Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PANGAN

Sirup Glukosa Berbasis Enzim dari Mikroba Lokal sebagai Gula Masa Depan Indonesia: Potensi dan Tantangan (Enzyme-Based Glucose Syrup from Local Microbes as Indonesia’s Future Sugar: Potentials and Challenges) Islamy, Agung; Nugraha Edhi, Suyatma; Saraswati; Nanik, Rahmani
JURNAL PANGAN Vol. 33 No. 2 (2024): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v33i2.801

Abstract

Gula sudah menjadi kebutuhan dasar rumah tangga yang tidak dapat terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia, maka tingkat kebutuhan akan ketersediaan gula juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pemerintah harus serius dalam menanggapi masalah ini dalam jangka panjang, salah satunya melalui pengembangan sirup glukosa berbasis bahan lokal menggunakan enzim dari mikroba lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi akan potensi sumber daya lokal baik bahan baku dan mikroba lokal dalam pengembangan industri sirup glukosa dan tantangannya di Indonesia menggunakan pendekatan systematic review. Setelah melakukan penelusuran pustaka ternyata ada beberapa komoditas bahan baku dan isolat mikroba lokal yang berpotensi dikembangkan dalam industri sirup glukosa. Bahan baku tersebut seperti jagung, singkong, ubi jalar, talas, sagu dan sorgum. Dengan isolat mikroba yang berpotensi dapat dikembangkan seperti Anoxybacillus flavithermus, Aspergillus flavus, Aspergillus awamori KT-11, Bacillus subtilis dan lain-lain.   Sugar has become a staple household need that is inseparable from daily life. Along with Indonesia’s increasing population, the demand for sugar availability has also increased significantly. The government must seriously address this issue in the long term, one of which is through the development of glucose syrup based on local ingredients using enzymes from local microbes. This study aimed to determine the potential of local resources, both raw materials and local microbes, in the development of the glucose syrup industry and its challenges in Indonesia, using a systematic review approach. After conducting a literature search, several commodities of raw materials and local microbial isolates have the potential to be developed in the glucose syrup industry. These raw materials include corn, cassava, sweet potato, taro, sago and sorghum with potential microbial isolates such as Anoxybacillus flavithermus, Aspergillus flavus, Aspergillus awamori KT-11, Bacillus subtilis and more.
Sirup Glukosa Berbasis Enzim dari Mikroba Lokal sebagai Gula Masa Depan Indonesia: Potensi dan Tantangan (Enzyme-Based Glucose Syrup from Local Microbes as Indonesia’s Future Sugar: Potentials and Challenges) Islamy, Agung; Nugraha Edhi, Suyatma; Saraswati; Nanik, Rahmani
JURNAL PANGAN Vol. 33 No. 2 (2024): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v33i2.801

Abstract

Gula sudah menjadi kebutuhan dasar rumah tangga yang tidak dapat terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia, maka tingkat kebutuhan akan ketersediaan gula juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pemerintah harus serius dalam menanggapi masalah ini dalam jangka panjang, salah satunya melalui pengembangan sirup glukosa berbasis bahan lokal menggunakan enzim dari mikroba lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi akan potensi sumber daya lokal baik bahan baku dan mikroba lokal dalam pengembangan industri sirup glukosa dan tantangannya di Indonesia menggunakan pendekatan systematic review. Setelah melakukan penelusuran pustaka ternyata ada beberapa komoditas bahan baku dan isolat mikroba lokal yang berpotensi dikembangkan dalam industri sirup glukosa. Bahan baku tersebut seperti jagung, singkong, ubi jalar, talas, sagu dan sorgum. Dengan isolat mikroba yang berpotensi dapat dikembangkan seperti Anoxybacillus flavithermus, Aspergillus flavus, Aspergillus awamori KT-11, Bacillus subtilis dan lain-lain.   Sugar has become a staple household need that is inseparable from daily life. Along with Indonesia’s increasing population, the demand for sugar availability has also increased significantly. The government must seriously address this issue in the long term, one of which is through the development of glucose syrup based on local ingredients using enzymes from local microbes. This study aimed to determine the potential of local resources, both raw materials and local microbes, in the development of the glucose syrup industry and its challenges in Indonesia, using a systematic review approach. After conducting a literature search, several commodities of raw materials and local microbial isolates have the potential to be developed in the glucose syrup industry. These raw materials include corn, cassava, sweet potato, taro, sago and sorghum with potential microbial isolates such as Anoxybacillus flavithermus, Aspergillus flavus, Aspergillus awamori KT-11, Bacillus subtilis and more.
Co-Authors Adhitya Yudha Pradhana, Adhitya Yudha Adil Basuki Ahza Afriyanti Afriyanti Aisah Aisah Akbar, Kelvin Muhammad Akhmad Rasyid Syahputra, Akhmad Rasyid Anis Khairunnisa, Anis Anuraga Jayanegara Aprianti, Gustira Endah Ara Nugrahayu Nalawati Aritonang, Melva Linda Asti Nilatany, Asti Ata Aditya Wardana Auliana, Sigit Axiomawan, Firman Yudha BARLINA RINDENGAN, BARLINA Bayu Meindrawan Benita, Ashri Mukti Budi Nurtama Dede Robiatul Adawiyah desi juliani Dhita Sari Dias Indrasti Eko Hari Purnomo Elizabeth, Irma Rosiana Emmy Darmawati Evi Savitri Iriani Evi Savitri Iriani Evi Savitri Iriani Evy Damayanthi Fahim Muchammad Taqi Farha Herzegovina Fathia, Sarah Hadi Kurniawanto Hadian Iman Sasmita, Hadian Iman Harsi D. Kusumaningrum Hendra Adi Prasetia Herza Govina Sobarsa Heti Herawati Huunaefi, Dase Iman Sabarisman Imantho, Harry Imawati Eka Putri Irma Rosiana Elizabeth Irman Hermadi Islamy, Agung Isnaini Rahmadi Jaka Wijaya Kusuma Jamyang Tashi Wangdi Joko Hermanianto Karlisa Priandana Kudang Boro Seminar Ligar, Bonang Waspadadi Linda Trivana, Linda Lukitowati, Fajar Mona Nur Moulia Muhammad Arpah Muhammad Hauzan Arifin Muhammad Rivai Muhammad Sudirman Akili Mulyanto, Rizky Nuur Berlianni Nancy Dewi Yuliana Nancy Dewi Yulliana Nancy Dewy Yuliana Nanik, Rahmani nina Jusnita, nina Novia Nava Nuryanthi, Nunung Oktaviani oktaviani Pratama, Indra Mustika Puspo Edi Giriwono Raafqi Ranasasmita Raafqi Ranasasmita Risma Rahmatunisa Rizal Syarief Rizal Syarief Rizal Syarief S. Joni Munarso Sandi, Olifia Mutiara Saraswati Sari, Ruly Novita SEDARNAWATI YASNI Seminar, Annisa Utami Sentani Chasfila setiavani, gusti setiavani, gusti Sri Widowati Sri Yuliani Sugihartini, Rahayu Lestari Sugiyono Sugiyono . Sugiyono . Sugiyono Sugiyono Suhandi Syahnada Jaya Syaifullah Syaifullah, Syahnada Jaya Tien Ruspriatin Muchtadi Tien Ruspriatin Muchtadi Tjahja Muhandri Usman Ahmad Utama, Rozi Satria Vega Yoesepa Pamela Wardhana, Danu Indra Winiati Pudji Rahayu yermia, yermia yermia Yufriyana, Nur Yuliana, Nancy Dewy Yunus, Ade Lestari