Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Fasilitas Terhadap Kepuasan Pengunjung di Objek Wisata Ngalau Indah Kota Payakumbuh Farhan, Muhammad Shaquel; Meirina Chair, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2192

Abstract

This study entitled The Effect of Facilities on Visitor Satisfaction at Ngalau Indah Tourism Object Payakumbuh City. The purpose of this study was to determine the effect of facilities on visitor satisfaction. The research was motivated by several problems regarding the facilities described by visitors who were in Ngalau Indah. The type of research used is descriptive quantitative with a causal associative approach. The type of sample in this study was to use purposive sampling technique so that 100 samples were obtained. The results of the research as a whole for the facility variable show a good category with an assessment percentage of 55% and for the visitor satisfaction variable it shows a very good category with an assessment percentage of 70%. Furthermore, the research results are based on: (1) the form of the facility indicator shows a good category with an interpretation of the percentage of respondents' assessment of 33%. (2) The facility function indicator shows a good category with an interpretation of the percentage of respondents' assessment of 34%. (3) The facility location indicator shows a good category with an interpretation of the response assessment percentage of respondents' assessment of 36%. And (4) the facility quality indicator shows a good category with an interpretation of the percentage of respondents' assessment of 33%. (5) the expectation indicator shows a good category with an interpretation of the percentage of respondents' assessment of 36%. (6) Performance indicators (performance) show a good category with the interpretation of the percentage of respondents' assessment of 31%. (7) The comparison indicator shows a very good category with an interpretation of the response assessment, the percentage of respondents' assessment is 78%. And (8) the confirmation indicator (confirmation) shows a good category with an interpretation of the percentage of respondents' assessment of 28%. (9) The discrepancy indicator shows a sufficient category with an interpretation of the response assessment, the percentage of respondents' assessment is 37%.
Pengaruh Fasilitas Kamar Terhadap Keputusan Menginap di Grand Rocky Hotel Bukittinggi Putra, Ronaldo; Meirina Chair, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2199

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini berdasarkan adanya masalah yang ditemukan di hotel dan juga adanya komplaintamu di Grand Rocky Hotel Bukittinggi. Adapun masalah dan complainyang ditemukan seperti tamu komplain mengenai kamar toilet yang kurang bersih dan peralatan kamar mandi tidak diganti seperti sleeper dan tissue toilet. Dalam penelitian ini ada 2 jenis data yaitu data primer dan data sekunder.Cara dalam pengumpulan datanya dengan melakukan penyebaran kuesioner.Penelitian ini tergolong pada deskriptif kuantitatif dengan metode yang digunakan assositif hubungan kausal. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tamu yang menginap di Grand Rocky Hotel Bukittinggi sebanyak 99 responden dan teknik pengambilan sampelnya yaitu teknik non probability sampling.Penelitian ini dengan melakukan penyebaran angket kepada tamu hotel.Dalam pengukuran dalam variabel X dan variabel Y dengan menggunakan skala likert.Distribusi datavariabel fasilitas kamar berada pada kategori baik dan untuk distribusi variabel keputusan menginap berada pada ketegori baik. Setelah pengolahan data didapat uji F dengan hasil diperoleh F hitung sebesar 14,569 dengan nilai sig 0,002 kecil dari 0,05, dapat dijelaskan bahwa variabel fasilitas kamar dapat menjelaskan variabel keputusan menginap yang secara signifikan dengan hasil Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil data yang didapat untuk uji koefisiensi variabel yaitu dengan nilai sig. 0,002 kecil dari 0,05, dapat diartikan bahwa variabel failitas kamar memiliki peran yang positif terhadap keputusan menginap di Grand Rocky Hotel Bukittinggi. Hasil dari uji koefisiensi determinasi menunjukan 13,1% fasilitas kamar mempengaruhi keputusan mnginap di Grand Rocky hotel Bukittinggi.
Persepsi Pengunjung Tentang Sapta pesona Wisata Taman Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi Widiatmoko, Andri; Meirina Chair , Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2960

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui Persepsi pengunjung tentang sapta pesona di objek wisata Taman wisata Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi dan didasari oleh beberapa permasalahan di Taman Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi yaitu pagar pembatas satwa yang butuh perawatan serta berbahaya bagi anak-anak karna dirasa kurang kemanannya. Jenis penelitian nya adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Populasi penelitiannya yaitu semua pengunjung di Sapta pesona Wisata Taman Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi. Cara untuk mengumpulkan data pada penelitian ini yaitu menyebarkan angket atau kuisioner, dan sampel uji coba penelitian sebanyak 30 orang. Uji coba instrumen memakai uji validitas dan uji reabilitas. Dengan teknik sampel yang digunakan non probability sampling dengan metode incidental sampling, dengan total responden 100 orang. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan persepsi pengunjung tentang Sapta pesona Wisata Taman Margasatwa Budaya Kinantan Kota Bukittinggi. Menunjukkan persentase buruk sebanyak 92%. Berdasarkan indikator atraksi dapat dikategorikan buruk dengan persentase 54% dalam rentang. Berdasarkan indikator aman dengan persentase buruk sebanyak 84%. Berdasarkan indikator tertib dapat dikategorikan buruk dengan persentase 84%. Berdasarkan indikator bersih dengan persentase buruk dengan persentase 85%. Berdasarkan indikator sejuk cukup baik 42%. Berdasarkan indikator indah buruk 65%. Berdasarkan indikator ramah 81% buruk. Berdasarkan indikator kenangan buruk 48%.
Tinjauan Sapta Pesona di Objek Wisata Pantai Pasia Tiku Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat Hermanto, Anggun; Meirinaa Chair, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2986

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan seperti sampah yang masih berserakan disekitar objek wisata, parkiran yang belum tertata rapi,tidak adanya penjaga keaman disekitar objek wisata, udara yang kurang bagus di tepi pantai, kurangnya pepohonan tempat berteduh, kurang ramahnya penjaga pintu gerbang, kurangnya kenang-kenangan pada Objek Wisata Pantai Pasia Tiku. Jenis penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Populasi penelitian ini adalah semua pengunjung yang datang ke Pantai Pasia Tiku Provinsi Sumatera Barat dari bulan Juni 2020 sampai Desember 2020. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner (angket) dengan skala likert yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Data dari penelitian ini diolah dengan menggunakan SPSS 20.00. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi pengunjung tentang tinjauan sapta pesona di objek wisata pantai pasia tiku kabupaten agam provinsi sumatera barat berada pada kategori kurang setuju yaitu 49%. Sedangkan untuk indikator aman berada dalam kategori kurang setuju yaitu 57%. Selanjutnya pada indikor tertib berada pada kategori setuju yaitu 45%, pada indikator sejuk berada pada kategori setuju yaitu 52%, pada indikator bersih berada pada kategori kurang setuju yaitu 59% dan yang pada adalah indikator indah dengan kategori tidak setuju yaitu 55%. Pada indikator ramah-tamah dengan kategori setuju yaitu 52%, dan terakhir indikator kenangan dengan kategori setuju yaitu 53%.
Hotel management graduates perception of work conditions and the moderating effect of salary on work motivation in the hotel industry during the Covid-19 pandemic Ferdian, Feri; Abrian, Youmil; Suyuthie, Hijriyantomi; Chair, Ira Meirina
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 4 No 2 (2021): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v4i2.21223

Abstract

This study aimed to analyze the hotel management graduates' perception of work conditions and the moderating effect of salary on work motivation in the hotel industry during the COVID- 19 pandemic. This research was conducted with a quantitative approach. The total population was 670 hotel management graduates with the sample's determination based on the type of purposive sampling. The sample size of the study is 20% of the total population (134 graduates) who are estimated to work in the hotel industry. A total of 134 respondents were successfully collected. The data analysis technique used is Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM). The results showed that: There is a significant effect of work condition toward hotel management graduates’ work motivation in the hotel industry during the COVID- 19 pandemic and there is a significant moderating effect of salary toward the relationship between work condition and hotel management graduates’ work motivation in the hotel industry during the COVID- 19 pandemic. What could be said from the result of the study is that the impact of work conditions toward work motivation in the hotel industry during the COVID-19 pandemic would be increased with the presence of salary.
Hotel management graduates perception of work conditions and the moderating effect of salary on work motivation in the hotel industry during the Covid-19 pandemic Ferdian, Feri; Abrian, Youmil; Suyuthie, Hijriyantomi; Chair, Ira Meirina
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 4 No 2 (2021): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v4i2.21223

Abstract

This study aimed to analyze the hotel management graduates' perception of work conditions and the moderating effect of salary on work motivation in the hotel industry during the COVID- 19 pandemic. This research was conducted with a quantitative approach. The total population was 670 hotel management graduates with the sample's determination based on the type of purposive sampling. The sample size of the study is 20% of the total population (134 graduates) who are estimated to work in the hotel industry. A total of 134 respondents were successfully collected. The data analysis technique used is Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM). The results showed that: There is a significant effect of work condition toward hotel management graduates’ work motivation in the hotel industry during the COVID- 19 pandemic and there is a significant moderating effect of salary toward the relationship between work condition and hotel management graduates’ work motivation in the hotel industry during the COVID- 19 pandemic. What could be said from the result of the study is that the impact of work conditions toward work motivation in the hotel industry during the COVID-19 pandemic would be increased with the presence of salary.