Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Metodologi Etnografi dalam Penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI) Studi Kasus Transformasi Nilai di Lingkungan Pesantren Modern Rafi Ahlina Majid; Fitriyah Maharani; Muhammad Ismail Habibullah; Farinsyah Malik; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan metodologi etnografi dalam konteks penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya dalam memahami proses transformasi nilai-nilai keagamaan di lingkungan pesantren modern. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini berusaha menggambarkan secara mendalam bagaimana nilai-nilai PAI tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari santri. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi kegiatan keagamaan di pesantren. Hasil awal menunjukkan bahwa transformasi nilai terjadi melalui interaksi sosial yang intens antara santri, guru, dan lingkungan pesantren, yang membentuk budaya religius khas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metodologi penelitian PAI, khususnya dalam konteks pendidikan berbasis nilai di lembaga keagamaan. 
Pendekatan Metodologi Studi Islam terhadap Isu Lingkungan Global dalam Kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Najwa Salsabila Agustina; Rafiq Alim Ramadhan; Habibi Ramadhan; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The modern ecological crisis, characterized by climate change and natural resource exploitation, demands a holistic approach integrating science with spiritual values. This study aims to explain the environmental concept in Islam, examine Islamic study methodologies regarding ecological issues, and analyze the integration of Islamic values in supporting the Sustainable Development Goals (SDGs). The research method employed is library research with a descriptive-analytical approach toward contemporary scientific literature. The results indicate that Islam offers a comprehensive ecological framework through the principles of tawhid, khalifah, and mīzān. This study finds that the integration of Islamic values into the SDGs is practically implemented through eco-pesantren models, eco-mosques, and green economic instruments such as Green Sukuk. In conclusion, the environmental crisis is a manifestation of moral degradation requiring spiritual restoration through appropriate Islamic methodological approaches. The impact of this research reaffirms that engaging religious values can strengthen collective ecological awareness and accelerate the achievement of the global sustainable development agenda. 
Perubahan Pola Pencarian Ilmu Islam pada Generasi Z: Studi Metodologi Terhadap Pergeseran dari Majelis Taklim ke Platform Digital Ananda Nur Husain Al-Hafifi; Aisyah Putri Santoso; Sayyid Arkan Nizami; Aaliyah Putri Dwi Sari; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan pola pencarian ilmu agama di era digital menjadi fenomena penting dalam studi Islam kontemporer, khususnya di kalangan Generasi Z. Generasi ini cenderung beralih dari pola tradisional, seperti menghadiri majelis taklim, menuju platform digital seperti YouTube, TikTok, dan podcast keislaman sebagai sumber utama pengetahuan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran metodologi pencarian ilmu Islam tersebut melalui pendekatan metodologi studi Islam dan sosiologi agama. Kajian dilakukan dengan menelusuri faktor-faktor penyebab perubahan, bentuk-bentuk baru transmisi ilmu, serta implikasinya terhadap otentisitas dan kualitas pemahaman keagamaan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis terhadap perilaku digital religius. Data diperoleh melalui studi literatur dan observasi pada berbagai konten keislaman digital. Hasil sementara menunjukkan bahwa transformasi ini didorong oleh perkembangan teknologi, perubahan gaya belajar, serta kebutuhan terhadap akses pengetahuan yang cepat dan praktis. Namun, pergeseran ini juga memunculkan tantangan baru seperti bias informasi, otoritas keilmuan yang kabur, serta kecenderungan konsumsi agama secara instan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami dinamika metodologi studi Islam di era digital dan relevansinya bagi pendidikan Islam di masa depan.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Moral Generasi Z Aliyah Nazwa; Muhamad Januar Fabiyano; Fatihah Azizah; Alifah Khairunnisa; Abdul Fadhil
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8676

Abstract

Generasi Z sebagai generasi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 menghadapi tantangan moral yang cukup kompleks akibat derasnya arus digitalisasi dan globalisasi di dunia ini. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan karakter generasi ini agar sesuai dengan nilai-nilai Islam dan norma sosial yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PAI dalam pembentukan moral Generasi Z melalui kajian literatur komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI berperan dalam tiga dimensi utama: (1) pembentukan akidah sebagai pondasi moral; (2) internalisasi nilai akhlak melalui pembelajaran aktif dan keteladanan; dan (3) pembiasaan ibadah yang membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. Efektivitas peran PAI sangat dipengaruhi oleh kualitas guru, metode pembelajaran yang relevan dengan dunia digital, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pembaruan pendekatan PAI yang adaptif terhadap karakteristik dan kebutuhan Generasi Z.