Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Integrasi Word Square dan Teka-Teki Silang untuk Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia: Integrating Word Square and Crossword Puzzles for Indonesian Vocabulary Mastery Isnaeni Praptanti; Dedy Irawan; Cicih Wiarsih; Sri Muryaningsih; Muhammad Al Fayyed
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 10 No. 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jssh.v10i1.30988

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan fondasi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena mendukung kemampuan siswa memahami informasi dan berkomunikasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia melalui integrasi media Word Square dan LKPD teka-teki silang. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa kelas IV sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan kosakata dan observasi aktivitas pembelajaran, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata penguasaan kosakata meningkat dari 63 pada siklus I menjadi 88 pada siklus II. Selain itu, aktivitas, partisipasi, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Word Square dan teka-teki silang efektif menciptakan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia.
Analisis Kesalahan Ejaan Pada Karangan Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Mustika Asmara Ricovery; Dedy Irawan
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74817

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Namun, siswa masih melakukan berbagai kesalahan ejaan dalam karangan yang ditulisnya, terutama pada penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan penulisan kata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan ejaan yang terdapat pada karangan siswa kelas IV SD Negeri Karangsoka serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi karangan siswa, observasi, dan wawancara dengan guru serta siswa. Data dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi kesalahan ejaan berdasarkan Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI/EYD V). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 164 kesalahan ejaan yang terdiri atas 88 kesalahan huruf kapital (53,66%), 66 kesalahan tanda baca (40,24%), dan 10 kesalahan penulisan kata (6,10%). Kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah penggunaan huruf kapital pada awal kalimat. Faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pembiasaan penggunaan ejaan, rendahnya kebiasaan membaca dan menulis, serta kurangnya perhatian terhadap aspek ejaan dalam penilaian. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi kesalahan meliputi latihan menulis berbasis ejaan, penguatan materi ejaan, pemberian umpan balik, pembiasaan pengecekan ulang tulisan, dan penggunaan metode pembelajaran yang variatif.
Analisis Kelayakan Penyajian dan Kegrafikaan Dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas III Sekolah Dasar Bening Setia Ilafi; Dedy Irawan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107239

Abstract

Textbooks are the most important instructional resources used in schools, and their quality greatly affects the effectiveness of classroom learning. Throughout the learning process, the textbooks used must meet established feasibility standards, particularly in terms of content presentation and graphical elements. This study aims to analyze the feasibility of content presentation and graphical design in the Bahasa Indonesia textbook for third-grade elementary school students published by EG. A qualitative approach with content analysis methodology was employed. The findings show that the textbook's presentation is well-structured and detailed, the layout and composition are visually proportional and harmonious. The cover design utilizes fresh and contrasting colors, the dimensions and format of the textbook are carefully and accurately designed. Images and illustrations are realistic and appropriate, avoiding potential student misinterpretations. This study concludes that the Bahasa Indonesia textbook published by EG a meets the feasibility criteria for both presentation and graphical design and is therefore suitable for use as a companion textbook during the learning process. Buku teks menjadi sumber ajar paling penting dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, sehingga kualitas buku teks sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran di sekolah. Selama proses pembelajaran, buku teks yang digunakan harus memenuhi standar kelayakan terutama kelayakan penyajian dan kegrafikaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penyajian dan kegrafikaan pada buku teks Bahasa Indonesia kelas III Sekolah Dasar dari penerbit EG. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Penyajian buku tersusun secara terstruktur dan rinci, tata letak dan komposisi buku terlihat proporsional dan harmonis. Kulit buku menggunakan kontras warna yang segar, ukuran dan bentuk buku teks didesain dengan rinci dan aktual. Gambar dan ilustrasi sesuai dengan kenyataan sehingga tidak menyebabkan salah tafsir siswa. Penelitian ini menunjukan bahwa buku teks EG sudah memenuhi kriteria kelayakan penyajian dan kegrafikaan sehingga layak digunakan menjadi buku teks pendamping selama proses pembelajaran oleh siswa.
PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI VARIASI OLAHAN DAUN KELOR BAGI KADER POSYANDU Agung Nugroho; Reni Untarti; Dedy Irawan; Sri Muryaningsih; Anggun Pria Wibowo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36744

Abstract

Abstrak: Stunting menjadi salah satu problem kesehatan yang dialami hampir di semua negera berkembang termasuk Indonesia. Penyebab utama stunting di Indonesia meliputi pola makan yang kurang bergizi, sanitasi yang buruk, serta akses terhadap layanan kesehatan yang masih terbatas di beberapa daerah. Hal ini ditambah realita jika kesadaran masyarakat terhadap isu stunting masih tergolong rendah. Melihat hal ini tentunya perlu penanganan secara integratif melalui edukasi secara berkelanjutan serta dengan dengan meningkatkan asupan gizi melalui konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat makanan olahan sehat dari daun kelor. Program sosialisasi ini dilaksanakan dengan sasaran penerima yaitu para kader Posyandu di Desa Karangcegak, Kabupaten Purbalingga sebanyak 15 orang. Kegiatan berupa sosialisasi serta pembuatan cookies berbahan baku dain kelor sebagai salah satu inovasi makanan sehat bagi anak. Setelah pelatihan, kader menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pengalaman pelatihan dari 40% menjadi 100%. Program ini menjadi strategi edukatif yang efektif dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa serta mendukung pemanfaatan potensi pangan lokal secara berkelanjutan.Abstract: Stunting is one of the health problems experienced in almost all developing countries, including Indonesia. The main causes of stunting in Indonesia include poor nutrition, poor sanitation, and limited access to health services in some areas. This is compounded by the fact that public awareness of stunting is still relatively low. In view of this, an integrated approach is needed through continuous education and by increasing nutritional intake through the consumption of nutrient-rich foods. The objectives of this activity were to raise public awareness about balanced nutrition and stunting prevention, as well as to provide knowledge and skills in making healthy processed foods from moringa leaves. This socialization program was carried out with 15 Posyandu cadres in Karangcegak Village, Purbalingga Regency as the target recipients. The activity involved socialization and the making of cookies using moringa leaves as one of the innovations in healthy food for children. After the training, the cadres showed an increase in knowledge and training experience from 40% to 100%. This program has become an effective educational strategy in efforts to prevent stunting at the village level and supports the sustainable utilization of local food potential.