah 40 orang muslim yang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Hasil penelitian menemukan kebahagiaan pada muslim berkaitan dengan keluarga (55%), hubungan sosial (18%), rezeki (10%), konsep  spiritualitas dan religiusitas (18%). Penelitian membuktikan bahwa kebahagiaan seorang muslim meliputi unsur fisik, psikis, sosial, dan spiritual dan religiusitas. Implikasi dan pembahasan didiskusikan.