Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Alat Peraga Jari Baru (Jaring-Jaring Bangun Ruang) Berbasis Inkuiri pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas VI SDN 02 Pejanggik Praya Tengah Susi Ulandari; Nurul Kemala Dewi; Siti Istiningsih
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.428

Abstract

Pendidikan adalah modal utama dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa, yang merupakan suatu potensi interaksi manusia dengan lingkungannya secara sadar dan terencan. Di sekolah dasar, peserta didik mempelajari berbagai muatan pembelajaran, salah satunya yaitu Matematika, namun banyak guru tidak maksimal dalam menggunakan alat peraga pembelajaran bahkan banyak guru yang enggan menggunakan alat peraga pembelajaran, alasannya dikarenakan kurangnya kemampuan atau kreativitas guru dalam pembuatan alat peraga pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa alat peraga pembelajaran jaring-jaring bangun ruang pada mata pelajaran Matematika, mengetahui kelayakan alat peraga pembelajaran jaring-jaring bangun ruang dan respon peserta didik terhadap alat peraga pembelajaran jaring-jaring bangun ruang untuk siswa kelas VI SDN 2 Pejanggik. Metode penelitian yang digunakan yaitu R&D (Research and Development) menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini menggunakan 5 tahapan penelitian, yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Penelitian dilakukan di SDN 2 Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah. Alat pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah alat peraga pembelajaran jaring-jaring bangun ruang pada mata pelajaran matematika materi bagun ruang. Kelayakan alat peraga jaring-jaring bangun ruang berdasarkan penilaian dari validator ahli alat peraga mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 89%, penilaian dari ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 83%. Hasil uji coba kelompok kecil pada tahap I mendapatkan kriteria 86%, tahap II mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 90%. Oleh karena itu alat peraga pembelajaran jaring-jaring bangun ruang ini layak digunakan dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa.
Pengaruh Metode Pembelajaran Otentik terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V SDN 2 Karang Bayan Tahun Ajaran 2020/2021 Huliana Fitri; Darmiany Darmiany; Nurul Kemala Dewi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran otentik terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 2 Karang Bayan tahun ajaran 2020/2021. Jenis penelitian quasi eksperiment dengan noneequivqlent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Karang Bayan. Sampel yang digunakan sebanyak 54 siswa dengan teknik sampling unrestricted random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterlaksanaan metode pembelajaran otentik diperoleh persentase sebesar 94% untuk kegiatan guru dan persentase sebesar 87,5% untuk kegiatan siswa dengan kategori sangat baik, tes pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik dengan rata-rata nilai posttest yaitu sebesar 78,8 (kognitif), 85 (afektif) dan 87,9 (psikomotorik).dan dokumentasi. Data yang diperoleh berjenis data kuantitatif. Teknik analisis menggunakan uji-t dan effect size, hasil uji t diperoleh nilai sebesar 0,00 < 0,05 dan nilai t hitung > t Tabel yaitu sebesar 4,267 > 1,674 hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dari perhitungan effect size diperoleh nilai sebesar 1,157. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran otentik berpengaruh sangat besar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 2 Karang Bayan tahun ajaran 2020/2021.
Pengembangan Media Pembelajaran Power Point Interaktif Materi Bangun Datar Siswa Kelas III SD Negeri 1 Cakranegara Ni Made Puja Swari Indriani; Nurul Kemala Dewi; Muhammad Erfan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.548

Abstract

Kurangnya keragaman media pembelajaran mengurangi minat belajar siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan berbagai media pembelajaran termasuk media teknologi. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran power point interaktif pada materi bangun datar kelas III, mengetahui kelayakan media pembelajaran power point interaktif  materi bangun datar siswa kelas III SD Negeri 1 Cakranegara. Jenis penelitian ini adalah Research and Development menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini menggunakan 5 tahapan penelitian, yaitu  Analysis, Design, Development. Implementation, Evaluation. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Cakranegara. Alat pengumpulan data menggunakan kuisoner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Powerpoint interaktif yang dikembangkan dinyatakan “sangat layak”. Validasi media memperoleh rata-rata skor sebesar 90 % dan validasi materi memperoleh rata-rata skor sebesar 90 %. Respon siswa pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor 94 % dan repson siswa pada uji coba kelompok besar memperoleh skor 95 %. Berdasarkan skor yang diperoleh, maka media pembelajaran power point interaktif materi bangun datar “sangat layak” diterapkan pada siswa kelas III SD Negeri 1 Cakranegara.
Pengembangan Media Kartu Kata Berbasis Lingkungan Sekitar Pada Pembelajaran Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 Tema 3 Kegiatanku Sub Tema 1 Kegiatan di Pagi Hari SDN 1 Dopang Mardiyanti Mardiyanti; Moh. Irawan Zain; Nurul Kemala Dewi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.635

Abstract

Anak SD terkhusus di kelas rendah masih belajar sambil bermain. Media yang menarik sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, menarik dan sesuai dengan materi membaca sehingga mempermudah siswa dalam belajar membaca permulaan. Media pembelajaran mempunyai bermacam jenis yang bisa digunakan. Media pada penelitian ini termasuk jenis media visual yaitu media kartu kata berbasis lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses atau prosedur pengembangan, menguji kelayakan melalui validitas media kartu berbasis lingkungan sekitar dalam pembelajaran membaca permulaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu tahap analysis (analisis), desaign (perancangan), develop (pengembangan), implement (implememtasi), dan evaluate (evaluasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini menggunakan uji terbatas yaitu 9 orang siswa kelas 1 di SDN 1 Dopang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan angket respon siswa. Adapun hasil penelitian pengembangan ini berupa data kualitatif yang diperoleh dari proses saran dan masukan dari validator serta data kuantitatif diperoleh dari hasil perhitungan lembar validasi media, validasi materi, dan angket respon siswa. Hasil validasi media diperoleh hasil 82% dengan kategori sangat valid sedangkan validasi materi diperoleh hasil 92% dengan kategori sangat valid, serta angket respon siswa diperoleh hasil 100% dengan kategori sangat layak sehingga dapat dsimpulkan bahwa media kartu kata berbasis lingkungan sekitar sangat valid dan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar.
Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Kelas Tinggi dalam Penyelesaian Soal Pada Materi Geometri di SDN 1 Teniga Nurhayati Nurhayati; Asrin Asrin; Nurul Kemala Dewi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.678

Abstract

Matematika adalah salah satu dari mata pelajaran yang di ajarkan di jenjang SD, SMP, SMA/Sederajat dan memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada abad ke-21 ini tuntutan untuk berpikir kritis, menguasai teknologi, informasi dan menghubungkan sains dengan dunia nyata dapat di capai apabila siswa  memiliki kemampuan numerasi yang baik. Kemampuan numerasi adalah kemampuan dan kecakapan yang dimilki siswa sehingga siswa dapat atau mampu mengaplikasikan, menerapkan konsep-konsep bilangan dan operasi hitung dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas tinggi dalam penyelesaian soal pada materi geometri di SDN 1 Teniga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV dan V di SDN 1 Teniga yang berjumlah 18 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan wawancara. Hasil penelitia ini menunjukkan bahwa 18 siswa yang melakukan tes dan wawancara sebanyak 14 atau 78% siswa memiliki tingkat kemampuan numerasi rendah. Berdasarkan hasil tes tertulis yang dilakukan oleh 18 siswa, mayoritas siswa memiliki kesulitan dalam memahami informasi yang diketahui pada soal nomor 3, 4, dan 5. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan numerasi siswa kelas tinggi dalam penyelesaian soal pada materi geometri memiliki tingkat kemampuan numerasi rendah, dimana indikator numerasi yang sering muncul pada setiap tingkat kemampuan siswa yaitu menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari. Indikator menganalisis informassi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk bangun datar dan menafsirkan hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan, hanya muncul pada siswa yang memiliki tingkat kemampuan numerasi tinggi saja.
Analisis Hasil Karya Menggambar Kaligrafi Pada Pembelajaran SBDP Kelas V MIN 6 BIMA Tahun Ajaran 2021/2022 Devi Novi Yanti; Nurul Kemala Dewi; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.708

Abstract

Karya kaligrafi  memiliki dua kaidah penulisan yang perlu di perhatikan yaitu kaidah imlaiyyah dan kaidah khathiyyah. Kedua kaidah tersebut wajib terpenuhi dalam sebuah karya kaligrafi. Jika hanya salah satu saja, maka karya kaligrafi dikatakan gagal sebagai sebuah karya kaligrafi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil karya menggambar kaligrafi pada pembelajaran SBDP kelas V MIN 6 BIMA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian hasil karya siswa kelas V MIN 6 BIMA. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analsis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode konten analisis yaitu metodologi penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik sebuah kesimpulan yang benar dari pernyataan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil karya menggambar kaligrafi siswa kelas V MIN 6 BIMA tahun ajaran 2021/2022 sudah cukup memenuhi kriteria penulisan kaligrafi jenis naskhi. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil karya siswa yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kupu-kupu gambar 4.1, kelompok burung unta gambar 4.2, kelompok garuda gambar 4.3, dan kelompok cendrawasih gambar 4.4.  Siswa sudah cukup memahami cara membedakan huruf yang dipisahkan dan huruf yang tidak  bisa dipisahkan, goresan garis pada setiap kaligrafi sudah cukup terlihat  tajam akan tetapi pada pemilihan warna siswa masih kurang memahami perpaduan warna dari warna primer,sekunder dan netral.
HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR KELOMPOK DENGAN HASIL BELAJAR MUATAN IPS SISWA KELAS IV SDN GUGUS 05 KALIJAGA KECAMATAN AIKMEL TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Wardani Wardani; Nurul Kemala Dewi; Nurhasanah Nurhasanah
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 3 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v3i1.472

Abstract

This study aims to determine the relationship between group learning activities and the learning outcomes of class IV social studies content at SDN Kalijaga cluster 05, Aikmel sub-district. This type of research is quantitative with a correlational study approach. The techniques used for data collection are questionnaires and documentation. The data obtained were processed using the Product Moment correlation analysis technique assisted by the SPSS version 16.0 for windows program. The sampling technique used is Simple Random Sampling. The population in this study were all fourth grade students at SDN Gugus 05, Aikmel District, while the samples were grade IV at SDN 1 Kalijaga Selatan, SDN 1 Kalijaga Timur, SDN 2 Kalijaga and class IV at SDN 3 Kalijaga. The results showed that the group learning activity score was 41.4 (high). While the complete value of student learning outcomes for social studies content is 89.6 (good). The results of the hypothesis test show that there is a significant relationship between group learning activities and students' social studies content learning outcomes as indicated by a sig (2-tailed) value of 0.001 <0.05 at a significance level of 5% with a Correlation Coefficient value of 0.399 (rcount)> 0 ,2027 (rtable). So it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected, which means that there is a significant relationship between group learning activities and the learning outcomes of social studies content for students at SDN Cluster 05 Kalijaga, Aikmel District, for the 2020/2021 academic year. This means that the better the group learning activities carried out by the teacher, the better the students' learning outcomes. Keywords : Group Study Activities, Social Studies Content Learning Outcomes
Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Monopoli pada Tema Perkembangan Teknologi untuk Siswa Kelas III di SDN 8 Sokong Karunia Indah Lestari; Nurul Kemala Dewi; Nur Hasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.219

Abstract

Peran media dalam proses belajar mengajar sangatlah penting sebagai penyalur informasi yang efektif sehingga tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk hasil pengembangan media permainan monopoli tema perkembangan teknologi untuk siswa kelas III SDN 8 Sokong. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Developmen (R&D), model ADDIE (Analysisi, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil Pengembangan tahap pertama, yakni analisis masalah dan kebutuhan menunjukkan bahwa kurangnya ketersediaan media pembelajaran yang relevan dengan konsep kurikulum 2013 menyebabkan kurangnya keaktifan dan semangat belajar peserta didik. Kemudian, dilakukan analisis kebutuhan terkait media pembelajaran. Tahap kedua, merancang komponen media permainan monopoli menggunakan aplikasi Canva. Tahap ketiga, realisasi desain yang terdiri dari: 1) pengumpulan alat dan bahan, 2) tahap produksi, meliputi pembuatan komponen permainan seperti papan permainan, dadu, bintang, pion dan kartu permainan, 3) validasi produk oleh ahli dan respon peserta didik sebagai subjek uji coba. Hasil akhir dari uji validasi menunjukkan bahwa validasi materi memperoleh skor sebesar 97,4% dan validasi media sebesar 97% sehingga dikatakan sangat layak. Adapun, hasil respon peserta didik memperoleh skor sebesar 96% dan dikatagorikan sangat layak.  Oleh karena itu, media permainan monopoli ini layak digunakan dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan keaktifan serta motivasi belajar peserta didik di dalam kelas.
Pengaruh Penggunaan Media Stick Figure terhadap Kreativitas Siswa dalam Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) Kelas 5 Di SDN 20 Ampenan Intan Dita Komalasari; Nurul Kemala Dewi; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.234

Abstract

Salah satu media gambar adalah stick figure. Stick figure  merupakan sketsa atau gambar garis yang sudah dapat menggambarkan pesan dengan jelas. Dengan menggunakan media  stick figure peserta didik akan lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran seni budaya dan prakarya (SBdP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media stick figure terhadap kreativitas siswa yang dilaksanakan di SDN 20 Ampenan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  r hitung = 0,587 ≥ r tabel = 0,266 dan nilai signifikasi sebesar 0,000 yang berrati kurang dari 0,05 (0,000<0,05). Maka dapat di artikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X dan variabel Y, dimana r hitung = 0,587 lebih besar dari pada r table = 0,266 pada taraf signifikansi 5%, artinya hipotesis alternatif (Ha) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media stick figure terhadap kreativitas siswa. Oleh karena itu, media stick figure ini layak digunakan dalam proses pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) karena mampu melatih daya kreativitas serta imajinasi peserta didik.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Tugas Daring Matematika pada Siswa Kelas IV SDN Tampar Ampar Kabupaten Lombok Tengah Baiq Ayu Darma Ning Tyas; Arjudin Arjudin; Nurul Kemala Dewi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.296

Abstract

Penyebaran virus COVID-19 menyebabkan pemerintah mengeluarkan surat edaran (SE) yang menegaskan bahwa segala kegiatan di dalam dan di luar ruangan di semua sektor sementara waktu ditunda demi mengurangi penyebaran virus corona. Hal ini berdampak pada bidang pendidikan, menyebabkan proses pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan di sekolah secara luring/tatap muka berubah menjadi pembelajaran di rumah secara daring (dalam jaringan). Minimnya sosialisasi pembelajaran daring, penguasaan teknologi yang kurang, keterbatasan sarana dan prasarana, jaringan internet dan pembiayaan membuat pembelajaran daring ini susah dilaksanakan, khususnya di sekolah dasar. Ditambah pada pembelajaran matematika yang memerlukan penjelasan secara runtun. Ketika pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka atau luring (luar jaringan) siswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran matematika, ditambah ketika pembelajaran dilaksanakan secara daring tentu siswa akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas dikarenakan penyampaian materi tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan tugas daring matematika pada kelas IV di SDN Tampar-Ampar Kabupaten Lombok Tengah Tahun Ajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan analisis angket dan wawancara. Hasil analisis data ditemukan bahwa siswa mengalami kesulitan pada 1) jaringan internet yang lemah atau tidak memiliki kuota internet, 2) media pembelajaran yang susah dipahami, 3) materi yang disampaikan susah untuk dimengerti, 4) motivasi belajar siswa yang rendah. Hal ini menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas matematika dalam pembelajaran daring.