Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ECO-FRIENDLY FEED MIGRATION: QUALITY OF LOCAL BROILER FINISHER PELLETS WITH NATURAL ADHESIVES Widianingrum, Desy Cahya; Zamzami, Ahmad; Yulianto, Roni; Widodo, Nur; Khasanah, Himmatul
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 25, No 1 (2025): Volume 25 No. 1 Maret 2025
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v25i1.54079

Abstract

Penggunaan bahan pengikat sintetik pada pakan pelet dianggap mahal, sehingga mendorong pencarian alternatif yang lebih ekonomis dan mudah didapat dari sumber alami yang melimpah di Indonesia. Tepung sagu, tepung tapioka, dan molase diidentifikasi sebagai bahan alami yang kaya akan pati dan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pakan pelet dengan menggunakan bahan pengikat yang berbeda berdasarkan sifat fisik dan nilai gizinya. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: PO: Pelet broiler finisher komersial, P1: Ransum broiler finisher + tepung tapioka 2%, P2: Ransum broiler finisher+ 2% molase, dan P3: Ransum broiler finisher+ 2% tepung sagu , masing-masing dengan 10 ulangan. Variabel yang diamati meliputi analisis proksimat untuk menilai kandungan protein kasar dan energi metabolisme pelet, serta uji kualitas fisik seperti berat isi, gaya putus, berat jenis, dan kepadatan tumpukan. Data uji kualitas fisik dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Penambahan bahan pengikat P1 (tepung tapioka 2%) dan P3 (tepung sagu 2%) tidak memberikan perbedaan sifat fisik seperti berat badan hulk, gaya putus, berat jenis, dan berat jenis tumpukan pelet (P<0,05). Sedangkan P2 (2% molase) menunjukkan perbedaan nyata pada berat jenis dan kepadatan tumpukan (P<0,05), namun tidak berbeda nyata pada berat jenis dan gaya putus. Kesimpulannya, penggunaan tepung tapioka 2% sebagai bahan pengikat terbukti merupakan perlakuan yang optimal untuk mencapai mutu fisik dan nilai gizi terbaik, dilihat dari berat isi, kekuatan putus, berat jenis, dan kepadatan tumpukan pelet.
Sosialisasi dan Pembentukan Bank Sampah Pulo Mas Indah sebagai Upaya Peningkatan Kebersihan Lingkungan dan Nilai Ekonomi Sampah di Desa Pulo, Kabupaten Lumajang Zamzami, Ahmad; Afin Rizqiyah Divani; Azza Masruroh Nur; Utari Niti Rahayu
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v4i1.24

Abstract

Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, adalah desa tempat pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Universitas Jember melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan mengangkat program pembentukan bank sampah. Program bank sampah dilaksanakan di latarbelakangi sebagian masyarakat belum memahami cara pengelolaan sampah yang baik dan benar, serta masih melakukan pembuangan sampah secara sembarangan. Dalam program ini terdapat sosialisasi, edukasi, dan pelaksanaan. Kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk mengevaluasi dan mendeskripsikan penanganan pengelolaan sampah melalui bank sampah di Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, dari segi sosial, lingkungan, dan ekonomi. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam tiga tahapan yaitu, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahapan persiapan dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat desa dalam penentuan lokasi bank sampah dan sampling nasabah. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi, sampling nasabah, dilanjutkan dengan pembentukan pengurus inti, nama, dan logo bank sampah yakni "Pulo Mas Indah" serta sosialiasi hak dan kewajiban nasabah. Tahapan selanjutnya merupakan monitoring dan evaluasi nasabah setiap minggu. Berdasarkan kegiatan monitoring nasabah pasca sosialiasi menunjukkan peningkatan jumlah nasabah yang mampu memilah sampah dengan benar menjadi 88,8% dibandingkan hari sebelumnya yakni 61% dengan total 18 nasabah di RW 9 Desa Wringin Cilik. Berdasarkan hasil tersebut pembentukan bank sampah  memiliki potensi terus dilaksanaan pasca KKN dengan didukung oleh keinginan masyarakat dan dukungan pemerintah desa.
Evaluasi User Experience Google Lens pada Pengguna Baru Menggunakan Metode Cognitive Walkthrough Sari, Luky Vianika; Rosalin, Rizqi Praimadi; Mulyanto, Agus; Zamzami, Ahmad; Juliyanto, Tatang
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v10i3.8651

Abstract

New users often experience difficulties using Google Lens due to a lack of familiarity with Augmented Reality (AR) technology. This study aims to evaluate the usability of Google Lens using the Cognitive Walkthrough method, focusing on three main task scenarios: text translation, object identification, and barcode scanning. A total of 60 respondents participated in the study, with data collected through a Likert-based questionnaire (1–5) and direct observation of user interactions. The quantitative analysis results showed that Google Lens obtained an average score of 3.5 for satisfaction, 3.8 for efficiency, and 3.2 for ease of navigation. Evaluation per scenario showed the highest success rate for barcode scanning (92%), followed by text translation (85%), while object identification had the lowest success rate (78%). Qualitative findings revealed that less intuitive navigation, unclear function icons, a lack of initial guidance, and limited object identification accuracy were the main obstacles for new users. Based on these results, this study recommends several improvements, including optimizing the interface design, adding descriptive labels to icons, providing personalization features, and developing interactive tutorials for new users. With these recommendations, it is hoped that Google Lens can become an application that is easier to learn, more efficient, and provides a more satisfying experience, while also enriching the literature related to usability evaluation of Augmented Reality-based applications. 
Pelatihan Desain Grafis untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kreativitas dalam Organisasi Mahasiswa Muh Nur Aslam; Zamzami, Ahmad; Riyandi, Riki; Sumarsono, Sumarsono
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4605

Abstract

Kemampuan untuk menyampaikan informasi dengan cara yang efektif dan menarik menjadi kebutuhan mendasar bagi setiap organisasi. Salah satu yang paling efektif melalui desain grafis yang kreatif dan professional. Desain grafis tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi visual, tetapi juga penting dalam membangun citra atau branding organisasi di mata public. Desain grafis adalah ilmu praktik yang dapat dipelajari, namun di organisasi CSSMoRA masih kurang SDM yang memiliki keterampilan tersebut. Hal ini menjadi tujuan untuk mencari kader baru dan mengembangkan SDM di organisasi dalam meningkatkan keterampilan desain grafis. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan komprehensif yang menggabungkan pemahaman teori yang mendalam dan keterampilan praktis yang relevan. Hasil pelatihan menunjukan bahwa pelatihan desain grafis memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan teman-teman organisasi CSSMoRA dalam memanfaatkan tools desain, kemudian hasil pelatihan tidak hanya berhenti di hari itu saja tetapi memberikan pendampingan jarak jauh dan evaluasi melalui grup whatsapp untuk memberikan konsultasi kepada peserta. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal disertai dengan pendampingan intensif untuk mencapai hasil yang optimal
Pengembangan Metode Uji Cepat Vigor Benih Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) melalui Pemunculan Radikula menggunakan Pengolahan Citra Digital: The Development of a Rapid Seed Vigor Testing Method for Long Bean (Vigna sinensis L.) through Radicle Emergence utilizing Digital Image Processing Nurhasanah, Farina; Ilyas, Satriyas; Qadir, Abdul; Retno Palupi, Endah; Zamzami, Ahmad; Diaguna, Ridwan; Budiman, Candra
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI)
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.15.1.42-48

Abstract

Uji pemunculan radikula adalah metode alternatif yang menjanjikan untuk pengujian vigor benih secara cepat. Pengolahan citra digital merupakan suatu teknologi yang dapat digunakan dalam identifikasi mutu benih menggunakan metode pemunculan radikula yang lebih akurat dan waktu yang efisien. Penelitian bertujuan mengembangkan metode uji cepat vigor benih yang lebih efisien dan akurat dengan metode pemunculan radikula menggunakan pengolahan citra digital pada benih kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian dilakukan di Laboratorium Fisiologi dan Kesehatan Benih, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, pada bulan Oktober 2023 hingga Januari 2024. Penelitian menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak satu faktor dengan empat ulangan sebagai kelompok. Penelitian menggunakan sepuluh varietas benih kacang panjang dan pengamatan uji pemunculan radikula dilakukan mulai jam ke 46 hingga jam ke 58 setelah tanam. Penelitian ini menemukan bahwa pengolahan citra digital dapat digunakan secara efektif pada uji pemunculan radikula untuk pengujian vigor benih kacang panjang. Uji pemunculan radikula berkorelasi kuat positif dengan tolok ukur daya berkecambah, indeks vigor, dan kecepatan tumbuh, serta berkorelasi kuat negatif dengan tolok ukur rataan waktu perkecambahan. Periode perkecambahan paling cepat dan tepat yang dapat digunakan untuk pengujian uji pemunculan radikula minimal 2 mm adalah 52 jam pada suhu 25 ± 2. Uji kemunculan radikula sebagai metode dapat diandalkan dan efisien untuk pengujian vigor benih kacang panjang, terutama jika dikombinasikan dengan teknologi pengolahan citra digital. Kata kunci: cekaman salinitas, ImageJ, indeks vigor, kecepatan tumbuh, korelasi
Perlakuan Agens Hayati untuk Mengendalikan Hawar Daun Bakteri dan Meningkatkan Produksi Benih Padi Sehat Zamzami, Ahmad; Ilyas, Satriyas; Machmud, Muhammad
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 42 No. 1 (2014): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.704 KB) | DOI: 10.24831/jai.v42i1.8143

Abstract

ABSTRACTThe research objectives were to evaluate biological agent treatments in controlling bacterial leaf blight (BLB) and increasing plant growth and seed production of rice. The experiment was conducted in the greenhouse and field using the same experimental design (randomized block design with two factors) and three replications. The first factor was seed treatments, i.e. negative control, positive control, streptomycin sulphate 0.2%, Pseudomonas diminuta + Bacillus subtilis, matriconditioning + streptomycin sulphate 0.2%, and matriconditioning + P. diminuta + B. subtilis. Spraying plants (second factor): untreated control, streptomycin sulphate 0.2%, biological agent F112, biological agent F198, and biological agent F57. In the greenhouse, matriconditioning + P. diminuta + B. subtilis  improved seed germination, plant height, and plant dry weight. Spraying plants with biological agent F112 increased plant dry weight. Meanwhile, matriconditioning + P. diminuta + B. subtilis followed by spraying plants with biological agent F112 reduced the BLB severity. In the field, matriconditioning + P. diminuta + B. subtilis improved seedling dry weight. Matriconditioning + P. diminuta + B. subtilis and spraying plants with biological agents F112 controlled BLB and increased plant growth. However, all treatments were not able to increase healthy seed production.Keywords: matriconditioning, seed treatment, phyllosphere biological agents, Xanthomonas oryzae pv. oryzae
Modifikasi Suhu Uji Pemunculan Radikula untuk Mempersingkat Pengujian Vigor Benih Jagung Ul Khusna, Aghniya; Zamzami, Ahmad; Ilyas, Satriyas
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 49 No. 3 (2021): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.066 KB) | DOI: 10.24831/jai.v49i3.39053

Abstract

Radicle emergence (RE) is a rapid vigor test recommended by ISTA in 2014 for corn seeds at 20 oC for 66 hours. The purpose of this study was to develop an RE test of corn seeds at 25 °C and determine a single observation time to shorten the period of the vigor test. The experiments were conducted at IPB from December 2019 to March 2020. The experimental design used in the RE test was split-plot, with nine seed lots (cultivars) as main plots and 14 observation times (27, 30, 33, 36, 39, 42, 45, 48, 51, 54, 57, 60, 63, and 66 hours after sowing) as subplots. The completely randomized block design with one factor (seed lots) was used in the laboratory and field experiments. The result of the RE test was then correlated with seed and seedling quality parameters. The experimental results revealed that the RE test on corn seeds using between paper germinating method at 25 °C and observed at 51 hours ± 15 minutes after sowing, was closely correlated and could predict the normal germination percentage, mean germination time, vigor index, speed of germination, and mean emergence time. Keywords: correlation, cultivar, normal germination percentage, seed lot, seed vigor, seedling vigor
Rice variety identification system based on drone images to support seed certification process Ardiyansah, Ardo; Zamzami, Ahmad; Wulandari
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 51 No. 1 (2023): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.126 KB) | DOI: 10.24831/ija.v51i1.44111

Abstract

Utilization of technology can be a solution in the process of supervising certified seeds, especially at the stage of field inspection, which is faster and more efficient. This study aimed to develop a drone image-based rice variety system to support the inspection process for seed certification. The research was conducted from March – July 2022. The rice plants of IPB 3S and Inpari 32 varieties located in Karawang, West Java were observed for their agronomic characteristics. The images of the two varieties were taken using a drone and augmented and cropped. The overall image obtained was 80% used as training data, 20% as data validation, and 10% as test data. The variety identification system was built using a model by applying the convolutional neural network (CNN) algorithm. The performance of the model was observed through accuracy, precision, recall, and F1-Score. All agronomic characters justified that the two varieties used were different. This study produced three CNN models that could accurately identify the varieties of IPB 3S and Inpari 32 with an accuracy rate of 99.52% to 100%. Drone imaging is prospective for field inspection process of seed certification. Keywords: CNN, deep learning, image processing, seed production, unmanned aerial vehicle
Pertumbuhan dan Produksi Empat Genotipe Kedelai (Glycine max (L.) Merril) dengan Cara Pemberian N yang Berbeda Mujahid, Sitta; Lubis, Iskandar; Zamzami, Ahmad
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 3 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i3.48438

Abstract

Kedelai merupakan komoditas pangan terpenting ketiga setelah jagung dan padi. Sayangnya, produksi kedelai dalam negeri belum mampu mencukupi kebutuhan nasional. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai yaitu pemupukan nitrogen dan penggunaan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan mempelajari pertumbuhan dan produksi empat genotipe kedelai terhadap perbedaan cara pemupukan nitrogen. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Sawah Baru dan Laboratorium Pascapanen pada bulan Maret hingga Agustus 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RLKT) dengan dua faktor percobaan, yakni genotipe (Tanggamus, Anjasmoro, Manshuu Masshokutou, dan SJ4) dan dosis pemupukan nitrogen (0 kg ha-1, 25 kg ha-1 melalui alur, dan pada umur 3,4,5,6 MST (minggu setelah tanam) dengan volume semprot 400 L ha-1). Genotipe kedelai menunjukkan respon yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman pada tinggi tanaman, indeks luas daun, umur tanaman, nilai kehijauan daun, dan jumlah buku produktif. Genotipe juga memiliki respon yang nyata terhadap komponen hasil meliputi jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot 100 butir biji, serta persentase kondisi biji normal dan keriput. Perbedaan pemupukan nitrogen hanya berpengaruh terhadap umur berbunga tanaman. Tanggamus memiliki respon pertumbuhan dan hasil paling baik jika dibandingkan dengan genotipe lainnya berdasarkan tinggi tanaman, indeks luas daun, jumlah cabang dan buku produktif, persentase biji normal, jumlah polong, serta jumlah dan bobot biji per tanaman. Kata kunci: inokulan, komponen hasil, persentase biji normal
Evaluasi Mutu Benih Jagung Manis (Zea mays L. saccharata Sturt.) berdasarkan Letak Benih pada Tongkol dan Efektivitas Pemilahan Benih menggunakan Air Screen Cleaner Khoeriyah, Siti; Ilyas, Satriyas; Zamzami, Ahmad
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 3 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i3.48442

Abstract

Beberapa varietas jagung manis memiliki karakter berupa ukuran benih yang berbeda sesuai dengan letaknya pada tongkol. Penelitian ini bertujuan mengetahui mutu benih jagung manis genotipe SD3 dengan letak benih yang berbeda pada tongkol dan mengetahui efektivitas pemilahan benih menggunakan air screen cleaner (ASC). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Leuwikopo, Laboratorium Pengujian Mutu Benih, serta Laboratorium Biofisika Benih, Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB pada bulan Maret - Oktober 2019. Penelitian ini terdiri atas dua percobaan yang keduanya menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Percobaan pertama yaitu evaluasi mutu benih berdasarkan perbedaan letaknya pada tongkol (pangkal, tengah, dan ujung). Panjang pangkal, tengah, dan ujung berturut-turut sekitar 1/5, 3/5, dan 1/5 bagian dari tongkol. Percobaan kedua yaitu efektivitas pemilahan benih menggunakan ASC dengan tolok ukur persentase rendemen benih dan kehilangan hasil. Skema ukuran screen yang digunakan ada tiga, yaitu skema 1 yaitu screen atas ukuran 30 (diameter lubang 1.14 cm) dan screen bawah ukuran 16 (diameter lubang 0.63 cm), skema 2 yaitu screen atas ukuran 30 dan screen bawah ukuran 20 (diameter lubang 0.78 cm), dan skema 3 yaitu screen atas ukuran 20 dan screen bawah ukuran 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih bagian pangkal dan tengah memiliki viabilitas dan vigor lebih tinggi daripada benih bagian ujung berdasarkan hasil pengujian terhadap daya berkecambah, indeks vigor, kecepatan tumbuh, accelerated ageing test dan electrical conductivity test. Benih jagung manis lebih efektif jika dipilah menggunakan skema ukuran screen 30-16 dibandingkan skema ukuran screen lainnya. Kata kunci: rendemen benih, ukuran screen, viabilitas, vigor