Claim Missing Document
Check
Articles

Type Of Breast Pump And The Affect To Pain Scale, Milk Production, And Pumping Time In Breastfeeding Mothers Susilo Rini; Suryo Ediyono; Wilis Sukmaningtyas; Arlyana Hikmanti; Ikhwan Yuda Kusuma
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Volume 7 Number 1 Year 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkkt.v0i0.299

Abstract

Background: As we know that breastfeeding saves children under five lives every year, especially during the Covid-19 pandemic. The facts show that only 43% of infants 0-6 months are exclusively breastfed. The limited time for breast milk expression in between the mother's work routine needs to be supported by an efficient and effective pump. This study aimed to assess the type of breast pump not affect to pain scale, milk production, and pumping time in breastfeeding mothers. Methods: This research is a cross-sectional study with a sample of 36 breastfeeding mothers in Banyumas Regency. They were chosen by distributing survey invitations through the WhatsApp group with a background breastfeeding mothers. Data was collected using the Google form, and analyzed using the Chi Square statistical test with a significance level of 95% (Alpha 0.05). Results: Chi-Square analysis test shows the Asymp value. Sig. (2-sided) for the relationship between the type of Breast Pump and the Pain Scale, the volume of breast milk expressed, and the duration of pumping are 0.001; 0.905; 0.620, so only pain scale which less than α >0,05, the others are more than α >0,05. This result means any correlation between the type of breast pump with pain scale but no correlation with the amount of milk expressed, and the time spent pumping. Conclusion: There is no relationship between the type of breast pump, the amount of milk expressed, and the time spent pumping, but any correlation between pain scale. So breastfeeding mothers can choose any breast pump that fits their needs and consider other factors influencing breastfeeding success.
Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Beyond Use Date Didesa Kecepit, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara Ikhwan Yuda Kusuma; Peppy Octaviani; Cecep Darwis Muttaqin; Afnida Dwi Lestari; Fina Rudiyanti; Halimatu Sa’diah
Pelita Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): November 2020
Publisher : Pelita Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.106 KB)

Abstract

Latar belakang: Beyond Use Date adalah batas waktu penggunaan produk obat setelah diracik/disiapkan atau setelah kemasan primernya dibuka/dirusak. Tingkat pengetahuan masyarakat berkaitan dengan Beyond Use Date di Indonesia masih terbilang rendah, oleh karena itu perlu dilaksanakan penyuluhan Beyond Use Date. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Beyond Use Date untuk meningkatkan keamanan dalam penggunaan obat. Metode : Penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah menggunakan media power point, banner, poster, booklet, dan leaflet. Hasil : Kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan optimal ditandainya antusias dari responden, hasil kuesioner dalam kegiatan ini memberikan pengetahuan yang baik pada responden, dan responden memberikan timbal balik yang baik dengan menjawab semua pertanyaan pada kuesioner yang diberikan. Kesimpulan : Hasil monitoring kegiatan penyuluhan Beyon Use Date menunjukkan bahwa responden secara umum telah mengetahui pentingnya informasi Beyond Use Date.
IDENTIFIKASI POTENSI DRUG INTERACTION PADA PASIEN STROKE DI RSUD MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Ikhwan Yuda Kusuma
Pharmacoscript Vol. 3 No. 1 (2020): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v3i1.391

Abstract

Stroke merupakan penyakit atau gangguan fungsional otak berupa kelumpuhan saraf (deficit neurologic) akibat terhambatnya aliran darah ke otak. Pasien stroke sering memperoleh lebih dari dua macam obat sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya interaksi obat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi obat (farmakokinetik dan farmakodinamik), severity (keparahan) dan management penanganan kejadian drug interaction sehingga dengan penelitian ini mampu meminimalisir kejadian drug interaction pada pasien stroke di RSUD Margono Soekarjo dengan pemberian terapi yang rasional.Metode penelitian ini adalah observasional retrospektif (1-30 Juli 2019). Data dianalisis secara deskriptif menggunakan Stockley’s Drug Interaction, Drug Interaction Facts, www.drugs.com database dan Medscape Drug Interactions Checker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 27 pasien stroke terdapat 77,78% pasien yang mengalami interaksi obat. persentase jenis interaksi obat dengan mekanisme farmakodinamik lebih tinggi sebanyak 36 jenis (61,40%) dibandingkan dengan jenis interaksi obat dengan mekanisme farmakokinetik sebanyak 21 jenis (38,60%) dan tingkat keparahan terbanyak adalah moderate (63,16%).
Evaluasi Persepsi Interprofessional Education dan Efektivitasnya Pada Tingkat Pengetahuan Tenaga Kesehatan Tentang KB Oral dan Suntik di Kota Bandung Ikhwan Yuda Kusuma; Kusnandar Anggadiredja
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.642 KB) | DOI: 10.20961/jpscr.v5i1.39270

Abstract

Pembangunan di bidang kesehatan dipengaruhi pertumbuhan penduduk. Provinsi Jawa Barat memiliki populasi penduduk terbanyak di Indonesia. Upaya pemerintah menekan laju pertumbuhan penduduk ialah melalui optimalisasi penggunaan kontrasepsi pada program Keluarga Berencana (KB). Metode kontrasepsi terbanyak di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dengan KB oral dan KB suntik. Optimalisasi kinerja tenaga kesehatan diperlukan agar mampu memberikan informasi yang relevan kepada akseptor KB untuk meningkatkan kepatuhan. Interprofessional Education (IPE) merupakan satu upaya mewujudkan program pelayanan KB yang berkualitas, melalui peningkatan kompetensi pelayanan KB. Kolaborasi interprofesi diharapkan mampu memberikan peningkatan kompetensi, sikap, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerjasama secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan tenaga kesehatan (apoteker, asisten apoteker, dokter, perawat, bidan, dan Sarjana Kesehatan Masyarakat) di Puskesmas yang bertanggungjawab dan berkaitan langsung dalam pelayanan KB dan Petugas Lapangan KB (PLKB) penanggungjawab di tingkat kecamatan terkait obat kontrasepsi oral dan suntik serta mengevaluasi persepsi tenaga kesehatan terhadap IPE di kota Bandung. Metode penelitian ini adalah eksperimental tipe one group pre-post test design. Hasil analisis menunjukkan tingkat pengetahuan tenaga kesehatan, sebanyak 5 orang mengalami penurunan, 152 orang mengalami peningkatan dan 4 orang tidak mengalami perubahan. Sedangkan hasil analisis mengenai persepsi tenaga kesehatan terhadap IPE, sebanyak 22 orang mengalami penurunan, 114 orang mengalami peningkatan, dan 25 orang tidak mengalami perubahan. Kesimpulan penelitian ini ialah IPE Focus Group Discussion secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan tentang KB oral dan suntik serta secara signifikan meningkatkan persepsi untuk berkolaborasi antar profesi.
Penyuluhan Literasi Media: Sosialisasi Cara Cerdas Menggunakan Media Informasi dalam Menanggulangi Disinformasi tentang Vaksin Covid-19 di Desa Karangrau Ikhwan Yuda Kusuma; Galih Samodra; Halimatu Sa'diah
KOLABORASI JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2 No 2 (2022): Kolaborasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.08 KB) | DOI: 10.56359/kolaborasi.v2i2.81

Abstract

Introduction: Coronavirus is an RNA virus with a particle size of 120-160 nm. This virus mainly infects animals, including bats and camels. Before the widespread coronavirus outbreak, it was known that there were 6 types of coronavirus that could infect humans, namely alphacoronavirus 229E, alphacoronavirus NL63, betacoronavirus OC43, betacoronavirus HKU1, Severe Acute Respiratory Illness Coronavirus (SARS-CoV), and Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). The level of public knowledge related to the Coronavirus in Indonesia is still relatively low, therefore it is necessary to carry out socialization on Smart Ways to Use Information Media in Overcoming Disinformation About the COVID-19 Vaccine. Objective: The purpose of implementing this community service activity (PKM) is to provide information to the public regarding the importance of filtering incoming information so that it does not lead to wrong assumptions or disinformation, especially the issue of the COVID-19 vaccine so that people are not easily fooled and absorb facts well. Method : This counseling is done by lecture method using posters and leaflets. Result: The pre-test which was carried out before the delivery of the material showed the results of 52.33 ± 12.30% and after the delivery of the material followed by the post-test the results were 75.00 ± 17.08%. Conclusion: The counseling participants consisting of 30 respondents from various ages and occupations were able to understand the vaccines for handling COVID-19 that were delivered.  
EFEK ANTI HIPERGLIKEMIA DAPAGLIFOZINE MONOTERAPI DAN KOMBINASI DENGAN METFORMIN PADA MENCIT Ikhwan Yuda Kusuma; Galih Samodra; Yutia Ihza Komala; Elza Puspita Apriliansa; Annima Alfi Fauqina
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jfb.v13i1.1167

Abstract

Penyakit metabolik yang melibatkan insulin dikenal dengan diabetes mellitus (DM) merupakan suatu gangguan yang melibatkan gangguan pada metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang berakibat pada peningkatan kadar glukosa darah. Diabetes melitus dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, obesitas, riwayat keluarga, gangguan metabolisme glukosa, dan gaya hidup. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efek setelah pemberian dapagliflozin tunggal dan kombinasi dengan metformin terhadap peningkatan gula darah puasa dan gula darah sewaktu pada mencit putih dengan induksi aloksan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental, data yang diperoleh dianalisis dengan One Way ANOVA (Analysis of Variant) dengan signifikansi = 0,05, pengujian deilanjutkan dengan LSD Post Hoc Test untuk mengetahui perbedaan setiap kelompok perlakuan. Pengolahan data diproses dengan software SPSS. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kelompok dapagliflozin monoterapi menunjukan penurunan profil kadar gula darah dengan nilai rata-rata selisih sebesar 39,48 mg/dL. Dapaglifozin-Metformin Kombinasi juga menggambarkan penurunan kadar gula darah dengan nilai rata-rata selisih sebesar 43.21 mg/dL. Sehingga dapat disimpulkan untuk terapi kombinasi anti diabetes menghasilkan efektivitas yang dapat menurunkan kadar gula darah dengan lebih baik jika dibandingkan dengan dapaglifozin secara monoterapi. Analisis One way Anova penggunaan Dapagliflozin monoterapi menunjukan nilai F hitung 3.571311 dan nilai F tabel 3.4668, artinya terdapat perbedaan yang bermakna, oleh karena itu dianalisis lebih lanjut menggunakan uji LSD (BNT) kelompok dapagliflozin tunggal menunjukan nilai rata-rata kelompok 1 berbeda signifikan dengan kelompok 2 dan 3 , karena notasinya berbeda. Namun untuk yang terapi kombinasi Dapagliflozin-Metformin menunjukan nilai F hitung 1.351435 dan nilai F 3.468, artinya tidak terdapat perbedaan yang bermakna.
THE CLOZAPINE EFFECT ON BLOOD GLUCOSE LEVELS, LEUKOCYTES AND PLATELETS IN SCHIZOPHRENIC PATIENTS IN THE MENTAL SERVICE UNIT OF BANYUMAS HOSPITAL Ikhwan Yuda Kusuma
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 7 No 3 (2021): Supplementary Issue (The 4th National Pharmacy Conference 2021 Universitas Halu O
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v7i3.5190

Abstract

Schizophrenia is a disorder of strange and disordered thoughts, delusions, hallucinations, inappropriate influences, and disorders of psychosocial functioning. One of the management of schizophrenia therapy is the administration of atypical antipsychotic drugs, namely clozapine. Clozapine is an antagonist of serotonin (5-HT2) and dopamine type 2 (D2) receptors. However, the risk of using clozapine provides a risk of side effects in the form of metabolic syndromes such as impaired blood glucose regulation and disorders of blood elements such as leukocytes and platelets. This study aims to determine the effect of using clozapine on blood glucose, leukocyte, and platelet levels in schizophrenia patients at Banyumas General Hospital. This research method was carried out by cross-sectional study in outpatient schizophrenia at Banyumas General Hospital who received clozapine therapy and had met the inclusion and exclusion criteria, taken by consecutive sampling, then examined blood glucose levels, leukocyte counts, and platelet counts before and after giving clozapine therapy. Samples were taken on day 1 and day 10 of drug use. Paired t-test statistical analysis was used to see the effect of using clozapine on glucose, leucocyte, and platelet levels. In the T-test, it was found that there was a relationship between the use of clozapine on the patient's blood glucose levels, the use of clozapine did not have a significant effect on the increase in leukocyte levels and there was also a relationship between the use of clozapine and the patient's platelet levels. The results showed that the patient had an increase in blood glucose levels by a percentage (100%), the patient had leukopenia by a percentage (63.5%), the patient had thrombocytopenia by a percentage (75%), while the other patients had thrombocytosis. Patients with hyperglycemia, leucopenia, and thrombocytopenia were those who used clozapine> 12 months
Pengaruh Variasi Konsentrasi Polivinil Alkohol terhadap kestabilan fisik Masker Gel Peel Off Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) umi sangadah; Rani Prabandari; Ikhwan Yuda Kusuma; Desy Nawangsari
JURNAL ILMIAH FARMASI AKADEMI FARMASI JEMBER Vol 5, No 2 (2022): JURNAL ILMIAH FARMASI AKADEMI FARMASI JEMBER
Publisher : AKADEMI FARMASI JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53864/jifakfar.v5i2.106

Abstract

Sinar Ultraviolet merupakan radikal bebas yang memicu penuaan dini, mampu diatasi dengan masker gel peel off yang mengandung senyawa flavonoid. Ekstrak etanol daun jambu biji ( Psidium guajava L.) diketahui mengandung senyawa flavonoid sebagai antioksidan. Masker gel peel off memiliki elemen penting yaitu gelling agent, salah satunya polivinil alkohol (PVA) yang memiliki sifat perekat sehingga mampu membentuk film dan setelah kering mudah dikelupas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh polivinil alkohol dengan konsentrasi (8%, 10%, 12%) terhadap sifat fisik (organolepik, homogenitas, daya sebar, pH, daya lekat, waktu kering, viskositas), serta resiko iritasi pada sediaan.Penelitian ini eksperimental dianalisis dengan One Way Anova untuk mengetahui perbedaan setiap formula, mendeteksi untuk menemukan sediaan. Hasil penelitian menunjukkan sediaan masker dengan konsentrasi PVA (8%, 10%, 12%) berdasarkan One Way ANOVA nilai p 0,05 berpengaruh terhadap nilai pH, daya lekat, daya sebar, viskositas, waktu kering, tidak berpengaruh pada organoleptik, homogenitas , dan iritasi. Hasil PVA berdasarkan uji t berpasangan berpengaruh terhadap ph dan tidak berpengaruh terhadap organoleptik, homogenitas, daya lekat, daya sebar, viskositas, waktu kering dengan nilai p 0,05. Uji iritasi terhadap hewan uji menunjukan formula 1,2,3, kontrol tidak menyebabkan iritasi. Kata kunci : masker gel peel off , polivinil alkohol, ekstrak etanol daun jambu biji
Pengaruh Variasi Konsentrasi Gliserin Sebagai Humektan Terhadap Stabilitas Sediaan Pasta Gigi Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium Polyanthum (Wight) Walp) Sita Nur Faradila Sita; Rani Prabandari; Ikhwan Yuda Kusuma
Pharmacogenius Journal Vol 1 No 1 (2022): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.092 KB) | DOI: 10.56359/pharmgen.v1i01.147

Abstract

Pendahuluan: Daun salam mengandung senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai anti bakteri. Pasta gigi merupakan salah satu sediaan semi-solida yang digunakan untuk mencegah masalah pada gigi dan mulut. Komponen yang diperlukan dalam sediaan pasta gigi salah satunya humektan yaitu gliserin.  Tujuan: Untuk mengetahui sifat fisik dan stabilitas sediaan pasta gigi ekstrak etanol daun salam dengan varisi konsentrasi gliserin. Metode: Metode eksperimental laboratorium diawali dengan penyiapan bahan, determinasi tanaman, pembuatan simplisia, proses ekstraksi, pembuatan sediaan, evaluasi fisik dan stabilitas sediaan. Hasil: Hasil evaluasi sediaan pasta giigi kemudian dianalisis one way ANOVA pada uji sifat fisik menunjukkan perbedaan dengan nilai signifikansi < 0,05 pada uji daya sebar, pH dan viskositas. Hasil penelitian berdasarkan analisis uji T berpasangan pada viskositas dan daya sebar menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, artinya bahwa variasi konsentrasi gliserin dapat berpengaruh pada viskositas dan daya sebar baik sebelum dan sesudah stabilitas. Kesimpulan: Dari hasil dapat disimpulkan bahwa sediaan pasta gigi variasi konsentrasi gliserin berpengaruh terhadap uji daya sebar, pH dan uji viskositas serta tidak berpengaruh terhadap uji organoleptik, homogenitas, tinggi busa.
Kombinasi Ekstrak Etanol Mesokarp Semangka (Citrullus lanatus (Thunb.)) dan Bawang Putih (Allium sativum L.) terhadap Kadar Glukosa Darah dengan Metode GOD-PAP pada Tikus Diabetes Amelia Damayanti; Ikhwan Yuda Kusuma; Dina Febrina
Pharmacogenius Journal Vol 2 No 1 (2023): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.123 KB) | DOI: 10.56359/pharmgen.v2i1.174

Abstract

Pendahuuan: Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu penyakit dimana terdapat sekumpulan gangguan metabolisme yang ditandai dengan perubahan metabolisme lipid dan protein yang disebabkan oleh hiperglikemia, sekresi insulin, kerja insulin, ataupun keduanya. Kulit semangka mengandung senyawa fenolik yang  bekerja menghambat proses oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Disisi lain, bawang putih mengandung antioksidan berupa senyawa allisin yang dapat meningkatkan sekresi insulin dan menurunkan kadar glukosa plasma.   Tujuan: untuk mengetahui ada atau tidaknya efek kombinasi dan dosis efektif kombinasi ekstrak etanol mesokarp semangka (Citrullus lanatus (Thunb.)) dan bawang putih (Allium sativum L.) dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus diabetes.   Metode: Metode pada penelitian ini adalah GOD-PAP, hewan uji tikus sebanyak 30 ekor dibagi 6 kelompok perlakuan, kemudian diukur kadar glukosa darah selama 14 hari. Hasil penelitian berdasarkan analis1is SPSS menunjukkan bahwa keseluruhan dosis kombinasi ekstrak etanol mesokarp semangka dan bawang putih memiliki efek sebagai menurunkan kadar glukosa darah.   Hasil: Pada dosis kombinasi mesokarp semangka 400mg/kg BB tikus dan bawang putih dosis 500 mg/kg BB tikus (kelompok 5) rerata sebesar 134,71 mg/dL memiliki efek paling mendekati kontrol positif (glibenklamid) rerata sebesar 145,03 mg/dL dalam menurunkan glukosa darah pada tikus yang diinduksi aloksan berdasarkan analisis One Way ANOVA tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi esktrak etanol mesokarp semangka dan bawang putih menghasilkan efek yang dapat menurunkan glukosa darah.
Co-Authors Abely, Nastasya Anis Afifah, Maulina Nurul Afnida Dwi Lestari Almas Amalul Fasha Alvin Ulinnuha Amalia, Najwa Nurul Amelia Damayanti Annima Alfi Fauqina Apriliansa, Elza Puspita Arrina Sabilahaq Awang Pardigantara Azizah Azizah Bella Aisya Fitri Cecep Darwis Muttaqin Destiannesvi, Anggie Desy Nawangsari Dian Pitaloka Priasmoro, Dian Pitaloka dina febrina DM, Peppy Oktaviani Elza Puspita Apriliansa Fajar Rinawati Fasha, Almas Amalul Fauziah , Fauziah Fauziah Fauziah Fina Rudiyanti Galih Samodra Galih Samodra Gita Fitriyani Halimatu Sa'diah Halimatu Sa’diah Hikmanti, Arlyana Hilmi, Nahla Habibah Ike Mardiati Agustin Irmawan Andri Izati, Fina Karunia K, Khamdiyah Indah Khasanah, Khuswatun Khosyi, Nathania Elsa Kurniasih, Khamdiyah Indah Kusnandar Anggadiredja Lauale, Evangelina Natali Theresya Linda Sukiatno Mailatunnazza, Nova Maryanti, Nelly Misworo, Misworo Nadia Ramadhani Nafi'ah, Inti Kalun nawangsari, desi Nawangsari, Desy Nida Nuridayah Noryana Novia Wulandari Nuari, Doni Anshar Nufus, Ayatun Nur Islamiah Nurkholis, Fiqih NURLAELA NURLAELA Nurrahma, Alfiya Hana Peppy Octaviani Peppy Octaviani Peppy Octaviani Dian Megasari Prabandari, Rani Pratiwi, Amelia Candra Putri, Melisa Mareta Putri, Renanda Nabila Rani Prabandari Rani Prabandari Safitri, Cindy Ade Samodra, Galih Saputri, Abelia Sari, Destika Ambar Satyadewi, Putu Ratna Hari Sita Nur Faradila Sita Sri Haryanti Sunarti Sunarti Sunarti Suryo Ediyono Susanto, Kharisma Evelyne Eka Susilo Rini Tresnowati, Gulita Indah umi sangadah Veronica, Laila Wibawa, Navyzhah Aulia Aulia Putri Wilis Sukmaningtyas Yuli Yuli Maesaroh YUNI ASRI, YUNI Yutia Ihza Komala Yuyun Pujiarti