Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN KEBERSAMAAN ANTAR KARYAWAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DI KALIMANIS BENGKEL JAYA DESA KALIMANIS KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Eka Ubaya Taruna Rauf; Wisnaningsih Wisnaningsih; Hinfa Mosshananza
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 2 No. 4 (2025): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/vbz9hq32

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan faktor penting dalam menjaga kepercayaan dan kepuasan pelanggan di bidang jasa, termasuk bengkel otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kebersamaan antar karyawan berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Kalimanis Bengkel Jaya, Desa Kalimanis, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersamaan karyawan—yang tercermin melalui kerja sama, komunikasi yang efektif, dan saling mendukung dalam pekerjaan—memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan mutu pelayanan kepada pelanggan. Faktor utama yang mendorong kebersamaan antara lain kepemimpinan yang terbuka, lingkungan kerja yang harmonis, serta kesadaran bersama untuk memberikan pelayanan terbaik. Dengan demikian, kebersamaan antar karyawan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Kalimanis Bengkel Jaya.
TATA KELOLA BUMDES DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENINGKATAN PEREKONOMIAN DESA SIDOMULYO KECAMATAN PAGAR DEWA KABUPATEN LAMPUNG BARAT Eka Ubaya Taruna Rauf; Henni Kusumastuti; Wisnaningsih Wisnaningsih; Hinfa Mosshananza
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 2 (2026): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/qcr5f812

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidomulyo dibentuk melalui kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat guna mengoptimalkan potensi ekonomi lokal. BUMDes diharapkan menjadi penggerak perekonomian desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan dukungan pemerintah daerah. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala, seperti lemahnya koordinasi antar pengelola, rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, serta minimnya sarana dan prasarana pendukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan BUMDes serta menilai dampaknya terhadap perekonomian Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BUMDes belum optimal sehingga kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi desa masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas pengelola, penguatan kemitraan eksternal, dan partisipasi aktif masyarakat agar BUMDes dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan desa.
Sinergitas Kecakapan Linguistik dan Efektivitas Tata Kelola Birokrasi Lokal: Studi Kualitatif Layanan Berbasis Elektronik di Kelurahan Pinang Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung Eka Ubaya Taruna Rauf; Neni Iryani; Hinfa Mosshananza
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 3 (2026): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/zkpa5679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah sinergitas antara kecakapan linguistik aparatur dengan tingkat efektivitas sistem tata kelola birokrasi pada pelayanan publik berbasis elektronik (digital governance) di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Pemutakhiran sistem pelayanan di tingkat kelurahan kerap kali terbentur kendala struktural yang bukan dipicu oleh kesiapan teknologi, melainkan akibat kerancuan instruksi, dominasi istilah birokrasi yang kaku (microcopy), serta pemilihan kosakata pada platform digital yang membingungkan masyarakat lokal. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus. Penghimpunan data dilakukan melalui wawancara mendalam bersama pamong kelurahan dan warga setempat, pengamatan lapangan secara partisipatif, serta pembedahan dokumen pada media pelayanan virtual (seperti formulir daring dan aplikasi pesan instan WhatsApp). Hasil analisis kualitatif membuktikan bahwa formulasi tata bahasa yang buruk pada aplikasi digital memangkas efisiensi administrasi hingga 35% dan memicu tumpukan verifikasi manual. Rekonstruksi teks administrasi menjadi lebih ringkas, inklusif, dan humanis melalui pendekatan kebahasaan terbukti mampu mereduksi kesalahpahaman prosedur sebesar 60% serta mempercepat durasi penyelesaian berkas dari 3 hari menjadi hanya 1 hari kerja. Integrasi kompetensi kebahasaan menjadi determinan krusial dalam menyokong optimalisasi tata kelola pemerintahan yang cerdas (smart governance) pada unit administrasi terkecil.
Strategi Dinas Sosial Dalam Pemberian Layanan Bagi Anak Putus Sekolah Melalui Program Pengembangan Keterampilan di Kota Bandar Lampung Eka Ubaya Taruna Rauf; Malik Malik; Hinfa Mosshananza
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 3 (2026): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/b6xm0807

Abstract

Penelitian terhadap strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial dalam mengelola serta menyediakan layanan bagi anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan menjadi hal yang penting, guna meningkatkan efektivitas serta memperluas jangkauan program di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dalam memberikan layanan kepada anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan, serta mengidentifikasi bentuk layanan yang disediakan dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pejabat dan staf Dinas Sosial Kota Bandar Lampung yang terlibat dalam pelaksanaan program, anak putus sekolah sebagai peserta program, serta orang tua atau wali peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dalam memberikan layanan kepada anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan menghadapi berbagai tantangan, namun tetap diupayakan secara optimal melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan dan dunia usaha. Layanan yang diberikan meliputi pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, pendampingan dalam pengembangan usaha mandiri, serta fasilitasi akses terhadap pendidikan nonformal. Meskipun demikian, efektivitas program masih terkendala oleh rendahnya aksesibilitas dan sosialisasi, keterbatasan sumber daya manusia dan sarana prasarana, serta minimnya dukungan pendanaan yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Sosial meningkatkan strategi komunikasi dan sosialisasi dengan memanfaatkan media digital seperti media sosial, website resmi, dan aplikasi berbasis teknologi agar informasi dapat menjangkau lebih luas. Selain itu, peningkatan kapasitas tenaga pelaksana serta penyediaan fasilitas yang memadai perlu menjadi prioritas. Upaya memperoleh sumber pendanaan tambahan melalui kerja sama dengan sektor swasta, program CSR perusahaan, serta organisasi non-pemerintah juga diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program dan memperluas manfaat bagi anak putus sekolah di Kota Bandar Lampung.