Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH PERAN ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN SPIRITUAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Gusti Puspita Sari; Fadullah; Ratih Kusumawardani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1186

Abstract

This study aims to determine the influence of the role of parents on the spiritual intelligence of children aged 5-6 years in the neighborhood, RT.04/11 Kel. Benconngan-Tangerang. The research used by the researcher is a quantitative research with the type of Ex-post Facto research with a sample of 16 parents who are in the neighborhood of RT.04/11. The results of the correlation coefficient between the role of parents and the spiritual intelligence of children aged 5-6 years show a number of 0.615, which means it has a very high level of relationship because it is in the interval > 0.75 to 0.99. Which means that the role of parents on children's spiritual intelligence with the results of the correlation coefficient table can be seen from rcount < rtable which is 0.615 < 0.497 which means it has a strong level of relationship, then H1 is accepted because the value in sig (2-tailed) is 0.011 < 0.05, so it can be said that the hypothesis H0 is rejected and H1 is accepted. This means that there is a significant influence on the role of parents on the spiritual intelligence of children aged 5-6 years in the 010 community, Bencongan-Tangerang village.
Manajemen Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Iin Aprionita; Ratih Kusumawardani; Tri Sayekti
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.7561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui metode pengamatan, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa (1) guru membuat perencanaan pembelajaran di awal semester, adapun perencanaan yang dibuat berupa program tahunan, program semester, RPPM, dan RPPH; (2) pelaksanaan pembelajaran setiap hari dengan jumlah peserta didik 100% dengan jumlah peserta didik setiap kelas terdiri dari 10-13 anak, dan lama belajar 150-180 menit. Sekolah berusaha menjaga protokol kesehatan dengan berbagai fasilitas dan pengaturan. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup; (3) guru melakukan penilaian pembelajaran setiap hari dengan menggunakan teknik pengkodean, A untuk BSB (berkembang sangat baik), B untuk BSH (berkembang sesuai harapan), C untuk MB (mulai berkembang), dan D untuk BB (belum berkembang). 
Pengaruh Penggunaan Youtube untuk Kemampuan Berbicara pada Anak Usia 4-5 Tahun Nailul Fadhillah; Kusumawardani, Ratih; Rosidah, Laily
Generasi Emas Vol. 6 No. 1 (2023): GENERASI EMAS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ge.2023.vol6(1).11210

Abstract

Speaking is one of language skills that exist in early childhood, speaking is an activity to clearly express an idea, the purpose or feeling so another individual could understand what is meant and can be stimulated for early childhood in everyday activites. Speak ability is a skills that can be carried out by an individual to be able finished a job properly and this ability is acquired since birth and can be honed further through stimulation from family or people around children so can develops and produces with maximum results. YouTube is application that we used through accessed an Internet, the user could send or display videos and animations with various video so people can enjoy it. The research was conducted in Uwung Jaya Village, Tangerang, Banten. The research used a quantitative method, Expost factor, and purposive sampling where the subjects were parents who had 4- to 5-year-old children that watched YouTube. The samples taken were 30 parents. The data collection technique used questionnaires, and the data analysis used normality test, linearity test, simple linear regression test, and t-test. The analysis shows a data yield of 0,657 with a significance value of 0,000 < 0,05, which means H0 is rejected and H1 is accepted; therefore, the result indicates there is an influence by YouTube for children's speaking abilities aged 4 to 5 years old by 43,2 % or 0,432.
Penerapan Media Pembelajaran Loose Part Dalam Membangun Merdeka Belajar Pada Anak Usia 5-6 Tahun Kusumawardani, Ratih; Rosidah, Laily; Fahira, Jihan
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6717

Abstract

Pendidikan anak usia dini saat ini memerlukan inovasi pembelajaran anak untuk berpikir kritis, kreatif dan mengasyikkan. Salah satu alternatif ialah dengan penerapan pembelajaran media loose part, media loose part juga dapat membangun merdeka belajar pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran loose part dalam membangun merdeka belajar pada anak usia 5–6 tahun di TK AL-Kautsar Serang. Metode penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian adalah 1 orang guru, dan peserta didik dengan jumlah 5 anak yang terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa tahap dalam penerapan pelaksanaan media pembelajaran loose part dalam membangun merdeka belajar, yaitu: 1) kegiatan awal atau pembukaan, penjelasan sederhana tentang tema dan melakukan tanya jawab, 2) kegiatan inti, yaitu anak bebas memilih basecamp lingkungan bermain dan belajar: terdapat 6 basecamp lingkungan alat dan bahan loose part, dan 3) kegiatan akhir atau penutup
Penataan Lingkungan Bermain dalam Merdeka Belajar pada Anak Usia 4-5 Tahun Zantika, Dwi; Kusumawardani, Ratih; Rusdiyani, Isti
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7265

Abstract

Lingkungan bermain anak usia dini pada dasarnya dapat mempengaruhi cara mereka belajar dan mendorong untuk mengeksplorasi kreativitas sejak dini. Untuk itu, diperlukannya suatu pengelolaan yang baik dan kondusif bagi lingkungan bermain anak salah satunya dengan penerapan model kurikulum terbaru yaitu merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penataan lingkungan bermain dalam Merdeka belajar pada anak usia 4-5 tahun. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif studi deskriptif. Subyek penelitian yang terlibat adalah 1 guru wali kelas dan 3 orang peserta didik di kelas TK A, serta Lembaga yayasan. Data yang dikumpulkan oleh peneliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ragam APE yang disediakan disekolah untuk penataan kegiatan main yang berbeda setiap minggunya, baik dalam bentuk proyek ataupun pusat main dikelas. Media pembelajaran yang digunakan yaitu APE loose part dan juga pemanfaatan barang bekas maupun bahan alam.  Dampak implementasi ini yaitu dalam penerapan menggunakan penataan lingkungan Merdeka belajar memberikan kebebasan anak untuk dapat mencipta daya berpikir mereka untuk kritis dalam berkarya, tanpa menciptakan suasana belajar monoton.
Learning Technology on Early Childhood Education: The COVID-19 Pandemic Case Nurul Fazriah Rifai; Emilly Nzunda, Ibrahim; Kusumawardani, Ratih; Fatimah, Atin
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2022.71-04

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the learning technology used by early childhood education teachers during the COVID-19 pandemic, this research describes the evaluation of learning technology used by teachers in early childhood education during the COVID-19 pandemic.Design/methods/approach – The research method is quantitative research. Data was collected using a questionnaire method and strengthened by interviews to obtain in-depth data. Questionnaires were distributed to 30 institutions and early childhood education teachers in Serang District, Serang City, Banten Province. Interviews as reinforcing data were conducted using semi-structured interviews. The research sample was obtained through purposive random sampling. Conclusions were drawn from the data analysis process by using quantitative descriptive data analysis techniques.Findings – Learning technology in early childhood education used by teachers of early childhood education institutions in Serang District, Serang City, Banten Province are whatsapp, zoom meeting, and youtube. Teachers can use learning technology for early childhood education optimally. However, the obstacles obtained consist of: signal interference, limited internet data, and limitations of parents assistance or guardians of students in having gadgets.Research implications/limitations – This study has limitations on early childhood education learning in one area of Indonesia. The learning technology used by teachers also focuses on early childhood education. Therefore, higher education levels will have different learning technologies that teachers use.Practical implications – This study implies that learning technology in early childhood education during the COVID-19 pandemic can use whatsapp, zoom meetings, and youtube.Originality/value – This study contributes to the understanding in early childhood education teachers in utilizing learning technology such as whatsapp, zoom meeting, and youtube in carrying out the teaching and learning process during the COVID-19 pandemic. Paper type: Research paper
Penerapan Media Pembelajaran Loose Part Dalam Membangun Merdeka Belajar Pada Anak Usia 5-6 Tahun Kusumawardani, Ratih; Rosidah, Laily; Fahira, Jihan
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6717

Abstract

Pendidikan anak usia dini saat ini memerlukan inovasi pembelajaran anak untuk berpikir kritis, kreatif dan mengasyikkan. Salah satu alternatif ialah dengan penerapan pembelajaran media loose part, media loose part juga dapat membangun merdeka belajar pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran loose part dalam membangun merdeka belajar pada anak usia 5–6 tahun di TK AL-Kautsar Serang. Metode penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian adalah 1 orang guru, dan peserta didik dengan jumlah 5 anak yang terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa tahap dalam penerapan pelaksanaan media pembelajaran loose part dalam membangun merdeka belajar, yaitu: 1) kegiatan awal atau pembukaan, penjelasan sederhana tentang tema dan melakukan tanya jawab, 2) kegiatan inti, yaitu anak bebas memilih basecamp lingkungan bermain dan belajar: terdapat 6 basecamp lingkungan alat dan bahan loose part, dan 3) kegiatan akhir atau penutup
Penataan Lingkungan Bermain dalam Merdeka Belajar pada Anak Usia 4-5 Tahun Zantika, Dwi; Kusumawardani, Ratih; Rusdiyani, Isti
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7265

Abstract

Lingkungan bermain anak usia dini pada dasarnya dapat mempengaruhi cara mereka belajar dan mendorong untuk mengeksplorasi kreativitas sejak dini. Untuk itu, diperlukannya suatu pengelolaan yang baik dan kondusif bagi lingkungan bermain anak salah satunya dengan penerapan model kurikulum terbaru yaitu merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penataan lingkungan bermain dalam Merdeka belajar pada anak usia 4-5 tahun. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif studi deskriptif. Subyek penelitian yang terlibat adalah 1 guru wali kelas dan 3 orang peserta didik di kelas TK A, serta Lembaga yayasan. Data yang dikumpulkan oleh peneliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ragam APE yang disediakan disekolah untuk penataan kegiatan main yang berbeda setiap minggunya, baik dalam bentuk proyek ataupun pusat main dikelas. Media pembelajaran yang digunakan yaitu APE loose part dan juga pemanfaatan barang bekas maupun bahan alam.  Dampak implementasi ini yaitu dalam penerapan menggunakan penataan lingkungan Merdeka belajar memberikan kebebasan anak untuk dapat mencipta daya berpikir mereka untuk kritis dalam berkarya, tanpa menciptakan suasana belajar monoton.
Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Wika Widiana; Rusdiyani, Isti; Kusumawardani, Ratih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.51352

Abstract

Penggunaan gawai yang berlebihan akan mempengaruhi aktivitas gerak anak sehingga berdampak pada perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gawai terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini yakni 72 orangtua anak usia 5-6 tahun. Penarikan sampel dalam penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang diambil 40 orangtua dengan kriteria menggunakan gawai lebih dari 2 jam perhari. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode angket dengan instrumen berupa lembar pernyataan yang perlu diisi oleh orangtua berupa data pribadi orangtua dan anak. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis dengan uji koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linear sederhana, dan uji-t yang diolah dengan bantuan SPSS. Hasil analisis data menunjukkan penggunaan gawai memiliki hubungan atau berpengaruh terhadap perkembangan motorik kasar. Selain itu, nilai korelasi menunjukan terdapat pengaruh negatif yang berarti semakin tinggi penggunaan gawai maka semakin rendah perkembangan motorik kasar, begitu pula sebaliknya. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan gawai terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6. Implikasi dalam penelitian ini penggunaan gawai mempengaruhi perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun, artinya semakin tinggi penggunaan gawai maka semakin rendah perkembangan motorik kasar anak, begitu pula sebaliknya.
PENGARUH MEDIA YOUTUBE TERHADAP PENGENALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA 5-6 TAHUN Fiya Mahardhika; Ratih Kusumawardani; Luluk Asmawati
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i1.1085

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang masalah yang timbul karena anak kesulitan mengingat kosakata yang sudah diajarkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pada penggunaan media YouTube terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Cilebut Timur-Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode ex-post facto. Populasi dalam penelitian sebanyak 150 anak, teknik pengambilan sampel yang digunakan memakai Purposive Sampling yang berjumlah 30 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Data yang didapatkan dari kuesioner lalu dikumpulkan dan di analisis menggunakan bantuan program IBM SPSS 22. Pengujian hipotesis yang dipakai memakai uji regresi linear sederhana karena hasil data yang telah diuji berdistribusi normal. Dari hasil analisis tersebut menjawab tujuan penelitian ini, yaitu didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,675 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima maka terdapat pengaruh yang signifikan antara media YouTube terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Cilebut Timur-Kabupaten Bogor dan nilai koefisien determinasi atau R Square 0,456 artinya besarnya nilai kontribusi variabel media YouTube dalam mempengaruhi variabel pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun sebesar 45,6%.