Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Formula Tepung Pisang Cavendish dan Daun Kelor terhadap Status Gizi dan Kadar HDL Tikus Obesitas Hilyatuzzahrah, Fadhilah; Bintanah, Sufiati; Kusuma, Hapsari Sulistya; Nurrahman, Nurrahman
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas mengarah pada peningkatan risiko dislipidemia yang ditandai dengan salah satunya penurunankadar kolesterol High Density Lipoprotein (HDL). HDL dipengaruhi salah satunya oleh asupan makananyang mengandung serat berupa pati resisten dan antioksidan berupa flavonoid dan vitamin C. Pisangcavendish mengandung pati resisten dan daun kelor mengandung flavonoid dan vitamin C. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian formula tepung pisang cavendish dan tepung daunkelor terhadap status gizi dan kadar HDL tikus obesitas. Penelitian ini merupakan true experiment denganrancangan Randomized Pre Test and Post Test with Control Group Design. Sampel 30 ekor tikus putihWistar dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok kontrol positif, kelompok kontrol negatif, K1 dosis 75%tepung pisang: 25% tepung daun kelor, K2 dosis 50% tepung pisang: 50% tepung daun kelor, K3 dosis25% tepung pisang: 75% tepung daun kelor selama 14 hari. Pengukuran status gizi menggunakan indekslee, dikatakan obesitas jika Lee >300. Pengukuran kadar HDL menggunakan metode CHOD-PAP,dikatakan normal jika berada dalam rentang 35-85 mg/dL. Hasil penelitian terjadi penurunan indeks Leesecara signifikan setelah intervensi. Kadar HDL sesudah intervensi mengalami peningkatan yangsignifikan, Pemberian dosis intervensi yang berbeda juga berpengaruh secara signifikan (p=0,000).Kelompok K3 dengan dosis 25%:75% atau 500 mg tepung pisang cavendish dan 375 mg tepung daun kelormerupakan dosis yang paling efektif untuk menurunkan indeks Lee dan meningkatkan kadar HDL.Kesimpulan penelitian ini, pemberian formula tepung cavendish dan tepung daun kelor dapat meningkatkankadar HDL dan menurunkan obesitas. Kata Kunci : Tepung Pisang Cavendish, Tepung Daun Kelor, Status Gizi, HDL, Obesitas
Pola Makan dan Status Gizi Pasien Kanker Payudara Dengan Kemoterapi Hidayah, Ani Nurul; Bintanah, Sufiati; Nadia, Fika Shafiana; Latrobdiba, Zahra Maharani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis penyakit yang ditimbulkan oleh pertumbuhan sel padajaringan tubuh yang abnormal. Indonesia terdapat kasus kanker payudara 65.858 pada tahun 2020.Kemoterapi adalah salah satu jenis terapi untuk pengobatan kanker payudara dengan obat tertentu yangbertujuan untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker yang ada di dalam tubuh. Tujuan dari penelitianini untuk mengetahui pola makan dan status gizi pasien kanker payudara. Metode penelitian yang dilakukanadalah observasional dengan pendekatan cross sectional dan analisis univariat menggunakan  teknikpurposive sampling dengan responden sejumlah 31 sampel. Hasil dan kesimpulan penelitian hasil analisisdata menunjukkan bahwa terdapat 23 responden (74,2%) memiliki pola makan yang cukup baik danterdapat 13 responden (41,9%) yang memiliki status gizi normal. Asupan energi dari 31 respondendidapatkan 18 responden (58,1%) asupan normal. 12 responden (38,7%) dengan asupan protein normal, 11responden (35,5%)  dengan asupan lemak normal , 17 responden (54,8%) asupan defisit berat.  Kata Kunci : kanker payudara, kemoterapi, pola makan, status gizi
Pemberian Formula Daun Sirih Cina dan Jahe Merah terhadap Kadar LDL dan Trigliserida pada Tikus Obesitas Bintanah, Sufiati; Saraswati, Retno Arra; Al Sa’diyah, Imtiyaz Halimah; Ayuningtyas, Rr. Annisa
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i2.5509

Abstract

Obesity is a condition characterized by excessive fat accumulation and is associated with elevated levels of low-density lipoprotein (LDL) cholesterol and triglycerides in the blood. A combination of herbal ingredients such as Chinese betel leaf (Peperomia pellucida L.) and red ginger (Zingiber officinale var. rubrum) is known to contain flavonoids and gingerol, which play a role in reducing blood lipid levels. This study aimed to evaluate the effect of a formulation of Chinese betel leaf and and red ginger on LDL and triglyceride levels in obese male Sprague Dawley rats.. This study was conducted using a true experimental design with a pretest-posttest control group approach. A total of 30 rats were divided into five treatment groups, including a control group and three intervention groups (P1: Chinese betel leaf, P2: red ginger, and P3: a combination of both). The results showed that the combination of 88 mg Chinese betel leaf and 115.5 mg red ginger significantly reduced LDL levels by 57.94% and triglyceride levels by 41.09% (p < 0.05). Conclusion is the combination of Chinese betel leaf and red ginger simplicia was effective in lowering blood lipid levels in an obese rat model.
PENGARUH PEMBERIAN FORMULA KOMBINASI AIR JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) DENGAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR LEUKOSIT PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY (Rattus norvegicus) DISLIPIDEMIA Bintanah, Sufiati; Sari, Dewi Kartika; Latrobdiba, Zahra Maharani; Nadia, Fika Shafiana
Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) Vol. 46 No. 2 (2023): PGM VOL 46 NO 2 TAHUN 2023
Publisher : Persagi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/pgm.v46i2.769

Abstract

Dyslipidemia can trigger inflammation that affects the activity and number of leukocytes. Inflammation can be improved with foods that contain anti-inflammatories such as lime and Moringa leaf powder. This study aims to determine the effect of giving a combination formula of lime juice and moringa leaf powder on leukocyte levels in dyslipidemic Sprague Dawley rats. Experimental study with Randomized Pre and Post Test with Control Group Design. Samples were divided into 4 groups P0 (control group), P1 (2.25 ml lime + 0.2 g moringa), P2 (1.57 ml lime + 0.26 g moringa) and P3 (2.92 ml orange lime + 0.14 g moringa) were given intervention for 21 days. The results showed that there was no significant decrease in leukocyte levels after being given intervention in each group with a p-value> 0.05. So it can be concluded that giving the combination formula did not affect the decrease in leukocyte levels.
Peningkatan Pengetahuan Dan Ketrampilan Pembuatan Sari Pebren Tanpa Limbah Pada Ibu-Ibu Aisyiyah Kowangan Bintanah, Sufiati; Ulvie, Yuliana Noor Setiawati; Rohman, Abdul
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i1.71

Abstract

Latar belakang: Pandemi covid 19 tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat akan tetapi juga berdampak terhadap perekonomian, pendidikan dan juga kehidupan sosial pada masyarakat. Banyak keluarga yang kehilangan pendapatan karena banyaknya pemutusan hubungan kerja sehingga membutuhkan ketrampilan berwirausaha bagi para ibu rumah tangga untuk menumbuhkan ekonomi keluarga. Sari pebren merupakan minuman sehat dengan bahan dasar tempe kedelai dan rice bren yang dibuat tanpa limbah yang berpotensi untuk meningkatkan ekonomii keluarga. Tujuan:  Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu Aisyiyah Kowangan dalam Pembuatan sari pebren tanpa limbah. Metode: Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dengan materi teori dan praktik. Keberhasilan kegiatan diukur berdasarkan penilaian pre-test dan post-test. Hasil: Pengetahuan partisipan dalam pembuatan pebren meningkat sebesar 95.12%, pengetahuan pembuatan label meningkat sebesar 83.72%, pengetahuan pemasaran digital meningkat sebesar 77.5%, pengetahuan pengurusan NIB meningkat 87.7%, pengetahuan pengurusan sertifikat halal meningkat 84.44%. Hasil evaluasi praktik yang dilakukan baik pada tahap persiapan, proses pengolahan, penyajian maupun kreatifitas sebagian besar kelompok mendapatkan nilai lebih dari 80, artinya semua kelompok melakukan praktik dengan baik sesuai arahan pembimbing saat demonstrasi dilakukan. Evaluasi terhadap potensi sari pebren 84% dalam kategori baik. Partisipan menyatakan bahwa kegiatan sangat bermanfaat sebesar 66%, sisanya sebesar 34% mengatakan bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Kesimpulan: Pembuatan sari pebren tanpa limbah sangat bermanfaat bagi ibu-ibu Aisyiyah Kowangan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Kata Kunci: aisyiyah kowangan, ketrampilan, pengetahuan, sari pebren tanpa limbah ________________________________________________________________________________________ Abstract Background: The covid 19 pandemic impacts public health and the community's economy, education and social life. Many families have lost their income due to the many layoffs, thus requiring entrepreneurship skills for housewives to grow the family economy. Sari Pebren (Tempeh Rice Bran) is a healthy drink with the basic ingredients of soybean tempeh and bran rice which is made without waste and can improve the family's economy. Aisyiah is a women's activity group with recitation, entrepreneurship, and health activities. Objective: to increase the knowledge and skills of Aisyiyah Kowangan women in making Pebren juice without waste. Method: This activity is carried out through theoretical and practical training. Activity assessment is based on pre-test and post-test assessments. Result: Based on the evaluation results, increased knowledge by 95.12%, participants increased their knowledge in the process of making Pebren by 83.72%, participants increased label making by 7.5%, participants increased knowledge in digital marketing, 87.7% there was an increased knowledge in the management of NIB and 84.44%, increased knowledge in the management of halal certificates. The evaluation results in preparation, processing, presentation, and group creativity got a score of > 80, meaning that all groups practised well by the supervisor's guidance when the demonstration was carried out. Evaluation of the potential of Pebren juice, 84% categorised as good and evaluation of activities, 66% said it was beneficial, and 34% said it helped improve the family economy. Conclusion: Making pe bren juice without waste is beneficial for Aisyiyah Kowangan women to strengthen the family economy. Keywords: aisyiyah kowangan, skills, knowledge, pebren-extract without waste
Effectiveness of flipchart and leaflet-based nutrition education on knowledge, attitudes, and practices of Posyandu cadres in Central Papua Naning Isroul Fauziah; Sufiati Bintanah; Ary Istiany; Kartika Nugraheni; Rahayu Astuti
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 11, No 2 (2026): June
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v11i2.3160

Abstract

Posyandu cadres play a crucial role in promoting balanced nutrition education within communities, particularly in areas with limited access to health services, such as Central Papua. Appropriate educational media are needed to enhance knowledge, attitudes, and practices. This study compared the effectiveness of flipchart- and leaflet-based nutrition education in improving balanced nutrition knowledge, attitudes, and practices among the cadres. A quantitative quasi-experimental study was conducted in the Timika Community Health Center service area in August 2025. Sixty cadres were selected through simple random sampling and assigned to either the flipchart (n=30) or leaflet (n = 30) group. Educational interventions were delivered using flip charts and leaflets. Data were analyzed using Wilcoxon and Mann–Whitney tests. Results: Both media significantly improved the cadres’ knowledge and practices (p<0.001). Knowledge improvement was greater in the flipchart group (mean difference: 3.37±0.32) than in the leaflet group (2.10±1.03; p<0.001). Attitude scores increased significantly in the flipchart group (1.13±2.24; p=0.013), whereas the increase in the leaflet group was not statistically significant (0.53±2.10; p=0.139). Practice improvement was higher in the flipchart group (7.33±1.83) than in the leaflet group (1.20±1.03; p<0.001). In conclusion, flipchart-based education was more effective than leaflets in improving Posyandu cadres’ knowledge and practices regarding balanced nutrition, supporting stronger community-based nutrition promotion in remote areas of Indonesia.