Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI POMPA AIR BERTENAGA SURYA UNTUK LAYANAN MASYARAKAT PESANTREN Aripriharta, Aripriharta; Handayani, Anik Nur; Mufti, Nandang; Muladi, Muladi; Taufani, Agusta Rakhmat; Firmansah, Adim; Wibowo, Kusmayanto Hadi; Laili, Mery Nur; Larasati, Jade Rosida
Jurnal Graha Pengabdian Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.504 KB)

Abstract

Abstrak:Dalam studi ini, MPPT digunakan untuk mendapatkan output daya maksimum panel surya. Selain itu, ada rangkaian konverter buck-boost yang digunakan untuk mengatur tegangan output panel surya untuk pompa air. Buck-Boost Converter dalam sistem ini menggunakan algoritma P&O untuk mendapatkan duty cycle yang diinginkan. Sistem yang diusulkan telah diuji menggunakan simulasi Matlab / Simulink dan juga percobaan pompa air tenaga surya. Setelah pengujian, PV dapat mencapai nilai maksimum dengan iradiasi yang berbeda. Selain itu, tegangan output pada konverter dapat mengisi baterai. Sistem ini dapat menjadi solusi untuk ketersediaan air bersih di daerah terpencil yang masih belum terjangkau listrik.Abstract:In this study, MPPT is used to get the maximum power output of solar panels. In addition, there is a buck-boost converter circuit that is used to regulate the output voltage of solar panels for water pumps. Buck-Boost Converter in this system uses the P&O algorithm to get the desired duty cycle. The proposed system has been tested using a Matlab / Simulink simulation and also a solar water pump experiment. After testing, PV can reach its maximum value with different irradiations. In addition, the output voltage on the converter can charge the battery. This system can be a solution for the availability of clean water in remote areas that are not yet affordable by electricity.
Implementasi metode Dempster-Shafer dalam diagnosa penyakit pada tanaman Cabai Merah Keriting Agusta Rakhmat Taufani; Harits Ar Rosyid; Khoirudin Asfani
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 29, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.625 KB) | DOI: 10.17977/um034v29i1p13-25

Abstract

Komoditas cabai terdiri dari berbagai varian, yaitu cabai besar yang terdiri dari cabai merah besar dan cabai merah keriting, serta cabai rawit yang terdiri dari cabai rawit hijau dan cabai rawit merah. Di antara varian tersebut, cabai merah keriting adalah cabai yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat. Sepanjang 2015-2016 cabai merah dan cabai rawit berkontribusi terhadap inflasi nasional. Dengan kondisi tersebut, para petani khususnya petani tanaman cabai merah keriting harus terus berinovasi agar produksinya terus meningkat. Perkembangan budidaya tanaman ini juga terus meningkat sehingga terjadi kompetisi yang semakin ketat. Permasalahannya, semakin banyak petani yang mencoba membudidayakan tanaman tersebut tidak diimbangi dengan pengetahuan mengenai cara penanganan apabila terserang penyakit. Banyak kendala yang dihadapi para petani dalam proses menanam atau budidayanya, salah satunya penyakit yang menyerang tanaman tersebut. Hama penyakit tanaman ini merupakan OPT (Organisme Pangganggu Tanaman) yang harus diperhatikan karena dapat mempengaruhi kondisi maupun produktifitasnya. Organisme Pangganggunya selain sebagai hama juga sebagai vektor pembawa penyakit. Dalam penelitian kali ini, sistem dikembangkan menggunakan metode Dempster-Shafer sebagai media diagnosia penyakit tanaman cabai merah keriting. Tujuan dari penelitian ini untuk membantu pengguna sistem khususnya para petani tanaman jenis tersebut agar dapat mengetahui atau mengidentifikasi penyakit ketika terkena penyakit serta cara menanggulanginya. Dari kasus uji coba yang telah dilakukan, didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi dengan baik sesuai dengan metode Dempster-shafer dengan teknik inferensi forward chaining.
Sistem Tutorial Berintelegensia Pengambilan Keputusan Perbaikan Harddisk Agusta Rakhmat Taufani; Irawan Dwi Wahyono
SMATIKA JURNAL Vol 9 No 02 (2019): SMATIKA Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM STIKI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v9i02.281

Abstract

Hard disk is a popular storage media used by users because its characteristics are durable and easy to use. Even though it has come out of a new storage device such as Solid-State Drive (SSD), hard drives are still more popular in usability because of their ergonomic factors. Like other devices, hard disks are also vulnerable to damage caused by various factors. Proper handling of the damage must be based on valid knowledge and can be accessed easily. Therefore, it is necessary to develop a system of repair tutors specifically dealing with damage, especially hard disk devices as a user decision-making tool in the process of repairing these devices utilizing artificial intelligence. The decision-making strategy used uses the certainty factor method based on certainty. After going through the equivalence partitioning testing process, in general this system produces a total percentage of 100% on the success of the system item test in the testing process of the 25 items tested. Thus, the system is running according to the design of the prototype.
Sistem Tutorial Berbasis Kecerdasan Buatan Pada Proses Pengambilan Keputusan Perawatan dan Perbaikan Gitar Agusta Rakhmat Taufani; Harits Ar Ar Rosyid
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 3 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.35 KB) | DOI: 10.29207/resti.v3i1.842

Abstract

Guitar is a popular musical instrument in the world and is a metronome for every use in various music events and its correlation. As a metronome, the guitar must be well standardized on the quality of each part so that sound that comes in line with the user's expectations in this case is the guitarist. Damage to the guitar is something normal because of its intense use so it needs proper handling in the repair process. The easiest thing is to bring a broken guitar to the experts, but when there are not many guitar service experts or a long enough distance to reach it, then guitar repairs need to be done immediately. Therefore, it is necessary to develop a system that can act as a tutor in the maintenance and repair of guitars by utilizing artificial intelligence embedded in the system. With the help of artificial intelligence, it is expected that the system can assist in the decision making of guitar technicians in the process of making guitar repair decisions based on the symptoms that occur. Decision making used uses the certainty factor method based on certainty factors. After going through the equivalence partitioning testing process, in general this system produces a total percentage of 100% on the success of the item test by experts in the testing process of the 25 items tested. Thus the application meets the requirements for making the program, which is readable and valid.
GADGET PELANGI UNTUK MEMBANTU KEMANDIRIAN PENYANDANG TUNA NETRA Muhammad Bagus Arifin; Maqhrisa Rusma; Joni Setiyawan Saputra; Agusta Rakhmat Taufani
SENTIA 2016 Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.355 KB)

Abstract

The new breakthrough in Indonesia in the field of technology of the color sensor tool application gadgets to use output audio and visual related in particular colors. This activity aims to produce a of gadget pelangi that has good quality, safe, and exciting and can help the disabled self-reliance the blind people related to distinguishobjects based on the color them want. Designed so that it can be implemented into a pioneer of the future that can be mass produced. The activities carried out by doing (1) the study of literature, (2) designing hardware and software products (3) experiment on the basis of existing theories, (4) perform modifications based on the results obtained (5) and the consummation product after socialization to disabilities blind people categories with low vision. At the last of the activities of the team of writers producing a of gadget pelangi that works fine.
Penerapan IoT Pada Proses Produksi Saos Dengan Sistem Less-Contact Didukung Database-Smart App Untuk UKM Sejahtera Sentosa Aripriharta Aripriharta; Agusta Rakhmat Taufani; Irma Kartika Kusumaningrum; Satia Nur Maharani; Adim Firmansah
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v4i01.90

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Vacum Sealer Sebagai Perningkatan Kualitas Packing Produk Frozen Food Pada Komunitas UMKM Shingkara Achmad Hamdan; Hary Suswanto; Sujit Sujit; Agusta Rakhmat Taufani; Abdullah Iskandar Syah; Rezi Duta Pratama
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 6 No. 1 (2023): May: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v6i1.4058

Abstract

Teknologi dapat memberikan pengaruh besar ke pada masyarakat, termasuk Komunitas UMKM Shingkara. Komunitas ini adalah kelompok yang memimpin beberapa UMKM di Singosari, yang fokus pada makanan. Sekertariat komunitas ini berlokas di Perum Banjararum Estate LS 111,Jl.Malaysia, Kelurahan Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Umkm ini memproduksi frozen food dan kacang bali. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu pengemasan masih menggunakan pemanas biasa, dan adanya permintaan pasar dalam meningkatkan kemasan secara kedap udara. Oleh karena itu diperlukan inovasi dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan, untuk memenuhi permintaan pasar , yaitu vacum sealer sebagai peningkatan kualitas packing froozen food. Mesin ini didukung oleh sistem vacuum otomatis dan pemanas/sealer terkontrol, Vacuum sealer ini mudah diterapkan, sehingga pengemasan yang dihasilkan berkualitas dan dapat menjaga ketahanan produk.
Limbah Keju Sebagai Nata De Whey Ratna Juwita; Muhammad Alfian Mizar; Agusta Rakhmat Taufani; Alfrida Parma Fadmasari; Dhea Amalia Putri Diva; Endang Amalia Wahyuni; Hanif Nabila Rahmi; Nurlayla Nabila Astarin; Bayu Satriyo Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Inovasi IPTEKS untuk Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susu merupakan bahan pangan dengan kandungan nutrisi yang lengkap. Salah satu produk olahan susu melalui proses fermentasi yaitu keju. Dalam industri pembuatan keju, tentunya juga akan didapatkan limbah keju (whey). Whey ini merupakan cairan sisa dari proses penggumpalan dan penghilangan kasein susu selama pembuatan keju. Whey mengandung bahan organik yang tinggi, sehingga dapat berdampak buruk terhadap lingkungan apabila tidak diolah secara tepat. Salah satu upaya peningkatan nilai tambah whey adalah melalui pembuatan nata de whey. Kandungan dalam whey keju masih dapat dimanfaatkan dan cocok untuk pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu, whey keju dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuatan nata. Produk nata menjadi pilihan pengembangan teknologi untuk mengurangi jumlah polutan akibat limbah whey. Berdasarkan hasil penyuluhan terkait pembuatan nata de whey sangat perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan limbah keju yang dibuang begitu saja dan menimbulkan bau busuk. Hasil survei yang telah dilakukan saat pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa 100% peserta pelatihan belum memanfaatkannya limbah keju sebagai nata de whey.Kata kunci: nata, limbah, fermentasi
Evaluasi KNN dalam kategorisasi Musik Latar Game Ar Rosyid, Harits; Taufani, Agusta Rakhmat; Sari, Tenty Luay
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 32, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v32i2p265-274

Abstract

Musik berkontribusi untuk membuat immersive atmosphere dalam bermain game dan dapat secara efektif mendorong aksi pada layar. Maka dari itu memilih musik latar pada sebuah game merupakan hal yang tidak mudah. Karena setiap genre game membutuhkan musik latar yang tepat untuk membangun suasana yang kuat dalam game tersebut. Sehingga pemain akan lebih fokus terhadap setiap aksi yang dilakukan dalam game tersebut. Dalam hal ini, keunikan dari karakteristik pada setiap platform game akan menentukan jenis atau genre musik yang spesifik. Namun, pemilihan atau pembuatan musik untuk game saat ini masih didominasi oleh pengembang (manusia) yang memiliki pengetahuan tentang game yang dibangun dan kemampuan musikalitas dalam level tertentu. Sementara saat ini tersedia banyak musik-musik yang dapat digunakan sebagai latar suatu game, pemilihan yang tepat menjadi krusial. Oleh karena itu penerapan Machine Learning dapat dimanfaatkan untuk otomatisasi pengenalan genre pada musik. Dengan menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbors untuk menentukan genre yang tepat serta Agglomerative Clustering untuk mengetahui seberapa berkaitannya satu genre dengan genre yang lain, sehingga dapat mengetahui genre musik yang bersesuaian dengan genre game. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini antara lain: 1) k-Nearest Neighbors mengklasifikasi genre dengan performa yang sama pada durasi 10 dan 20 detik sebesar 48,3% namun untuk f-scorenya sebesar 44,7% dan 43,7% pada BGM 10 detik dan BGM 20 detik, 2) Agglomerative Nesting menemukan 4 klaster pada dataset BGM 10 detik dan 3 klaster pada dataset BGM 20 detik, 3) Agglomerative nesting juga menunjukkan bahwa pada dataset BGM durasi 20 detik memiliki kepadatan antar klaster yang lebih baik dibandingkan durasi 10 detik. Semakin lama durasi musik BGM maka akan semakin mudah mengklasifikasi genre walaupun terdapat sisipan suara non-musik di dalamnya.
Penerapan TTG Koceng 4.0 Sebagai Alat Pengusir Hama Tikus Bertenaga Surya Untuk Perlindungan Hama Di Desa Mitra Jatirejoyoso Kepanjen Aripriharta; Rui Alfadel Saputra; Siti Zubaidah; Hendra Susanto; Agusta Rakhmat Taufani; Muhammad Adib Amin; Satria Adiguna
at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v6i2.2934

Abstract

Serangan tikus pada tahun 2021 mencapai 58.443 ha, meningkat 0,37% dari tahun sebelumnya (58.229 ha) dan 7,7% dari rerata 5 tahun terakhir (54.266 ha). Lima provinsi dengan serangan tertinggi Januari - Juni: Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, dan Sulawesi Selatan. Tikus memiliki sensitivitas terhadap gelombang ultrasonik karena memiliki kemampuan mendengar pada rentang frekuensi antara 5-60 kHz. Namun, dalam situasi khusus, tikus dapat mendengar hingga frekuensi 100 kHz. Perancangan alat ini menggunakan panel surya 100 WP, Inverter 500 Watt, Baterai 12V 20 Ah, SCC sebesar 10 A dan frame panel surya. Untuk tempat pemasangan ini bertempatkan di area tanaman padi dan tanaman jagung. Uji coba kali ini bertujuan untuk mengetahui berapa lama waktu pengisian yang dibutuhkan pada baterai jika dilakukan dari 0 – 100%. Uji coba ketahanan baterai menggunakan 2 beban, berupa beban AC dan DC. Penggunaan beban AC berupa 1 alat pengusir hama tikus dan beban DC 1 buah lampu LED dengan jumlah masing masing daya 7 Watt. Penguji cobaan dilakukan secara bergantian, mulai dari beban AC dari kondisi baterai 100%-20%, begitu juga sebaliknya penggunaan beban DC dari kondisi baterai 100%-20%.