Articles
Pendampingan Belajar Anak yang Tinggal di Bawah Jembatan Landak dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar di Gg. Semut Kelurahan Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur
Iwan Ramadhan;
Jumardi Budiman;
Nur Meily Adlika;
Shilmy Purnama;
Haris Firmansyah;
Hadi Wiyono
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2022): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36928/jrt.v5i3.1091
Various problems have occurred in implementing learning at home since the transition to online learning to prevent the Covid-19 outbreak. Parents at home are required to provide maximum guidance because parents as educators are tasked with guiding the child's learning process from a distance. However, not all parents can assist their children, so children experience obstacles and problems that require a role not only from parents. Not only that, children face several factors due to the lack of learning assistance, including the lack of student independence in learning caused by the unpreparedness of parents in assisting and guiding students to study at home and discomfort due to using gadgets. To check for a long time. The Tanjung Hulu District Government partners with the Tanjungpura University BEM. The method used in implementing this program is a classical approach carried out by providing learning materials that are easy and understandable for children. The results showed that the activities had run smoothly, starting with introductions, the provision of materials had been carried out well, and the children were also enthusiastic about participating in the implementation of this mentoring
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA BAGI GURU MGMP IPS KABUPATEN MEMPAWAH
Hadi Wiyono;
Haris Firmansyah;
Iwan Ramadhan;
Nur Meily Adlika;
Shilmy Purnama;
Jumardi Budiman;
Sumantri Sumantri;
Rina Raihana Putri;
Uray Rosa Febrianti
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/ag.v5i1.9185
Tujuan pelaksanaan PKM ini untuk meningkatkan minat guru-guru IPS Kabupaten Mempawah dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis canva, dan meningkatkan keterampilan guru-guru IPS Kabupaten Mempawah dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis canva. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini terdiri atas: (a) Pelatihan, yaitu kegiatan interaktif dengan guru-guru IPS SMP Kabupaten Mempawah untuk memberikan penjelasan teori tentang media pembelajaran, dan (b) Praktik, memberikan tugas kepada guru-guru membuat media pembelajaran menggunakan aplikasi canva kemudian meminta peserta pelatihan mengumpulkan tugas media untuk diberikan penilaian dan masukan. Kegiatan PKM berupa pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis canva bagi guru-guru MGMP Kabupaten Mempawah dilaksanakan di SMP Negeri 2 Mempawah dan diikuti oleh 27 peserta yang terdiri atas guru-guru IPS dari sekolah di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kegiatan pengabdian memberikan dampak pada peserta dengan meningkatnya minat guru-guru IPS Kabupaten Mempawah dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis canva serta meningkatkan keterampilan guru-guru IPS Kabupaten Mempawah dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis canva.
KUDA KEPANG BARONGAN : EKSISTENSI KEBUDAYAAN ETNIS JAWA DI PONTIANAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS
Iwan Ramadhan;
Haris Firmansyah;
Nur Meily Adlika;
Hadi Wiyono;
Astrini Eka Putri
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 8, No 2 (2023): VOLUME 8 NUMBER 2 MEI 2023
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26737/jpipsi.v8i2.3956
The purpose of this study was to describe the early history of the formation of the Kuda Kepang Barongan culture, the views of the community on culture and the impact and existence of the Kuda Kepang Barongan culture in Pontianak by the Margo Tresno Association, the methods used were observation, in-depth interviews with informants, the results, the traditional art of Kuda Kepang Barongan that grows and develops in Pontianak City thanks to the Margo Tresno Association is evidence of the acculturation of Javanese ethnicity in Pontianak. Obtained were early history Initially, the existence of the Kuda Kepang Barongan culture was sparked by the Margo Tresno Association which wanted to maintain the existence of Javanese ethnic culture in Pontianak. The community's view of this culture was welcomed by the artists with the presence of horse braid players who were not only from Javanese ethnicity but other ethnicities also participated. the cultural arts of the barong braid horse further enrich the culture in the city of Pontianak in particular, this is in accordance with the characteristics of the city of Pontianak which has a variety of cultures and ethnic groups which is commonly called multicultural. As a source of social studies learning, namely maintaining the existence of local wisdom culture and material for social interaction and cultural history in Pontianak.
Pelatihan Pembelajaran Daring Pada Guru-Guru Geografi di Kabupaten Kubu Raya
Budiman Tampubolon;
L. M. Hari Christanto;
Putri Tipa Anasi;
Nur Meily Adlika
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 Maret 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/dedication.v5i1.434
Multimedia sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran khususnya bagi guru. Peran pendidik merupakan kunci utama dalam pengelolaan proses pembelajaran dikelas. Pelatihan ini bertujuan untuk mempermudah para guru untuk melaksanakan pembelajaran daring. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelatihan pada kegiatan ini meliputi ceramah bervariasi dan latihan atau praktek. Hasil pelatihan bahwa, 1) setelah di berikan materi dan pandangan mengenai pembelajaran abad ke-21 persepsi guru menjadi lebih leluasa memilih model, metode, maupun media yang di terapkan untuk pembelajaran daring di masa sekarang; 2) Sebelum diberikan pelatihan Guru Geografi di Kabupaten Kubu Raya 100% belum pernah mengunakan media Power Point Voice dan Screencast O-Matic; 3) Setelah pelatihan pembelajaran daring yang diberikan, para guru geografi di Kabupaten Kubu Raya merasa bahwa dengan menggunakan Power Point Voice dengan menggunakan iSpring suite dan screencast o-matic dapat mempermudah proses penyampaian materi dalam proses pembelajaran daring. Hasilnya seluruh guru geografi di Kubu Raya setuju bahwa Google Classroom memuaskan dalam penggunaannya guna mendukung proses berjalannya pembelajara daring.
Museum Artifact Conservation Training for Social Science Educators and Students in Pontianak
Haris Firmansyah;
Andang Firmansyah;
Putri Tipa Anasi;
Nur Meily Adlika;
Yusawinur Barella;
Venny Karolina;
Aminuyati
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/abdimas.v6i4.3940
The West Kalimantan Museum stores and exhibits a collection of items with historical, scientific, artistic, and cultural significance, primarily originating from West Kalimantan Province. It is crucial for social science educators and students in West Kalimantan to comprehend the significance of visiting the museum in person. This allows them to directly witness and study historical and cultural artifacts of West Kalimantan, thereby reinforcing the knowledge they acquire from books. Hence, social science education lecturers of Tanjungpura University organized a community service program known as "Pengabdian Kepada Masyarakat" (abbreviated as PKM) that invited both social science teachers and students of Pontianak to local museums for a visit. The objectives of this training encompassed two main goals. Firstly, it aimed to generate interest among teachers and students in discovering and familiarizing themselves with the museum. Secondly, it sought to enhance the knowledge of teachers and students regarding the conservation of the museum's collections. Following the training, the lecturers gathered feedback from participants via a Google form to assess their opinions regarding the museum collection and artifact preservation training. This data was then analyzed using a quantitative approach, and the results were presented using descriptive statistics. A total of 19 individuals responded to the survey, consisting of 7 teachers and 12 students. The results indicated that the participants had a positive response to the activity and expressed a request for similar programs to be conducted in the future.
Deskripsi Masalah Belajar Siswa Pasca Covid-19 Pada Pembelajaran Geografi Di Kelas X IPS Di SMA Santun Untan Pontianak
Yusi Nurainah;
Budiman Tampubolon;
Nur Meily Adlika
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i6.4364
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permasalahan pembelajaran yang dihadapi siswa pasca Covid-19 pada pembelajaran geografi di Kelas X IPS SMA Santun Untan Pontianak. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah siswa IPS X SMA Santun Untan yaitu data primer. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung dan teknik komunikasi langsung dengan alat penelitian berupa daftar cek dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian masalah belajar disebabkan oleh masalah internal yaitu masalah kesehatan, masalah kecerdasan, masalah motivasi belajar, masalah kepercayaan diri, masalah kebiasaan belajar, masalah konsentrasi belajar. Kata Kunci : Deskripsi Masalah Belajar, Pasca Covid-19,Pembelajaran Geografi.
Tour de Museum: Pengenalan dan Pelestarian Budaya Kalimantan Barat
Haris Firmansyah;
Hadi Wiyono;
Iwan Ramadhan;
Nur Meily Adlika;
Shilmy Purnama;
Jumardi Budiman
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v7i3.6122
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini, yaitu: (1) untuk meningkatkan minat peserta didik dalam mempelajari serta mengenal budaya daerah Kalimantan Barat; dan (2) untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang budaya Kalimantan Barat. Metode PkM dalam bentuk pelatihan dengan mengobservasi museum Provinsi Kalimantan Barat bersama peserta didik serta pemberian angket dan tes. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 27 peserta didik kelas VI SD Negeri 09 Pontianak Tenggara, dan pendamping peserta didik yang terdiri dari kepala sekolah dan wali kelas VI SD Negeri 09 Pontianak Tenggara. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa meningkatnya minat peserta didik kelas VI SD N 09 Pontianak Tenggara belajar sejarah budaya dari hasil angket minat peserta didik rata-rata skor 87% kategori tinggi, serta meningkatnya pengetahuan peserta didik tentang budaya Kalimantan Barat dengan rata-rata hasil tes sebesar 82 dengan kategori A.
Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana Tingkat Sekolah Dasar
Nur Meily Adlika;
Putri Tipa Anasi;
Diah Trismi Harjanti;
Ludovicus Manditya Hari C
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35311/jmpm.v4i2.318
Sosialisasi pengurangan risiko bencana memberikan penyampaian materi tentang bencana dan cara menghadapi bencana. Metode yang digunakan sosialisasi ini adalah Active Learning, menggunakan instrumen yaitu kuesioner. Peserta diberikan pretest dan posttest untuk melihat pemahaman peserta terhadap materi. Hasil pretest menunjukkan 11 dari 17 peserta masih belum memahami mitigasi bencana di sekolah, sedangkan posttest menunjukkan peningkatan bahwa 13 dari 17 peserta memahami mitigasi bencana di sekolah. Berdasarkan sosialisasi yang dihadiri oleh guru dan narasumber dari tim PKM berlangsung dengan lancar dan sukses sesuai dengan schedule yang telah disusun serta dapat diterima baik oleh para peserta. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat kepuasan peserta terhadap cara penyampaian narasumber mencapai 76,5% dari puas hingga sangat puas. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan yaitu 70, 6% dan 17,6% peserta sangat puas dan puas. Hanya 11,8% saja peserta yang cukup puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Peserta juga melihat kebermanfaatan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan. Diketahui bahwa 88,2% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat. Menurut peserta, sosialisasi dapat dilanjutkan oleh mitra pengabdian dengan 82,4% menyatakan sangat bisa dilanjutkan, sedangkan 17,6% peserta menyatakan bisa dilanjutkan. Hal ini berarti bahwa peserta meyakini bahwa dengan memahami materi yang diberikan oleh tim akan dapat melanjutkan apa yang telah diberikan dan disarankan sesuai dengan materi yang sudah diberikan.
INDEPENDENT CURRICULUM ASSESSMENT: IMPLEMENTATION AND CRITERIA FOR ACHIEVING LEARNING OBJECTIVES (KKTP) AT SMA NEGERI 3 SUNGAI KAKAP
Nur Meily Adlika
Jurnal Scientia Vol. 12 No. 04 (2023): Education, Sosial science and Planning technique, 2023, Edition September-Nov
Publisher : Sean Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58471/scientia.v12i04.2050
The purpose of this research is to determine the implementation and determination of criteria for achieving learning objectives at SMA Negeri 3 Sungai Kakap. Changes to the independent curriculum certainly affect the assessment system for students. Both assessments are to provide information on improving the learning process, as well as to determine students' achievement of learning objectives. Each educational unit has a system for implementing and determining or creating different criteria for achieving learning objectives. Although they vary, the guidelines used are as provided by the Ministry of Education, Culture, Research, Technology and Higher Education. This research uses a descriptive qualitative method. Data collection uses observation techniques, interviews and documentation studies. Analysis of research results was carried out according to Milles and Huberman's analysis. The results of this research on the implementation of assessments at SMA Negeri 3 Sungai Kakap are prioritizing the development of students' overall potential, rubric-based assessments that are comprehensive and inclusive. Meanwhile, in the Learning Goal Achievement Criteria replacing the minimum completeness criteria or KKM, teachers are advised not only to give absolute scores but to accompany them with descriptions regarding student abilities and the application of Learning Goal Achievement Criteria to measure the achievement of learning goals based on each student's abilities.
Analisis Tingkat Pengetahuan Terhadap Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan Pada Siswa SDN 04 Rasau Jaya
Nur, Nur Mai Saroh;
Adlika, Nur Meily;
Ulfah, Maria
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/geoedusains.v4i1.2232
SDN 04 Rasau Jaya merupakan sekolah yang terletak di Desa Rasau Jaya Tiga yang termasuk dalam Desa/Kelurahan rawan Karhutla dan salah satu desa yang mengalami kebakaran hutan dan lahan terbesar kedua setelah Desa Rasau Jaya Dua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan terkait bencana kebakaran hutan dan lahan pada siswa SDN 04 Rasau Jaya. Penelitian ini memakai penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan secara sistematis mengenai fakta dengan mencoba menggambarkan fenomena dengan secara detail sehingga peneliti dapat menjelaskan bagaimana pengetahuan bencana kebakaran hutan dan lahan pada siswa SDN 04 Rasau Jaya secara terstruktur dan dipakai sampel sebanyak 71 orang. Data diperoleh memakai instrumen tes dan, kemudian dianalisis dengan teknik analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh persentase skor tingkat pengetahuan siswa sebesar 18% tinggi dan 82% sangat tinggi, dapat disimpulkan tingkat pengetahuan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan siswa SDN 04 Rasau Jaya yakni sangat tinggi.