Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA SMK NEGERI 1 MANADO Korua, Sally Febriyanti; Kanine, Esrom; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7474

Abstract

Abstract: The bullying behavior is the someone behavior who getting stronger assaulted either physically or verbally to the weaker people. One of the root cause is the parents upbringing pattern. Parenting style is an interaction between parents and children in order to give affections, educate moral value, take care off, child protection, helping children development in physically aspect, physicology, and social. The purpose of this research is to identify parenting style pattern with bullying behavior of 01st Manado Vocational School teenagers. The samples of this research is 48 respondences which consist of students and their parents/representatives by using the purposive sampling method. The used research design is the cross sectional design and collected datas by using questioner sheet and observation sheet. This research result is showing a relationship between the parenting style with bullying behavior of 01st Manado Vocational School teenagers. The recommended solution is giving some elucidations or seminars about bullying behavior and the preventive action. Keyword : parenting style, teenagers, bullying behavior. Abstrak: Perilaku bullying adalah perilaku seseorang yang lebih kuat menyakiti secara fisik maupun secara verbal terhadap orang yang lemah. Salah satu faktor penyebab seorang remaja melakukan perilaku bullying adalah pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua adalah interaksi antara orang tua dan anak dalam memberikan kasih sayang, mengajarkan nilai/norma, memelihara, melindungi anak dan membantu perkembangan anak dalam aspek fisik, psikologis dan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pola asuh orang tua dan perilaku bullying pada remaja SMK Negeri 1 Manado dan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada remaja. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 responden terdiri dari siswa SMK Negeri 1 Manado dan orang tua/wali mereka dengan menggunakan purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional dan data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Hasil Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada remaja siswa SMK Negeri 1 Manado. Saran yaitu dapat diadakan penyuluhan atau seminar tentang perilaku bullying dan penanggulangannya terhadap remaja. Kata Kunci : Pola asuh orang tua, remaja, perilaku bullying.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KONSEP DIRI PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR PROGRAM REGULER DENGAN STRESSOR MENGHADAPI UJIAN SKRIPSI DI UNIVERSITAS SAM RATULANGI FAKULTAS KEDOKTERAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Rantung, Rikky; Bidjuni, Hendro; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8193

Abstract

ABSTRAK: Mekanisme koping merupakan cara yang di lakukan individu dalam menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dari perubahan, serta respon terhadap situasi yang mengancam. Konsep diri merupakan semua ide pikiran, dan kepercayaan dan pendirian yang di ketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain, termasuk persepsi individu akan sifat dan kemampuannya, interaksi dengan orang lain dan lingkungan, nilai-nilai yang berkaitan dengan pengalaman dan obyek, tujuan dan keinginannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran mekanisme koping pada mahasiswa dihubungkan dengan konsep diri pada mahasiswa semester akhir dalam menghadapi ujian skripsi. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan menggunakan porposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 34 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi square di dapatkan nilai p = 0.024 < α = 0,05. Kesimpulan hasil menunjukan adanya hubungan antara mekanisme koping dengan konsep diri pada mahasiswa semester akhir program reguler dengan stressor menghadapi ujian skripsi di Universitas Sam Ratulangi Fakultas Kedokteran Program Studi Ilmu Keperawatan.Kata Kunci : Mekanisme koping, Konsep diri mahasiswa
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEBIASAAN MEROKOK ANAK USIA REMAJA 12 – 17 TAHUN DI DESA KILOMETER TIGA KECAMATAN AMURANG Durandt, Julia Meilany; Bidjuni, Hendro; Ismanto, Amatus Yudi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6800

Abstract

Abstract: Teenagers often termed as growth periodzation, the physical and mental process affects their develop. Then that should be emphasized here is take care of parents. Parents model of take care is one of the most important aspect that helped for modeling the behaviors and characters of a children. Poor of parenting take care in the family will lead to deviant behavior, one with smoke. This research to determine the relationship between parenting methods and teenagers smoking habit 12-17 years old in the Kilometer Tiga Amurang District. This research was a survei analytic cross sectional approach. The study was conducted at the Kilometer Tiga Amurang District in December of 2014. The sample in this research amounted to 56 people. Samples were collected by total sampling (surfeited sample). Data were obtained through questionnaires and direct interviews. Data analysis includes univariate and bivariate analysis using Pearson Chi-square test in SPSS program. Result of statistic test obtained value of p = 0.007 which p -value is smaller than α (0.05), it can be concluded that there are significant relationship between parenting methods and teenagers smoking habit 12-17 years old in Kilometer Tiga Amurang District. Recommendations for further research are expected to examine about relation between parenting methods and teenagers smoking habit , the other factors that can cause teenagers smoking habit. Keywords :Parenting Methods, Smoking Habit. Abstrak: Remaja sering diistilahkan sebagai masa pertumbuhan, proses fisik dan mental sangat mempengaruhi perkembangannya. Maka yang harus ditekankan disini ialah pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua merupakan salah satu aspek terpenting yang turut membentuk perilaku dan karakter seorang anak. Pola asuh yang kurang baik dalam keluarga akan menimbulkan prilaku yang menyimpang, salah satunya dengan merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kebiasaan merokok anak usia remaja 12-17 tahun di Desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang. Metode penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang pada bulan Desember tahun 2014. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang. Sampel diambil menggunakan total sampling (sampel jenuh). Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara langsung. Analisis data dilakukan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Pearson Chi-square pada program SPSS. Hasil penelitian uji statistik diperoleh nilai p = 0,007 yang berarti nilai p lebih kecil dari α (0,05), maka dapat Kesimpulan bahwa ada hubungan bermakna antara pola asuh orang tua dengan kebiasaan merokok remaja usia 12-17 tahun di desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut mengenai faktor lain yang dapat menyebabkan kebiasaan merokok pada remaja. Kata Kunci : Pola Asuh Orang Tua, Kebiasaan Merokok.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN MALARIA DI RUMAH SAKIT SINAR KASIH TENTENA KABUPATEN POSO PROVINSI SULAWESI TENGAH Lario, Jul Stevie Claudia; Bidjuni, Hendro; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.11906

Abstract

Abstract:Malaria is disease causedby protozoan parasites of genus plasmodium. That are transmitted through the bite of the Anopheles and still a community health problem in Indonesia.The objective of this study was to know the relationship characteristics between and behavior of society with the incidence of malaria in Sinar Kasih Tentena Hospital. This research using by cross sectional method.Collecting of Data by using observation and questionnaire as the respondent houses. The sampling method is purposive sampling.Total of sample 62 respondents consists of malaria Plasmodium falciparum and Plasmodium vivax. Univariate analysis using by SPSS and bivariate analysis were processed by chi-square test for probability of 95% (α=0,05). The result showed people's characteristics: age (p=0.349), education (p=0.840), occupation (p=0.145) and social behavior: costum activity outside the home at the night (p=0.003), use mosquito nets habits(p=0.000), use of anti mosquito (p=0.007). Conclusions: there was no relationship between the characteristics of people with incidence of malaria, and  there was a relationship between the behavior of people with malaria incidence. Suggestion: Medical worker be expected for more active in counseling to society around district, then the society itself for more motivated to using mosquito nets habits and protective clothing like jacket or using anti mosquito that used on skin. They have to use it before leaving their home at night. Then, one more important thing is awareness to terminate the mosquitos nests (place to live and multiply).  Key words: Characteristics, Behavior, Malaria  Abstrak: Malaria adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh protozoa genus Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan karakteristik dan perilaku masyarakat dengan kejadian malaria di RS.Sinar Kasih Tentena,Kabupaten Poso. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional. Data diambil dengan observasi dan kuisoner ke rumah responden.metode pengambilan sampel adalah Purposive Sampling. Jumlah sampel penelitian 62 responden yang terdiri atas malaria P.falciparum dan malaria P.vivax. selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan bantuan SPSS untuk dianalisa dengan uji chi-square pada tingkat kemaknaan 95% (α=0.05). Hasil penelitian menunjukan karakteristik masyarakat : Usia (p=0.349), Pendidikan (p=0.840), pekerjaan (p=0,145) dan perilaku masyarakat: kebiasaan beraktifitas diluar  saat malam hari (p=0,003), pemakaian kelambu saat tidur malam hari (p=0,000), penggunaan obat anti nyamuk (p=0,007).  Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara karakteristik masyarakat dengan kejadian malaria, dan terdapat hubungan antara perilaku masyarakat dengan kejadian malaria. Saran : bagi tenaga kesehatan agar dapat menggiatkan penyuluhan dan bagi masyarakat untuk lebih termotivasi memakai kelambu, menggunakan pakaian pelindung seperti jaket atau obat anti nyamuk oles saat keluar rumah pada malam hari dan kesadaran untuk memberantas tempat perkembangbiakan nyamuk. Kata kunci : Karakteristik, Perilaku, Malaria
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN INSOMNIA PADA LANSIA DI BALAI PENYANTUNAN LANJUT USIA SENJA CERAH PANIKI KECAMATAN MAPANGET MANADO Sohat, Fransiska; Bidjuni, Hendro; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5163

Abstract

Abstract : Anxiety is a mental feel disorder, were signed of feared and worried that become worst in the next day. The Anxiety level can be affected from how people response the events that time. Insomnia usually happens to Geriatric periods. Insomnia were caused by emotional disorder and health mental disorder, including anxiety. This research have a purpose to know the relationship of the Anxiety with Insomnia problem on Geriatric periods. By took all sample from population ( surfeited sample ) that is 27 people. This research were using of Survey analitycs and design cross sectional analysis. By the test of chi square in level of significance 95% (α = 0,05). The result of population who has not anxiety problems is 17 respondents , 58,8% respondents has not Insomnia, 41,2% respondents has Insomnia. 10 respondents has a light anxiety but has Insomnia problem with α = 0,003. Conluded in this research is anxiety create disaster idea, fear, worried, discomfort thus making it difficult to start and maintain elderly sleep (insomnia). Action seeking a reduction the anxiety level and insomnia’s elderly is very necessary. Keywords : Elderly’s Anxiety, Insomnia Abstrak : Kecemasan adalah gangguan alam perasaan, ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan. Tingkat kecemasan dipengaruhi oleh koping seseorang dalam menghadapi suatu kejadian. Insomnia disebabkan oleh masalah emosional dan gangguan kesehatan mental, diantaranya kecemasan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan insomnia pada lansia. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan analisa design cross sectional, menggunakan sampel keseluruhan (sampel jenuh) yakni 27 orang, dengan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian responden yang tidak mengalami kecemasan berjumlah 17 orang. 58,8% tidak mengalami insomnia dan 41,2% mengalami insomnia. Sedangkan responden yang mengalami kecemasan ringan berjumlah 10 orang dan semuanya mengalami insomnia, dengan α = 0,003. Kesimpulan dalam penelitian ini ini adalah kecemasan membuat pikiran menjadi kacau, takut, gelisah, tidak nyaman sehingga membuat lansia sulit memulai dan mempertahankan tidur (insomnia) Tindakan mengusahakan pengurangan tingkat kecemasan dan insomnia pada lansia sangat dibutuhkan. Kata Kunci : Kecemasan pada lansia, insomnia.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN PENANGANAN PERTAMA PADA PASIEN KEGAWATAN MUSKULOSKELETAL DI RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO Mawu, Daniel Piter; Bidjuni, Hendro; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12917

Abstract

Abstract: characteristics are the trait of each individual first aid treatment is emergency aid or treatment given to someone injured accurately and quickly. Aim of the study: is to identify the relationship between nurse’s characteristic (age, gender, level of education, years of service) and first aid treatment of musculoskeletal emergency patient. Methods: design of this study using analytic survey with cross sectional approach. The population are all nurses who work at Trauma Emergency Department and Triage Resuscitation Room on Emergency Department in Prof. Dr. D. R. Kandou Manado Hospital and using total sampling technique that involved 47 nurses. The tools that used in this study are questionnaires. Result: analysis was using chi-square test with a significance level of 95% (ɑ = 0,05) shows that the p value is 0.094 for age, p=0.703 for gender, p=1.000 for lever of education, p=0.001 for years of service. Conclusion: there are no relationship between age, gender, level of education with first aid treatment of musculoskeletal emergency patient. There is a relationship between years of service and first aid treatment of musculoskeletal emergency patient at Emergency Department in Prof. Dr. D. R. Kandou Manado Hospital Recommendations: for nurses to pay more attention to the quality of emergency care in first aid treatment. Training program needs to be held to keep the professional service. Keywords: nurse’s characteristic, first aid treatment. Abstrak: Karakteristik adalah ciri-ciri dari setiap individu. Penanganan pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan secara cepat dan tepat. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan karakteristik perawat (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan masa kerja) dengan penanganan pertolongan pertama pada pasien kegawatan muskuloskeletal. Metode: menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh perawat yang ada di instalasi gawat darurat RSUP. Prof. DR. R. D. Kandou Manando di ruangan Triase, Resusitasi dan IRDB. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 47 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: hasil analisis menggunakan chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0.05) didapatkan nilai p=0.094 untuk umur, p=0.703 untuk jenis kelamin, p=1.000 untuk tingkat pendidikan, dan p=0.001 untuk masa kerja. Simpulan: tidak terdapat hubungan antara umur, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan dengan penanganan pertolongan pertama pada pasien kegawatan muskuloskeletal. Terdapat hubungan antara masa kerja dengan penanganan pertolongan pertama pada pasien kegawatan muskuloskeletal di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran: bagi perawat lebih pertahankan kualitas pelayanan kegawatdaruratan dalam penanganan pertolongan pertama. Perlu di adakan program pelatihan penanganan pertolongan pertama agar tetap terajaga pelayanan yang profesional. Kata Kunci : Karakteristik Perawat, Penanganan Pertolongan Pertama
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA KADER POSYANDU BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS ONDONG KABUPATEN SITARO Katuuk, Mario; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.25226

Abstract

Abstract Motivation is a psychological process that reflects the interaction between attitudes, needs, perceptions, and decisions that occur in a person to behave in order to meet perceived needs. Performance of cadres can be seen from the strata Posyandu has been achieved, to improve cadre performance hence the ability of cadres must be developed.Research Purpose to analyze the relationship of motivation with the performance of posyandu cadres under five in the work area of Ondong Puskesmas Sitaro regency. Samples were taken with the technique of sampling saturated, which amounted to 49 people. Design The research used was analytic survey using cross sectional approach and data were collected using questionnaire sheet. The result of chi-square test is obtained p 0.000 or ≤ value α 0.05. Conclusion There is a significant relationship between the motivation with the performance of the cadres of Pasyandu toddlers in the work area of Ondong Health Center of Sitaro.Keywords: Motivation, Performance of Posyandu Toddler CadresAbstrak Motivasi adalah suatu proses psikologi yang mencerminkan interaksi antara sikap, kebutuhan, persepsi, dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang untuk bertingkah laku dalam rangka memenuhi kebutuhan yang dirasakan. Kinerja kader dapat dilihat dari strata Posyandu yang telah dicapai, untuk meningkatkan kinerja kader maka kemampuan kader harus terus dikembangkan..Tujuan penelitian menganalisis hubungan motivasi dengan kinerja kader posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Ondong Kabupaten Sitaro. Sampel di ambil dengan teknik pengambilan sampel jenuh, yaitu berjumlah 49 orang.Desain Penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan menggunakan lembar kuisioner. Hasil penelitian uji chi-square di dapatkan p 0.000 atau ≤ nilai α 0.05.Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kinerja kader pasyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Ondong Kabupaten Sitaro. Kata Kunci: Motivasi, Kinerja Kader Posyandu Balita
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KEMAMPUAN MOBILISASI PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUANGAN MELATI RS. Tk. III R.W. MONGISIDI MANADO Horhoruw, Marisca; Rompas, Sefti; Bidjuni, Hendro Joli
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7968

Abstract

Mobilitas atau mobilisasi merupakan kemampuan individu untuk bergerak secara bebas, mudah, dan teratur dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas guna mempertahankan kesehatannya. Mobilisasi dini adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesembuhan.perawat sebagai penolong membantu klien sebagai orang yang membutuhkan pertolongan, untuk mencapai tujuan yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar manusia. Peran perawat sebagai pendidik dalam keperawatan, perawat mampu berperan dalam mendidik individu, keluarga dan masyarakat serta tenaga kesehatan yang berada dibawah tanggung jawabnya. Peran ini berupa penyuluhan kepada klien, maupun bentuk desiminasi ilmu pada peserta didik keperawatan. Untuk berperilaku sehat diperlukan pengetahuan, motivasi dan ketrampilan.Tujuan untuk Menganalisis Hubungan motivasi perawat dengan kemampuan mobilisasi pasien post operasi di ruangan Melati RS. Tk. III R.W Mongisidi Manado. Desain Penelitian: dekriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling berjumlah 30 sampel. Hasil penelitian: Menggunakan uji Chi-Square pada Fisher exact dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95% didapatkan nilai P= 0,003. Kesimpulan yaitu ada hubungan motivasi perawat dengan kemampuan mobilisasi pasien post operasi sectio caesarea di ruangan Melati RS. TK. III. R.W Mongisidi Manado. Saran : Lebih ditingkatkan lagi motivasi yang dilakukan oleh perawat sehingga mobilisasi post operasi sectio caesarea dapat dilakukan dengan baik.
HUBUNGAN AKTIVITAS SPIRITUAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI BALAI PENYANTUNAN LANJUT USIA SENJA CERAH KOTA MANADO Gultom, Parulian; Bidjuni, Hendro; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12875

Abstract

Abstrack : Depression is an emotional disorder that are a feeling dampened by an unhappy, sad, feeling worthless, have no spirit, no means pessimistic terhdap life depression in the elderly can be caused by many things. Spiritual Activity is the highest achievement of the basic needs of a human being in life regardless of their ethnicity or origins of basic needs include: physiological needs, safety and health, love, cherished and actuality themselves.Purpose analyze their relationship with the spiritual activity level of depression in the elderly in Hall Sponsorship Seniors Dusk Bright Manado. Research design analytic survey with cross sectional approach and the data collected from respondents using questionnaires spiritual activity and Geriatric Depression Scale questionnaire. Sample of 50 respondents were obtained by purposive sampling. Research results Chi square test obtained by the significant value of p = 0.000 <0.05. This shows that there is a relationship between spiritual activity with level of depression in the elderly in Hall Sponsorship Seniors Dusk Bright Manado. Suggestions to continue to maintain and improve the spiritual activity to avoid depression. Keywords :Depression, Spiritual Activity. Abstrak : Depresi merupakan gangguan emosional yang sifatnya berupa perasaan tetekan tidak merasa bahagia, sedih, merasa tidak berharga, tidak mempunyai semangat, tidak berarti dan pesimis terhdap hidup Depresi pada lansia dapat disebabkan oleh banyak hal. Aktivitas spiritual adalah kebutuhan dasar pencapaian tertinggi seorang manusia dalam kehidupannya tanpa memandang suku atau asal-usul kebutuhan dasar tersebut meliputi: kebutuhan fisiologis, keamanan dan kesehatan, cinta kasih, dihargai dan aktualitas diri. Tujuan untuk menganalisa hubungan aktivitas spiritual dengan tingkat depresi pada lansia di Balai Penyantunan Lanjut Usia Senja Cerah Manado. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner aktivitas spiritual dan kuesioner Geriatric Depression Scale. Sampel berjumlah 50 responden yang didapatkan dengan purposive sampling. Hasil penelitian uji Chi square diperoleh nilai signifikan p=0.000<0,05. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas spiritual dengan tingkat depresi pada lansia di Balai Penyantunan Lanjut Usia Senja Cerah Manado. Saran untuk terus mempertahankan dan meningkatkan aktivitas spiritual agar terhindar dari depresi. Kata Kunci : Tingkat Depresi, Aktivits Spiritual
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA (DEFISIT PERAWATAN DIRI)TERHADAP PELAKSANAAN ADL (ACTIVITY OF DAYLI LIVING) KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DI RSJ Prof.Dr. V. L RATUMBUYSANG RUANG KATRILI Madalise, Seniaty; Bidjuni, Hendro; Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8142

Abstract

Abstrak:Gangguan jiwa menyebabkan penderitanya tidak sanggup menilai dengan baik kenyataan, tidak lagi menguasai dirinya untuk mencegah mengganggu orang lain atau merusak/menyakiti dirinya sendiri. Masalah umum yang dialami pasien gangguan jiwa adalah kurangnya perawatan diri seperti kegiatan melakukan pekerjaan rutin sehari-hari (ADL) khususnya perawatan kebersihan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pelaksanaan ADL (activity of daily living) pasien gangguan jiwa di RSJ Ratumbuysang ruang katrili. Metode penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan One Group Pre-Test-Post-Test Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dengan jumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan pelaksanaan ADL (activity of daily living) gigi dan mulut dari 10 pasien (33,3%) menjadi 29 pasien (96,7%) setelah pemberian pendidikan kesehatan. Hasil Uji wilcoxon signed rank didapatkan nilai p=0,000 < α = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap pelaksanaan ADL (activity of daily living) kebersihan mulut dan gigi di RSJ Ratumbuysang ruang katrili. Saran lebih meningkatkan mutu kesehatan pada pasien gangguan jiwa, terlebih khusus kesehatan gigi dan mulut.Kata Kunci : Gangguan jiwa, ADL (activity of daily living), gigi dan mulut
Co-Authors Abram Babakal Adeleida Kaawoan Afriani, Neneng Tri Amatus Yudi Ismanto Anggriani Bantu Arlita Magdalena Lomboan Aseng, Krisna Gita Asri Wanda K Assa, Wenda Marina B H. R. Kairupan Bakri, Zakiah Baris, Alicia Benaya Wasti Bryan Kevin Mawey Buanasari, Andi Christine Dwi Fatningsaliska D. H. C. Pangemanan Daniel Piter Mawu, Daniel Piter Danny Indra Setiawan de Haan, Putri Levina Maria Deivi Sanny Karendehi, Deivi Sanny Dewantari L Ponto, Dewantari L Diyai, Indriyani Elviana Kaharingan, Elviana Elvina Magdalena Manarisip Endang Pertiwi, Endang Esrom Kanine Ferdinan Wowiling Ferdinand Wowiling Ferdinand Wowiling Flora Pricilla Kalalo Franly Onibala Fransiska Sohat Gaol, Apryani Lumban Gloria Gratia Polii Gresty Masi Gultom, Maria M.K Hendra Idris, Hendra Henry Palandeng I Gusti Ngurah Suprapta James F. Siwu Jenny Puspita Sari Situmeang, Jenny Puspita Sari Jill Lolong Jul Stevie Claudia Lario, Jul Stevie Claudia Julia Meilany Durandt Julia Rottie Kalendesang, Monique P Kallo, Vandry Katuuk, Mario Esau Kaunang, Nathania Kristamuliana Kristamuliana, Ns Larira, Dina Mariana Linda Juita Paususeke, Linda Juita Lumenta, Tesalonika Agresi Mait, Gracia Majore, Cheryl Esther Makatindu, Marsha Gladis Mandagi, Cynthia A. F. Manese, Mercy Mareyke Saroinsong Marini Melisa Koampa, Marini Melisa Marisca Horhoruw, Marisca Marshal Edwin Boyoh, Marshal Edwin Matasak, Vita Beata Monica Matheos, Beatrix Meisy Indriany Bambuena Mellynda Wurangian Meo, Maria Lupita Nena Meylen Suoth Michael Karundeng Moha, Meyske K Ndede, Vechya Z.L.P. Ns Mulyadi Nurmansyah, Muhamad Nurmansyah, Muhammad Oktavianus Muldianto Oktavina J Lumunon, Oktavina J Oroh, Wenda Palendeng, Ora Et Labora Palimbunga, Ayu Pravita Sari Panambunan, Ayudia Evita Pandelaki, Lingkan G. E. K. Pangemanan, Damajanti Pangemanan, Wenda R. Parulian Gultom, Parulian Paulina Bobaya, Paulina Peginusa, Gloria Makahanap Pesik, Charisma B.J. Phainel Jhonly Piyeke Poli, Jeremia Sefanya Prisilia Alva Seke, Prisilia Alva Rafil Hanafi, Rafil Rantung, Galatia Marline Victoria Ratuela, Andre Redha Rahmatia Gani Reginus Malara Reni Yatnasari Silaban, Reni Yatnasari Riana D. Purwati Ribka Seran, Ribka Rikky Rantung, Rikky Rina Kundre Rivelino Hamel Rivelino S. Hamel Sahensolar, Livnie Nansi Said, Ni’mah Sally Febriyanti Korua Saring, Hidayati Ratriyo Sasombo, Antania Sefti Rompas Sefty Rompas Seniaty Madalise, Seniaty Simak, Valen Fridolin Simboh, Flora Ketsia Sri Utami Lestari Suling, Levi Tumipa, Seryl Yohana Tyas Aprilia Bingku Usman, Suharno Vandri D Kallo, Vandri D Vandri Kallo Vera Ukus, Vera Vevy Monica Lasut Wuon, Afrianti S. Wydia Khristianty P Syamsoedin