Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

peningkatan kualitas air menggunakan filter mangan zeolit dan karbon aktif Jundulloh, Panglima; Winarno, Dwi Joko; Kusumastuti, Dyah Indriana; Khotimah, Siti Nurul
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2178

Abstract

  Water is a chemical compound that is very important for human life and other living things. the quantity and quality of the well as a water source must meet the physical, chemical and bacteriological requirements. Therefore, proper groundwater treatment is needed to process it into clean water that meets the requirements in terms of quality and quantity so that it is suitable for use by humans. To improve water quality, you can use methods such as filtration. In this final project, water quality improvement is carried out using manganese zeolite and activated carbon filters. The result of this research is to know the efficiency of iron (Fe), manganese (Mn) and E.coli removal using this unit. The results of laboratory tests conducted by the Research and Industrial Standardization Institute of Bandar Lampung with water samples with most parameters such as Fe and Mn have met the standards of the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 32/MENKES/PER/II/2017 concerning Clean Water Quality Requirements, but the test results with E-coli bacteria parameter is 2863 per 100 ml sample which exceeds the maximum level of 0. From this study manganese zeolite and activated carbon filters are effective in reducing TDS levels by 133 and E-Coli bacteria with results of <300 Keywords: water cleaner, zeolite manganese filter and activated carbon
Daya Lenting Akar Mangrove Rhizophora sp. sebagai Peredam Gelombang (Studi Kasus Pantai Dewi Mandapa, Pesawaran) Khadafi, M Fariq; Herison, Ahmad; Romdania, Yuda; Khotimah, Siti Nurul
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v12i1.4488

Abstract

Hutan mangrove adalah sekelompok pohon atau tumbuhan yang hidup dengan kesamaan adaptasi morfologi dan fisiologi terhadap habitat yang dipengaruhi pasang surut. Gelombang laut menyebabkan abrasi di sekitar pesisir pantai. Daya lenting mangrove memberikan kontribusi besar terhadap peredam gelombang.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui daya lenting akar tunjang mangrove Rhizophora sp. sebagai peredam gelombang.Metode digunakan pada penelitian ini adalah metode Transek-kuadrat oleh Wantasen tahun 2002 untuk menghitung cakupan daerah penelitian. Pengujian dilakukan menggunakan alat Control Universal Testing Machine dan dilakukan uji tarik untuk mendapatkan nilai gaya yang dapat ditahan oleh satu akar mangorve. Hasil pengolahan di peroleh pada ketebalan 10 meter, kelentingan akar tunjang mencapai 2,7380E+03 J/m2 dengan energi gelombang yang bisa ditahan sebesar 2,97726E-01 J/ms. Namun, pada ketebalan 50 meter, kelentingan turun menjadi 2,2041E+03 J/m2 dengan energi teredam sebesar 2,99245E-01 J/ms. Kesimpulannya adalah daya lenting akar tunjang oleh mangrove Rhizophora sp memiliki data lenting yang baik dalam meredam gelombang, daya lenting akar mangorve akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah akar mangrove pada suatu area sehingga energi peredaman meningkat.
Efektivitas Pengolahan Limbah Cair Domestik Dari Dapur Secara Aerob Menggunakan Eco – Enzyme Yusuf, Ananda Emelia; Khotimah, Siti Nurul; Mayasari, Rizka; Djana, Miftahul
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v6n1.164

Abstract

Limbah cair domestik yang berasal dari aktivitas rumah tangga, terutama dari dapur, merupakan sumber pencemaran air yang erat kaitannya dengan permasalahan sanitasi. Salah satu pendekatan ramah lingkungan dalam pengolahannya adalah penggunaan eco-enzyme (EE). Penelitian ini menggunakan EE yang telah dilarutkan dengan aquades menggunkaan perbandingan 1:100 dan diuji pada limbah cair dapur dengan parameter BOD, COD, TSS, Minyak Lemak, dan pH. EE yang digunakan merupakan hasil dari fermentasi dari kulit nanas dan jeruk, dengan rasio air:organik:gula merah 10:3:1. Pengujian dilakukan dengan mencampurkan EE ke dalam limbah cair pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15% dari total limbah cair, dan didiamkan selama 10 hari secara aerob, baik dengan aerator maupun tanpa aerator. Hasil penelitian tanpa aerator, penurunan TSS sebesar 7,6% terjadi pada sampel AE2, sedangkan penurunan minyak lemak sebesar 70% tercatat pada sampel AE3, namun BOD dan COD justru meningkat. Sedangkan, hasil penelitian dengan aerator dimana minyak dan lemak juga menurun hingga 60%, namun BOD, COD, dan TSS tidak menunjukkan penurunan yang berarti, bahkan cenderung meningkat, kemungkinan akibat aerasi yang tidak optimal.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga Greywater Menggunakan Teknologi IPAL Portabel – Pilot Project Rukun Tetangga (RT) 08 Dusun II Desa Hajimena Kabupaten Lampung Selatan Khotimah, Siti Nurul; Martinus, Martinus; Arifaini, Nur; Djana, Miftahul
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 2 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Portable merupakan IPAL secara desentralisasi yang mengolah limbah dari sumbernya. IPAL Portable dapat dilakukan pada level rumah tangga, perumahan, apartemen, hotel, dan lain-lain. Keunggulan IPAL Portable adalah biaya pembuatan relatif murah karena minim pemipaan dan mudah dipindahkan. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, IPAL Portable yang dibuat merupakan IPAL yang mengolah limbah cair rumah tangga. Sebelum dibuat pilot project IPAL Portable di RT 08 Dusun II Desa Hajimena Kabupaten Lampung Selatan, masyarakat di wilayah ini diedukasi agar mendapatkan pemahaman yang baik tentang limbah cair greywater, dampak buruknya dan cara pengolahannya menggunakan IPAL Portable. Evaluasi kegiatan PKM dilakukan melalui pretest dan post test dimana hasil evaluasi menunjukkan nilai pre-test memiliki rata-rata (mean) sebesar 52,09 sedangkan nilai post-test memiliki rerata 76,02. Terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan dari masyarakat setelah adanya edukasi. Dari hasil pembuatan IPAL Portable, menunjukkan bahwa hasil pengolahan limbah cair greywater, air menjadi lebih jernih dan tidak berbau dan ikan dapat hidup di dalamnya. Ini artinya air hasil olahan sudah layak untuk dilakukan pembuangan ke badan air sehingga tidak berkontribusi dalam pencemaran air.
Virtual Reality Warisan Sejarah Lampung: Pengalaman Interaktif dan Edukatif di Desa Negeri Katon Muhammad, Meizano Ardhi; Pratama, Mahendra; Utaminingtyas, Ika Wulandari; Sulistiono, Wahyu Eko; Martinus; Djausal, Gita Paramita; Mardiana; Herlinawati; Despa, Dikpride; Khotimah, Siti Nurul
Nemui Nyimah Vol. 3 No. 1 (2023): Nemui Nyimah Volume 3 Nomor 1
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v3i1.59

Abstract

Virtual Reality Warisan Sejarah Lampung (VRWSL) dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Lampung tentang sejarah Lampung. Teknologi Virtual Reality (VR) memberikan pengalaman interaktif dan akses informasi sejarah. VRWSL memfasilitasi diseminasi sejarah Lampung melalui model interaktif dan mendalam, melewati batasan spasial dan temporal. Desa Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, yang terkenal dengan warisan budayanya, menjadi target dalam program pengabdian kepada masyarakat. VRWSL menawarkan pengalaman Virtual Reality yang memungkinkan pengguna untuk mengunjungi secara virtual situs-situs bersejarah dan mengakses informasi terkait. Delapan landmark, termasuk Museum Lampung, Vihara Thay Hin Bio, dan Monumen Krakatau, dihadirkan dalam aplikasi ini. Implementasi VRWSL meliputi penggunaan model 3D berkepadatan rendah (low-polygon) dan foto 360 derajat yang memberikan pengalaman yang mendalam. Uji Penerimaan Pengguna (User Acceptance Test) dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna terhadap VRWSL. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas pengguna (60,94%) sangat setuju bahwa VRWSL merupakan media yang efektif untuk mempelajari budaya dan sejarah Lampung. Pengembangan VRWSL yang sukses menggambarkan potensinya dalam mempromosikan pelestarian budaya dan mendiseminasi sejarah Lampung. Aplikasi ini memberikan cara yang mudah bagi individu untuk menjelajahi warisan Lampung tanpa perlu melakukan perjalanan fisik, sehingga memperkaya pengalaman budaya dan berkontribusi dalam pelestarian sejarah Lampung.
Implementasi Sustainable Edible Landscaping Untuk Mitigasi Urban Heat Island. Pilot Project: Pemukiman Kebun Bibit, Kelurahan Hajimena, Lampung Selatan Khotimah, Siti Nurul; Istiyanti, Lita; Alami, Fikri; Martinus; Lisa, Diana; Fadillah, Ihsanuddin; Amelia, Ananda; Ristanti, Dina Endang; Wulandari, Qanita
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.154

Abstract

Urban Heat Island (UHI) is a phenomenon that causes the surface temperature of a city to be higher than the surrounding area due to changes in land cover. To overcome the negative impacts of UHI, especially in the Kebun Bibit Settlement, Hajimena Village, South Lampung, a Community Service program was implemented with the implementation of Sustainable Edible Landscape (SEL). This program consists of two main parts: education about UHI and SEL and implementation of SEL. Education is carried out using interactive media to increase public understanding of UHI and the benefits of SEL in mitigating it. Furthermore, the implementation of SEL involves land preparation, preparation of planting media, sowing seeds, and planting vegetables with the aim of mitigating UHI and increasing food security and the local economy. Evaluation was carried out with pre-tests and post-tests, showing a significant increase in public understanding of UHI and SEL. This activity is expected to improve environmental conditions and improve community welfare.
Peningkatan Kapasitas Kreatif Warga Pekon Way Kerap Mewujudkan Desa Wisata Berkelanjutan Lisa, Diana; Rusmiati, Fadhilah; Agumsari, Dini; Khotimah, Siti Nurul
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.155

Abstract

Pekon Way Kerap has extraordinary natural potential such as scenery, the uniqueness of the location which is a transit area for people who are going to or going to the destination will stop by this area. Visits are mainly located at the Imanuddin Mosque at the crossroads and offer beautiful views of the natural atmosphere, making Pekon Way Kerap have the potential to improve infrastructure and supporting facilities in the surrounding area. In addition, the route passed by Pekon Way Kerap is also a tourist route to the Tanjung Setia surfing object location located on the West Coast. Right on the east side of the mosque opposite the location, there is a village of native Lampung people, a settlement with a distinctive appearance of a stage building nuance sprinkled with a variety of beautiful building ornaments, displaying the exotic atmosphere of the area. The settlement is in the form of a stage, as an original/initial building and is still maintained in the future, the sustainability of the existence of a stage building with the uniqueness of the native tribe of Pekon Way Kerap as Kampung Tuha. Increasing the creative capacity of local residents by utilizing the technology era and driven by the fulfillment of facilities, such as internet networks, increasing skills, innovation in the use of creativity requires support from all parties, while maintaining noble values is always an emphasis in running life, as a development of the latest innovations. increasing the flow of information, the more advanced technology, the more we race side by side together to increase potential. The activity aims to explore information, conclude the concept of fulfilling the requirements as a sustainable tourism village. By using qualitative descriptive methods to find out and convey it is hoped that it can meet, solve problems at the activity location. Located in Pekon Way Kerap, Semaka District, Tanggamus Regency. The results of the activity in the form of formulating the idea of the concept of strengthening the creative capacity of residents towards sustainable tourism villages.
Bantuan Teknik Pembuatan Septik Tank Ferosemen Rumah Tinggal di Kelurahan Labuhan Ratu Khotimah, Siti Nurul; Alami, Fikri; Martinus
Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 (2025): Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 2025
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v5i1.172

Abstract

Bandar Lampung City, Indonesia, still necessitates proper and safe sanitation infrastructure. Particularly, related to blackwater that is stored in the septic tank. A proper and safe septic tank must meet the requirement, preventing leakage and should be designed for periodic emptying. In this community services, the septic tank is designed to be emptied within 3 years. The septic tank infrastructure is designed using ferrocement. The consideration is the technology already common in the usage of water infrastructure as it is strong, leakage resistance, lightweighted and more affordable comparing to concrete. Based on the design, the ferrocement septic tank is designed by two compartment, with 2 meter length, 1 meter width and 1.95 meter in height.
Edukasi Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Untuk Dijadikan Eco Enzyme di Pemukiman Kebon Bibit Kelurahan Hajimena, Lampung Selatan Khotimah, Siti Nurul; Martinus; Lita Istiyanti
Nemui Nyimah Vol. 5 No. 2 (2025): Nemui Nyimah Vol. 5 No. 2 2025
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v5i2.207

Abstract

Di Indonesia secara umum menunjukkan bahwa sampah organic merupakan komponen terbesra pada timbulan sampah. Masalah yang terjadi adalah sampah ini terjadi pencampuran antara sampah organik dan non organik lalu dibuang begitu saja pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Kondisi tersebut juga terjadi pada Pemukiman Kebon Bibit, Kelurahan Hajimena, Lampung Selatan. Pada pemukiman tersebut, sampah organik masih bercampur dengan sampah anorganik dan langsung diangkut ke TPA tanpa proses pengolahan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik pada level rumah tangga dengan mengubahnya menjadi eco enzyme. Metode pelaksanaan meliputi survei awal untuk identifikasi permasalahan, perancangan materi edukasi, sosialisasi, praktik langsung pembuatan eco enzyme, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 12 peserta yang berasal dari Pemukiman Kebon Bibit dan melibatkan perwakilan PUPR Lampung Selatan. Praktik pembuatan eco enzyme dilakukan menggunakan perbandingan bahan 1:3:10 (gula merah:bahan organik:air) dengan bahan organik berupa kulit buah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 6 pada pretest menjadi 7,5 pada posttest. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik serta memberikan alternatif pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan berpotensi bernilai ekonomi
Edukasi dan Pemberdayaan Wanita Untuk Ketahanan Pangan, Air, dan Energi Skala Rumah Tangga di Tengah Perubahan Iklim Global Siti Nurul Khotimah; Ihsanuddin Fadillah; Martinus
Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 (2026): Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 2026
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v6i1.241

Abstract

Perubahan iklum global sangat mempengaruhi produksi pangan, ketersediaan air dan energi. Sehingga meningkatkan tantangan dalam pemenuhan kebutuhsan dasar masyarakat terkait ketiga sektor kehidupan tersebut. Salah satu langkah dalam proses adaptasi atas perubahan iklim adalah memberdayakan wanita sebagai agen perubahan pada level rumah tangga untuk menjadi sumber inspirasi dalam ketahanan rumah tangga terhadap iklim. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran wanita terhadap pentingnya ketahanan pangan, air dan energi sebagai strategi adaptasi terhadap perubahan iklim global. Bentuk kegaiatan adalah melalui proses edukasi partisipasif yang melibatkan kelompok wanita Rumah Keluarga Indonesia. Secara keseluruhan, tahapan pelaksanaan dimulai dari survei, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan edukasi dan evaluasi melalui proses observasi partisipasi aktif peserta. Pelaksanaan dihadiri oleh 7 orang ibu rumah tangga yang aktif pada komunitas Rumah Keluarga Indonesia. Materi yang disampaikan terdiri dari dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan, ketersediaan air dan energi, pemnfaatan perkarangan rumah sebagai sumber pangan dengan cara melakukan urban farming dimana di dalamnya ada proses pemanfaatan limbah organik yang berasal dari rumah tangga. Teknologi sederhana mengenai alterntif energi listrik dari PLN juga disampaikan, misalnya pemanfaatan solar panel sederhana untuk lampu pekarangan, dan lain-lain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias atas materi yang disampaikan dan terjadi peningkatan pemahaman serta kesadaran atas peran perempuan di dalam ketahanan pangan, air dan energi terhadap perubahan iklim