Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH ASOSIASI BENTUK TERHADAP PERANCANGAN INTERIOR AVIARY CITY HOTEL DI SEMARANG DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI RUANG Oktaviani, Aris; Laksitarini, Niken; Gunawan, Ahmad Nur Sheha
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aviary City hotel merupakan hotel bintang 4 yang terletak di Kota Semaranglebih tepatnya di Jl. Dokter Wahidin no.22-28, Candi, Kecamatan Candisari, KotaSemarang. Pengunjung Aviary City Hotel adalah wisatawan keluarga dan wisatawan mudayang ingin merasakan menginap di hotel dengan pelayanan dan fasilitas yang berkualitas.Perancangan baru Aviary City Hotel ini bertujuan untuk menjadi sarana penginapan yangdapat memenuhi kebutuhan wisatawan akan kegiatan staycation karena memilikiberbagai fasilitas umum dan menawarkan pengalaman menginap yang berbeda dari cityhotel lainnya. Metode perancangan berupa data primer yang dikumpulkan dari hasilobservasi studi lapangan, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner dan data sekunderdari kajian literatur. Berdasarkan kesimpulan penerapan asosiasi bentuk padaperancangan bertujuan untuk terciptanya momen menginap di Aviary hotel yang unik dantidak terlupakan.Kata kunci : aviary, city hotel, asosiasi bentuk, psikologi, staycation
PERANCANGAN ULANG HOTEL MAISON TERASKITA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS KOTA BANDUNG Utami, Wahyu Dwi; Laksitarini, Niken; Firmansyah, Rangga
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Maison Teraskita Bandung ialah hotel bintang 4 yang lokasinya berada dipusat cagar budaya dan bangunannya menggunakan bangunan cagar budaya grade B.Lokasi hotel ini tepatnya berada di Jl Asia Afrika No.55 kb, Pisang, Kecamatan SumurBandung, Jawa Barat. Hotel Maison Teraskita mengadopsi konsep <heritage, luxury dantropical= yang bertujuan untuk melestarikan dan menonjolkan bangunan lama yangbernilai sejarah, serta memberikan sentuhan modern melalui ekstensi bangunan baru yangselaras. Hotel ini merupakan hotel bisnis yang menyediakan fasilitas untuk menunjangkebutuhan tamu dalam keperluan bisnis dan sejenisnya dengan menampilkan atmosferyang autentik dengan penggayaan art deco, sehingga hal tersebut dapat menjadi daya tarikbagi hotel dalam bersaing dengan hotel lainnya. Metode perancangan yang diterapkanialah data primer yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi, sertakuisioner, dan data sekunder diperoleh dari kajian literatur. Berdasarkan kesimpulan dariperancangan ulang hotel ini ialah bertujuan untuk memperkenalkan lokalitas kotaBandung dengan tampilan yang eksklusif dan digemari serta mengedukasi segala kalangan.Kata kunci: Perancangan ulang, hotel, cagar budaya, lokalitas
PERANCANGAN ULANG INTERIOR TERMINAL LEUWIPANJANG TIPE A BANDUNG DENGAN PENDEKATAN HUMAN BEHAVIOR Imam, Muhammad Fadhel; Firmansyah, Rangga; Laksitarini, Niken
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Leuwipanjang menyediakan berbagai layanan transportasi seperti angkutankota, bus kota, angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) ke Jawa Barat bagian barat sepertiCianjur, Sukabumi, Bogor, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi. Terminal ini juga melayaniangkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) menuju Jakarta, Banten, dan Sumatera. TerminalLeuwipanjang merupakan pintu gerbang bagi banyak orang yang datang ke kota Bandung dansekitarnya, maka terminal ini banyak dikunjungi oleh masyarakat umum baik dalam kotamaupun luar kota. Tujuan perancangan ulang Terminal Leuwipanjang ini ialah untukmemudahkan pengguna melakukan aktivitas yang ada dengan adanya hubungan antar ruangyang dapat mengakomodasi kegiatan di dalamnya yang didukung dengan konsep naturalmodern. Sehingga menjadikan Terminal Leuwipanjang Kota Bandung ini sebagai fasilitasTerminal Tipe A yang aman, nyaman dan dapat menjadi percontohan untuk terminal bus lainnyadi Jawa Barat. Metode perancangan berupa data primer yang dikumpulkan dari hasil observasistudi lapangan, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner dan data sekunder dari kajian literatur.Kata kunci: terminal, tipe A, muman behavior, modern
PERANCANGAN ULANG KANTOR DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN CORPORATE IDENTITY Herdiansyah, Ernanda; Yuniati, Arnanti Primiana; Laksitarini, Niken
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era modern ini, interior berkembang pesat sebagai penunjang fasilitas umum dan pengembangan tata ruang, termasuk gedung perkantoran. Saat ini banyak kantor yang memperhatikan kondisi interiornya, karena secara tidak langsung sangat mempengaruhi aktivitas dan kinerja karyawan. Pada perancangan ini akan dilakukan perombakan pada salah satu kantor instansi pemerintah yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung yang beralamat di 277 Jl.Ahmad Yani, Babakan Surabaya, Kiaracondong, Cipahit, Kota Bandung, Jawa Barat. Penerapan identitaas kantor mengenai unsur lokalitas Kota Bandung pada konsep interior yang seharusnya dapat dijadikan sebagai identitas pada Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Identitas korporat bertujuan untuk lebih ditujukan kepada staff melalui budaya kerja, serta lebih mudahnya adalah melalui aspek visual.Kata kunci: Kantor,Identitas Korporat, Lokalitas
PERANCANGAN ULANG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS HASANUDDIN Alawiah, Hasri; Farida, Ariesa; Laksitarini, Niken
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Universitas Hasanuddin dalam standar perpustakaan telah melaksanakan sebagai perpustakaan dengan sarana dan prasarana, fasilitas, sistem pelayanan, tenaga kerja, penyelenggara, dan sarana pengelola. Perpustakaan berfungsi sebagai sumber informasi yang mudah diakses untuk tugas-tugas kuliah dan tesis, terutama untuk mahasiswa tingkat akhir. Pengunjung atau pengguna yang sebagian besar adalah mahasiswa Universitas Hasanuddin, akan memanfaatkan fungsi perpustakaan. Namun, terdapat beberapa fasilitas perpustakaan tidak memenuhi Standar Nasional Perpustakaan, dan beberapa faktor pendukung lainnya belum ada. Sehingga Perpustakaan Universitas Hasanuddin akan dirancang ulang menggunakan pendekatan perilaku dengan menggunakan konsep smart library yang sesuai dengan karakteristik pengunjung saat ini. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan fungsi perpustakaan dan memberikan pengunjung untuk melakukan aktivitas dengan lebih efektif. Kata kunci: perpustakaan perguruan tinggi, aktivitas, perilaku, Universitas Hasanuddin
Pengaruh Desain Interior pada Kenyamanan Pengunjung di FDC Dental Clinic Laksitarini, Niken; Nugroho, Ardianto; Rizki, Salsabila Zashika; Perkasa, Ciputra Tegar
Waca Cipta Ruang Vol. 10 No. 1 (2024): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v10i1.11069

Abstract

FDC Dental Clinic has 24 branches spread across Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Surabaya and Yogyakarta. FDC Dental Clinic is a dental clinic that has a thematic concept with the hope that visitors will feel comfortable during the examination process and when queuing in the waiting room. Convenience at the dental clinic is one of the most important things that directly affects the perception of visitors, in the end if the visitor's perception of the clinic is negative, it will cause reluctance to visit and have their teeth examined. color, texture, lay out furniture and lighting. The purpose of this study was to find out how external factors found in the interior can affect psychological (internal factors). The benefit for visitors, especially children, is to be able to reduce the feeling of discomfort when they are in the dental clinic. The method used in this study is a descriptive qualitative approach with data collection in the form of field observations, interviews and questionnaires distributed to visitors. The results and conclusions drawn from this study will include the extent to which interior design influences the comfort of dental clinic visitors, especially children.Keywords: convenience, dental clinic, interior
Akulturasi Arsitektur Bangunan Cina pada Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon Gunawan, Ahmad Nur Sheha; Laksitarini, Niken; Oktaviani, Aris; Aqmarina, Febrina Amalia Nur; Haran, Ikhwanuddin
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.3289

Abstract

This research explores the phenomenon of acculturation of Chinese building architecture at the Sang Cipta Rasa Grand Mosque in Cirebon, an exciting case of combining Islamic architecture and traditional Chinese elements. The main focus of this research is to understand how Architectural Chinese elements are integrated into the design of mosque buildings in a harmonious and meaningful way. This research method involves a multidisciplinary approach, including literature analysis, visual observations, and interviews with architects and local historians who have in-depth knowledge of mosques and cultural acculturation in the region. The research results reveal that Grand Mosque successfully created an architectural masterpiece that skillfully combines Chinese Architectural elements. Elements such as a curved Chinese- style roof with decorative ornaments reminiscent of Chinese culture, columns, pillars with distinctive traditional carvings, and decorative motifs on the walls illustrate the influence of Chinese architecture integrated into the mosque's design. Despite the strong Chinese influence, this building maintains the essence of Islam and local culture. This research contributes to understanding how cultural acculturation can be reflected in the physical form of buildings, especially in religious contexts. The results of this research can be a valuable reference for the planning and development of future structures that harmonize elements from different cultures while respecting the values and goals of each culture involved.  
Analisis Ergonomi dan Antropometri Kursi dan Meja Makan pada Dialoog Cafe & Eatery Ambon Niken Laksitarini; Ilham Cahyo Nugroho
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 24, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v24i3.4254

Abstract

Bergesernya peran sebuah cafe dewasa ini mendorong kita untuk dapat memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan bagi pengunjung. Selain suasana, faktor kenyamanan fasilitas duduk pada sebuah café menjadi salah satu hal perlu diperhatikan oleh pengelola café. Kesesuaian fasilitas duduk dan meja yang sesuai dengan ergonomi dan antropometri manusia secara tidak langsung akan memberikan kenyamanan beraktivitas makan pada pengunjung. Dialoog café & eatery merupakan café yang berada di Uritetu, Sirimau, Kota Ambon. Sebagai fasilitas yang menyediakan tempat makan dan minum, café ini bukan hanya sekedar menjual aneka makanan dan minuman, tetapi juga sebagai sarana pertemuan dan berkumpulnya anak muda muda Kota Ambon. Berdasarkan pengamatan lapangan, fasilitas kursi dan meja makan pada café  tersebut kurang nyaman Ketika digunakan dalam aktifitas makan, sehingga perlu adanya studi antropometri dan ergonomic yang lebih mendalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya.
PERANCANGAN BARU GEDUNG KESENIAN GRAHA BAKTI BUDAYA DENGAN PENDEKTANA HUMAN CENTER DESIGN DI BANDUNG Hasibuan, Azzahra Humaira; Laksitarini, Niken; Perdana, Aditya Bayu
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya antusiasme masyarakat Bandung terhadap kesenian, yang tercermin daripertumbuhan sanggar dan komunitas seni lokal, belum diimbangi dengan ketersediaanfasilitas teater yang memadai untuk menunjang kegiatan pertunjukan secara optimal.Menjawab tantangan tersebut, perancangan teater baru yang modern, fungsional, dansesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat menjadi sangat penting. Perancangan inimengadopsi pendekatan Human-Center Design (HCD), yang menempatkan manusia sebagaipusat dari proses desain. Melalui tahapan empati, perumusan masalah, ideasi, pembuatanprototipe, dan pengujian, pendekatan ini menggali secara mendalam pengalaman sertakebutuhan pengguna utama, seperti seniman, penonton, dan pengelola. Hasil desain yangdihasilkan tidak hanya memenuhi fungsi teknis dan estetika, tetapi juga menciptakan ruangyang inklusif, nyaman, dan berkelanjutan. Pendekatan HCD juga memastikan bahwarancangan ini selaras dengan konteks sosial dan budaya lokal Bandung, khususnya dalammemanfaatkan potensi kawasan Kiaracondong sebagai pusat seni yang dinamis danpartisipatif. Dengan demikian, teater ini diharapkan dapat menjadi ruang budaya yanghidup dan membina hubungan yang erat antara masyarakat dan kesenian, serta mendorongperkembangan ekosistem seni yang lebih luas dan berkelanjutan di Kota Bandung.Kata kunci: Aktivitas, Fasilitas teater, Fungsional, Human-centered design, Peraturanpemerintah, Seni pertunjukan
PERANCANGAN BARU GREENHOST BOUTIQUE HOTEL DI KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS NEW DESIGN OF GREENHOST BOUTIQUE HOTEL IN SEMARANG CITY WITH LOCALITY APPROACH Nugraha, Drajat Aji; Laksitarini, Niken; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan baru Greenhost Boutique Hotel di Kota Semarangdilatarbelakangi oleh kebutuhan akan fasilitas akomodasi yang tidak hanyamemenuhi standar hotel bintang empat, tetapi juga merepresentasikan identitaslokal. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan serta tren gaya hidup sepertistaycation, dibutuhkan hotel yang mampu menghadirkan kenyamanan, nilai estetis,dan pengalaman ruang yang khas daerah. Permasalahan utama yang diidentifikasimeliputi belum terpenuhinya standar fasilitas hotel bintang empat, minimnyapenerapan elemen budaya lokal pada interior, serta kurangnya hotel butik di KotaSemarang yang mengusung pendekatan lokalitas berbasis alam. Metodeperancangan yang digunakan mencakup observasi, studi literatur, studi banding,wawancara, dan analisis data. Hasil perancangan difokuskan pada area lobby,restoran, kamar standar, kamar deluxe, dan kamar suite, dengan penerapan nilainilai lokalitas yang bersumber dari budaya dan kondisi geografis Kota Semarang.Perancangan ini juga menggunakan pendekatan teoritis berdasarkan buku MerahPutih Arsitektur Nusantara karya Galih Widjil Pangarsa. Hasil dari perancangan inimerupakan terciptanya hotel dengan standar yang telah ditentukan, terlibatnyalokalitas berbasis alam maupun budaya sebagai elemen interior, dan perancanganyang saling menguntungkan bagi pihak hotel dengan pihak pelaku UMKM.Rancangan ini diharapkan dapat menjadi alternatif akomodasi yang tidak hanya layaksecara fungsional dan estetika, tetapi juga mampu memperkuat identitas budayalokal dalam konteks desain interior.Kata kunci: Kota Semarang, Hotel Butik, Lokalitas