Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of Parents in the Online Learning Process for Sixth Grade Students at SDN Sari 1 Demak during the Pandemic Sidiq Wahyu Kuncoro; Mohammad Kanzunnudin; Santoso Santoso
EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2021): EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ebj.v3i2.37648

Abstract

This study aims to determine the role of parents in the online learning process for sixth graders at SD N Sari 1 Demak during the pandemic. This research used qualitative research with descriptive method. This research was conducted at SD N Sari 1 Desa Sari Demak. The subjects in this study consisted of parents and sixth graders, totaling eight people. Data collection techniques and instruments employed in this study were observation, interviews, and documentation. The data analysis utilized in this research was data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results revealed that the role of parents in online learning at SD N Sari 1 Demak included parents carrying out two roles at once. The first was being a parent, and the second was as a teacher at home, including providing facilities and infrastructure, encouraging enthusiasm, giving motivation, and directing children according to each child’s talents and interests. However, parents' difficulties in online learning at SD N Sari 1 Demak encompassed parents' educational background, parents' economic level, and difficulties in dividing time between children and work, which also affected parents in guiding children when studying at home.
Penguatan Karakter Kepercayaan Diri Melalui Layanan Bimbingan Klasikal dengan Experiental Learning Indah Lestari; Santoso Santoso; Any Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mengetahui penerapan bimbingan klasikal melalui Experiental Learning untuk meningkatkan kepercayaan diri kelas VII E di SMP Negeri 1 Jati Kudus, 2. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri kelas VII E di SMP Negeri 1 Jati Kudus. Dalam Experiental Learning terdapat empat tahapan dalam pelaksanaanya diantarannya, tahap pengalaman konkrit, tahap pengalaman aktif dan reflektif, tahap konseptualisasi dan tahap eksperimentasi aktif. Percaya diri yaitu kemampuan individu terhadap potensi yang dimiliki serta mempunyai kemauan dalam belajar sehingga dapat membuat sebuah tujuan yang dapat direncanakan dan dilaksanakan dengan baik. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan subjek penelitian 32 peserta didik. Hasil penelitian pada kepercayaan diri siswa pra siklus mendapatkan skor rata-rata 8 dengan presentase 32% kategori sangat kurang. Pada siklus I mendapatkan skor rata-rata 13 presentase 52% kategori cukup. Sedangkan pada siklus II mendapatkan skor rata-rata 20 presentase 80% kategori baik. Pada pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan Experiental Learning mendapatkan hasil observasi terhadap peneliti yang dilakukan saat bimbingan klasikal berlangsung yang memperoleh hasil, peneliti mendapatkan skor 31 presentase 39% kategori K (kurang). Sedangkan pada siklus II pertemuan III peneliti mendapatkan skor 70 presentase 88% kategori SB (sangat baik). Simpulannya hasil penelitian terjadi peningkatan kepercayaan diri siswa setelah diberikan layanan bimbingan klasikal dengan Experiental Learning kepada siswa kelas VII E SMP N 1 Jati Kudus dapat diterima, hal ini dibuktikan setelah pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan Experiental Learning terjadi peningkatan sebesar 49% dari siklus I ke siklus II sedangkan pada kepercayaan diri terjadi peningkatan sebesar 48% dari pra siklus ke siklus II.
PENGGUNAAN MEDIA KOMIK CERITA RAKYAT KUDUS UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Ashari Mahfud; Indah Lestari; Santoso Santoso; Sucipto Sucipto; Edris Zamroni; Diana Laily Fithri; Paramitha Sylvia Dewi
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.2896

Abstract

Pengembangan karakter pada anak adalah hal yang sangat penting. Karakter yang dimiliki oleh anak akan menjadi modal bagi mereka untuk menjalani kehidupan di masa depan. Oleh sebab itu, pendidikan karakter menjadi sebuah kebutuhan saat ini untuk mendorong pertumbuhan karakter anak. Menurut Kementerian Pendidikan Nasional, Pendidikan karakter dimaknai sebagai pendidikan yang mengembangkan dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga memiliki nilai dan karakter sebagai karakter dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya. Namun, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter membutuhkan sebuah media yang mampu mendorong terwujudnya cita-cita pendidikan. Media tersebut mampu menjadi sarana dalam menumbuhkan karakter bangsa yang berbudaya. Karakter yang mencirikan karakteristik kearifan nilai budaya lokal. Sehingga, anak sebagai penerus bangsa tidak kehilangan jati diri. Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kudus memiliki kekurangan media yang mampu mendorong pelaksanaan pendidikan karakter bagi peserta didik. Media tersebut harus mencirikan karakteristik kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat di Kudus. Sehingga, perlu adanya inovasi pendidikan yang mampu memunculkan media dalam rangka mendorong terwujudnya pendidikan karakter bagi anak usia dini di Kudus. Media komik cerita rakyat kudus memiliki kandungan nilai-nilai yang mampu memperkuat karakter anak usia dini di Kudus. Dilengkapi dengan gambar dan warna yang menarik, akan memicu daya tarik bagi anak untuk memperhatikan setiap tampilan cerita, serta merangsang anak untuk berpikir dan mengambil pelajaran dari setiap kisahnya. Oleh sebab itu, upaya dalam mendorong tercapainya pendidikan karakter di kudus, dilaksanakan melalui sebuah kegiatan pendidikan melalui penggunaan media komik cerita rakyat Kudus dalam mengembangkan karakter anak usia dini di Kudus
PEMBERDAYAAN GURU DAN ORANG TUA MELALUI PSIKOEDUKASI RESPONSIF BUDAYA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL ANAK DI KELAS INKLUSIF Indah Lestari; Santoso Santoso; Sucipto Sucipto; Diah Kurniati
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6362

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut kesiapan sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan akademik sekaligus kesehatan mental anak. Namun, keterbatasan pemahaman guru dan orang tua mengenai kesehatan mental anak serta kurangnya pendekatan yang sensitif terhadap konteks budaya sering menjadi kendala dalam praktik pendidikan inklusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru dan orang tua melalui psikoedukasi responsif budaya guna mendukung kesehatan mental anak di kelas inklusif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan yang melibatkan guru dan orang tua sebagai subjek aktif dalam asesmen kebutuhan, pelaksanaan psikoedukasi, refleksi, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran guru serta orang tua mengenai pentingnya kesehatan mental anak, serta meningkatnya kesiapan mereka dalam menciptakan lingkungan belajar dan pengasuhan yang lebih inklusif dan suportif. Psikoedukasi responsif budaya membantu peserta memahami isu kesehatan mental anak secara kontekstual dan aplikatif sesuai dengan nilai dan praktik kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kolaborasi sekolah dan keluarga serta pengembangan praktik pendidikan inklusif yang berorientasi pada kesejahteraan mental anak
PENINGKATAN KOMPETENSI KONSELOR KELUARGA MELALUI PELATIHAN KONSELING KELUARGA BERBASIS NILAI ISLAM Sucipto Sucipto; Santoso Santoso; Indah Lestari
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i2.6363

Abstract

Penguatan ketahanan keluarga merupakan kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya kompleksitas permasalahan keluarga di masyarakat Muslim. Salah satu tantangan utama dalam upaya tersebut adalah keterbatasan kompetensi konselor keluarga dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam praktik konseling secara profesional dan kontekstual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi konselor keluarga melalui pelatihan konseling keluarga berbasis nilai Islam. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan, yang melibatkan konselor keluarga dan pendidik sebagai subjek aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari asesmen kebutuhan, pelatihan, praktik terbimbing, hingga refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, sikap profesional, dan kesiapan peserta dalam mengimplementasikan konseling keluarga berbasis nilai Islam. Peserta mampu mengintegrasikan nilai-nilai seperti musyawarah, kasih sayang (rahmah), tanggung jawab, dan keadilan ke dalam proses konseling keluarga secara lebih terstruktur dan bermakna. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas konselor keluarga serta pengembangan praktik konseling keluarga Islami yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pelatihan konseling keluarga berbasis nilai Islam direkomendasikan sebagai strategi pengabdian masyarakat yang efektif untuk mendukung ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
Penerapan model pembelajaran STAD berbantuan media AKTE guna meningkatkan hasil belajar siswa SD Reina Rizky; Wawan Shokib Rondli; Santoso Santoso
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 2 (2026): Sixteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i2.1036

Abstract

The learning process tends to be teacher-centered, the use of conventional methods makes students less active, and it is difficult to understand the values ​​​​contained in Pancasila causing low student learning outcomes. This condition requires learning innovations that can increase student active participation and understanding of the material. The purpose of this study is to describe the process of implementing the STAD (Student Teams Achievement Division) learning model assisted by AKTE media and to determine the extent of its improvement in learning outcomes. The results showed an average Pretest score of 63.75 and increased to 87.08 in the Posttest. The Normality Test showed that the data was normally distributed with a Pretest significance value of 0.173 and Posttest 0.107 > 0.05. The results of the Paired Sample T-test showed a significance value of 0.000 < 0.05 which means there is a significant difference between the Pretest and Posttest values. The N-Gain test table shows that the N-Gain score obtained was 0.7167 which is included in the moderate category. The N-gain percentage showed an average of 71.6720, which is interpreted as a fairly effective value. Therefore, it can be concluded that the Students Teams Achievement Division (STAD) learning model, supported by AKTE media, is effective in improving Pancasila Education learning outcomes.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA SDN 1 SARIREJO Ronal Raharjo; Indar Wiyati; Sutanto; Santoso Santoso; Wawan Shokib Rondli
Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 5 (2026): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Februari 2026
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan media pembelajaran digital dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di SDN 1 Sarirejo Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif naratif, dengan pendekatan narasi pengalaman dari guru dan siswa selama proses pembelajaran yang menggunakan media digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi kelas, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital, seperti PowerPoint, video interaktif, dan aplikasi pembelajaran, secara signifikan meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan tertarik mengikuti materi yang disampaikan. Selain itu, media digital juga membantu meningkatkan hasil belajar siswa, yang tercermin dalam peningkatan nilai ulangan harian dan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala dalam implementasi, seperti keterbatasan akses internet di beberapa area, kurangnya keterampilan teknis dari sebagian guru, serta keterbatasan perangkat teknologi yang tersedia di sekolah. Meskipun demikian, kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran digital efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di pendidikan dasar, asalkan didukung oleh infrastruktur teknologi yang memadai dan pelatihan yang cukup bagi guru.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SD NEGERI PURWOSARI KUDUS annisaa diyah faulin maharani; Santoso Santoso; A. Hilal Madjdi
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 4 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v4i1.5833

Abstract

Manajemen berbasis sekolah merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kreatifitas pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prose implementasi menejemen berbasis sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar Negri purwosari kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan dalam penerapan manajemen berbasis sekolah meliputi penetapan, visi missi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dengan melakukan asesmen tentang kekuatan, hambatan, peluang dan tantangan yang dihadapi oleh Sekolah Dasar Negeri Purwosari kudus.  Pelaksanaan manajemen berbasis sekolah pada Sekolah Dasar Negeri Purwosari kudus menyusun RAPBS, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, mengikutsertakan komite sekolah. Partisipasi masyarakat atau komite sekolah mempunyai tugas dan fungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan. Komite sekolah mendukung, memberi masukan, motivasi dan mengawasi kinerja guru serta mengadakan hubungan kerja sama dengan pihak lain dalam mencari dana dan ekstrakurikuler. Faktor pendukung dan penghambat implementasi manajemen berbasis sekolah di Sekolah Dasar Negeri Purwosari.Warga sekolah, wali siswa dan komite sekolah ikut mendukung kemajuan sekolah. Hal ini terbukti komite sekolah selalu memberi masukan dan membantu program sekolah, warga sekolah dan komite sekolah selalu ikutserta dalam penyusunan program sekolah dan pelaksanaannya
Konseling Behavioristik Dengan Teknik Modeling Simbolik Untuk Mengatasi Anak Yang Tidak Menghargai Guru Les Di Desa Wonoketingal Karanganyar Demak Linda Imawati; Sucipto Sucipto; Santoso Santoso
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 4 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v4i1.6474

Abstract

Tujuan penelitian ini  adalah 1. Mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku anak yang tidak menghargai guru les di desa wonoketingal karanganyar demak, 2. Mendiskripsikan penerapan konseling behavioristik dengan teknik modeling pada anak les di desa wonoketingal karanganyar demak. Perilaku tidak menghargai guru merupakan salah satu sikap yang harus dihilangkan dalam diri. Konseling behavioristik dengan teknik modeling simbolik adalah upaya pemberian bantuan anak untuk mengubah perilaku konseli agar dapat memecahkan masalahnya. Jenis penelitian ini menggunakan studi kasus yang dilaksanakan di tempat Majlis Ta’lim Alhusna Sedangkan subjek penelitian ini ada 3 klien yaitu PWR anak  SMP,RMA dan JN anak SMA yang mempunyai masalah tidak menghargai guru, kegiatan ini berlangsung tiga kali pertemuan. Hasil dari penelitian ini bahwa proses konseling ditempat belajar les didesa wonoketingal karanganyar demak, sudah mampu mengubah tingkah lakunya dengan baik.
PENGARUH PELATIHAN DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI GURU DI SEKOLAH NEGERI KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS TAHUN 2020 Redjeki Handayani; Sukirman Sukirman; Santoso Santoso
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 4 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v4i2.7246

Abstract

The objectives of this study are: 1) Describe the planning of training and supervision of training school principals on teacher competence at the Elementary Schools in Jati Subdistrict, Kudus Regency in 2020. 2) Describe the implementation of training and supervision of school principals on teacher competence in SD Negeri Jati District, Kudus Regency Tahun 2020 3) Describe the follow-up of training and supervision of school principals on the competence of teachers in SD Negeri Jati District, Kudus Regency, 2020. This research is a quantitative research. The data collection methods used were questionnaires, observation and literature study. The population in this study amounted to 315 samples, 74, while the data analysis was multiple linear regression analysis and hypothesis testing. The results showed that: 1) The effect of training on the competence of elementary school teachers in Jati Subdistrict, Kudus Regency in 2020. The results of hypothesis 1 testing indicate that training has a significant effect on teacher competence where the t value is 2.134 and the probability (sig-t) is 0.002. <0.05, and t table n = 74 of 1.992, then the value of t count> t table (2.134> 1.993), 2) The effect of principal supervision on the competence of teachers in Public Elementary Schools, Jati District, Kudus Regency, 2020. Results of hypothesis testing 2 shows that the count is 2.462 and the probability (sig-t) is 0.002 <0.05, and t table n = 74 is 1.993, then t count> t table (2.462> 1.993). 3) The effect of training and supervision of school principals on the competence of teachers in SD Negeri Jati Subdistrict, Kudus Regency in 2020. The results of testing for hypothesis 3 show that the value of F count = 6.293 and probability (Sig-F) of 0.003 <0.05. This shows that the probability is less than the 5% significance level (p <0.05), and the F table is 3.13. Due to the value of F count> F table (6.293> 3.13). This study shows that the supervision of the principal is very important in increasing the competence of teachers in schools. Therefore the principal must increase the effectiveness of his supervision so that teacher performance can increase.