Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RPP BERBASIS TPACK DI SDN GADING KULON 2 KABUPATEN MALANG Ulum, Bahrul; Arifin, Bustanol
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.162-168

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SDN Gadingkulon 2 dalam menyusun RPP 1 halaman berbasis TPACK. Kegiatan pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK menawarkan empat metoe pelaksanan  melalui kegiatan berikut: 1) Focus Group Discussion (FGD) , 2) Pelatihan penyusunan RPP berbasis TPACK. 3) Pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK, 4) Refleksi dan tindak lanjut. Pelaksanaan pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK ini dilaksanakan secara luring. Pelaksanaan luring didasarkan pada kebijakan pemeberlakuan kehidupan new normal setelah dibukanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) ditengah kondisi pandemik covid 19 yang terjadi di Indonesia. Proses penyampaian materi pendampingan secara luring di awali dengan brainstorming. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang TPACK termasuk framework pengintegrasian teknologi, pedagogi dan konten (materi) beserta komponen-komponen TPACK Pada tahapan akhir Pengabdian dilakukan refleksi dengan mengevaluasi pelaksaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, meskipun secara keseluruhan pelaksanaan berjalan lancar.
Optimizing gross motor skills in elementary school students through the traditional game gobak sodor Arifin, Bustanol; Muzakki, Abdurrohman; Suwandayani, Beti Istanti
Bima Loka: Journal of Physical Education Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bimaloka.v5i2.44995

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the traditional game Gobak Sodor as a medium for developing gross motor skills in elementary school students physical education. The research employed a true experimental pretest–posttest control group design involving 40 children aged 7–9 years from SD Nusantara Jakarta Timur. Participants were randomly assigned to an experimental group, which participated in structured Gobak Sodor sessions twice a week for four weeks, and a control group, which performed conventional physical education activities. The gross motor observation sheet served as the instrument to assess strength, agility, balance, and coordination. Data from pretests and posttests were analyzed using paired sample t-tests and independent sample t-tests via SPSS version 25, with a significance level of 0.05. The results indicated a significant improvement in the experimental group (mean score increased from 15.22 to 76.11) compared with the control group (12.17 to 62.67), with p = 0.003. These findings confirm that Gobak Sodor positively influences gross motor skill enhancement in elementary school students, while also promoting social interaction and cultural appreciation through play-based learning. The study’s limitations include a short intervention period and a relatively small sample size. Future research should involve larger samples and explore other traditional games to enhance generalizability and deepen understanding of culturally grounded physical education strategies.
Pembelajaran Permaian Kinestetik Gobak Sodor untuk Siswa Sekolah Dasar Frendy Aru Fantiro; Bustanol Arifin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 2 (2019): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v3i2.135

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah wadah atau institusi formal yang bertujuan untuk mendidik anak dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari yang belum baik menjadi baik. Proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang dibutuhkan oleh dirinya dan orang orang sekitar. Berikut adalah langkah-Langkah Penelitia: (1) Penelitian dan pengumpulan data (research and information collecting). (2) Perencanaan (planning). (3) Pengembangan draft produk (develop preliminary form of product). (4) Uji coba lapangan awal (preliminary field testing). (5) Merevisi hasil uji coba (main product revition). (6) Uji coba lapangan (main field testing (7) Penyempurnaan produk hasil uji lapangan (operational product revision). (8) Uji pelaksanaan lapangan (operational field testing (9) Penyempurnaan produk akhir (final product revision). (10) Diseminasi dan implementasi (dissemination and implementation). Dari 37 responden hanya 1 siswa (2,70%) yang menjawab tidak mudah pada aspek tingkat kerumitan soal dalam permaian gobag sodor. Selanjutnya, 1 siswa (2,70%) yang menjawab cukup menarik model permainan gobag sodor, cukup paham terhadap konsep materi yang disampaikan melalui model permainan gobag sodor, cukup jelas gambar dan tulisan dalam media permainan gobag sodor, dan cukup jelas soal yang digunakan dalam media permainan gobag sodor.
Blended learning atau full online: Meningkatkan mood dan motivasi siswa selama era new normal Aru Fantiro, Frendy; Arifin, Bustanol; Muzakki, Abdurrohman; Setiawan, Edi
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 8 No 1 (2022): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1640.613 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v8i1.17507

Abstract

The purpose of this study is to improve students' mood state and motivation to learn through blended learning versus full online. This research is quantitative with the use of experimental methods. Participants in this study were students from University of Muhammadiyah Malang (n=42) who take physical education courses. The forty-two participants were allocated to the blended learning group (n=21) and full online group (n=21). The instruments in this study used the mood states and motivation questionnaire. The intervention program was carried out for four weeks with three weekly meetings. The raw data in this study will be analyzed using the SPSS application to find the mean and standard deviation, normality test, and homogeneity test. Independent sample t-test was used to test the difference in pre-test and post-test mood state scores and student motivation. The level of significance used in this study is 0.05. The study results found that there was a significant difference in effect between blended learning and full online and the data proved that blended learning had a better effect than full online. This research contributes to developing a learning system that can be used in the new normal era so that lecturers can create optimal lectures.