Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBANGKIT LISTRIK MINI HEMAT ENERGI 50 WP DI PONDOK MODERN DAN PANTI ASUHAN NURUL KHAERAAT LIL MUHIBBIIN BALIKPAPAN Maria Ulfah; andi sri irtawaty; armin armin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i1.3159

Abstract

Indonesia, sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa, memiliki letak georafis yang cukup mendukung untuk memperoleh intensitas cahaya matahari yang merata sepanjang tahun di wilayah Indonesia, sehingga penerapan solar cell sebagai pembangkit listrik alternatif merupakan solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan listrik warga. Berdasarkan data tersebut, tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Rekayasa Elektro telah melakukan survey lapangan, dan hasilnya terdapat sebuah Pondok Modern Dan Panti Asuhan Nurul Khaeraat Lil Muhibbiin yang terletak di RT 27 Kecamatan Balikpapan Selatan yang masih membutuhkan tambahan sumber listrik. Terdapat 20 orang santri, 5 guru dan 5 karyawan yang beraktivitas di pondok tersebut. Tepat pada tanggal 28 Juni 2024, jam 09.00 WITA, 3 orang tim dosen Jurusan Rekayasa Elektro dibantu oleh 4 mahasiswa kelas Teknologi Listrik (1TL1) telah berhasil memasang instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya 50 WP, dengan beban berupa 2 buah lampu DC @ 5 watt dan 1 buah stop kontak 2 titik dengan tegangan output 220 volt yang dapat digunakan untuk beban AC daya rendah seperti charger hp dan kipas angin. Pengujian terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Surya 50 WP tersebut telah dilakukan selama 15 hari, dan hasilnya sangat memuaskan, yaitu aki VRLA 40 Ah mampu menyalakan beban-beban dengan total daya 20 watt selama 10,42 jam. Namun jika aki hanya difungsikan sebagai penerangan lampu teras pondok, maka kedua lampu dengan total daya 10 watt dapat menyala selama 20,8 jam. Keakuratan pembangkit listrik tenaga surya 50 wp tersebut terbukti mampu menjadi cadangan sumber energi lisrik alternatif dengan frekuensi pengujian 15 hari (13 hari cerah dan 2 hari hujan). Prosentase pengisian aki maksimal terjadi pada hari ke-1 sampai hari ke-10, hari ke 11 dan ke-13 hujan dan hari ke-12, 14 dan 15 cuaca cerah. Sehingga dapat diakumulasikan, selama 15 hari pengujian fungsi aki terhadap beban-bebannya, pengisian aki masimal hanya berlangsung selama 13 hari atau 86,7% dari total 15 hari pengujian.
Inovasi Peringatan Dini Tanah Longsor Dengan Pemanfaatan Sensor Hygrometer Berbasis Internet of Things Menggunakan Solar Energi Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Maria Ulfah; Andi Sri Irtawaty
Jurnal Surya Energy Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Teknik Elektro, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v9i1.252

Abstract

Kondisi topografi kota Balikpapan 85% daerah berbukit yang rentan terjadi longsor dan pergerakan tanah, jenis tanahnya adalah tanah podsolik berwarna merah kuning yang menjadi tidak stabil saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang membuat tanah menjadi tenggelam dan terkikis karena erosi. data BMKG curah hujan Balikpapan termasuk kategori hujan di atas normal. Pada aspek kehidupan manusia tanah longsor mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur umum dan menyebabkan kerugian secara ekonomi. Sehingga perlu dibuat inovasi peringatan dini bencana tanah longsor berbasis Internet of Things (IoT) agar dapat mengirimkan informasi warning terjadinnya tanah longsor dari jarak jauh yang dapat diterima langsung oleh smartphone melalui aplikasi Telegram yang menggunakan solar panel sebagai power supply. Pada penelitian ini menggunkan Nodemcu, sensor soil moisture, LCD, buzzer dan aplikasi telegram. Dari hasil pengujian didapatkan rata rata persentase eror alat sebesar 2,2% dan memiliki tingkat keakurasian 97,8%.
Pelatihan Edukasi Rangkaian Instalasi Listrik Tiga Fasa untuk Pengoperasian Motor Induksi 3 Fasa Bagi Siswa-Siswi SMK Negeri 6 Balikpapan Andi Sri Irtawaty; Hadiyanto Hadiyanto; Maria Ulfah; Nurwahidah Jamal; Armin Armin; Danar Retno Sari
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2826

Abstract

Instalasi listrik tiga fasa merupakan sistem penyaluran tenaga listrik yang menggunakan tiga penghantar fasa (R-S-T) dan satu penghantar netral (opsional), dengan beda sudut fasa 120° antar fasanya. Sistem ini umumnya digunakan untuk beban daya besar, terutama motor listrik 3 fasa yang banyak diaplikasikan di industri, bengkel, dan fasilitas produksi. Kegiatan pelatihan tersebut melibatkan 15 siswa kelas XI Jurusan TITL di SMK Negeri 6 Balikpapan. Bertempat di Laboratorium instalasi 3 fasa Jurusan Rekayasa Elektro Politeknik Negeri Balikpapan, dihadiri 15 siswa SMK Negeri 6 Balikpapan, dan 1 dosen pendamping, kegiatan berlangsung dengan lancar. Dengan didampingi oleh 3 mahasiswa terbaik dari Prodi Teknologi Listrik, pelatihan tersebut berhasil meningkatkan minat siswa siswi kelas XI Prodi TITL untuk melanjutkan studi di Politeknik Negeri Balikpapan. Peningkatan capaian hasil, terukur melalui praktikum langsung dan dievaluasi oleh tim dosen PkM, hasilnya sangat memuaskan. Peserta dibagi menjadi 3 kelompok dan ditugaskan untuk merangkai ulang wiring instalasi 3 fasa dengan beban output motor 3 fasa dengan tambahan pushbutton NO dan NC. Selanjutnya menambahkan IoT berupa aplikasi blynk yang dirancang di hp android, lalu digunakan untuk menjalankan motor 1 fasa secara otomatis.