Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LAYANAN PAYLATER DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KEUANGAN PADA GENERASI MILENIAL DI KOTA YOGYAKARTA Sulastiningsih; Faiz Fernando, Muhammad
Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Riset Manajemen
Publisher : Program Magister Manajemen STIE Widya Wiwaha Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrm.v11i2.1016

Abstract

This research aims to determine the influence of paylater services and financial literacy on the financial behavior of the millennial generation in the city of Yogyakarta. The research method uses quantitative methods by carrying out multiple linear regression between the variables of paylater services and financial literacy on financial behavior. The sample for this research was 399 respondents who were determined by accidental sampling. This research concludes that the variables of paylater services and financial literacy have a significant positive on financial behavior both partially and simultaneously. The R2 value shows 0,411 or 41,1%. This explains that the financial behavior variable can be explained by 41,1% by the paylater service and financial literacy variables. The implication the results of this research for the millennial generation are expected to be able to improve their financial behavior effectively and efficiently and be more responsible in managing finances.
Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup Konsumtif, dan Fintech Payment terhadap Pembelian Impulsif Pengguna Shopee pada Mahasiswa di Kota Yogyakarta Anindya, Vanisa Rahma; Sulastiningsih, Sulastiningsih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3725

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk menggali secara mendalam bagaimana literasi keuangan, gaya hidup konsumtif, dan penggunaan fintech payment membentuk perilaku pembelian impulsif pada mahasiswa pengguna Shopee di Kota Yogyakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa sebagai responden utama. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui berbagai rangkaian uji statistik, mulai dari uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, hingga uji t dan uji f, dengan tujuan mengidentifikasi kontribusi masing-masing variabel terhadap perilaku impulsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak memiliki pengaruh signifikan dalam menekan kecenderungan mahasiswa melakukan pembelian spontan. Sebaliknya, gaya hidup konsumtif terbukti sebagai faktor paling dominan dan signifikan yang mendorong mahasiswa berbelanja tanpa perencanaan. Penggunaan fintech payment, khususnya layanan Shopee PayLater, juga ditemukan tidak memberikan dampak yang berarti terhadap perilaku impulsif tersebut. Namun, ketika ketiga variabel diuji secara simultan, hasil analisis mengungkapkan adanya pengaruh yang signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 44,6 persen. Angka ini menunjukkan bahwa kombinasi ketiga variabel memberikan kontribusi moderat terhadap perilaku pembelian impulsif mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan gaya hidup serta peningkatan literasi keuangan untuk meminimalkan kecenderungan belanja impulsif. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi pengembangan kajian lebih lanjut terkait perilaku konsumen di era digital, terutama dalam konteks meningkatnya penggunaan e-commerce dan layanan fintech di kalangan generasi muda.
PENGARUH KUALITAS PENGANGGARAN DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI SMA DAN SMK NEGERI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sulastiningsih; Jati Nugroho, Fajarrudin; Priyastiwi
Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Riset Manajemen
Publisher : Program Magister Manajemen STIE Widya Wiwaha Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/wzjs3j71

Abstract

Tujuan riset ini adalah menguji pengaruh kualitas penganggaran, kompetensi sumberdaya manusia terhadap kinerja pengelolaan keuangan sekolah, menguji pemanfaatan teknologi informasi sebagai pemoderasi pengaruh kualitas penganggaran dan kompetensi sumberdaya manusia terhadap kinerja pengelolaan keuangan di SMA dan SMK Negeri Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Data diperoleh melalui survei kepada pegawai yang menangani dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSNAS) dan APBD (BOSDA) di SMA dan SMK Negeri Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah sampel140ditentukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasilnya menunjukkan pengaruh positif signifikan kualitas penganggaran, kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kinerja pengelolaan keuangan dan pemanfaatan teknologi informasi memoderasi pengaruh kualitas penganggaran dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja pengelolaan keuangan sekolah.
PENINGKATAN KINERJA PETUGAS PAJAK (ACCOUNT REPRESENTATIVE) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI WILAYAH KECAMATAN MUNTILAN Wijanarko, Bondan Aditya; Mahsun, Mohamad; Sulastiningsih, Sulastiningsih
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Account Representative, upaya meningkatkan Kinerja Account Representative di Wilayah Kecamatan Muntilan pada KPP Pratama Magelang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data primer diambil secara langsung dari lokasi penelitian melalui wawancara (In-deepth Interview) kepada informan, data sekunder berupa dokumen-dokumen tertulis dari Pemerintah, seperti data sekunder tentang struktur organisasi KPP Pratama Magelang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model interaktif (Interactive Model of Analysis), terdiri dari reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum optimalnya kinerja Account Representative di wilayah Kecamatan Muntilan pada KPP Pratama Magelang dalam meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak disebabkan karena mempunyai karakteristik wilayah geografis yang luas, database yang belum akurat, kurangnya kesadaran dan pengetahuan Wajib Pajak, dan formulir SPT Tahunan yang tidak user friendly. Upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak di antaranya dengan berkoordinasi dengan kelurahan/desa, menjalin kerjasama dengan berbagai instansi dan pihak ketiga, memberikan sosialisasi atau edukasi dan melakukan pendampingan kepada Wajib Pajak dengan membuat Tim Satgas SPT Tahunan. This study aims to analyze Account Representative Performance, an effort to improve Account Representative Performance in the Muntilan District Region at KPP Pratama Magelang. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. Primary data is taken directly from the research location through interviews (In-deepth Interview) to informants, secondary (In-depth interview) with informants, and secondary data is in the form of written documents from the Government, such as secondary data about the organizational structure of KPP Pratama Magelang. The data analysis technique used in this study is an interactive model of analysis, consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the performance of Account Representatives in the Muntilan District area at KPP Pratama Magelang in improving taxpayer compliance was not due to the characteristics of a large geographical area, an inaccurate database, lack of awareness and knowledge of taxpayers, and ot the form of the Annual SPT, which was not user-friendly. Efforts have been made to improve taxpayer compliance, including coordinating with sub-districts/villages, cooperating with various agencies and third parties, providing socialization or education, and providing assistance to taxpayers by establishing an Annual SPT Task Force Team.
Empowering Women Farmers Tirta Rahayu through Cost of Goods Sold (COGS) Training on Creative Processed Agricultural Products Based on Science and Technologyu through Cost of Goods Sold (COGS) Training on Creative Processed Agricultural Products Based on Science and Technology Asteria, Beta; Sulastiningsih; Muhammad Subkhan; Rafif Raditya Muhrizal; Dimas Rizky Kurniawan
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/pe0xjj94

Abstract

The community service partner is the Tirta Rahayu Women Farmers Group (KWT) located in Tamanan Village, Banguntapan District, Bantul Regency. This group is engaged in the processing of local agricultural products. The main problem faced is the low level of understanding among members regarding how to calculate the Cost of Goods Sold (COGS). This results in inaccurate pricing and inconsistency in profits, meaning that the potential of their business has not been optimally exploited. The empowerment program implemented focuses on training in technology and the use of digital cost analysis tools, particularly spreadsheet applications, to calculate COGS. Through socialization, workshops, and mentoring, there was a 45% increase in members' knowledge of COGS and a 17% increase in production efficiency. As a result, KWT Tirta Rahayu is now able to determine fairer selling prices, optimize resource utilization, and increase the competitiveness of their products in the local market. Mitra pengabdian masyarakat adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Tirta Rahayu yang berlokasi di Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kelompok ini bergerak dalam usaha pengolahan hasil bumi lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman anggota mengenai cara menghitung Harga Pokok Produksi (HPP). Hal ini menyebabkan penetapan harga jual yang tidak akurat dan ketidakseragaman dalam memperoleh keuntungan, sehingga potensi usaha mereka belum tergarap secara optimal. Program pemberdayaan yang dilaksanakan berfokus pada pelatihan teknologi dan penggunaan alat analisis biaya berbasis digital, khususnya aplikasi spreadsheet, untuk menghitung HPP. Melalui metode sosialisasi, lokakarya, dan pendampingan, terjadi peningkatan pengetahuan anggota tentang HPP sebesar 45% dan efisiensi produksi sebesar 17%. Dampaknya, KWT Tirta Rahayu kini dapat menentukan harga jual yang lebih adil, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar lokal.
Performance Analysis of Zakat Institutions Before and During The Covid-19 Pandemic Khalida Urfiyya; Sulastiningsih, Sulastiningsih
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol. 9 No. 1 (2022): July
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/annuha.v9i1.432

Abstract

The year 2020 was an unexpected year where the world Covid-19 pandemic disrupted both sides of the economy, demand and supply. The massive spread of the virus has proven to affect the decline in economic activity including the tendency to donate. This research uses a quantitative descriptive method that aims to provide an overview and comparison of zakat institutions performance before and during the Covid-19 pandemic. The measurement parameter used is International Standard of Zakat Management (ISZM) which is divided into 2 main variables, efficiency and capacity. The results showed that in general the performance of zakat institutions during the Covid-19 pandemic was quite good and efficient, although there was a decline in donation receipts at LAZ Dompet Dhuafa, but the drop in the number of donations was not lower than the number it received in the year before the pandemic. LAZISNU has the most efficient ratio of program and operational expense, while BAZNAS has the best efficiency level in the ratio of fundraising expense and fundraising efficiency. Furthermore, all zakat institutions have a positive result of working capital ratio, meaning that the zakat institution is still able to cover its operational expenses with the existing balance of amil funds without generating new revenues.
Evaluasi Implementasi SIPD dalam Pelaksanaan dan Penatausahaan Keuangan Daerah pada Pemerintah Kota Yogyakarta Ismiyatun, Ismiyatun; Sulastiningsih, Sulastiningsih
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.15376

Abstract

Penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi SIPD dalam pelaksanaan dan penatausahaan keuangan daerah pada Pemerintah Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima informan yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan daerah, yaitu pejabat di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), verifikator keuangan, dan bendahara pada beberapa perangkat daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD telah diimplementasikan secara menyeluruh dan menjadi sistem utama dalam pengelolaan keuangan daerah. SIPD memberikan kemudahan dalam proses penatausahaan, meningkatkan keteraturan administrasi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Namun demikian, implementasi SIPD masih menghadapi kendala teknis berupa gangguan jaringan dan server, serta kendala non-teknis berupa keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dan proses adaptasi terhadap sistem baru. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui peningkatan pelatihan, penguatan infrastruktur teknologi, serta koordinasi antarperangkat daerah agar implementasi SIPD dapat berjalan lebih optimal.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI TIRTA RAHAYU MELALUI PENGUATAN DIGITAL MARKETING PRODUK OLAHAN KREATIF HASIL PERTANIAN BERBASIS IPTEK Asteria, Beta; Sulastiningsih, Sulastiningsih; Subkhan, Muhammad; Muhrizal, Rafif Raditya; Kurniawan, Dimas Rizky
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3010

Abstract

The Tirta Rahayu Women's Farmers Group (KWT) in Tamanan Village, Banguntapan District, Bantul Regency, has great potential to process agricultural products into value-added products. However, limited marketing access is a major challenge in business development. Strengthening digital marketing is a strategic solution to increase the competitiveness and sustainability of the KWT business. A Science and Technology (IPTEK) approach is crucial to support marketing transformation into the digital era. This activity aims to increase the capacity of KWT members in utilizing digital platforms and expanding market reach through technology-based marketing strategies. The implementation method included training, workshops, and direct mentoring in the use of social media, e-commerce, and digital marketing tools, which took place over four sessions. Quantitative data showed a significant change, with participants' average scores jumping from 50-70 to 75-90 after participating in the empowerment program through digital marketing reinforcement. The training materials also covered branding and market analysis. These activities resulted in an increased understanding of digital marketing strategies among KWT members. Processed products such as vegetable chips, healthy juices, vegetable packages, and vegetable nuggets began to be marketed online through social media and marketplaces. Sales showed a significant increase, and the market network expanded beyond the region. The activities also strengthened the role of women in the digital economy. The spirit of collaboration and innovation also increased among KWT members. This program provides a strong foundation for future sustainable business development. Conclusions: The digital marketing reinforcement activities have proven effective in increasing KWT capacity, marketing, and income. This program is worthy of replication in other farmer groups.
Co-Authors Abadi, Bintang Kasih Abdillah, Anang Agung Slamet Prasetyo Agusti, Ninda Putri Zulekha Sapta Alida, Andini Putri Ambarwati, Arum Ambarwati, Lilik Anindya, Vanisa Rahma Annasya Isna Khanifa Ary Sutrichastini Assery, Syeh Attamami, Ali Muchtar Baehaqi Beta Asteria Candra, Intan Ayu Damayanti, Ananda Puspa Darmawan Dewangga, Rio Dewi, Nadia Ayu Saraswati Diana Vitasari Dimas Rizky Kurniawan Eko Susanto Ema Suprihatin Endarwati, Siti Erlina Syamsiah Evi Erliyani Faiz Fernando, Muhammad Febriyanto Febriyanto Febriyanto Firdaus, Rafli Amar Fitrianingrum, Dina Hanifah Aprilia Hasanah Setyowati Hasanah Setyowati Hassanee, Narong Hidayatulloh Hidayatulloh Husna, Jaza Anil Ismiyatun Ismiyatun Jati Nugroho, Fajarrudin Joko Nursusilo Khalida Urfiyya Kurniawan, Dimas Rizky Laili, Ina Rizqi Lailliyah*, Marwah Dian Lailliyah, Mafwah Dian Mada-o Puteh Mahamadaree Waeno Mahsun, Mohamad Marwah Dian Lailliyah* Mawaddah, Sulalatul Meidi Syaflan, Meidi Muhammad Rifqi Muhammad Subkhan Muhrizal, Rafif Raditya Nanda, Audi Gita Neni Oktaviana Nugrohowati Ningsih, Wirdia Novia Nurdwijayanti Nugroho, Jalu Nugroho, Mohammad Awal Satrio Nurjanah, Ekawati Octavia, Elisya Pana, Valen Prasetyo, Agung Slamet Priyastiwi Purwati Purwati Puspa, Rio Azqy Beauty Rafif Raditya Muhrizal Ramadhan, Maulana Fajar Rastrasila, Dwika Renaldy, Fatkhan Riauwanto, Selamat Rizka Angga Nuary Rokhmah, Anisa Nur Safitri, Eva Sari, Ariesta Dewi Nila Sermi Setyowati, Rufaida Sholihati, Rizka Imanita Sri Diana Sri Mintowati Sri Mulyani Subkhan, Muhammad Suci Utami Wikaningtyas Sulistyowati, Ida Suryaningsih, Fatimah Sutrischastini, Ary Syahbilla Erza Prasiwi Syamsiah, Erlina Tama, Yudha Adi tri wahyuni Urfiyya, Khalida Urfiyya, Khalida Waeno, Muhammadare Wahyu Purwanto Wahyuningtiasari, Defi Welsi Anggraini Wijanarko, Bondan Aditya Wikaningtyas, Suci Utami Winata, Aldi Winoto, Tri Joko Yanuar, Muhammad Fadhil Adli Yoga Pradita Yulyana Edin Saputri Zaenab Alboneh Zulkifli Zulkifli