Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Proyek bagi Guru SMA di Kawasan Perbatasan Indonesia – Malaysia Budiman, Jumardi; Ulfah, Maria; Purwaningsih, Endang; Achmadi, Achmadi; Okianna, Okianna; Wiyono, Hadi; Adlika, Nur Meily
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v5i2.3557

Abstract

As a result of initial observations and interviews with high school principals in Sekayam District, there are still some teachers who have difficulties in implementing the independent curriculum and are not proficient in compiling PjBL modules, especially teachers in the Indonesia-Malaysia border area. Based on this phenomenon, the team agreed to conduct counseling activities on training on the preparation of project-based teaching modules for high school teachers in the Indonesia - Malaysia border area. The reason for the selection of high school teachers in border areas as targets for PKM activities is the lack of continuous training and assistance from the government and other parties so that the lack of teacher skills to adapt to changes in education policy. The method of implementing this PKM is in the form of counseling on the independent curriculum and the preparation of project-based learning modules. The results of the PKM show that participants have increased knowledge and have the initial ability to design project-based learning modules.
Upaya Mitigasi Struktural Pada Zona Rawan Bencana Kebakaran Lahan di Kecamatan Pontianak Tenggara Farid, Ibnan; Adlika, Nur Meily; Anasi, Putri Tipa
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i2.29876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya mitigasi struktural pada zona rawan bencana kebakaran lahan di Kecamatan Pontianak Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi riset ialah seluruh area di Kecamatan Pontianak Tenggara yang memiliki luas 1.491.25 ha dengan penduduk sebanyak 48.949 jiwa. Teknik perekaman data dalam penelitian ini menggunakan teknik Inverse Distance Weighted, kuesioner, dan dokumentasi. Sampel penelitian hanya berfokus di Kelurahan Bansir Darat karena kelurahan ini merupakan daerah rawan bencana kebakaran lahan dengan kriteria 18-40 tahun pada 2.605 jiwa dan dapat dirincikan melalui metode Slovin sehingga menghasilkan populasi sebanyak 96 responden. Usia yang dipilih adalah kategori dewasa awal karena cenderung untuk memberikan pertolongan yang lebih stabil. Temuan pada penelitian ini menunjukkan daerah yang memiliki kebakaran lahan di Kecamatan Pontianak Tenggara ada lima golongan kerawanan, golongan sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Kemudian, temuan lainnya berdasarkan data perhitungan statistik bahwa upaya mitigasi struktural sebesar 76% di Kecamatan Pontianak Tenggara dengan rincian ketahanan struktur bangunan 59% (kategori sedang), relokasi 70% (kategori tinggi), dan pembangunan infrastruktur 68% (kategori tinggi). Berdasarkan data tersebut, bisa disimpulkan bahwa telah dilakukan beberapa upaya mitigasi struktural di daerah rawan bencana di Kecamatan Pontianak Tenggara.
Pelatihan Pembuatan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Di Mgmp Geografi Kota Pontianak Anasi, Putri Tipa; Harjanti, Diah Trismi; Christanto, LM Hari; Adlika, Nur Meily
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1656

Abstract

Pada dunia pendidikan media memiliki peranan penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Salah satu media pembelajaran interaktif berbasis teknologi adalah Augmented Reality (AR) yang mulai banyak digunakan untuk memberikan tampilan simulasi dalam bentuk dua dimensi dan atau tiga dimensi sehingga dapat memunculkan secara nyata dan real time. Pelatihan pembuatan Augmented Reality ini memiliki tujuan mengenalkan, melatih dan membiasakan guru-guru dalam membuat media pembelajaran menggunakan Augmented Reality. Pelatihan ini melibatkan 25 orang guru mata pelajaran geografi yang tergabung dalam MGMP Kota Pontianak. Pelatihan ini dilakukan dengan praktek langsung membuat media pembelajaran menggunakan Augmented Reality secara langsung yang di pandu oleh satu orang pemateri. Selama pelaksanaan guru-guru di bagi ke dalam kelompok kecil yang terdiri dari 3-4 orang dan di dampingi oleh 1 orang asisten praktikum di setiap kelompoknya. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh hasil bahwa kegiatan pelatihan ini memberikan dampak yang baik dari segi pemahaman serta kemauan guru dalam mempraktekan pembuatan media pembelajaran melalui Augmented Reality.. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan Pembuatan Augmented Reality sebagai media pembelajaran mampu menambah keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran yang inovatif. Kata Kunci: Augmented Reality, Media Pembelajaran, Inovatif
Pengaruh Model Pembelajaran Peta Konsep Berbasis Apliksi Canva Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X di SMAN 3 Mandor Apriani, Apriani; Adlika, Nur Meily; Buwono, Sri
GEOREFERENCE Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gr.v3i2.95822

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui hasil belajar geografi siswa kelas X di SMAN 3 Mandor yang menggunkan peta konsep berbasis canva. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pelajaran geografi, yang diduga diakibatkan dari model pembelajaran yang kurang menarik dan tidak memberi memotivasi kepada siswa. Penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sampel penelitian ini mencakup 2 kelas, yakni kelas eksperimen yang menerapkan model peta konsep berbasis Canva, sementara kelas kontrol memakai peta konsep yang tidak non digital. Data penelitian terkumpul melalui sejumlah teknik, yakni mencakup observasi, tes beserta dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan pada siswa yang menerapkan model pembelajaran peta konsep berbasis Canva dibandingkan melalui model peta konsep non-digital. Dengan demikian, hasil belajar geografi siswa terbukti efektif ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran peta konsep berbasis Canva.
Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa yang Tinggal di Pondok Pesantren dan Tinggal di Rumah pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Islam Hisada Pontianak Ruqiyah, Siti; Asriati, Nuraini; Adlika, Nur Meily
GEOREFERENCE Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gr.v3i2.100114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan tingkat motivasi belajar serta hasil akademik antara siswa yang tinggal di lingkungan pesantren dan mereka yang tinggal di rumah dalam mata pelajaran Geografi di salah satu SMA Islam di Pontianak. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan komparatif. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI dan XII IPS, dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang, terdiri atas 21 siswa yang tinggal di pesantren dan 20 siswa yang tinggal di rumah. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar serta dokumentasi nilai hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,116 untuk motivasi belajar dan 0,944 untuk hasil belajar, keduanya lebih besar dari 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan baik dalam motivasi belajar maupun hasil akademik antara kedua kelompok siswa. Meskipun terdapat perbedaan nilai rata-rata, namun perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik.
Hubungan Minat Belajar dan Sikap Terhadap Hasil Belajar Geografi Pada Siswa Kelas X SMAN 2 Sukadana Amelia, Amelia; Buwono, Sri; Adlika, Nur Meily
GEOREFERENCE Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gr.v3i2.100399

Abstract

Riset berikut menelaah keterkaitan diantara minat belajar serta sikap siswa dengan hasil belajar mereka pada mata pelajaran Geografi. Terdapat tiga fokus utama kajian, yakni: (1) hubungan diantara minat belajar serta hasil belajar, (2) hubungan diantara sikap serta hasil belajar, serta (3) pengaruh gabungan kedua variabel tersebut atas hasil belajar. Subjek penelitian berjumlah 62 siswa dari kelas XA serta XB di SMAN 2 Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 20 butir pernyataan yang mewakili indikator minat belajar serta sikap. Proses analisis melibatkan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji korelasi Product Moment Pearson. Berlandaskan uji Kolmogorov–Smirnov, didapat nilai signifikansi senilai 0,96 yang melebihi batas 0,05 hingga data dinyatakan berdistribusi normal; akibatnya hipotesis alternatif diterima serta hipotesis nol ditolak. Uji homogenitas menghasilkan nilai signifikansi 0,367 serta 0,494 keduanya diatas 0,05 yang bermakna kedua kelompok sampel memiliki varians yang homogen. Temuan penelitian mengungkapkan bahwasanya minat belajar (X1) berpengaruh signifikan atas hasil belajar (Y), sedangkan sikap (X2) tidak mengindikasi pengaruh signifikan. Meskipun demikian, ketika kedua variabel (X1 serta X2) diuji secara simultan, keduanya bersama-sama terbukti memiliki korelasi yang signifikan dengan pencapaian belajar Geografi siswa.
Pengaruh PJBL Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XII Geografi di SMA Negeri 7 Pontianak Kamila, Rahma; Adlika, Nur Meily; Ulfah, Maria
GEOREFERENCE Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gr.v3i2.100230

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menilai apakah terdapat pengaruh antara hasil belajar siswa diukur melalui nilai akhir rapor semester terhadap keterlibatan siswa pada penerapan model pembelajaran PjBL. Pendekatan yang diterapkan pada penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan metode analisis data berupa regresi linier sederhana untuk mengkaji keterkaitan antara variabel X dan variabel Y. partisipan penelitian ini berjumlah sebanyak 87 siswa, dan teknik atau prosedur pengambilan data dilakukan melalui dokumentasi nilai rapor serta pengukuran keterlibatan siswa dalam PjBL. Berdasarkan hasil uji normalitas, diperoleh bahwa data residual berdistribusi normal (Sig. = 0,200), dan Hasil dari uji linearitas memperlihatkan hubungan antara variabel bersifat linear (Sig. = 0,132). Analisis regresi mengindikasikan bahwa koefisien regresi mencapai nilai sebesar 0,386 memiliki arah positif, namun tidak signifikan secara statistik, dengan signifikansi sebesar 0,142 > 0,05. Nilai (R²) yang didapatkan dari analisis regresi sebesar 0,025 menunjukkan variabel Hasil Belajar hanya menjelaskan 2,5% variasi dalam PjBL. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Variabel tersebut tidak berdampak signifikan pada peningkatan hasil belajar siswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa pencapaian akademik yang tercermin dalam nilai rapor belum tentu mencerminkan kemampuan siswa dalam menjalani pembelajaran kontekstual seperti PjBL. Penelitian ini merekomendasikan agar guru dan peneliti dapat meninjau faktor-faktor tambahan yang berpotensi lebih memengaruhi keberhasilan siswa dalam model PjBL, seperti motivasi, kreativitas, dan kemampuan kerja sama.
THE UTILIZATION OF RICE PADDY MAPPING TECHNOLOGY AS A FOUNDATION FOR SUSTAINABLE FOOD AGRICULTURE PLANNING Saputra, Janu Hidayat; Adlika, Nur Meily; Christanto, Ludovicus Manditya Hari
GEOREFERENCE Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gr.v3i1.86357

Abstract

Increasing demand for land is driving up the rate of agricultural land conversion. This may threaten the availability of paddy fields and thus food availability and security. This research aims to map the distribution of paddy fields to be planned as Sustainable Food Agricultural Land in Sengah Temila District, Landak Regency. In this research, the survey method was used with the population being all paddy field land use in Sengah Temila Sub-district with a total sample size of 100 land samples. The results showed that the total area of existing paddy fields in Sengah Temila Sub-district in 2024 based on Landak District Paddy Field was 5,040.69 ha. Through the agricultural information obtained using ground check technique and then processed using map overlay technique to obtain LP2B plan map, the existing paddy field area in Sengah Temila sub-district is 5,225.10 ha. The overlay results show that the land that can be planned as sustainable food agriculture land in Sengah Temila sub-district is 5,069.22 ha spread over each village. The LP2B plan in Sengah Temila Sub-district in this study is expected to be able to reduce the conversion rate of rice fields in order to achieve food security and sovereignty.
Analisis Konsep 3A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas) Terhadap Objek Wisata Buatan Saung Nila di Kawasan Gunung Ambawang Safitri, Dhea Aulia; Ulfah, Maria; Adlika, Nur Meily
GEOREFERENCE Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gr.v3i2.99025

Abstract

Pariwisata merupakan sektor penting yang mampu meningkatkan perekonomian nasional maupun daerah, termasuk di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Salah satu destinasi wisata buatan yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah Wisata Saung Nila yang terletak di Dusun Gunung Ambawang, Desa Sungai Deras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting pariwisata Saung Nila berdasarkan aspek atraksi, amenitas, dan aksesibilitas (3A). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan dukungan dari data sekunder dari lembaga yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saung Nila memiliki beragam atraksi seperti kolam renang dengan sumber mata air alami, kolam ikan nila, spot foto, karaoke, serta pemandangan alam yang asri. Dari segi amenitas, fasilitas umum seperti parkir, mushola, warung, dan saung sudah tersedia meskipun masih diperlukan tambahan, terutama toilet dan akomodasi. Sementara itu, aksesibilitas menjadi kendala utama, terutama kondisi jalan yang rusak saat musim hujan serta kurangnya papan penunjuk arah yang jelas. Dengan pengelolaan yang baik, penambahan fasilitas, perbaikan akses jalan, serta dukungan dari pengelola, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, Wisata Saung Nila berpotensi berkembang menjadi destinasi unggulan yang dapat menarik wisatawan dan meningkatkan ekonomi lokal.
EVALUATION OF WATERFRONT CITY TOURISM DEVELOPMENT DIRECTION AT TAMAN TERAS PARIT NANAS, NORTH PONTIANAK DISTRICT BASED ON THE 3A CONCEPT Kurniawan, Ryan Rizky; Ulfa, Maria; Adlika, Nur Meily
GEOREFERENCE Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gr.v3i1.85750

Abstract

Waterfront City Taman Teras Parit Nanas is a tourism destination located along the banks of the Landak River. It was developed as part of an urban planning initiative and creative economic development strategy, focusing on the revitalization of riverbanks and surrounding residential areas. The purpose of this study is to analyze the application of the 3A tourism concept, which includes attractions, accessibility, and amenities. This research employs a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through direct observation at the site, interviews with both managers and visitors, literature review of relevant regulations and legislation that support the development of the waterfront city, and GPS-based documentation to map elements related to the 3A tourism components. The findings reveal several critical issues, particularly in the suboptimal management of available facilities. Addressing these challenges requires effective collaboration among visitors, site managers, and the local community to enhance and realize the full tourism potential of Taman Teras Parit Nanas.