Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Hubungan Pola Makan dengan Sindrom Dispepsia pada Remaja Sri; Yusnaini Siagian; Liza Wati Liza Wati; Hotmaria Julia DS
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v13i2.144

Abstract

Dispepsia merupakan istilah yang digunakan dalam suatu sindrom atau kumpulan gejala rasa tidak nyaman berupa nyeri atau rasa terbakar pada epigastrium, cepat kenyang, kembung pada saluran cerna bagian atas, rasa penuh setelah makan, mual, muntah, dan sendawa pada perut bagian atas. Pola makan ini erat kaitannya dengan aktivitas atau kebiasaan makan, keluhan yang terjadi pada tiap orang mungkin tidak sama. Penelitian ini merupakan studi observasi analitik (kuantitatif) dengan pendekatan studi cross sectional yaitu penelitian non eksperimental dimana pengambilan data terhadap beberapa variabel penelitian dilakukan pada satu waktu. Alat pengumpulan data menggunakan kuisioner. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja Sri Tanjung sejumlah 320 remaja. Sampel pada penelitian ini berjumlah 76 remajaBerdasarkan hasil uji spearman rank didapatkan hasil dengan nilai p=,000 (p<0,05) yang artinya ada hubungan antara pola makan dengan sindrom dispepsia pada pada remaja di Desa Sri Tanjung  Keeratan hubungan antara pola makan dengan sindrom dispepsia sebesar 0,504 yang berarti bahwa kekuatan hubungan antar kedua variabel yaitu sedang.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Terpenuhinya Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Anak Usia 12-23 Bulan Dayang Subarsih; Syamilatul Khariroh; Cian Ibnu Sina; Yusnaini Siagian
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/1y6w2f62

Abstract

Imunisasi adalah salah satu jenis usaha memberikan kekebalan kepada anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh guna membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Sedangkan yang dimaksud dengan vaksin adalah bahan yang digunakan untuk merangsang pembentukan zat anti, yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan (misalnya, vaksin Bacille Calmette-Guerin (BCG), Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT) dan Campak) dan melalui mulut (contohnya vaksin polio). Dampak dari tidak memberikan imunisasi pada anak adalah anak tidak mempunyai kekebalan spesifik, jika anak tidak mempunyai kekebalan spesifik anak akan mudah terserang penyakit berbahaya sistem imun anak akan menjadi lemah, anak akan mudah sakit bahkan kematian atau kecacatan. Pengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor penentu keberhasilan imunisasi pada anak.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui “hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap terpenuhinya imunisasi dasar lengkap bagi anak usia 12-23 bulan di Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan 2023. Desain penelitian ini adalah Kuantitatif Deskriptif Korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 37 anak usia 12-23 bulan.. Teknik  sampling  menggunakan teknik   Sampling Purposive. Hasil penelitian menunjukkan ada Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Terpenuhinya Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Anak Usia 12-23 Bulan di Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan Tahun 2023 dengan nilai p value (0,001< 0,05).