Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

VALIDITAS HANDOUT BERGAMBAR DILENGKAPI PETA KONSEP PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 SUSUA TAHUN PEMBELAJARAN 2018/2019 Yohanna Theresia Venty Fau
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.537 KB)

Abstract

Salah satu bahan ajar yang dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran yakni Handout. Berdasarkan permasalahan yang terdapat dalam pelaksanaan proses pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 6 Susua maka diperlukan adanya bahan ajar berupa handout bergambar yang dilengkapi dengan peta konsep pada materi sistem peredaran darah manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan handout bergambar dilengkapi peta konsep pada materi sistem peredaran darah pada manusia untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Susua serta mengetahui kriteria validitasnya. Jenis penelitian adalah research and development dengan model pengembangan Plomp. Instrumen yang digunakan berupa instrumen validasi handout bergambar dilengkapi dengan peta konsep. Lembar validasi ini menggunakan angket berupa daftar pertanyaan yang akan diberikan kepada ahli/pakar, analisis penilaian mencakup syarat didaktik, konstruk dan teknis. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis validitas menggunakan data validitas handout bergambar dilengkapi dengan peta konsep. Validitas handout bergambar dilengkapi dengan peta konsep diperoleh dari hasil validasi menggunakan lembar validasi ahli oleh tiga orang ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada syarat didaktik mendapat nilai 82,69% dengan kriteria sangat valid, syarat konstruk mendapat nilai 83,97% dengan kriteria sangat valid, syarat teknis mendapat nilai 86,90% dengan kriteria sangat valid, dan rata rata keseluruhan ketiga syarat mendapat nilai 84,52% dengan kriteria sangat valid. Handout bergambar dilengkapi dengan peta konsep berhasil dikembangkan dengan kriteria validitas sangat valid dan diharapkan dapat menjadi bahan ajar dalam pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran yang membantu meningkatkan kompetensi belajar siswa dari segi ranah kognitif, afektif dan psikomotor.
PERBEDAAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI SENDOK (POKCOY) PADA MEDIA TANAM HIDROPONIK DAN MEDIA TANAM TANAH DI DESA HILINAMOZAUA RAYA KECAMATAN ONOLALU KABUPATEN NIAS SELATAN Yohanna Theresia Venty Fau
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.402 KB)

Abstract

Lahan pertanian setiap tahun berkurang, hal ini berdampak terhadap penurunan produksi sayuran. Penurunan lahan pertanian akibat konversi sektor pertanian ke sektor non pertanian yang menyebabkan penyediaan lahan budidaya mengalami kendala sedangkan jumlah penduduk tetap bertambah tiap tahunnya. Berdasarkan permasalahan tersebut maka cara untuk mengatasi krisis lahan di Indonesia yaitu menggunakan metode hidroponik, dimana hidroponik ini merupakan metode tanam tanpa menggunakan media tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan tanaman sawi sendok (pokcoy) pada media tanam hidroponik dan media tanam tanah. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian eksperimen (penelitian murni). Pada penelitian ini yang diteliti tentang perbedaan pertumbuhan tanaman sawi sendok (pokcoy) pada media tanam hidroponik dan media tanah. Jenis penelitian eksperimen yang digunakan yaitu true eksperimental. Teknik analisis data yang digunakan berupa uji Wilcoxon (Wilcoxon test). Uji wilcoxon digunakan untuk uji perbandingan mengetahui apakah ada perbedaan media tanam terhadap pertumbuhan tanaman sawi sendok (pokcoy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan pertumbuhan tanaman sawi sendok (pokcoy) pada media tanam hidroponik dan media tanam tanah. Perbedaan tersebut yaitu pada media tanam hidroponik memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan media tanam tanah yang meliputi tinggi tanaman, jumlah helain daun, panjang daun, lebar daun, panjang akar, berat basah. Namun, pada diameter batang dan berat kering tanaman sawi sendok (pokcoy) setelah dilakukan uji wilcoxon tidak menunjukkan adanya perbedaan pertumbuhan pada tanaman sawi sendok (pokcoy).
UJI KUALITAS MIKROBIOLOGI AIR MINUM ISI ULANG YANG DIPRODUKSI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN TELUKDALAM KABUPATEN NIAS SELATAN Yohanna Theresia Venty Fau
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.264 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mikrobiologi air minum isi ulang yang diproduksi depot air minum isi ulang di Kecamatan Telukdalam berdasarkan total koloni bakteri Coliform fecal. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Telukdalam dan di laboratorium biologi STKIP Nias Selatan. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif (kuantitatif). Penelitian ini didesain dengan menggunakan rancangan acak kelompok. Uji kualitas mikrobiologi dilakukan melalui tahapan uji pendugaan, uji penguat dan uji pelengkap. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa lembar pengamatan total koloni Coliform fecal. Sampel pada penelitian ini adalah sampel air minum isi ulang. Dari hasil analisis data dengan menggunakan analisis varians, diperoleh ada perbedaan kualitas mikrobiologi air minum isi ulang yang diproduksi depot air minum isi ulang berdasarkan total koloni bakteri Coliform. Hal ini ditunjukkan bahwa Fhitung pada perlakuan (kualitas mikrobiologi) lebih besar dari Ftabel pada taraf signifikan 5%, yaitu: 3.02>0.12. Ada perbedaan kualitas mikrobiologi air minum isi ulang yang diproduksi depot air minum isi ulang berdasarkan total koloni bakteri Coliform non fecal. Hal ini ditunjukkan bahwa F­hitung pada perlakuan (kualitas mikrobiologi) lebih besar dari Ftabel pada taraf signifikan 5%, yaitu: 2.13>0.20. Ada perbedaan kualitas mikrobiologi air minum isi ulang yang diproduksi depot air minum isi ulang berdasarkan total koloni bakteri Coliform fecal. Hal ini ditunjukkan bahwa F­hitung pada perlakuan (kualitas mikrobiologi) lebih besar dari Ftabel pada taraf signifikan 5%, yaitu: 0.71>0.52. Berdasarkan hasil analisis varians diatas, maka dapat disimpulkan bahwa depot air minum isi ulang yang ada di Kecamatan Telukdalam terkontaminasi bakteri Coliform, Coliform nonfecal dan Coliform fecal.
STRATEGI BUDIDAYA IKAN KERAPU DENGAN MEMAKAI SISTEM KERAMBA JARING APUNG DI PULAU-PULAU BATU Yohanna Theresia Venty Fau; Yan Piter Basman Ziraluo
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.466 KB)

Abstract

Produksi ikan kerapu di Pulau-pulau Batu masih tergolong rendah, sehingga untuk meningkatkan hasil produksi beberapa masyarakat di Pulau-pulau Batu membudidayakan ikan kerapu dengan menggunakan keramba jaring apung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelebihan, kelemahan, peluang serta ancaman yang menjadi tantangan dari budidaya ikan kerapu dengan menggunakan keramba jaring apung. Jenis penelitian ini yaitu studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini diambil dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan teknik analisis SWOT yang terdiri dari Strenghts, Weakness, Opportunities, dan Threaths. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis keramba jaring apung yang dipakai sebagai tempat pemeliharaan ikan kerapu yaitu keramba jaring apung kotak yang memiliki potensi sebagai sarana peluang dengan beberapa kelebihan dalam pemeliharaan ikan kerapu. Meskipun memiliki beberapa kelebihan, ternyata masih terdapat kelemahan dan juga ancaman yang menjadi tantangan para pembudidaya ikan kerapu dikeramba jaring apung kotak.
MENGINTEGRASIKAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT NIAS DENGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Bago, Adam Smith; Sarumaha, Murnihati; Fau, Yohanna Theresia Venty; Hulu, Liberkat Solomasi; Fau, Amaano
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6902

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kearifan lokal masyarakat Nias dalam pendidikan ilmu pengetahuan alam (IPA), serta integrasinya dengan ilmu pengetahuan alam dan tantangan peluang dimasa depan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan judul mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Nias dengan ilmu pengetahuan alam dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui studi literatur mengidentifikasi kearifan lokal masyarakat Nias dengan menggunkan dokumen, buku, artikel, dan hasil penelitian sebelumnya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal, seperti sistem pertanian Masyarakat Nias memiliki tradisi pertanian yang erat kaitannya dengan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.. Integrasi ini diimplementasikan melalui pengembangan materi pembelajaran kontekstual berbasis budaya Nias, yang mampu meningkatkan minat belajar siswa dan mendorong pelestarian budaya lokal. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara pendidik, tokoh adat, dan peneliti untuk menciptakan sinergi antara kearifan lokal dan ilmu pengetahuan dalam upaya keberlanjutan pendidikan dan lingkungan. Kesimpulan peneltian ini adalah upaya mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Nias dengan ilmu pengetahuan alam adalah terciptanya pendekatan holistik yang memadukan nilai-nilai tradisional dengan metode ilmiah modern.
PEMANFAATAN DAUN CAKAR AYAM (SELAGINELLA DEODERLEINII HIERON) SEBAGAI OBAT UNTUK MENGHENTIKAN PENDARAHAN DI DESA HILIZIHONO Bago, Adam Smith; Sarumaha, Murnihati; Fau, Yohanna Theresia Venty; Hulu, Liberkat Solomasi; Fau, Amaano
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi daun cakar ayam (Selaginella deoderleinii Hieron) sebagai obat tradisional untuk menghentikan pendarahan di Desa Hilizihono. Daun cakar ayam telah digunakan secara turun-temurun oleh masyarakat desa Hilizihono sebagai ramuan herbal untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, khususnya pendarahan. Jenis penelitian yang digunakan dalam pemanfaatan daun cakar ayam (Selaginella) sebagai obat untuk menghentikan pendarahan di desa hilizihono kecamatan Fanayama adalah penelitian kualitatif. Pada penelitian ini, peneliti akan mengkaji fenomena yang terus dikaji secara khusus oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun cakar ayam mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, dan tanin yang berpotensi mempercepat proses pembekuan darah. Kesimpulan penelitian ini memberikan bukti ilmiah mengenai manfaat daun cakar ayam sebagai obat alami untuk menghentikan pendarahan dan mendukung pelestarian pengetahuan herbal lokal di Desa Hilizihono.