Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Potensi Genangan Banjir di Aliran Sungai Batang Surantiah Hafidzy Rahman, Abdul; Andayono, Totoh; Arbi, Yaumal; Indra Utama, Rizky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Batang Surantih di Kabupaten Pesisir Selatan merupakan salah satu wilayah yang rawan mengalami banjir akibat curah hujan tinggi dan kondisi topografi dataran rendah di bagian tengah hingga hilir sungai. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi genangan banjir menggunakan pendekatan analisis hidrologi dan pemodelan hidraulika dua dimensi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan HEC-RAS. Data yang digunakan meliputi curah hujan harian periode 2013–2022, Digital Elevation Model (DEM), serta data pasang surut air laut. Debit banjir rencana dihitung menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu untuk kala ulang 50 dan 100 tahun, kemudian disimulasikan dengan aliran tidak tetap (unsteady flow). Hasil penelitian menunjukkan debit puncak sebesar 609,04 m³/s pada kala ulang 50 tahun dan 675,24 m³/s pada kala ulang 100 tahun. Luas genangan banjir masing-masing mencapai 20,22 km² dan 21,45 km², dengan wilayah hilir menjadi area terdampak terbesar. Pemodelan menunjukkan kapasitas sungai tidak mampu menampung debit banjir rencana sehingga terjadi limpasan signifikan. Hasil ini menegaskan pentingnya pemodelan banjir sebagai dasar mitigasi risiko bencana dan perencanaan tata ruang di DAS Batang Surantih.
Pengaruh Penambahan Limbah Keramik terhadap Nilai CBR pada Campuran Tanah Lunak (Studi Kasus: Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Betung (Simpang Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 2B) Rival Tanjung; Totoh Andayono
MASALIQ Vol 6 No 2 (2026): MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v6i2.9023

Abstract

Although soft soil stabilization has been widely studied, research that specifically examines the use of ceramic waste as a subgrade soil stabilization material on the Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Betung (Simpang Sekayu)–Tempino–Jambi Seksi 2B remains limited. This study aimed to analyze the effect of adding ceramic waste on improving the bearing capacity of soft soil based on California Bearing Ratio (CBR) values. A quantitative approach with a laboratory experimental design was employed, using soft soil samples taken at STA 110+600 in Musi Banyuasin Regency through purposive sampling. Ceramic waste was used as a stabilization material with dosage variations of 5%, 10%, 15%, and 20% of the soil weight. Data were collected through tests of physical soil properties, standard Proctor compaction, and CBR tests under unsoaked and soaked conditions, then analyzed quantitatively and supported by a One Sample t-test using SPSS software. The results showed that the addition of ceramic waste significantly increased the soil CBR values, with the highest value obtained for the 20% ceramic waste mixture. In addition, ceramic waste was found to reduce soil plasticity and increase the density achieved by compaction. These findings indicate that ceramic waste has the potential to be utilized as a relatively low-cost stabilization material for clayey soils to support more sustainable road construction and provide an empirical basis for the use of construction waste in improving subgrade performance in pavement structures.
Kajian Kehilangan Air pada Saluran Sekunder Balai Gadang Daerah Irigasi (D.I) Koto Tuo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Abi Sapta Jonesti; Totoh Andayono
MASALIQ Vol 6 No 3 (2026): MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v6i3.9423

Abstract

Studies on water loss in irrigation networks constitute an important issue in efforts to improve the efficiency of agricultural water distribution, but analyses that specifically examine the components of water loss in secondary canals at the local level remain limited. This study aims to analyze the level of water distribution efficiency and identify the magnitude of water loss in the Balai Gadang Secondary Canal in the Koto Tuo Irrigation Area (D.I.), Koto Tangah Subdistrict, Padang City. This study employed a quantitative approach with a field study design through direct measurements in the irrigation canal. Data were collected using a current meter, canal dimension measuring instruments, and field observations, and were then analyzed through calculations of flow discharge, water loss, and conveyance efficiency. The results showed that water loss in segment 1 was 0.136 m³/s (13.85%) and in segment 2 was 0.064 m³/s (11.5%), with seepage as the dominant factor, while evaporation contributed very little. The water conveyance efficiency was 86% and 88.5%, respectively, thus remaining below the 90% efficiency standard. These findings indicate that the physical condition of the canal and water distribution management are the main factors determining the performance of the irrigation system. This study provides a practical contribution to efforts to improve irrigation efficiency through infrastructure improvement and more optimal water management. The implications of this study are expected to serve as a basis for irrigation management policy-making and to open opportunities for further research based on more comprehensive hydraulic analysis.
Pemodelan Indeks Infiltrasi Pada Lahan Permukiman Perkotaan Sebagai Dasar Pengendalian Genangan Agung Almunawar; Jonni Mardizal; Nurhasan Syah; Totoh Andayono
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.202

Abstract

Perubahan penggunaan lahan di kawasan perkotaan menyebabkan berkurangnya kemampuan infiltrasi tanah sehingga meningkatkan limpasan permukaan dan potensi terjadinya genangan. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan sistem drainase perkotaan, khususnya pada kawasan yang mengalami perkembangan infrastruktur secara pesat. Penelitian ini bertujuan memodelkan indeks infiltrasi sebagai dasar pengendalian genangan di kawasan Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer berupa pengukuran infiltrasi menggunakan double ring infiltrometer dan data sekunder berupa data curah hujan wilayah Air Tawar Barat. Laju infiltrasi dianalisis menggunakan model Horton untuk memperoleh parameter infiltrasi dan menghitung indeks infiltrasi, kemudian dibandingkan dengan intensitas hujan untuk mengevaluasi potensi limpasan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks infiltrasi pada durasi 1 jam berkisar antara 127–1.442 mm/jam. Seluruh titik pengamatan memenuhi kondisi terhadap intensitas hujan maksimum metode Mononobe sebesar 7,23 mm/jam, yang menunjukkan bahwa kapasitas infiltrasi tanah masih mampu meresapkan air hujan sehingga potensi limpasan permukaan akibat keterbatasan infiltrasi relatif rendah. Meskipun demikian, lokasi dengan nilai indeks infiltrasi yang lebih rendah memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi apabila terjadi peningkatan intensitas hujan atau perubahan penggunaan lahan. Model indeks infiltrasi yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam mengidentifikasi tingkat kerentanan genangan serta menjadi informasi pendukung dalam perencanaan sistem drainase dan pengelolaan air hujan yang berkelanjutan pada kawasan perkotaan.
Analisis Profil Kecepatan Aliran di Saluran Pembuang Primer sebagai Dasar Evaluasi Kinerja Sistem Drainase (Studi Kasus: Sungai Gangga, Universitas Negeri Padang) Hafifah Oktari; Totoh Andayono; Fahmi Rizal; Eka Juliafad
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13121

Abstract

Kinerja sistem drainase perkotaan sangat bergantung pada karakteristik hidraulik aliran, khususnya distribusi kecepatan yang memengaruhi kapasitas pengangkutan sedimen (self-cleansing). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kecepatan aliran vertikal dan horizontal serta mengevaluasi kinerja hidraulik Saluran Pembuang Primer (Sungai Gangga) di kawasan Universitas Negeri Padang (UNP). Metode penelitian menggunakan pengukuran lapangan (field measurement) pada 22 titik penampang selama kondisi hujan, dengan instrumen Current Meter tipe Flowatch FL-03 sesuai standar SNI 8066:2015 pada tiga kedalaman vertikal (0,2D, 0,6D, 0,8D) dan tiga posisi horizontal. Hasil analisis menunjukkan bahwa aliran berkembang secara tidak seragam (non-uniform flow) dengan debit aktual berfluktuasi antara 0,444 m³/s hingga 1,513 m³/s. Sekitar 65% momentum aliran terkonsentrasi di bagian tengah saluran, sementara sisi kiri dan kanan berkontribusi minimal akibat gesekan dinding dan hambatan vegetasi. Secara kritis, kecepatan rata-rata dominan berada pada kisaran 0,10–0,30 m/s, nilai yang secara konsisten berada di bawah ambang batas self-cleansing velocity (0,30–0,60 m/s menurut SNI 03-2406-1991). Kondisi ini mengonfirmasi ketidakmampuan saluran untuk mengangkut sedimen secara alami, yang diperparah oleh adanya bottleneck di Titik 14 (lebar 3,38 m) dan akumulasi sampah. Studi ini merekomendasikan normalisasi berkala melalui pengerukan sedimen, restrukturisasi geometri pada segmen penyempitan, serta penerapan konsep eco-drainage di hulu untuk mengurangi beban limpasan puncak
A Comparative Study of Energy Loss in Ogee-Crested and Round-Crested Weirs through Laboratory Testing Rahmadani Ari Saputra; Totoh Andayono
MASALIQ Vol 6 No 5 (2026): MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v6i5.11610

Abstract

Crest geometry is a critical determinant of energy transformation in open-channel flow; however, direct laboratory comparisons between ogee-crested and round-crested weirs remain limited. This study aimed to analyze and compare energy loss across both weir types under equivalent experimental conditions. A quantitative laboratory-experimental design was employed using an open-channel flume at the Hydraulics Laboratory, Department of Civil Engineering, Universitas Negeri Padang. Each weir model was tested in three trials, with channel-bed elevation, flow depth, and flow velocity measured at the upstream, crest, and downstream sections. Total energy loss was calculated using Bernoulli’s equation, while frictional loss was estimated using the Darcy–Weisbach equation. The ogee-crested weir produced a mean total energy loss of 14.63 cm, whereas the round-crested weir produced 13.74 cm, yielding a difference of 0.89 cm. Frictional losses were 0.86 cm for the ogee-crested weir and 1.18 cm for the round-crested weir. Reynolds numbers of 33,408 and 40,880, respectively, indicated turbulent flow in both models. These findings demonstrate that total energy loss was governed not only by frictional resistance but also by turbulence and crest geometry. Under the tested conditions, the round-crested weir retained flow energy more effectively than the ogee-crested weir. This study contributes empirical evidence on the hydraulic performance of different crest geometries and provides practical insight for selecting weir configurations in open-channel flow applications.
Studi Eksperimental Koefisien Kekasaran Menggunakan Variasi Kekasaran Dasar Saluran Nabila; Totoh Andayono; Fahmi Rizal; Syaiful Haq
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1487

Abstract

Kecepatan aliran pada saluran terbuka merupakan salah satu parameter penting dalam analisis hidrolika karena berpengaruh terhadap kapasitas aliran, kehilangan energi, serta proses transportasi sedimen. Salah satu faktor yang memengaruhi studi ekperimental koefisien kekasaran permukaan dasar saluran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kekasaran dasar saluran terhadap profil studi ekperimental koefisien variasi kekasaran dasar saluran aliran melalui pengujian laboratorium. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan di Laboratorium Hidro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang menggunakan model saluran terbuka. Variasi kekasaran dibuat pada dasar saluran, kemudian dilakukan pengukuran kecepatan aliran pada beberapa titik kedalaman menggunakan alat ukur kecepatan aliran. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif untuk mengetahui perubahan kecepatan akibat variasi kekasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kekasaran dasar menyebabkan penurunan kecepatan aliran pada daerah dekat dasar saluran, sedangkan kecepatan maksimum bergeser menuju permukaan air. Variasi kekasaran juga memengaruhi bentuk ekperimental terhadap kekasaran akibat meningkatnya gaya gesek antara aliran dan permukaan dasar saluran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam analisis hidrolika saluran terbuka serta perencanaan bangunan air yang mempertimbangkan kondisi kekasaran permukaan saluran.
RANCANG BANGUN PIKO-HIDRO SEBAGAI SUMBER ENERGI BAGI MASYARAKAT DI DAERAH PEDALAMAN Remon Lapisa; Krismadinata Krismadinata; Prima Yane Putri; Arwizet Karudin; Ambiyar Ambiyar; Junil Adri; Muvi Yandra; Esa Hafizul A; Totoh Andayono
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v6i2.635

Abstract

Sektor energi sangat berpengaruh terhadap aktifitas masyarakat seperti kegiatan rumah tangga, sosial budaya, industri, perdangan, dll. Pada tahun 2021, meskipun rasio elektrifikasi Provinsi Sumatera Barat sudah mencapai 98.81%, penyediaan energi listrik tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan. Sebenarnya Indonesia memiliki potensi cadangan energi baru terbarukan yang besar seperti radiasi matahari, energi angin, energi air, biomassa, dll. Namun pengembangan teknologi pembangkit energi baru terbarukan belum maksimal karena tingginya biaya investasi dan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancang bangun sebuah pembangkit listrik tenaga piko hidro. Berdasarkan hasil analisis karakteristik aliran dan kondisi lapangan jenis turbin air yang sesuai untuk head dan debit yang rendah adalah turbin aliran silang (cross flow). Pembangkit Listrik Piko Hidro ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi bagi beberapa kepala keluarga sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja, tingkat pendapatan dan kesehjateraan warga pada daerah pedalaman.
Construction of Clean Water Supply and Ablution Facilities at Al-Ikhlas Mosque Muvi Yandra; Totoh Andayono; Yuwalitas Gusmareta; Henny Yustisia
CIVED Vol. 12 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/r8fw3x71

Abstract

Padang Baru Jorong in Nagari Ganggo Hilia, Bonjol District, Pasaman Regency, is a rural settlement of approximately 30 households that is not served by a municipal water pipeline. Al-Ikhlas Mosque had relied on a shallow dug well with visually poor water quality, and the congregation had to draw water manually with a bucket because no permanent ablution facility was available. This community partnership activity aimed to provide a functional water-supply system and construct an accessible ablution facility for the mosque congregation and nearby residents. The program was implemented through field observation, coordination with local authorities and mosque managers, technical design and budgeting, procurement of materials, and 32 hours of construction work involving lecturers, students, and community members. The completed works included a water pump, a 500 L storage tank supported by a 2.5 m steel tower, PVC distribution pipes, a roofed ablution structure, and water faucets. The system conveyed water from the well to the storage tank and distributed it by gravity to the ablution points. The activity reduced the need for elderly congregants to lift water manually and improved the availability and convenience of water for worship. The project shows that a simple, community-based water installation can address basic service limitations in an unserved rural mosque
Analisis Pengendalian Sedimentasi yang Masuk pada Sistem Kolam Retensi Danau Cimpago Padang Bima, Muhammad Bima Dwitama; Totoh Andayono; Yaumal Arbi; Risky Indra Utama
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.6662

Abstract

Silting due to sedimentation is one of the problems that threatens the effectiveness of the Cimpago Padang Lake Retention Pond function as a flood control in coastal urban areas. This study aims to analyze the sedimentation rate in the retention pond system and determine alternative sedimentation control measures to maintain the pond's capacity and performance. The study used a field observation method by taking water samples from the surface, middle, and bottom layers of the pond. A total of 10 samples were analyzed at the Hydrology Laboratory of the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Padang State University using Total Suspended Solids (TSS) parameters to identify sediment distribution characteristics. The results showed that the average TSS value increased with increasing depth, namely 77.4 NTU in the surface layer, 225.5 NTU in the middle layer, and 486.6 NTU in the bottom layer. This finding indicates the occurrence of intensive sediment deposition at the bottom of the pond which has the potential to reduce the capacity and reduce the effectiveness of flood control. Therefore, sedimentation control through the construction of sediment traps, periodic dredging, management of sluice gates, and reduction of sediment sources from the water catchment area needs to be implemented to maintain the sustainability of the Cimpago Padang Lake Retention Pond function.  
Co-Authors Abi Sapta Jonesti Ade Tira Wulandari Agung Almunawar Aini, Sri Zahratul Ambiyar, Ambiyar An Arizal Anggriyeni, Vellya Arbi, Yaumal Ari Syaiful Rahman Arifin Arif Rachmat Arwizet Arwizet, Arwizet Aryana Syafty Bugis Aryusdi, Miftahul Fauzan Asnil Asnil Atika, Liana Awy Pratama Azwar Inra Bima, Muhammad Bima Dwitama Cahyo Agung Saputra Candra, Oriza Chani, Anwar Dalrino Dalrino Dewi Sartika Pratiwi Dwiprima Elvanny Myori, Dwiprima Elvanny Enda Desfita Rahayu Engla Bresma Esa Hafizul A Fadhli, Rusdiani Fadil Ikhsan Anugrah Fahmi Rizal Ferry Rahmat Tesa Fitra Rifwan Fivia Eliza Hafidzy Rahman, Abdul Hafifah Oktari Hendriko, Gilang Henny Yustisia Hesti M Ilham Wahyudi Indra Utama, Rizky Indra, Najwa Putri Irma Husnaini Januardy Ilham Jodi Febrian Jonni Mardizal Juliafad, Eka Junaidi Junaidi Junil Adri Krismadinata Krismadinata, Krismadinata Laras Oktavia Andreas M. Giatman Mas Mera Maulana, Majid Maulina, Melan Maya Juliana Karlan Mochamad Hermansyah Muda Harris Lumban Gaol, Angga Muhammad Adi Sucipto Muhammad Irhas Athariq Muhammad Ricky Luandra Mutiara, Ilhama Nabila Nasution, Hoirunjamiah Nevy Sandra Nidal Zuwida Nurhasan Syah Nurianda WFE Aromatika Oktaviani Oktaviani Oktaviani Oktaviani Oktovia, Eli Olyvia Gemala Ranty Palinto, Gilang Prima Zola Putra, Aldio Fikhri Maulida Putra, Rusnardi Rahmat Putri Aulia Mayang Sari Putri, Prima Yane Rahmadani Ari Saputra Rahman Arifin, Ari Syaiful Rahman, Elgi Ramadhan, Wira Anugerah Rani Widya Sari Remon Lapisa Revian Body Rifki Ramadhandi Riska Yurnaliza Risky Indra Utama Risma Apdeni Rival Tanjung Rusdiani Fadhli SAFRINANDA HARAHAP Sari, Rani Widya Sintia Moli Sartika Sari Sonia Fara Dila Syaiful Haq Tos, Salman Yandra, Muvi Yaumal Arbi Yoga Abel Wiranda Yolga Silvia Johan Yuwalitas Gusmareta