Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kompensasi, Reward dan Punishment terhadap Motivasi Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada PT. Abadi Sejahtera Finansindo (Singa Fintech) Abrar Maabdah; Umi Rusilowati; Hadi Supratikta
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, reward, dan punishment terhadap motivasi kerja serta implikasinya terhadap kinerja karyawan pada PT Abadi Sejahtera Finansindo (Singa Fintech). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 218 responden dari divisi Operation yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik path analysis dengan bantuan program SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, reward, dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai t-statistik masing-masing sebesar 19,610, 14,495, dan 7,991 (p < 0,05). Selain itu, kompensasi dan reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 5,384 dan 2,033, p < 0,05), sedangkan punishment berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 0,966, p = 0,335). Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 9,754, p < 0,05) serta memediasi secara signifikan hubungan kompensasi, reward, dan punishment terhadap kinerja (t = 8,815, 8,097, dan 6,731, p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi dan kinerja karyawan dapat dicapai melalui perbaikan sistem kompensasi yang lebih adil dan seimbang, karena fasilitas kerja yang memadai mampu meningkatkan kenyamanan dan efisiensi kerja. Peningkatan pengembangan karir dan pemberian reward nonfinansial yang jelas dan transparan akan menumbuhkan loyalitas serta semangat kerja karyawan. Konsistensi dan keadilan dalam penerapan punishment akan memperkuat kedisiplinan, sedangkan dukungan komunikasi yang positif dari pimpinan mampu membangun suasana kerja yang lebih produktif. Selain itu, manajemen waktu dan pembagian tugas yang seimbang akan membantu karyawan menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu. Dengan demikian, penerapan sistem kompensasi, reward, punishment, dan pengelolaan motivasi yang terintegrasi akan menciptakan kinerja karyawan yang optimal serta mendukung keberhasilan perusahaan secara berkelanjutan.
Strategies for Transparent and Accountable Management of Ramadan Social Aid Funds in Musholla Rita Satria; Hadi Supratikta; Ruknan
CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Simfoni Ilmu Cindekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65430/jpm.v1i2.10

Abstract

This community service project aims to enhance the transparency and accountability of Ramadan donation fund management at local mushollas. In many communities, religious institutions play a pivotal role in distributing social assistance, especially during the holy month of Ramadan. However, the absence of standardized financial governance often leads to inefficiencies and a lack of trust from the public. This program introduces structured financial management strategies, including documentation systems, transparent reporting mechanisms, and human resource training, to improve the effectiveness of social fund distribution. Through participatory workshops and practical tools, this initiative supports musholla administrators and volunteers in adopting accountable financial practices. The results indicate an increased awareness among committee members, improved documentation procedures, and more open communication with congregants regarding fund allocation. The success of this program underscores the importance of financial literacy and governance in maintaining the integrity of religious social activities.
Public Service Innovation Strategy In Maintaining The Integrity Zone Predicate At The Banten Regional Office Of The Directorate General Of Customs And Excise Agustina Mogi; Hadi Supratikta; Nurhadi Nurhadi
Journal of Management, Economic, and Accounting Vol. 5 No. 3 (2026): July
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jmea.v5i3.1669

Abstract

The purpose of this study is to analyze the efforts or strategies undertaken by the Banten Regional Office of the Directorate General of Customs and Excise to sustain the development of the Integrity Zone, which has been awarded the titles of Corruption-Free Zone (WBK) and Clean and Service-Oriented Bureaucracy Zone (WBBM). The strategies analyzed include what has been done and what should be done in the management of human resources and public service innovation. The method used in this study was a descriptive qualitative approach, data collection was carried out through focus group discussion, interviews and a review of documentation. The focus group discussion was attended by members of the Integrity Zone Development Team at the Banten Regional Office, while the interviews were conducted with competent officials at Integrity Zone Development Team at Banten Regional Office of the Directorate General of Customs and Excise. The results of the study indicate that the internal conditions of the Banten Regional Office of the Directorate General of Customs and Excise are relatively strong, where strengths are more dominant than weaknesses. In addition, external conditions indicate that the Banten Regional Office of the Directorate General of Customs and Excise has greater opportunities than threats so that it is able to respond well to external opportunities. This condition reflects the commitment and efforts of all levels of the Banten Regional Office of the Directorate General of Customs and Excise to eradicate corruption and improve the quality of public services in order to maintain the WBK and WBBM Integrity Zone.
Moderasi Karekteristik Demografi Terhadap Pengaruh Bias Perilaku pada Pengambilan Keputusan Investasi Rita Satria; Ruknan Ruknan; Hadi Supratikta
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bias kognitif terhadap keputusan investasi dengan karakteristik demografi sebagai variabel moderator. Bias kognitif yang diteliti meliputi herding, loss aversion, framing, anchoring, dan mental accounting. Selain itu, penelitian menguji peran gender dan usia sebagai moderator utama, serta pendidikan dan penghasilan sebagai moderator lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan mampu memoderasi secara signifikan hubungan moderasi gender maupun usia terhadap pengaruh bias kognitif pada keputusan investasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat pendidikan yang lebih tinggi meningkatkan pengetahuan dan kemampuan investor dalam mempertimbangkan risiko, tingkat pengembalian (return), serta jangka waktu investasi sehingga keputusan investasi menjadi lebih rasional. Sebaliknya, penghasilan tidak mampu memoderasi kembali hubungan tersebut, baik pada moderasi gender maupun usia, sehingga tingkat pendapatan tidak memperkuat ataupun memperlemah pengaruh bias kognitif terhadap keputusan investasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua faktor bias kognitif berinteraksi dengan keputusan investasi melalui karakteristik demografi. Temuan ini juga menegaskan pentingnya behavioral finance dalam membantu investor memahami perbedaan antara persepsi dan fakta, mengelola keuangan secara rasional, serta meminimalkan pengaruh bias kognitif melalui edukasi keuangan dan investasi sehingga mampu menghasilkan keputusan investasi yang lebih optimal.
Perencanaan Keuangan dan Pengelolaan Arus Kas sebagai Dasar Investasi Produktif bagi Anggota Kelompok Sadar Wisata di Kampung 7 Muara Kecamatan Bojongsari Kota Depok Hadi Supratikta; Sri Retnaning Sampurnaningsih; Galylia Aryanita Darmawan; Akhmad Subur; Dini Noviani; Lutfi Faisal; Muchamad Rizki Mulya
SocServe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): SocServe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pariwisata yang berfokus pada komunitas memerlukan dukungan manajemen keuangan yang kuat agar usaha tersebut dapat bertahan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini ditujukan untuk memberikan pemahaman praktis tentang perencanaan keuangan dan pengelolaan arus kas kepada anggota Kelompok Sadar Wisata di Desa 7 Muara, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Pendekatan yang diterapkan adalah kualitatif dengan teknik ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pelatihan praktis. Kegiatan tersebut berlangsung pada 25 Mei 2025 dan melibatkan 30 peserta dari pelaku UMKM pariwisata setempat. Hasil kegiatan menunjukkan kemajuan pemahaman peserta tentang konsep dasar perencanaan kas, pencatatan penerimaan dan pengeluaran usaha, serta strategi investasi jangka panjang. Pengaruh baik dari aktivitas ini adalah terbentuknya dasar yang kokoh untuk pengembangan usaha pariwisata yang berkelanjutan di Kampung 7 Muara.
STRATEGI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM DINAMIKA KEPEMIMPINAN PUNCAK IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA Feby Widia Putri; Nurma Dewi Mufaati; Rani Haerani; Bintang Alya Binurika Mustopa; Hadi Supratikta
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mxs8k739

Abstract

This study aims to examine the dynamics of leadership within the Top Management Team (TMT) and their influence on strategic decision-making processes in Indonesian banking institutions. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through document analysis and indirect interviews with TMT members. The findings indicate that diversity within TMTs particularly in terms of educational background, professional experience, and gender positively contributes to the quality and innovativeness of strategic decisions. Such diversity enables teams to formulate more creative and adaptive strategies in response to external shifts, including advancements in digital technologies and changes in banking regulations. Nevertheless, the study also reveals challenges related to achieving consensus among team members, which may impede decision making efficiency if not effectively managed. In addition, the distribution of power within TMTs whether centralized or dispersed significantly shapes the dynamics and effectiveness of strategic decision-making. Overall, the results underscore the importance of managing diversity and fostering collaborative leadership within TMTs to enhance the strategic capabilities of banks operating in an increasingly dynamic and competitive industry landscape.
MANAJEMEN STRATEGIS DALAM KONSEPTUALISASI SMART MANUFACTURING: IMPLIKASI TERHADAP DAYA SAING PERUSAHAAN Ahmad Yafi Rangkuti; Septika Asri; Jihad Maulana; Aisyah Karimah; Hadi Supratikta
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jekt1b34

Abstract

Technological developments in the era of the Fourth Industrial Revolution and the transition toward Industry 5.0 require companies to implement adaptive and innovative strategic management. Smart manufacturing emerges as an approach that integrates digital technologies, automation, and data analytics with business strategy and human resource management. This article aims to conduct a literature review by emphasizing the role of strategic management, knowledge management, and strategic human resource planning in strengthening corporate competitive advantage. An analytical review method is employed to examine the concepts of strategic management, types of business strategies relevant to the context of smart manufacturing, and their implications for company competitiveness. The analysis reveals that the integration of digital technologies, differentiation strategies, innovation, and human resource readiness can drive companies toward achieving sustainable competitive advantage. The article concludes with the development of a conceptual framework that links strategic management, smart manufacturing, and competitive advantage within the context of digital transformation.
BLUEPRINT MASA DEPAN INDUSTRI KREATIF YANG BERKELANJUTAN (EKOSISTEM, PONDASI ETIKA DAN EKONOMI, MENCETAKKAN VALUE JANGKA PANJANG) Warisatun Ramadan; Alifudin Faturrachman; Minhajul Abidin; Faqih Ramdani Al Mubarak; Hadi Supratikta
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/f38kwx48

Abstract

The creative industry has emerged as a promising new pillar of economic growth; however, its long-term viability is fundamentally dependent on the integration of sustainability principles. This article presents a comprehensive blueprint structured around three core pillars: Adaptive Ecosystems, Balanced Ethical and Economic Foundations, and Long-Term Value Creation. Drawing on contemporary literature published between 2020 and 2025, as well as theoretical synthesis including Prof. Hadi Supratikta’s perspective on the critical role of Emotional and Spiritual Intelligence (EQ/SQ) in Society 5.0 this study identifies significant gaps between prevailing industry practices and global sustainability imperatives. The analysis highlights the urgent need to shift from linear economic models toward a Regenerative Economy, to institutionalize Environmental, Social, and Governance (ESG) standards, and to cultivate an ethically conscious creative workforce. The proposed blueprint advocates a holistic intervention approach, encompassing policies that promote green innovation, investment in ethics-based human capital development, and the establishment of standardized metrics for measuring social and cultural impact. Ultimately, this framework aims to ensure that the creative industry not only generates economic value but also functions as a positive and transformative force for society and the environment.
MODEL INTEGRASI PROGRAM BISNIS DALAM MISI ORGANISASI UNTUK PERUMUSAN STRATEGI BERKELANJUTAN PADA PERUSAHAAN ALAT BERAT Andrean Prayuda Yuliyana; Iqbal Abdul Aziz; Kodiri Kodiri; Hadi Supratikta
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/d7wfs806

Abstract

The heavy equipment industry is under increasing pressure to transform in response to regulatory requirements, market volatility, and the growing urgency of sustainability. Despite this, many companies continue to experience fragmentation across their Environmental, Social, and Governance (ESG), Corporate Social Responsibility (CSR), and Net-Zero initiatives, which are frequently implemented in isolation and lack alignment with core business strategy. This study aims to develop a conceptual model that integrates these business programs into the organizational mission to support the formulation of a cohesive and sustainable strategy. The research adopts a qualitative model-development approach, combining a Systematic Literature Review (SLR) to identify key variables with a multiple case study analysis of four leading heavy equipment companies: PT United Tractors Tbk, Caterpillar Inc., Komatsu Ltd., and PT Hexindo Adiperkasa Tbk. The results propose the Mission–Program–Strategy (MPS) Integration Model. This model positions the organizational mission (the why) as an active strategic filter that aligns and integrates business programs (the what), ultimately enabling the formulation of a coherent and actionable sustainable strategy (the how). The case studies reveal that leading firms such as PT United Tractors through its “10 Sustainability Aspirations” and Caterpillar through its strong emphasis on the circular economy have intuitively applied the underlying logic of this model. The findings offer important managerial implications by providing a practical framework for industry leaders to bridge the gap between sustainability strategy formulation and implementation, while transforming the organizational mission from a passive statement into a functional strategic instrument.
Manejemen Sarana dan Prasarana Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran (Studi Diskriftif SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten) Hadi Supratikta; Imam Saefulloh; Saefulloh Saefulloh; Ibnu Ulinuha; Taufik Arsaf; Sri Astuti
Jurnal Manajemen & Pendidikan [JUMANDIK] Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Pendidikan
Publisher : LAP4B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58174/jmp.v2i1.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap, menemukan, mendeskripsikan, dan menganalisis faktor dominan yang mewarnai melalui manajemen Pendidikan. sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan data Capaian Akreditasi SMA Kota Tangsel Tahun 2019, bahwa sarana dan prasarana memperoleh nilai sebesar 85,78% dan merupakan standar ketercapaian terendah sehingga perlu mendapat perhatian paling serius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan mengacu pada Visi, Misi, Tujuan dan Strategi. proses penetapan/perencanaan standar pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan, mulai dari penetapan/perencanaan standar, penerapan standar, evaluasi/pemantauan penerapan standar, pengendalian internal/audit penerapan standar, dan penyempurnaan/pelaporan standar melalui perumusan koreksi, peningkatan kualitas dan penetapan standar baru. pelaksanaan evaluasi dan pemantauan dilakukan melalui proses penyusunan rencana dan jadwal pelaksanaan, penetapan rencana dan jadwal pelaksanaan, mengirimkan rencana dan jadwal pelaksanaan kepada seluruh unit kerja terkait. Tindakan pengelolaan sarana dan prasarana secara keseluruhan menunjukkan arah yang tepat karena sekolah yakin ada atau tidaknya program pengelolaan sarana dan prasarana yang harus diselesaikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran. kendala di antaranya pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan secara administratif, organisasional, dan psikologis. padahal solusinya sudah ditemukan oleh pihak sekolah.
Co-Authors -, Wahyudi - Abdul Rohman Al Goviqi Abrar Maabdah Achmad Taufik Adam Miftahul Fahri Ade Setiawan Affriyanto Gema Prakoso Agung Nugroho Agustina Mogi Ahmad Yafi Rangkuti Ahmad Yani Aisyah Karimah Akhmad Auliya Fatahilah Akhmad Subur Alifudin Faturrachman Andrean Prayuda Yuliyana Andrika Onggokusumo Aradea Ari Sudrajat Arnesha Febra Syavera Aspiran Sisca Hia Augus Hasanudin Harapan Ayu Fransisca Ayu Kusuma Wardani Ayu Sekar Rini Bintang Alya Binurika Mustopa Bralius Gideon Siahaan Budi Prasetyo Deby Saputra Demaz Adithya Widharma Desly Syahfitri Devit Setyo Utomo Deyan Tiara Monika Dini Noviani Eci Susan Pratiwi Eka Pristianti Sulistyaningrum Eko Yulianto Eldiansyah Eneng Maesaroh Etty Erikawati Faisal Malik Faqih Ramdani Al Mubarak Feby Widia Putri Fitri Marsela Galih Dika Permana Galylia Aryanita Darmawan Helen Syerah Hikmatul Ulum Alawiyah I made Leona Agus Karnawan Ibnu Ulinuha Ihsan Suryadi Imam Saefulloh Iqbal Abdul Aziz Ira Yuliana Wakum Iwan Setiawan Jihad Maulana Karina Mardhatillah Khairul Akbar Dewantoro Kodiri Kodiri Kristina Natalina S Livio Agung Dharmaesta Lutfi Faisal M. Alkaf M. Faizal Jambak Mardiyanto Amir Maulana Malik Ibrahim Mhd. Irsan Nasution Miftah Reza Tama Faturohman Minhajul Abidin Mohamad Ihsan Kamil Muchamad Rizki Mulya Muhammad Gafar Rasyidi Muhammad Reyhan Yafi Muhammad Rezkullah Effendy Muhammad Rivaldi Zulvie Muhammad Wahyudi Musfiro Auliannisa Nasahi Hizbatu Watanikar Neni Nuraeni Nico Sugiarto Novendri, Indra Novi Andika Nur Asti Wulandari Nurhadi Nurhadi Nurhakim Nuriman Zamsani Nurma Dewi Mufaati Oktalisha Kirana Ulum Putri Giovaningrum Rama Adhitya Nugroho Ramadhani Ilham Ramdan Nugraha Rani Haerani Rani Septiani Ray Agung Pangestu Reno Fandika Ridhwan Darmawan Mulya Ridwan Taufik Hidayat Rita Satria Rizky Miftahul Akbar Roy Qurrotu Ainin Ruknan Ruknan Ruknan Rusilowati, Umi Rustam Harianto Berutu Saefulloh Saefulloh Septika Asri Silvany Silvany Sri Astuti Sri Retnaning Sampurnaningsih Sri Wahyuni Suci Kadarwati Supriyadi Supriyadi Syerlina Fadila Dirman Taufik Arsaf Teguh Mulyadi Tia Ramadanis Tri Pangkat Soesiawan Tri Surya Tuti Hasanah Wahyudi Walian Maimun Al Qadiri Wandi Nurhikmat Warisatun Ramadan Widia Fitriani Yoan Ira M. Makatita Yonartilia Mamis Yoyoh Cikayanti Yuliasari Yuliasari