Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Masyarakat Terhadap Sanitasi Lingkungan Di Kelurahan Kampai Tabu Karambia Kecamatan Lubuk Sikrak Kota Solok Putri, Rahma Hidayah; Dasrizal, Dasrizal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku masyarakat Kelurahan Kampai Tabu Karambia terhadap sanitasi dilingkungannyaJenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah data primer diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden. Kemudian untuk teknik analisis data menggunakan rumus deskriptif dengan metode persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Sumber air bersih di Kelurahan Kampai Tabu Karambia Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok tergolong cukup baik dengan hasil jawaban dari responden sebesar 67,56%. Hal ini karena sumber air masyarakat sebagian berasal dari air PDAM, sumur bor dan sumur galian. 2) Pengelolaan sampah masyarakat di Kelurahan Kampai Tabu Karambia Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok tergolong kurang baik dengan hasil jawaban dari responden adalah sebesar 57,39%. Hal ini dikarenakan sebagian masyarakat masih banyak yang membuang sampah ke sungai, membakar sampah dan tidak memisahkan sampah organik dan anorganik. 3) Mandi, Cuci, Kakus masyarakat di Kelurahan Kampai Tabu Karambia Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok tergolong cukup baik dengan hasil jawaban responden diperoleh sebesar 63,45% , akan tetapi masyarakat masih banyak mandi,cuci, kakus di sungai dan pemandian umum dan masih banyak masyarakat yang belum mempunyai kamar mandi sendiri. 4) Drainase masyarakat di Kelurahan Kampai Tabu Karambia Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok tergolong kurang baik dengan hasil jawaban dari responden dipeoleh sebesar 60,17%. Hal ini karena pada umumnya saluran limbah rumah tangga masyarakat langsung keselokan dan sebagian besar tidak memiliki saluran pembuangan limbah rumah tangga.
Analisis Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Penambangan Emas di Nagari Mundam Sakti Kabupaten Sijunjung Fahreza, Febriano; Dasrizal, Dasrizal; Ulni, Arie Zella Putra
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3334

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pertambangan emas di Nagari Mundam Sakti, Kabupaten Sijunjung. Perubahan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak sosial dan ekonomi yang terjadi di masyarakat. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola persebaran alih fungsi lahan, dampak sosial terhadap masyarakat, serta dampak ekonomi kegiatan tambang terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan populasi sebanyak 771 Kepala Keluarga (KK) dan jumlah sampel 168 KK yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Penelitian ini mengkaji perubahan penggunaan lahan antara tahun 2015 hingga 2023 untuk melihat dinamika pemanfaatan lahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada lahan belukar, dari 2.390,2 hektar pada tahun 2015 menjadi 765 hektar pada tahun 2023. Sementara itu, lahan pertanian kering meningkat dari 1.211,1 hektar menjadi 2.324 hektar. Lahan pertanian campuran juga mengalami kenaikan dari 46 hektar menjadi 67,8 hektar. Di sisi lain, lahan sawah mengalami penurunan luas dari 365 hektar menjadi 202,7 hektar. Pada tahun 2023, tercatat pula adanya lahan terbuka atau lahan tambang seluas 234,9 hektar. Perubahan-perubahan ini memperlihatkan dampak nyata dari aktivitas pertambangan emas terhadap struktur penggunaan lahan di wilayah tersebut.
Spatio-Cultural Wisdom In Disaster Mitigation: Dual-Hazard Adaptation In The Minangkabau Highlands Of Indonesia Juita, Erna; Dasrizal, Dasrizal; Ibrahim, Mohd Hairy; Ulni, Arie Zella Putra; nefilinda, nefilinda
Jurnal Mamangan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 0173/C3/DT
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v14i2.9981

Abstract

Indonesia’s disaster mitigation policies have historically relied on technocratic paradigms that often marginalize indigenous knowledge. The research specifically aims to document, analyze, and critically interpret the operationalization of indigenous knowledge across the phases of disaster management: pre-disaster, during-disaster, and post-disaster. Guided by the social-ecological systems theory and cultural resilience framework, a qualitative descriptive approach was employed. Data were collected through field observations, in-depth interviews with community leaders and traditional authorities, and textual analysis of oral and written adat sources. A spatial vulnerability assessment was conducted to contextualize practices within the region’s geomorphological risks. The findings reveal a sophisticated, multi-layered system of risk mitigation embedded in local architecture (e.g., elevated rumah gadang), hydrological infrastructure (tabek, parit nagari), ecological zoning (rimbo larangan), and socio-religious governance (Tigo Tungku Sajarangan). These practices demonstrate high spatial adaptability and cultural coherence but show signs of erosion due to modernization, land-use change, and weakening intergenerational transmission. This study concludes that effective disaster mitigation in high-risk landscapes must transcend engineering-based approaches by integrating indigenous knowledge, normative values, and spatial-cultural contexts into formal disaster risk reduction frameworks. The novelty of this research lies in its holistic documentation of dual-hazard mitigation practices and its proposal of a spatio-cultural corrective to Indonesia’s predominantly technocratic disaster governance.
Religious Moderation Education in Practice: A Study on International Students in a Middle Eastern University Dormitory Saidi, Nuha Sufina Binti; Zulkefli, Nur Akashah Binti; Dasrizal, Dasrizal
Khalifa Journal of Islamic Education Vol 9 No 2 (2025): September
Publisher : Islamic Studies and Development Center (ISDC) Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kjie.v9i2.400

Abstract

The international dormitory environment in the Middle East not only serves as a place of residence, but also as a complex socio-cultural and religious space for foreign students. As a residential area, dormitories offer various activities to foster social, emotional, and spiritual intelligence among students. This study aims to explore how various activities in dormitories can be a medium for the practice of religious moderation education. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach. Data sources were obtained through in-depth individual and group interviews with twenty-five foreign students from five countries, namely Malaysia, Indonesia, China, Nigeria, and Bangladesh. All informants were foreign students living in university international dormitories. To strengthen the interview data, the researchers also conducted direct observations of the activities carried out, and even participated for one year in various activities of foreign students at the research site. All data were analyzed thematically using the qualitative software NVivo 12. The research findings reveal that religious moderation values such as tolerance, empathy, and respect for differences are not taught through formal programs but grow organically and are constructed through interactions in seven dormitory activities, namely i) cultural festivals, ii) clubs or communities, iii) volunteer activities, iv) mentorship programs, v) worship or religious rituals, vi) spiritually-based community service activities, vii) spiritual discussion groups. This finding provides a perspective for universities to function dormitories not only as a place to live, but as an inclusive environment that naturally fosters religious moderation.
Analisis Pengaruh Curah Hujan terhadap Hasil Pertanian Padi di Nagari Balimbing Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Angel, Angel; Dasrizal, Dasrizal; Juita, Erna
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh curah hujan terhadap hasil pertanian padi, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta upaya optimalisasi hasil pertanian di Nagari Balimbing. Dengan menggunakan metode campuran (mix-method), penelitian ini melibatkan 118 kepala keluarga petani yang dipilih secara Proportional Random Sampling dari total populasi sebanyak 1.248 KK. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara untuk mendapatkan data kuantitatif dan kualitatif yang saling melengkapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan merupakan faktor dominan yang sangat memengaruhi hasil produksi padi, terutama karena mayoritas sawah di Nagari Balimbing adalah sawah tadah hujan yang bergantung pada musim hujan. Selain itu, faktor-faktor lain seperti irigasi, luas lahan, dan penggunaan pestisida juga memiliki pengaruh signifikan. Tingkat persetujuan petani terhadap pengaruh faktor-faktor tersebut mencapai 93,69% berdasarkan hasil Total Category Response (TCR). Untuk mengoptimalkan hasil pertanian, petani telah melakukan berbagai upaya, seperti memilih benih unggul yang sesuai dengan kondisi lahan, menggunakan pestisida yang tepat, dan menerapkan teknik pemupukan yang efisien. Selain itu, dukungan pemerintah memberikan kontribusi yang signifikan, antara lain melalui program penyuluhan, pemberian bantuan benih dan pupuk, serta pelaksanaan program bajak gratis. Kombinasi antara usaha petani dan dukungan pemerintah ini telah membantu meningkatkan produktivitas pertanian padi di wilayah tersebut.Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi hasil pertanian padi di Nagari Balimbing sangat dipengaruhi oleh faktor alam, terutama curah hujan, serta faktor manusia, seperti pemilihan teknologi pertanian yang tepat dan kebijakan pendukung dari pemerintah. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara petani dan pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan pertanian yang produktif di daerah ini.
Analisis Sanitasi Lingkungan Masyarakat Tepian Danau Singkarak di Nagari Simawang Refa, Candika; Dasrizal, Dasrizal; Nefilinda, Nefilinda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1925

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan sumber air bersih masyarakat tepian danau Singkarak Di Nagari Simawang, (2) Untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan sampah rumah tangga masyarakat tepian danau Singkarak Di Nagari Simawang, (3) Untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan MCK(Mandi,Cuci, Kakus) masyarakat tepian danau Singkarak Di Nagari Simawang, dan (4) Untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan drainase masyarakat tepian danau Singkarak Di Nagari Simawang.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 240 KK. Sampel penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Jumlah sampel penelitian ini berjumlah 70 responden. Teknik pengumpulan data melalui angket. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Sumber air bersih tergolong baik dengan capaian sebesar 75%. Sumber air bersih masyarakat tepian danau singkarak di Nagari Simawang tergolong baik, karena sesuai dengan syarat kualitas sumber air bersih. (2) Pengelolaan sampah tergolong cukup baik dengan capaian sebesar 50%. Pengelolaan sampah masyarakat tepian danau singkarak di Nagari Simawang tergolong cukup baik, karena sebagian sampah di bawa oleh mobil sampah diantarkan ke TPS/TPA, dan sebagian sampah lagi dibakar oleh masyarakat. (3) MCK(Mandi, Cuci, Kakus) tergolong baik dengan capaian sebesar 62%. MCK(Mandi, Cuci, Kakus) masyarakat tepian danau singkarak di Nagari Simawang tergolong baik, karena masyarakatnya sudah mempunyai MCK sendiri dirumah. (4) Drainase tergolong cukup baik dengan capaian sebesar 50%. Drainase masyarakat tepian danau singkarak di Nagari Simawang tergolong cukup baik, karena sudah tersedia saluran drainase tetapi belum memadai jumlah dan luasnya.
Pengaruh Pemahaman, Peran dan Aktivitas Masyarakat Terkait Kerusakan Hutan Mangrove di Kecamatan Batang Gasan Kabupaten Padang Pariaman Amin, Visal; Dasrizal, Dasrizal; Nefilinda, Nefilinda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman, peran, dan aktivitas masyarakat terhadap kerusakan hutan mangrove di Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi sebanyak 2.684 kepala keluarga (KK) dan sampel 168 KK yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemahaman masyarakat terhadap kerusakan hutan mangrove berada pada kategori baik dengan tingkat capaian responden (TCR) 95,15%; (2) Peran masyarakat dalam menjaga hutan mangrove memiliki TCR sebesar 87,30%; (3) Aktivitas masyarakat yang memengaruhi kerusakan hutan mangrove, seperti konversi lahan dan pembangunan infrastruktur, memiliki TCR sebesar 87,19%. Kesimpulan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik, namun aktivitas tertentu tetap memengaruhi kerusakan ekosistem mangrove.
A Socialization of Village Map Preparation in Sempajaya Village, Karo Regency Harefa, Mei Brilian; Dasrizal, Dasrizal; Hendri, Sufrial; Rizalitaher, Alif Saum; Tarigan, Hosea; Timoti, Sandros
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 3 No. 6 (2024): June 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v3i6.8102

Abstract

A village is a government unit that is given customary autonomy rights so that it is a legal entity. Village maps are basic thematic maps that contain natural elements and special theme elements that can be presented in image maps, facilities and infrastructure maps, as well as land cover and land use maps. Sempajaya Village is a village located in Berastagi District, Karo Regency, North Sumatra Province. A village map is one of the important things a village has in order to develop a roadmap for development and regional planning as well as maximizing the village's potential. Tourism and agrotourism villages are the potential of Sempajaya Village. So it is deemed necessary to have a village map which includes regional boundaries, land use, tourism potential, road access and other facilities.
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECEMATAN LUBUK BASUNG PERIODE 1989,1999,2009,2019 Sari, Yoli Permata; Dasrizal, Dasrizal; Ulni, Arie Zella Putra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34302

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui perubahan penggunaan lahan tahun 1989, 1999, 2009, 2019 di kecamatan lubuk basung. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif menggunakan metode pengambilan citra satelit. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah penggunaan lahan di kecamatan lubuk basung. Sampel satuan pemetaan dalam penelitian ini adalah perubahan penggunaan lahan periode 1989, 1999, 2009, 2019. Hasil penelitian ditemui:1) Penggunaan Lahan di Kecamatan Lubuk Basung Tahun 1989, Penggunaan Lahan Tahun 1989 yang paling luas Sawah 1.0272 ha, seterusnya Perkebunan 689,20 ha, seterusnyaPermukiman 120,89 ha, dan Hutan 3.029 ha. 2) Penggunaan Lahan tahun 1999 yang Paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 1594 ha, Pertanian Lahan Kering 1490 ha, sawah 1280 ha, Permukiman 1594 ha, 3) Penggunaan Lahan di Kecamatan Lubuk Basung Tahun 2009 Penggunaan Lahan tahun 2009 paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 2482.19 ha, seterusnya Pertanian Lahan Kering 1250 ha, seterusnya Sawah 642,38 ha, seterusnya Permukiman 71,16 ha, seterusnya Perkebunan 324,08 ha, seterusnya Tanah Terbuka 8,85 ha. 4) Penggunaan Lahan di Lubuk Basung Tahun 2019, Penggunaan Lahan tahun 2019 yang Paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 1594 ha, seterusnya Pertanian Lahan Kering 1490 ha, seterusnya sawah 1280 ha, seterusnya Permukiman 1594 ha, seterusnya tanah terbuka 27.05 ha, seterusnya perkebunan 542,19 ha. 5) Perubahan penggunaan lahan yang sangat penting adalah perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi non pertanian. Bila ini berlangsung secara terus menerus, akan berakibat buruk bagi pengembangan sektor pertanian karena semakin besarnya penusutan lahan pertanian akan berakibat pada penurunan produktifitas pangan
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afdi Rahman Aulia Afrina Nengsih Afrital Rezki Akmal, Fauzi Amin, Visal Angel Angel Arfen Azizah, Isnel Arie Zella Putra Ulni Aslan Sari Thesiwati Asri Afrilliany Surbakti Aulia Rahmat Bangun, M. Afifuddin Br Purba, Junianty Dahnita Darmiyus Yulita Datres, Datres Desi Hasrilia Yanti Desi syefriani Diki Nopriadi Elvi Zuriyani Engkizar, Engkizar Erna M.Si Juita S.Pd Fahreza, Febriano Febriani, Afifah Febriani, Trina Ferawati Ferawati Filsa Mayalisa Fransiska, Nia Hafizzullah, Hafizzullah Harefa, Mei Brilian Hasnah, Deliza Nur Helni Januarti Hendri, Sufrial Ibrahim, Mohd Hairy Inda Prawita Irda Rafika Iswandi U Jaafar, Azhar Junaidi Junaidi Khairat, Hanivatul Leni Zahara M. Hidayat Ediz Maivanorita Maivanorita Mardianti Peranita Masuwd, Mowafg Abrahem Maulida Hania Mei nesti four ningsih Mira Sri Yanti MMSI Irfan ,S. Kom Mualim, Sadri Husnul Muhammad Taufan Muhararisa, Adilla Mutathahirin, Mutathahirin Nana Sutrisna Nefilinda Nefilinda Nofriani, Desi Nova Andrajani Nova Efrianti Novri Yani Asmi Nuraiman, Nuraiman NURLIANA NURLIANA Oktavia, Gifa Prahantas, Rinel Putri, Puput Sapti Putri, Rahma Hidayah Rahma Wira Nita Rahman, Ikhwan Ratna Dewita Refa, Candika Riana Yori Rika Despica RINEL MA FITLAYENI S.Sos Rio Nopiardi Rizalitaher, Alif Saum Rusli Zarkasyi, Ramzy Saidi, Nuha Sufina Binti Sandra, Heru Kartika Sari, Yoli Permata Sitorus, Nurul Adha Sulastri, Widia Suryadi Suryadi Syefrina Syefrina Tarigan, Hosea Tilawati Tilawati Timoti, Sandros Vela Mayasari Vivi Citra Yuselvia Wahyu Widodo Widya Prari Keslan Widya Prari Keslan Widya Prarikeslan Yeni Erita Yuherman Yuherman Yulid Darista Yusrial Yusrial Zul Atmi Zulfadli Zulfadli Zulkefli, Nur Akashah Binti Zusmelia Zusmelia