Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Biogas dari Limbah Rumah Tangga pada Komunitas Ibu PKK di Kota Lhokseumawe Malasyi, Syibral; Fauzan, M.; Mukhlis, Mukhlis; Sarana, David; Mudi, Teuku; Fasdarsyah, Fasdarsyah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 4 Nomor 1 Februari 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v4i1.1998

Abstract

Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah rumah tangga yang terus meningkat seiring pertumbuhan populasi. Limbah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik berkontribusi pada polusi lingkungan dan masalah kesehatan. Komunitas ibu PKK di kota ini memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam mengelola limbah rumah tangga dan memanfaatkan energi alternatif seperti biogas. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelatihan pembuatan biogas dari limbah rumah tangga untuk ibu-ibu PKK di Lhokseumawe. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi biogas, yang dapat digunakan sebagai sumber energi ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dalam seluruh tahapan pelatihan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan memiliki pemahaman yang baik tentang konsep dan teknik pembuatan biogas, serta mampu menerapkannya di rumah masing-masing. Sebanyak 75% peserta berhasil memanfaatkan biogas, dengan manfaat ekonomi dan lingkungan yang signifikan, seperti pengurangan biaya energi dan penurunan emisi gas rumah kaca. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas Lhokseumawe, meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kesehatan lingkungan.
Analisis Beban Gempa Pada Gedung A1 Pemondokan Upt. Asrama Haji Embarkasi Aceh Dengan Metode Statik Ekivalen (SNI 1726-2019) Ferry Farhany; Munirul Hady; Bunyamin; David Sarana
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v2i2.497

Abstract

Bangunan gedung dituntut mampu bertahan dalam menahan beban yang terjadi dan dapat memberikan kenyamanan kepada penghuninya sesuai dengan yang direncanakan. Objek penelitian ini adalah Bangunan Gedung A1 Pemondokan Asrama Haji Embarkasi Aceh yang terletak di Jalan Teuku Nyak Arif, Kecamatan Kuta Alam. Tujuan penelitian ini melihat kukuatan struktur gedung merespon gaya gempa, berdasarkan data gempa Simeulue I dengan magnitudo 8,3 SR. Tinjauan penelitian ini berupa deformasi, displacement dan simpangan antar tingkat. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana ketahanan struktur gedung. Penelitian ini menggunakan metode Statik Ekivalen dengan pengolahan datanya menggunakan software ETABS v20. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kekuatan geser dasar akibat beban gempa sebesar 2,47x10-6 kN untuk arah x dan 2302,1099 kN untuk arah y. Perpindahan lateral maksimum terbesar yaitu 0.056 mm untuk arah x dan 4.302 mm untuk arah y, sehingga menyebabkan interstory drift dari setiap kombinasi pembebanan struktur bangunan ini masih dalam batas yang diizinkan oleh standar bangunan tahan gempa (SNI 1726:2019)
Evaluation Study Of Sign And Mark Placement On Road Geometrics In Lhokseumawe City (Case Study Of Merdeka Road, Lhoseumawe City) Erlita Erlita; David Sarana; Lis Ayu Widari; Yovi Chandra; Nura Usrina; Julsena Julsena; Ulfa Zahra Gultom
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The road section Merdeka is a city road section that is a secondary road in the city, with a fairly good road surface condition with asphalt paving and most of this road still has many trees on the right and left sides of the road. The purpose of this study was to determine the amount of road equipment needed as a monitoring tool for the implementation of traffic management and engineering in the context of road safety. The analysis method used is qualitative and constitutive descriptive analysis. The type of research conducted is a combination of surveys and direct field observations as well as literature (library) related to the placement of signs and markings in accordance with urban road traffic standards. This study was conducted on the road section Merdeka with the consideration that the road section has a fairly high traffic density. Traffic signs are needed on this road segment as many as 158 units consisting of 34 command signs, 49 guide signs, 32 warning signs, and 43 prohibition signs.
Analisis Daya Dukung Tanah Dan Penurunan Pondasi Tiang Pancang Pada Pembangunan Rumah Sakit Arija, Marsal; Abdullah, Zulfhazli; Nanda, Syariaf Asria; Fithra, Herman; Sarana, David; Ariyono, Nabila Attarin; Ruslan, Ruslan
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 8, No 1 (2026): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v8i1.306

Abstract

AbstractFoundations play a critical role in safely transferring structural loads to supporting soil layers. This study aims to evaluate the axial bearing capacity and settlement of pile foundations under both single-pile and pile-group conditions by comparing the Meyerhof method, the Reese Wright method, and numerical analysis using PLAXIS 2D. The analysis is based on Standard Penetration Test (SPT) data and pile foundation design drawings. The results indicate significant variations among the applied methods. The axial bearing capacity of a single pile is estimated at 441.67 tons using the Meyerhof method, 111.669 tons using the Reese Wright method, and 110.64 tons using PLAXIS 2D. The pile group efficiency is calculated as 0.83 using the Converse–Labarre method and 0.727 using the Los Angeles Group method. Meanwhile, the bearing capacity of pile groups is determined to be 293.40 tons, 74.141 tons, and 167.68 tons using the Meyerhof, Reese Wright, and PLAXIS 2D approaches, respectively. The settlement analysis yields values of 25.3 mm using the Vesic method and 37.7 mm from numerical simulation, both of which are within allowable limits according to SNI standards. These findings indicate that the Reese Wright method provides results closer to numerical analysis, making it more representative for foundation design under similar soil conditions.Keywords:Bearing capacity; Meyerhof method; Plaxis; Pile; Standard penetration test. AbstrakPondasi berfungsi sebagai elemen struktur yang menyalurkan beban bangunan ke tanah pendukung secara aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya dukung aksial dan penurunan pondasi tiang pancang pada kondisi tiang tunggal dan kelompok dengan membandingkan metode Meyerhof, Reese Wright, serta analisis numerik menggunakan PLAXIS 2D. Data yang digunakan berupa hasil Standard Penetration Test (SPT) dan gambar rencana pondasi. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan antar metode. Daya dukung tiang tunggal diperoleh sebesar 441,67 ton dengan metode Meyerhof, 111,669 ton dengan metode Reese Wright, dan 110,64 ton dari PLAXIS 2D. Efisiensi kelompok tiang sebesar 0,83 dengan metode Converse–Labarre dan 0,727 dengan metode Los Angeles Group. Daya dukung kelompok tiang masing-masing sebesar 293,40 ton, 74,141 ton, dan 167,68 ton untuk metode Meyerhof, Reese Wright, dan PLAXIS 2D. Penurunan pondasi sebesar 25,3 mm (Vesic) dan 37,7 mm (PLAXIS 2D), yang masih memenuhi batas aman SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Reese Wright memberikan estimasi yang lebih mendekati hasil numerik, sehingga lebih representatif untuk perencanaan pondasi pada kondisi tanah serupa. Kata Kunci: Daya dukung; Metode Meyerhof; Plaxis; Standard penetration test; Tiang pancang.
Pemodelan Dampak Perubahan Iklim terhadap Pergerakan dan Dinamika Garis Pantai di Susoh, Aceh Teuku Mudi Hafli; Fasdarsyah Fasdarsyah; Syibral Malasyi; David Sarana; Mukhlis Mukhlis; Muhammad Fauzan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1357

Abstract

Abstrak   Wilayah pesisir memiliki potensi besar bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologi, namun pemanfaatannya masih terbatas dan menghadapi tekanan lingkungan yang meningkat. Di Provinsi Aceh, kawasan pesisir semakin rentan akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia yang memicu kenaikan muka air laut, peningkatan frekuensi badai, abrasi, serta banjir rob. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Pantai Susoh di Kabupaten Aceh Barat Daya yang memiliki fungsi penting sebagai kawasan wisata dan religius. Namun, abrasi terjadi hampir setiap tahun dan pada Oktober 2023 gelombang pasang akibat anomali iklim merusak lebih dari selusin rumah penduduk. Kondisi ini diperparah oleh banjir rob yang dipengaruhi penurunan muka tanah pasca gempa 2004. Penelitian ini menggunakan pemodelan numerik dengan metode morphological scale factor (morfac) untuk menganalisis kondisi eksisting dan memprediksi dinamika morfologi pantai jangka panjang. Hasil simulasi menunjukkan tren erosi berkelanjutan hingga 50 tahun mendatang dengan kemunduran garis pantai rata-rata ±200,19 m. Oleh karena itu, strategi mitigasi berbasis struktur pantai dan rehabilitasi ekosistem diperlukan untuk mengurangi risiko abrasi dan mendukung pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.   Kata kunci: erosi pantai, mitigasi pesisir, morfac, pemodelan numerik, perubahan iklim   Abstrack   Coastal areas have significant potential for economic, social, and ecological development; however, their utilization remains limited and increasingly pressured by environmental changes. In Aceh Province, coastal regions are becoming more vulnerable due to climate change and human activities that contribute to sea level rise, increased storm frequency, coastal erosion, and tidal flooding. One of the affected areas is Susoh Beach in Southwest Aceh Regency, which plays an important role as a tourism and religious area. However, coastal erosion occurs almost every year, and in October 2023 storm surges triggered by climate anomalies damaged more than a dozen houses. This condition is further exacerbated by tidal flooding influenced by land subsidence following the 2004 earthquake. This study employs numerical modeling using the morphological scale factor (morfac) method to analyze existing conditions and predict long-term coastal morphological dynamics. The simulation results indicate a continuous erosion trend over the next 50 years, with an average shoreline retreat of approximately ±200.19 m. Therefore, mitigation strategies based on coastal protection structures and ecosystem rehabilitation are necessary to reduce erosion risk and support sustainable coastal management.   Keywords: Coastal erosion, coastal mitigation, morfac, numerical modeling, climate change