Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIK SISWA DENGAN METODE PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) Nur Widyasari; Suyoto Suyoto; Nur Fauziyah
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.705 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2104

Abstract

Tujuan penelitian ini mengkaji 1) Peningkatan kemampuan pemahaman matematika siswa setelah menggunakan metode pembelajaran TAPPS.2) Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran dengan metode TAPPS. 3)Respon siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan metode pembelajaran TAPPS. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Asy-Syariah tahun ajaran 2012/2013 pada bulan September-Oktober 2013.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pemahaman konsep, wawancara, lembar observasi, dan jurnal harian siswa.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata skor pemahaman konsep siswa dari 68,13 menjadi 78,06 pada siklus II. Kemudian terlihat dari kenaikan persentase indikator pemahaman konsep matematika siswa mencapai lebih dari 70% atau dalam kategori baik. Indikator pemahaman konsep antara lain Instrumental dan Relasional. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran matematika dengan metode TAPPS sangat baik. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan Rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 63,33% meningkat menjadi 87,78% pada siklus II. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukan bahwa pada umumnya siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran matematika TAPPS. Hal ini dapat dilihat melalui hasil jurnal harian yang menunjukan persentase respon positif siswa meningkat dari 60,16% pada siklus I menjadi 81,82% pada siklus II.
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas XI MIPA SMA DARUL ULUM 2 UNGGULAN BPPT JOMBANG Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Materi Program Linier Mochamad Noer Arief Basuki Rachmadhani; Suyoto Suyoto
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.02 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2105

Abstract

Sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika Permendiknas no. 22 tentang standar isi nomor empat, komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dikembangkan dalam diri peserta didik. Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa disebabkan karena siswa yang cenderung menyelesaikan suatu masalah dengan meniru penyelesaian masalah yang diperagakan oleh guru ketika membahas contoh dan soal matematika serta oleh gaya guru dalam mengajar di kelas XI MIPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pembelajaran kooperatif tipe TTW di kelas XI MIPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI MIPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang melalui pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW). Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang tahun ajaran 2019/2020 dengan jumlah 20 siswa. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Nilai rata-rata tes pada siklus I sebesar 58,64 dan siklus II sebesar 68,75. Persentase ketuntasan kelas pada siklus I sebesar 27,78% dan siklus II sebesar 62,50%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa secara tertulis mengalami peningkatan namun belum mencapai indikator yang ditentukan. Skor rata-rata total kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan siklus I sebesar 2,43 dengan kategori cukup baik dan siklus II sebesar 2,98 dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan mengalami peningkatan dan sudah mencapai indikator yang ditentukan. Skor rata-rata total hasil pengamatan KBM siklus I sebesar 2,70 dengan kategori baik dan siklus II sebesar 3,15 dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) mengalami peningkatan dan sudah mencapai indikator yang ditentukan. Pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa namun peningkatannya belum optimal.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) DI SMK AL KARAMAH Yundaryati Yundaryati; Suyoto Suyoto
DIDAKTIKA Vol 26 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.029 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2106

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis diperlukan dalam memahami pelajaran yang diberikan oleh guru. Rendahnya kemampuan komunikasi matematis peserta didik SMK Al Karamah Jombang disebabkan karena peserta didik kurang diikutsertakan dalam pembelajaran atau peserta didik jarang diberikan kesempatan untuk bertanya maupun mengungkapakan pendapat. Pendekatan pembelajaran yang digunakan guru selama ini kurang tepat, sehingga kemampuan komunikasi matematis peserta didik belum mampu tersampaikan. Salah satu model pembelajaran yang cocok adalah pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) untuk melihat apakah terdapat perbedaan pembelajaran tersebut dengan model pembelajaran konvensional terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari jenis kelamin peserta didik. Jenis eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen Design menggunakan pretes dan postes. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMK Al Karamah Jombang. Sampel yang digunakan sebanyak 1 kelas yang dipilih dengan teknik acak kelas, yaitu kelas XII SMK Al Karamah Jombang dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Analisis data yang digunakan adalah uji Kruskal-Wallis Menurut hasil penelitian dan pembahasan, perhitungan dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis, diperoleh nilai H = 1,233 < 7,815. Sehingga dapat diambil keputusan Ho dari hipotesis ini diterima, dengan kata lain bahwa Ha dari hipotesis yang diajukan ditolak maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis yang menggunakan pendekatan pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) SMK Al Karamah Jombang Tahun Ajaran 2019/2020.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KOMUNIKATIF DIGITAL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Arum Ratnaningsih; Suyoto Suyoto
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.726 KB) | DOI: 10.37729/btr.v6i11.5546

Abstract

ABSTRAK: Implementasi pendekatan komunikatif digital terhadap keterampilan berpikir kritis pembelajaran bahasa Indonesia memiliki tujuan sebagai berikut. Pertama, untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan komunikatif digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kedua, mendeskripsikan implementasi pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Ketiga, untuk melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam meghadapi permasalahan pada pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis dari penggunaan pendekatan komunikatif digital dengan keterampilan berpikir kritis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tiga deskripsi sebagai berikut. Pertama upaya yang dilakukan pendidik dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada pembelajaran bahasa Indonesia berupa penggunaan pembelajaran virtual, web elearning, power point, ebook, blog, mobile learning, media sosial, dan email. Kedua hasil implementasi pendekatan komunikatif digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat melatih dalam keterampilan menganalisis, keterampilan mensintesis, keterampilan mengenal dan memecahkan masalah, keterampilan menyimpulan, dan keterampilan menilai. Ketiga kegiatan responden di dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan responden meliputi diskusi berpasangan, presentasi, studi kasus individu, ayo bertanya, dan ayo menjawab. Kata kunci: Pendekatan Komunikatif, Teknologi Digital, Berpikir Kritis  
UPAYA MENINGKATKAN PENGEMBANGAN BAHASA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL NOMPOREJO I KELOMPOK B MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA GAMBAR Suyoto Suyoto; Sri Wahyuningsih
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.4 KB) | DOI: 10.37729/btr.v4i8.4162

Abstract

ABSTRACT: The purpose of this study is to improve language skills with image media in ABA NOMPOREJO TK I Group B. Storytelling is a simple telling of an experience or event with a sequence. Through the activity of telling the ability to imagine the child will be due to the emergence of creativity. Images are a form of universal communication expression known to a wide audience. Through pictorial story is expected readers can easily receive information and description of the story to be conveyed. Improvement of this study using Classroom Action Research method, which is one of the research conducted by teachers to improve the quality of learning in its class. The author performs four procedures namely planning, implementation, observation and reflection. From the implementation of learning the author using the observation instrument sheet to obtain learning outcomes recognize the language of children through the method of storytelling with the media images in cycle I and cycle II. The result of the research shows that the improvement of knowing the language of children through the storytelling method with the picture of the initial condition that developed as expected 15% increases to an average of 65% in cycle I and on average 30% in cycle II. Because it can be concluded that through the method of storytelling with the media images can improve the ability to recognize the language of children.Keywords: know the language, storytelling, media imagesABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan bahasa dengan media gambar di TK ABA NOMPOREJO I Kelompok B. Bercerita adalah menceritakan pengalaman atau kejadian secara sederhana dengan urut. Melaui kegiatan bercerita kemampuan berimajinasi anak akan karena timbulnya kreativitas. Gambar adalah suatu bentuk ekspresi komunikasi universal yang dikenal khalayak luas. Melalui cerita bergambar diharapkan pembaca dapat dengan mudah menerima informasi dan diskripsi cerita yang hendak disampaikan. Perbaikan pembelajaran ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas, yaitu salah satu penelitian yang dilakukan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelasnya. Penulis melaksanakan empat prosedur yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari pelaksanaan pembelajaran penulis menggunakan lembar intrumen pengamatan untuk memperoleh hasil pembelajaran mengenal bahasa anak melalui metode bercerita dengan media gambar pada siklus I maupun siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan mengenal bahasa anak melalui metode bercerita dengan gambar dari kondisi awal yang berkembang sesuai harapan 15% meningkat menjadi rata-rata 65% pada siklus I dan rata-rata 30% pada siklus II. Oleh karena dapat disimpulkan bahwa melalui metode bercerita dengan media gambar dapat meningkatkan kemmpuan mengenal bahasa anak.Kata Kunci: mengenal bahasa, bercerita, media gambar
Analisis Pengembangan Usaha Pengolahan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Di Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan Benny Sendi Baihaqi; Suyoto Suyoto; Faisol Mas’ud; Bhiaztika Ristyana; Nanuk Qomariyah
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 12, No 2 (2021): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v12i2.90

Abstract

Melimpahanya hasil produksi perikanan budidaya khususnya ikan bandeng di Kecamatan Glagah berbanding terbalik dengan sektor usaha pengolahannya begitu pula olahan ikan bandeng yang kurang berkembang, berdasarkan kondisi diatas maka penelitian ini berfokus pada pengembangan usaha pada pengolahan ikan bandeng. Metode penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan maksud untuk mendeskripsikan objek penelitian atupun hasil penelitian. Penelitian ini dilakukan pada tempat usaha pengolahan  ikan bandeng yang berlokasi di Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan pada 15 Maret 2020 sampai 3 Mei 2020.Tujuan penelitian untuk menentukan strategi pengembangan usaha pengolahan ikan bandeng dan mengetahui sikap masyarakat terhadap pengembangan usaha pengolahan ikan bandeng. Metode pengambilan sampelnya dengan metode sensus. Pengambilan sampel untuk analisis pengembangan usaha berjumlah 10 orang pemilik usaha pengolahan ikan bandeng di Kecamatan Glagah. Pengambilan sampel analisis sikap berjumlah 70 orang, yang diambil dari pembeli di tiap usaha pada 1 bulan. Hasil penelitiannya adalah sebagai berikut, hasil pembobotan pada faktor internal dengan bobot tertinggi dari kekuatan adalah bahan produk memiliki gizi, sedangkan hasil pembobotan dari kelemahan yang paling tinggi adalah sarana dan prasarana yang kurang memadai. Dan hasil pembobotoan pada faktor eksternal dengan bobot tertinggi dari peluang adalah kebijakan pemerintah mendorong mengkonsumsi ikan dan banyaknya distributor sedangkan hasil pembobotan tertinggi dari ancaman adalah kondisi perekonomian tidak stabil dan fluktuasi harga bahan baku. Matriks posisi berada pada posisi titik koordinat pada kuadran 1 yaitu pada Strategi Agresif (strategi SO), dimana usaha pengolahan ikan memiliki kekuatan dan peluang besar. Pada analisis sikap masyarakat pada produk,  Dari hasil perhitungan didapatkan Ao (sikap konsumen) secara keseluruhan yang paling tinggi adalah produk olahan ikan bandeng kerupuk di Desa Glagah dengan Ao = 66,7.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN PADA RESTAURAN IGA BAKAR MAS GIRI PURWOKERTO Aris Ginajar Kusuma Putra; Suyoto Suyoto
Media Ekonomi Media Ekonomi : Vol 14 No 1 Januari 2014
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.835 KB) | DOI: 10.30595/medek.v14i1.1300

Abstract

This study amied to investigate the effect of product quality and service quality in the restaurant ribs grilled Mas Giri Purwokerto throught testing either simultaneously or partially. The method used in the analiysis method used is multipele linear regression with the significant level (ᾳ) of lees than 0.05. These result indicate that the product quality and quality of service simultaneously affect coustemer satisfaction, product quality and service quality in partial satisfaction of the coustemer, with a significant value of 0,00 and 0,00 is less than 0,05. Keywords : Quality Products, Quality Service and Coustemer Satisfaction.
PENGARUH PELATIHAN KERJA, PENGEMBANGAN KARIR DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN BANYUMAS Laila Nur Ajizah; Suyoto Suyoto; Hengky Widhiandono
Media Ekonomi Media Ekonomi : Vol 15 No 1 Januari 2015
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medek.v15i1.1287

Abstract

This study aimed to determine the effect of job training, career development and work environment on the performance of employees in Department of Human Settlements Banyumas regency, either partially or simultaneously. The method used in the sampling is purposive sampling, the sampling was based on the consideration to fit the study criteria in order to increase the accuracy of the sample. The analysis method used is multiple linear regression with the significant level (α) 0.05. The results of this study concluded that the positive effect of job training on the performance of employees in the Department of Human Settlements Banyumas regency, with a significant value of 0.031 is less than 0.05. Career development positive influence on the performance of employees in the Department of Human Settlements Banyumas regency, with a significant value of 0.000 is less than 0.05. The work environment positive influence on the performance of employees in the Department of Human Settlements Banyumas regency, with significant value of 0.000 is less than 0.05. Job training, career development and work environment simultaneously affects the performance of employees in the Department of Human Settlements Banyumas regency, with a significant value of 0.000 is less than 0.05. Advice for leaders should work to improve the training of civil servants stationed appropriate initial education field and conducted the training as well as suggestions for training held in accordance with the needs of employees so that employees fully understand their duties and functions. To enhance the career development of employees should know the position / employee positions will get next. To improve the work environment should provide a place of their own to save the document to make it look more presentable. To improve the performance of the three points above should be met then the performance of employees will increase. Keywords: Job Training, Career Development, Work Environment and Employee Performance
ANALISIS PERBANDINGAN KEPUASAN KONSUMEN ATAS PELAYANAN MINIMARKET INDOMARET DAN ALFAMART DI WILAYAH DUKUHWALUH (A VOMPARATIVE ANALYSIS OF COSTUMER STATIFACTION ON THE SERVICE OF INDOMARET AND ALFAMART MINIMARKET IN DUKUHWALUH) Umiyati Umiyati; Suyoto Suyoto
Media Ekonomi Media Ekonomi : Vol 14 No 2 Juli 2014
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medek.v14i2.1293

Abstract

The aimost this research were: 1) to find out whether there was any difference on consumers stratification of indomaret and alfamart m,inimarket in Dukuhwaluh area. 2) to find out the differing factor on consumers stratification of indomaret and alfamart minimarket in Dukuhwalu area. This research used primary data gained from questionnaire. The data was analyzed by compare means independent t test, descriptive analysis with SPSS program. The result of the research showed that the service quality of indomaret and alfamart minimarket was supposed to be good by most of their consumers. There was a significant difference in the comparison between indomaret and alfamart minimarket based on dimension of reliability, responsiveness, assurance, emphaty and tangible as well as the overall quality. Based on the t test result of indomaret and alfamart, responsiveness dimension was regarded as the responsiveness dimension was not suitable as expected eiyher by the consumers of alfamart or the consumers indomaret. It indicated that it needs the betterment of service quality, specially in responsiveness dimension. Keyword :consumers stratification, reliability, responsiveness, assurance, emphaty and tangible.
The Role of Job Satisfaction as a Mediation on Manager Performance: Influenced by Competence and Intelligence Ajar Siswandono; Djoko Soelistya; Tri Cicik Wijayanti; Suyoto Suyoto
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.6774

Abstract

Every company certainly wants to achieve maximum performance. The level of performance in the company is a very important benchmark or persona. And the phenomenon that occurs in frozen food companies is a decrease in Manager level performance in carrying out their functions and duties due to changes in behavior, work environment, competencies of Managers in accordance with educational backgrounds and years of service that support their competencies.”"This study aims to analyze the influence of Competence and Intelligence on Manager Performance whether there is a need for Job Satisfaction as a mediation, and this study uses quantitative methods with SmartPLS 3.0 analysis, the population of managers is 60 respondents, and the results of the study show that (1) Competence does not have influence on manager performance; (2) Intelligence has no influence on performance; (3) Competence has no effect on Job Satisfaction; (4) Intelligence has an influence on Job Satisfaction; (5) Job Satisfaction has an influence on performance; (6) Competence can have a direct effect on the performance of managers even without going through job satisfaction, the competencies that have been given by the company are maintained and their human resource development programs are improved, while (7) Intelligence can have a direct effect on the performance of managers but must go through job satisfaction, it is necessary to have trust in managers so that they feel satisfied that their work is appreciated.