Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RPP BERBASIS TPACK DI SDN GADING KULON 2 KABUPATEN MALANG Ulum, Bahrul; Arifin, Bustanol
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.162-168

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SDN Gadingkulon 2 dalam menyusun RPP 1 halaman berbasis TPACK. Kegiatan pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK menawarkan empat metoe pelaksanan  melalui kegiatan berikut: 1) Focus Group Discussion (FGD) , 2) Pelatihan penyusunan RPP berbasis TPACK. 3) Pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK, 4) Refleksi dan tindak lanjut. Pelaksanaan pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK ini dilaksanakan secara luring. Pelaksanaan luring didasarkan pada kebijakan pemeberlakuan kehidupan new normal setelah dibukanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) ditengah kondisi pandemik covid 19 yang terjadi di Indonesia. Proses penyampaian materi pendampingan secara luring di awali dengan brainstorming. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang TPACK termasuk framework pengintegrasian teknologi, pedagogi dan konten (materi) beserta komponen-komponen TPACK Pada tahapan akhir Pengabdian dilakukan refleksi dengan mengevaluasi pelaksaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, meskipun secara keseluruhan pelaksanaan berjalan lancar.
Optimizing gross motor skills in elementary school students through the traditional game gobak sodor Arifin, Bustanol; Muzakki, Abdurrohman; Suwandayani, Beti Istanti
Bima Loka: Journal of Physical Education Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bimaloka.v5i2.44995

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the traditional game Gobak Sodor as a medium for developing gross motor skills in elementary school students physical education. The research employed a true experimental pretest–posttest control group design involving 40 children aged 7–9 years from SD Nusantara Jakarta Timur. Participants were randomly assigned to an experimental group, which participated in structured Gobak Sodor sessions twice a week for four weeks, and a control group, which performed conventional physical education activities. The gross motor observation sheet served as the instrument to assess strength, agility, balance, and coordination. Data from pretests and posttests were analyzed using paired sample t-tests and independent sample t-tests via SPSS version 25, with a significance level of 0.05. The results indicated a significant improvement in the experimental group (mean score increased from 15.22 to 76.11) compared with the control group (12.17 to 62.67), with p = 0.003. These findings confirm that Gobak Sodor positively influences gross motor skill enhancement in elementary school students, while also promoting social interaction and cultural appreciation through play-based learning. The study’s limitations include a short intervention period and a relatively small sample size. Future research should involve larger samples and explore other traditional games to enhance generalizability and deepen understanding of culturally grounded physical education strategies.
Pembelajaran Permaian Kinestetik Gobak Sodor untuk Siswa Sekolah Dasar Frendy Aru Fantiro; Bustanol Arifin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 2 (2019): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v3i2.135

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah wadah atau institusi formal yang bertujuan untuk mendidik anak dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari yang belum baik menjadi baik. Proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang dibutuhkan oleh dirinya dan orang orang sekitar. Berikut adalah langkah-Langkah Penelitia: (1) Penelitian dan pengumpulan data (research and information collecting). (2) Perencanaan (planning). (3) Pengembangan draft produk (develop preliminary form of product). (4) Uji coba lapangan awal (preliminary field testing). (5) Merevisi hasil uji coba (main product revition). (6) Uji coba lapangan (main field testing (7) Penyempurnaan produk hasil uji lapangan (operational product revision). (8) Uji pelaksanaan lapangan (operational field testing (9) Penyempurnaan produk akhir (final product revision). (10) Diseminasi dan implementasi (dissemination and implementation). Dari 37 responden hanya 1 siswa (2,70%) yang menjawab tidak mudah pada aspek tingkat kerumitan soal dalam permaian gobag sodor. Selanjutnya, 1 siswa (2,70%) yang menjawab cukup menarik model permainan gobag sodor, cukup paham terhadap konsep materi yang disampaikan melalui model permainan gobag sodor, cukup jelas gambar dan tulisan dalam media permainan gobag sodor, dan cukup jelas soal yang digunakan dalam media permainan gobag sodor.
Blended learning atau full online: Meningkatkan mood dan motivasi siswa selama era new normal Aru Fantiro, Frendy; Arifin, Bustanol; Muzakki, Abdurrohman; Setiawan, Edi
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 8 No 1 (2022): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1640.613 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v8i1.17507

Abstract

The purpose of this study is to improve students' mood state and motivation to learn through blended learning versus full online. This research is quantitative with the use of experimental methods. Participants in this study were students from University of Muhammadiyah Malang (n=42) who take physical education courses. The forty-two participants were allocated to the blended learning group (n=21) and full online group (n=21). The instruments in this study used the mood states and motivation questionnaire. The intervention program was carried out for four weeks with three weekly meetings. The raw data in this study will be analyzed using the SPSS application to find the mean and standard deviation, normality test, and homogeneity test. Independent sample t-test was used to test the difference in pre-test and post-test mood state scores and student motivation. The level of significance used in this study is 0.05. The study results found that there was a significant difference in effect between blended learning and full online and the data proved that blended learning had a better effect than full online. This research contributes to developing a learning system that can be used in the new normal era so that lecturers can create optimal lectures.
Aplikasi Mobile Interaktif Sebagai Media Pendidikan Jasmani untuk Siswa Sekolah Dasar Abdurrohman, muzakki; Arifin, Bustanol; Wardana, Heru; Juniar Aryanto, Sherif
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2025): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/x4w1yx38

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuat dan menilai aplikasi seluler interaktif untuk siswa sekolah dasar sebagai alat bantu pembelajaran pendidikan jasmani. Tujuan dari perangkat lunak ini adalah untuk membantu siswa memperkuat keterampilan motorik dasar mereka dan meningkatkan minat mereka dalam belajar. Dua bagian diikutsertakan dalam penelitian ini: bagian eksperimen yang menggunakan aplikasi seluler, dan bagian kontrol yang menggunakan metode tradisional. Eksperimen ini memiliki desain pra-tes dan pasca-tes. Dengan nilai p sebesar 0,003, hasil menunjukkan bahwa evaluasi akhir bagian eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada bagian kontrol. Hasil uji homogenitas varians dan normalitas juga menunjukkan bahwa data memenuhi praduga yang diperlukan untuk analisis statistik. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi seluler interaktif dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan jasmani siswa. Di era digital, penelitian ini mendukung penerapan kurikulum berbasis teknologi dan membantu mengintegrasikan teknologi ke dalam pengajaran pendidikan jasmani.
Strategi Komunikasi Dakwah Da’i Hidayatullah dalam Membina Masyarakat Pedesaan Arifin, Bustanol
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 2 No. 2. December (2018): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v2i2.4940

Abstract

This paper aims to determine the da'i Hidayatullah da'wah communication strategy in fostering rural communities which are formulated into three questions as follows: the role of da'i Hidayatullah in raising awareness of rural communities. The diffusion of da'i Hidayatullah's da'wah communication in fostering rural communities and the innovation of da'i Hidayatullah's da'wah communication in fostering rural communities in Cimenyan district, Bandung regency. The research method uses descriptive methods by making the da'i Hidayatullah Bandung district that fosters rural communities as the main source of this research. This type of research is qualitative. The results showed that the Hidayatullah preacher had a role as a change agent by conducting persuasive-informative communication in raising and fostering rural communities in the Cimenyan sub-district, Bandung regency. The diffusion of da'wah communication carried out by Hidayatullah in developing rural communities in the Cimenyan district of Bandung district through activities in the form of majelis ta'lim, grand MBA, training of bina aqidah, qur'an education park (TPA) and mosque youth in which da'wah messages in the form of aqeedah, shari'ah, and morals. Da'i Hidayatullah's innovation in da'wah communication was in the form of implementing an empowerment program which included empowering human resources (HR) and the community economy which was formed through training and recitation activities.Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dakwah da’i Hidayatullah dalam membina masyarakat pedesaan yang dirumuskan menjadi tiga pertanyaan  sebagai berikut: peran da’i Hidayatullah dalam menyadarkan masyarakat pedesaan. Difusi komunikasi dakwah da’i Hidayatullah dalam membina masyarakat pedesaan dan inovasi komunikasi dakwah da’i Hidayatullah dalam membina masyarakat pedesaan di kecamatan Cimenyan kabupaten Bandung. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan menjadikan da’i Hidayatullah kabupaten Bandung yang membina masyarakat pedesaan sebagai sumber utama dalam penelitian ini. Jenis penelitian adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa da’i Hidayatullah berperan sebagai agen perubah dengan melakukan komunikasi persuasif-informatif dalam menyadarkan dan membina masyarakat pedesaan di kecamatan Cimenyan kabupaten Bandung. Difusi komunikasi dakwah yang dilakukan oleh da’i Hidayatullah dalam membina masyarakat pedesaan di kecamatan Cimenyan kabupaten Bandung melalui kegiatan berupa majelis ta’lim, grand MBA, training bina aqidah, taman pendidikan al-qur’an (TPA) dan remaja masjid yang didalamnya disampaikan pesan-pesan dakwah berupa pesan aqidah, syari’ah, dan akhlak. Inovasi komunikasi dakwah yang dilakukan oleh da’i Hidayatullah berupa penyelenggaraan program pemberdayaan yang meliputi pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi masyarakat yang dibentuk melalui kegiatan pelatihan dan pengajian.