Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Canva pada Materi Mengontruksi dan Mengurai Bangun Ruang Berdasarkan Teori Van Hiele: Development of Canva-Based Learning Media on the Material of Constructing and Decomposing Spatial Figures Based on Van Hiele's Theory Najwa Yumna Mahira; Citra Husnullia Nurazizah; Nayla Adzkiya Amin; Alfiana Nurussama; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10100

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada pengembangan media pembelajaran matematika berbasis Canva yang digunakan pada materi mengonstruksi dan mengurai bangun ruang untuk peserta didik kelas VI sekolah dasar dengan mengacu pada tahapan berpikir geometri dalam teori Van Hiele. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan prosedur ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan produk, pelaksanaan pembelajaran, serta evaluasi hasil. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 04 Bambu Apus dengan melibatkan 25 peserta didik kelas VI sebagai subjek penelitian. Data penelitian diperoleh melalui proses validasi oleh ahli materi dan ahli media menggunakan lembar penilaian, serta melalui penyebaran angket kepada peserta didik untuk mengetahui respon terhadap media yang digunakan. Berdasarkan hasil validasi ahli, media pembelajaran menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat tinggi dengan persentase rata-rata sebesar 92,49%. Sementara itu, hasil angket menunjukkan bahwa media pembelajaran memiliki tingkat kepraktisan sebesar 87,60% dan termasuk dalam kategori sangat praktis. Media yang dikembangkan mampu membantu peserta didik memahami konsep bangun ruang melalui penyajian visual yang menarik dan alur materi yang terstruktur, sehingga dapat mendukung perkembangan kemampuan berpikir geometri sesuai dengan teori Van Hiele. Media pembelajaran berbasis Canva yang dikembangkan dinyatakan layak dan dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Peran Aktivitas Musik Ritmis Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak ADHD Di Sekolah Dasar: The Role of Rhythmic Music Activities on Gross Motor Development of ADHD Children in Elementary Schools Aida Nurasyipha; Karin Auliani; Lisna Maulia; Sahrany Nurmalasari; Verga Delasiana; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktivitas musik ritmis terhadap perkembangan motorik kasar anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur, melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam rentang waktu terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak ADHD memiliki karakteristik gangguan motorik kasar seperti kesulitan koordinasi gerak, keseimbangan, serta ketidaksesuaian gerakan dengan irama. Aktivitas musik ritmis, seperti gerak dan lagu, senam irama, serta permainan alat musik sederhana, terbukti mampu memberikan stimulasi multisensorik yang efektif dalam meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kontrol gerak anak. Selain itu, musik ritmis juga berpengaruh terhadap peningkatan fokus perhatian, pengendalian impulsivitas, serta kemampuan sosial anak. Dengan demikian, aktivitas musik ritmis dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran dan intervensi yang efektif dalam mendukung perkembangan motorik kasar anak ADHD di sekolah dasar, khususnya dalam konteks pendidikan inklusif.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN MUSIK DI SEKOLAH DASAR Chairin Zahra Alkautsari; Fazrilina Afriani; Rachmi Amalia Syafia Syams; Septiani Zulfa Saidah; Shela Permatasari Setyawati; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas penggunaan aplikasi digital dalam pembelajaran musik di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik analisis deskriptif-kualitatif melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis temuan penelitian berdasarkan alur PRISMA. Proses seleksi dimulai dari 45 artikel yang diperoleh dari basis data Google Scholar, ERIC, dan Semantic Scholar, kemudian disaring hingga diperoleh 7 artikel yang memenuhi seluruh kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi musik digital yang paling sering diteliti meliputi Synthesia, GarageBand, Piano Kids, Simply Piano, MuseScore, serta aplikasi berbasis Scratch dan multimedia interaktif. Efektivitas aplikasi tersebut bervariasi bergantung pada aspek kemampuan musikal yang dikembangkan, seperti ritme, melodi, pemahaman teori musik, kreativitas, serta motivasi belajar siswa. Aplikasi yang menyediakan visualisasi dan umpan balik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan ritme, sementara aplikasi berbasis eksplorasi lebih mendukung pengembangan kreativitas musikal. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat satu aplikasi yang unggul secara universal, sehingga pemilihan aplikasi musik digital perlu disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakteristik siswa sekolah dasar, serta kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran.
PERAN PEMBELAJARAN SENI MUSIK DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Alpita Noviyanti; Nabila Wanda Yusela; Nabila Zahratun Nisa; Rufaidah Muti’ah; Sabrina Jelita; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58767

Abstract

Pembelajaran seni musik di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan kognitif dan pembentukan karakter siswa. Namun, dalam praktiknya pembelajaran seni musik masih sering dipandang sebagai mata pelajaran pelengkap sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran seni musik dalam meningkatkan perkembangan kognitif dan karakter siswa sekolah dasar serta mengkaji keterkaitan kedua aspek tersebut dalam proses pembelajaran yang terpadu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan artikel melalui database Google Scholar dan Crossref menggunakan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP). Proses seleksi dilakukan melalui tahap identifikasi, screening, dan evaluasi teks lengkap sehingga diperoleh sembilan artikel yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni musik mampu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah siswa. Selain itu, pembelajaran seni musik juga berperan dalam membentuk karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerjasama, toleransi, percaya diri, dan kemampuan mengelola emosi. Oleh karena itu, pembelajaran seni musik perlu dioptimalkan melalui strategi yang inovatif dan kontekstual agar mampu mendukung perkembangan siswa secara holistik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN SENI MUSIK TRADISIONAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Cantika Sri Agustin; Ghevira Aulia Rahima; Shifa Aulia Sabna; Auliya; Tiara Denta Natsyah; Teten Ginanjar Rahayu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13940

Abstract

Advances in digital technology have spurred the use of interactive media in more innovative and student-centered learning; however, its application in the teaching of traditional music in elementary schools remains suboptimal. This study aims to analyze the implementation of interactive media and its impact on the engagement and understanding of fourth-grade students. The study employs a descriptive qualitative approach using a literature review method, with data sources consisting of scientific literature from 2020–2026 analyzed using content analysis techniques. The results indicate that interactive media such as audiovisual materials, animations, and digital applications can enhance student engagement, comprehension, and motivation, as well as create a more engaging and meaningful learning environment. In conclusion, interactive media play a crucial role in improving the quality of traditional music education in elementary schools.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Let’s Read terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Dhya Ariz Azizah; Neneng Sri Wulan; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/th2hya18

Abstract

Reading comprehension is crucial for elementary students to access broader academic knowledge, yet Indonesian students' reading literacy remains low based on national and international assessments. This study investigates the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Let's Read digital media on fifth-grade students' reading comprehension skills. Using a quantitative approach with a quasi-experimental non-equivalent control group design, this study involved 46 students divided into an experimental group (Class V C, n=23) using PBL with Let's Read media and a control group (Class V A, n=23) using the STAD model. Data were collected through essay tests (pretest and posttest) and analyzed using descriptive statistics and independent sample t-tests via SPSS. The results showed a significant increase in the experimental group's mean score from 63.85 to 85.59. The independent sample t-test on posttest scores yielded p < 0.001, indicating a statistically significant difference between the two groups. The N-Gain score test showed that the PBL model with Let's Read media was quite effective (60.8%), while the STAD model was ineffective (22.9%). The coefficient of determination (R²) confirmed that the treatment contributed 26.1% to reading comprehension improvement. In conclusion, the integration of the PBL model and Let's Read digital media significantly enhances reading comprehension skills in primary education.