Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Assessment Keterampilan Menulis Ilmiah Mahasiswa Melalui Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Riset Berbantuan Media Contoh, Template dan Pedoman Penulisan Makalah Muhammad Syazali; I Ketut Widiada; Aisa Nikmah Rahmatih; Hasnawati Hasnawati; Ilmi Solihana Hayati; Baiq Olivia Dwita Elvira
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3147

Abstract

The low level of students' writing skills indicates that concrete efforts are needed to overcome these problems. In this study, we assessed students' scientific writing skills through the implementation of a research-based learning model (RBL) assisted by media Examples, Templates and Guidelines for writing papers (ETG). The research was conducted at the PGSD Study Program at Mataram University. The sample consisted of 64 students from two different batches, namely second-year students and third-year students. The instrument used to measure students' scientific writing skills was a science research paper document that they wrote individually. The scores obtained were converted into quantitative scores with a range of 0 - 100, qualitative scores (E - A) and then interpreted into 5 categories (very poor - excellent). The quantitative values were further analyzed using descriptive statistics to obtain mean, standard deviation, minimum value, maximum value and percentile data. Meanwhile, the qualitative values and their interpretation were analyzed using percentages. The results of the analysis showed that the students' scientific writing skills were at a value of 77.27. This quantitative value has grade B with good interpretation. From the results of the percentage analysis, it is known that as many as 47% of students have achieved a score of 75 and above, where the grade is B to A. Based on this data, it can be concluded that the implementation of the PBR model assisted by ETG media is effective in facilitating students to develop their scientific writing skills.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Berbantuan Question Box Terhadap Pemahaman Konsep IPA Kelas V SDN 39 Ampenan Hety Heni Handayani; Siti Rohana Hariana Intiana; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3350

Abstract

Tingkat pemahaman konsep siswa yang baik terhadap materi pelajaran akan membantu memudahkan siswa dalam kemampuan memahami konsep berikutnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model TGT berbantuan question box terhadap pemahaman konsep IPA kelas V SDN 39 Ampenan. Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi berjumlah 49 siswa yang terdiri menjadi 2 kelas yaitu V-A dan V-B. Pemilihan sample menggunakan teknik sampel jenuh dimana kelas V-A berjumlah 25 siswa sebagai eksperimen dan V-B berjumlah 24 siswa sebagai kontrol. Teknik pengumpulan data yaitu teknik tes berupa tes pemahaman konsep dan non tes berupa observasi. Data hasil observasi di analisis menggunakan persentase, diperoleh rata-rata 89,285% yang menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran model TGT berbantuan question box pada kategori sangat baik. Data hasil tes digunakan untuk uji hipotesis menggunakan uji t. Namun sebelum dilakukan uji t terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji normalitas pretest eksperimen nilai sig. 0,091 lebih besar dari 0,05 dan pretest kontrol memperoleh nilai sig. 0,115 lebih besar dari 0,05 sedangkan posttest eksperimen nilai sig. 0,081 lebih besar 0,05 dan posttest kontrol nilai sig. 0,260 lebih besar dari 0,05 disimpulkan data berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas pretest nilai sig. 0,744 lebih besar dari 0,05 dan untuk posttest nilai sig. 0,133 lebih besar dari 0,05 sehingga data homogen. Data hasil tes untuk uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh nilai t hitung 2,449 > t tabel 2,011 dan sig. 0,018 < 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak ini menunjukkan ada perbedaan dari kedua kelas setelah diberikan perlakuan sehingga disimpulkan terdapat pengaruh model TGT berbantuan question box terhadap pemahaman konsep IPA kelas V SDN 39 Ampenan.
Pengaruh Model KWL (Know, Want and Learned) Terhadap Kemampuan Literasi Peserta Didik Kelas IV di SDN 1 Telagawaru Amalia Uzlatunnufus; Ida Ermiana; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3359

Abstract

Kemampuan Literasi merupakan fondasi utama dalam keterlaksanaan proses pembelajaran. Literasi merupakan kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan memahami konsep dibalik naskah tersebut. Fokus literasi tidak hanya menekankan pada kemampuan mengenali kata, tetapi juga mencakup pemahaman makna isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh KWL (Know, Want and Learn) terhadap kemampuan literasi peserta didik kelas IV SDN 1 Telagawaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas IV SDN 1 Telagawaru yang berjumlah 45 orang yang terbagi ke dalam dua kelas yang sekaligus sebagai sampel penelitian, dimana IVA sebagai kelas eksperimen dan IVB sebagai kelas kontrol. Data penelitian peroleh melui tes dan observasi. Observasi dilakukan untuk mengukur keterlaksanaan model KWL dalam pembelajaran dan hasil analisis diperoleh persentase 72,92% dengan kategori baik. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan literasi peserta didik. Uji hipotesis menggunakan uji non parametrik yaitu uji mann whitney karena data tidak berditribusi normal.  Hasil Uji Normalitas diperoleh nilai signifikansi 0,003 < 0,05 yang menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi 0,026 < 0,05 yang menunjukkan data tidak homogen. Pengujian hipotesis menggunakan uji mann whitney diperoleh nilai asymp sig (2-tiled) sebesar 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat perbedaan kemampuan literasi peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan KWL berpengaruh terhadap kemampuan literasi peserta didik kelas IV SDN 1 Telagawaru.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Peningkatan Keterampilan Literasi di SDN 40 Ampenan Annisa Nur Oktaviani; Sukri Sukri; Ilham Handika; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3378

Abstract

kurikulum memegang peranan penting sebagai pengarah tujuan pendidikan kedepannya agar berjalan menjadi lebih baik dan maksimal. Penelitian ini berfokus pada implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 40 Ampenan dan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kontribusi Kurikulum Merdeka terhadap peningkatan keterampilan literasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes literasi, dan dokumentasi dari siswa kelas III dan VI, serta guru dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif, dengan program program seperti membaca puisi dan cerita, kegiatan membaca dalam pembelajaran, dan program “KUBACADAH” berhasil meningkatkan minat baca dan keterampilan menulis siswa. Namun, tantangan dalam pemahaman teks, terutama bagi siswa dengan keterbatasan kosa kata, masih perlu diatasi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu meskipun hasil yang menjanjikan telah dicapai, diperlukan inovasi dalam metode pengajaran dan peningkatan fasilitas pendukung untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
Pengaruh Media Pembelajaran Kahoot Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V SDN 02 Sekongkang Dandi Kharisma Putra; Muhammad Tahir; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3471

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu penunjang untuk mencapai tujuan pembelajaran, dengan media pembelajaran peserta didik dapat mengembangkan minat dan motivasi belajar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Kahoot terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 02 Sekongkang. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif jenis Quasy eksperimen dengan desain non- equaivalent control grup. Populasi dan sampel mencakup seluruh siswa kelas V di SDN 02 Sekongkang yang berjumlah 42 siswa dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk data hasil observasi sementara data hasil tes dianalisis menggunkan uji t sebagai uji hipotesis dan uji prasysrat berupa uji normalitas dan homogenitas. Hasil observasi menunjukan tingkat keterlaksanaan pembelajaran dengan media Kahoot pada kategori baik dengan persentase 90%. Data hasil tes memperoleh selisih rata-rata antara kelompok eksperimen dan kontrol meningkat dari 2,35 menjadi 14,58. Adapun hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi > 0.005 dan hasil uji homogenitas juga diperoleh nilai signifkansi > dari 0.05 yag menunjukkan data homogen. Selanjutnya hasil uji t diperoleh nilai sig. 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti ada perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil analisis data, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Kahoot terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 02 Sekongkang.  
Implementasi Pembelajaran Berbasis Riset, dan Media CTP Pada Pembelajaran Sains: Upaya Mengembangkan Keterampilan Menulis Ilmiah Mahasiswa Muhammad Syazali; I Ketut Widiada; Aisa Nikmah Rahmatih; Hasnawati Hasnawati; Ilmi Solihana Hayati; Baiq Olivia Dwita Elvira
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4171

Abstract

The results of the paper quality assessment show that students' writing skills are still relatively low. This fact is that the number of learning facilities is directly proportional to the writing skills that can be achieved by students. The goal is to analyze the quality of students' science research papers through the implementation of these learning facilities. This pre-experiment research will be conducted on students of PGSD Study Program, FKIP, Mataram University. The sample size is determined by purposive sampling. To obtain data, paper documents are assessed using an assessment rubric. There are a total of 23 indicators that are used as a reference to get a score. The scores obtained from these activities are converted into scores that range from 0 - 100. To get an overview of student skills, data analysis using descriptive statistics was conducted. This includes averages and proportions/percentages. As for comparing the effectiveness of the treatment on. The results of the study show that the degree of mastery of students in writing papers is at a quantitative value of 83.47. This quantitative value has an A grade. In addition, the median of the quantitative data is 83.18. This indicates that at least 50% of students have excellent writing skills. The mode value is even higher at 85.00 with a proportion of 29%. Comparative analysis shows a significant difference with p < 0.05, reinforcing the effectiveness of the PBR model combined with learning media. The t-value, ranging from 9.761 to 25.657, indicates that the difference is highly significant and not coincidental. From this data, it can be concluded that the implementation of the PBR model assisted by CTP media is effective in developing the scientific writing skills of PGSD students.
Pengembangan Bahan Ajar IPAS Bermuatan Ecoliteracy Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Kelas IV SDN 19 Mataram Mela Anggreni; Moh. Irawan Zain; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4678

Abstract

Penggunaan bahan ajar di sekolah dasar yang belum mengintegrasikan kearifan lokal berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap budaya daerah serta tingkat ecoliteracy. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPAS bermuatan ecoliteracy berbasis kearifan lokal suku Sasak pada materi Bab VI “Indonesiaku Kaya Budaya” untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, development, dan dissemination. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh nilai validasi ahli media sebesar 80% dengan kriteria valid dan validasi ahli materi sebesar 93,3% dengan kriteria sangat valid. Uji kepraktisan menunjukkan respons guru sebesar 98% dan respons siswa sebesar 96,46% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMPN 22 Mataram Tahun Pelajaran 2025/2026 Hasnawati Hasnawati; Muhammad Turmuzi; Tabita Wahyu Triutami Triutami
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.11716

Abstract

Contextual learning is directly related to real phenomena. This motivates students to learn more actively, encourages them to think critically, and makes the knowledge learned more meaningful and easy to apply in everyday life. In fact, in learning, students only see, hear and write materials so that learning outcomes are low. This study aims to empirically test the effect of the contextual learning model on the learning outcomes of class VIII students of SMPN 22 Mataram in the 2025/2026 Academic Year. The subjects in this study were class VIII students at SMPN 22 Mataram who were distributed into 2 groups of 43 people, each VIII A with 21 people and VIII B with 22 people. Data collection was carried out using learning outcome tests and student and teacher observation guidelines. The data analysis technique used was the independent sample t test (polled variance). The results of the analysis showed that there was a significant influence of the contextual learning model on the learning outcomes of class VIII students of SMPN 22 Mataram in the 2025/2026 Academic Year. This is indicated by a statistically significant average difference between the two groups with a t-test value of 6.875 > t table 1.681 significance of 0.000 < 0.05. The category of contextual learning influences learning outcomes very significantly with an effect size of 5.74 > 0.8. The results of this study are expected to not only be a theoretical study, but can be implemented in real terms as an applicable solution in overcoming problems in mathematics learning.