Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Model Antenatal Care (ANC) Model WHO 2016 Di Kabupaten Poso Dan Parigi Mautong Provinsi Sulawesi Tengah Lisnawati - lisnawati; Gusman - Arsyad; Fahmi - Hafid; Zainul - zainul
Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.32807/jkp.v13i2.237

Abstract

Antenatal Care (ANC) adalah perawatan oleh profesional kesehatan kepada wanita hamil untuk memastikan kondisi kesehatan terbaik bagi ibu dan bayi selama kehamilan. Belum diterapkannya model ANC WHO 2016 dan bagaimana manfaatnya terhadap pencegahan kematian ibu hamil mendasari penelitian ini dilaksanakan. Desain penelitian prospektif rancangan case control dilaksanakan 12 Juli-26 Nopember 2018, Populasi adalah ibu hamil di Kabupaten Poso dan Parigi Moutong. Sampel sebanyak 36 orang, yang terdiri dari 18 ibu ANC biasa dan 18 Model ANC WHO 2016. Metode simple random sampling, Wawancara dengan kuesioner, Informasi sekunder dari Buku KIA dan audit kematian maternal. Hasil penelitian menunjukkan ANC WHO 2016 lebih dapat diterima oleh ibu hamil yang memiliki umur 25-35 (p-value=0,034). Pengukuran berat dan tinggi badan (p-value=0,003), pengukuran tekanan darah (p-value=0,003), pengukuran lingkar lengan atas (p-value=0,026), pengukuran tinggi puncak rahim (p-value=0,016), asupan Tablet Fe minimal 90 tablet selama kehamilan (p-value=0,003), penentuan letak janin dan denyut jantung janin (p-value=0,003) dan tatalaksana kasus (p-value=0,007). Indikator penting dalam mencegah faktor risiko kematian ibu hamil di Sulawesi Tengah adalah kontak ≥8 kali dan Hb ≥10gr% (p-Value=0,035). Kesimpulan; ANC WHO 2016 lebih dapat diterima oleh ibu hamil yang memiliki umur 25-35 dengan kegiatan sesuai hasil penelitian. Diharapkan agar penelitian ini dapat menjadi pilihan percepatan penurunan angka kematian ibu secara terpadu (Gertak Penkina Menuju Sulteng Akino) agar kepercayaan publik masyarakat tentang pentingnya ANC meningkat
Pelaksanaan Metode Ular Tangga pada Kelas Ibu Hamil Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Tanda Bahaya Kehamilan: Implementation of the Snake and Ladder Method in the Class of Pregnant Women on Increasing Mother's Knowledge about Danger Signs of Pregnancy Mercy Joice Kaparang; Farhah Baharta; Lisnawati Lisnawati
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v4i1.763

Abstract

Introduction: The continuous implementation of classes for pregnant women using the lecture method makes mothers feel bored. The snake and ladder method with several pregnant women as players and midwives as resource persons is expected to be able to provide a new atmosphere in the implementation of the class for pregnant women. The purpose:  Of this study was to determine the effect of implementing the snake and ladder method in the class of pregnant women on increasing the knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy.  Methods:  This type of research is Pre Experiment with a one group pretest-posttest design. The population in this study were all pregnant women in the Mamboro Public Health Center area. The sample is 30 respondents, with a simple random sampling technique using the Slovin formula. Data analysis used the Wilcoxon Signed Rank Test.  Result:  The results showed that there was an increase in knowledge from moderate to good, with the test results obtained a value of P=0,000 that there was an effect of implementing the snake and ladder method in pregnant women's classes on increasing mother's knowledge. Suggestion:  Mamboro health centers are expected to use the research results as a reference source in providing health services, especially activities for pregnant women. ABSTRAK Pendahuluan: Pelaksanaan kelas ibu hamil secara terus menerus dengan metode ceramah membuat para ibu mengalami kejenuhan. Metode ular tangga dengan beberapa orang ibu hamil menjadi pemain dan bidan sebagai narasumber diharapkan mampu memberikan suasana baru dalam pelaksanaan kelas ibu hamil. Tujuan mengetahui pengaruh pelaksanaan metode ular tangga pada kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Metode: Jenis penelitian ini adalah Pre Experimen dengan desain one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di wilayah puskesmas mamboro. Sampel  berjumlah 30 responden, dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus slovin. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dari cukup menjadi baik, dengan hasil uji di peroleh nilai P=0,000 bahwa terdapat pengaruh pelaksanaan metode ular tangga pada kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Saran: Kepada pihak puskesmas Mamboro diharapkan memanfaatkan hasil penelitian sebagai sumber rujukan dalam memberikan pelayanan kesehatan khususnya kegiatan pada kelas ibu hamil.
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Covid-19 Kerjasama Poltekkes Kemenkes Palu dengan Komisi IX DPR RI di Amurang Minahasa Selatan Sulawesi Utara Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Aminuddin Aminuddin; Amsal Amsal; Andi Bungawati; Saharudin Saharudin; Hasanudin Hasanudin; Lisnawati Lisnawati; Zainul Zainul; Junaidi Junaidi; Gusman Gusman; Masudin Masudin; Putu Candriasih; Nurjaya Nurjaya; Elvyrah Faisal; Sumiaty Sumiaty; Muliani Muliani; Anna Veronica Pont; Hanum Sasmita; Irsanty Collein; Taqwin Taqwin; Kadar Ramadhan
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.052 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.1143

Abstract

The Healthy Community Movement (Germas) is a systematic and planned action that is carried out jointly by all components of the nation with awareness, willingness and ability to behave in a healthy manner to improve the quality of life. The purpose of community service is the socialization of healthy community movement in the era of adaptation to new habits of Covid-19 in collaboration with the Poltekkes Kemenkes Palu with Commission IX of the Indonesian House of Representatives in Amurang, South Minahasa, North Sulawesi. The Participatory Action Research activity method is in the form of socialization and education based on theory and practice related to proper and proper hand washing, proper and proper use of masks, distribution of masks, hand sanitizers and soap and COVID-19 vaccination. The Healthy Community Movement socialization presented resource person Felly Estelita Runtuwene, SE Chair of Commission IX DPR RI in Amurang, South Minahasa Regency, North Sulawesi, Monday, October 23, 2021. The participants were 200 people from the South Minahasa community, North Sulawesi Province. After the socialization activity, participants understood Germas better during the Covid-19 period. Implementation of healthy community movement socialization in the Era of Adaptation to New Covid-19 Habits The collaboration between the Poltekkes Kemenkes Palu in Palu and Commission IX of the Indonesian House of Representatives in Amurang, Minahasa, South, North Sulawesi, went well and public health achievements increased.   ABSTRAK Germas merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Tujuan Pengabdian masyarakat adalah sosialisasi Germas di era adaptasi kebiasaan baru Covid-19 kerjasama Poltekkes Kemenkes Palu dengan Komisi IX DPR RI di Amurang Minahasa Selatan Sulawesi Utara. Metode kegiatan Participatory Action Research berupa sosialisasi dan edukasi berbasis teori dan praktik terkait cara mencuci tangan yang baik dan benar, cara memakai masker yang baik dan benar, pembagian masker, hand sanitizer dan sabun serta vaksinasi covid-19. Sosialisasi Germas menghadirkan narasumber Felly Estelita Runtuwene, SE Ketua Komisi IX DPR RI di Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Sulawesi Utara pada Senin 23 Oktober 2021. Peserta sebanyak 200 orang berasal dari masyarakat Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara. Setelah kegiatan sosialisasi, peserta semakin memahami Germas di masa Covid-19. Pelaksanaan Sosialisasi Germas di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Covid-19 Kerjasama Poltekkes Kemenkes Palu dengan Komisi IX DPR RI di Amurang Minahasa Selatan Sulawesi Utara berjalan dengan baik dan capaian kesehatan masyarakat meningkat.  
Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Alam Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Masamba, Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan: Humanitarian Assistance for Victims of Natural Disasters Flash Floods and Landslides in Masamba, East Luwu Regency, South Sulawesi Mustafa Mustafa; Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Aminudin Aminudin; Amsal Amsal; Masudin Masudin; Sova Evie Sova Evie; Kadar Ramadhan; Hamsiah Hamsiah; Junaidi Junaidi; Zainul Zainul; Lisnawati Lisnawati; Putu Candriasih; Nurjaya Nurjaya; Elvyrah Faisal; Linda Linda; Lili Suryani; Sri M. Hasan; Hadriani Hadriani; I Wayan Supetran; Taqwin Taqwin; Andi Bungawati; Saharudin Saharudin; Hasanuddin Hasanuddin
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.1158

Abstract

Monday, July 13th, 2020, Flash floods and landslides have hit the Masamba area, East Luwu Regency, South Sulawesi. The large number of victims and urgent needs and in order to ease the burden on the victims, the Academic Community of the Poltekkes Kemenkes Palu initiated a community service program in Masamba Regency. The purpose of this community service is to show the real action of the social care of the entire Civitas Poltekkes Kemenkes Palu to every disaster that occurs. The Humanitarian Aid Team of the Poltekkes Kemenkes Palu consists of 15 lecturers, staff and students of the Poltekkes Kemenkes palu. The method of implementing this service has four stages including planning to find funds, purchasing the needs of disaster victims, distributing assistance and the last stage, namely meeting the needs of victims. The aid was handed over by the Director of Poltekkes Kemenkes Palu, Palu through the Head of the Center for Research and Community Service to the Head of Disaster Prevention and Management Agency at the Emergency Response Command Post for Flash Floods and Landslides, North Luwu Regency, South Sulawesi Province on July 21, 2020 at the Central Disaster Management Command Post. Masamba Regency, East Luwu, South Sulawesi. The provision of Humanitarian Aid can be carried out properly. Communities victims of Flash floods as beneficiaries have received the assistance. It is recommended for this activity more team members so that the distribution of aid is wider and provides more opportunities for students to get directly involved in humanitarian activities
Program Pendampingan Keluarga Bermasalah Kesehatan sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting Fahmi Hafid; Nasrul Nasrul; Nurjaya Nurjaya; Amsal Amsal; Nurfatimah Nurfatimah; Tjitrowati Djaafar; Herlina Susanto Sunuh; Artika Dewie; Andi Fatmawati Syamsu; Hadriani Hadriani; Dwi Yogyo Suswinarto; Lisnawati Lisnawati; Mardiani Mangun; Fitria Masulili; Baiq Emy Nurmalisa; Sri Restu Tempali; Helena Pangaribuan; Lindanur Sipatu; Fransisca Noya; Dafrosia Darmi Manggasa; Dewi Nurviana Suharto
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022): Oktober - Desember
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.572 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i4.1647

Abstract

The prevalence of stunting in Sigi Regency showed an increase from year to year by 27.67% to 40.7%. The problem of stunting is a multidimensional problem that requires efforts from all parties to overcome it. One of the activities that can be done is to provide assistance to families with health problems or families at risk of stunting so that families can identify, assess, and take action independently accompanied by health workers. The implementation of this activity starts from 22-28 October 2022 in Beka Village, Marawola District. The socialization of the activity was attended by 50 people consisting of the village government, community leaders, PKK women, posyandu cadres, and target families. The targets of this activity are families with stunted children, pregnant women, teenagers/productive age, or breastfeeding mothers. His service activities include measuring body length/height, counseling on stunting, providing additional food, providing developmental stimulation, assisting cadres in filling out KMS, and KB MKJP education for mothers. The results of this activity program were very well appreciated by the local government, there was a change in knowledge about stunting, families who received assistance were very accepting of this activity and realized the importance of preventing stunting from the First 1000 Days of Life (HPK). It is hoped that this activity can take place continuously, families and communities can be independent in preventing stunting. ABSTRAK Prevalensi stunting di Kabupaten Sigi menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun sebesar 27,67% menjadi 40,7%. Masalah stunting merupakan masalah multidimensional sehingga butuh upaya dari semua pihak untuk mengatasinya. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah melakukan pendampingan kepada keluarga dengan masalah kesehatan atau keluarga dengan risiko stunting sehingga keluarga bisa mengenali, menilai, dan melakukan tindakan secara mandiri yang didampingi oleh tenaga kesehatan. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari tanggal 22-28 Oktober 2022 di Desa Beka Kecamatan Marawola. Sosialisasi kegiatan dihadiri 50 orang yang terdiri dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, ibu PKK, kader posyandu, dan keluarga sasaran. Sasaran dari kegiatan ini adalah keluarga yang memiliki anak stunting, ibu hamil, remaja/usia produktif, atau ibu menyusui. Kegiatan pengabdiannya berupa pengukuran panjang badan/tinggi badan, penyuluhan tentang stunting, pemberian makanan tambahan, pemberian stimulasi perkembangan, pendampingan kader dalam pengisian KMS, dan edukasi KB MKJP kepada ibu. Hasil dari program kegiatan ini sangat diapresiasi dengan baik oleh pemerintah setempat, adanya perubahan pengetahuan tentang stunting, keluarga yang mendapatkan pendampingan pun sangat menerima dengan baik kegiatan ini dan menyadari pentingnya pencegahan stunting dari 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinyu, keluarga dan masyarakat bisa mandiri dalam pencegahan stunting.
Co-Authors Abd Farid Lewa Ade Irma Yulianti Gunawan Adhyanti Adinda Adinda Agusrianto Aminuddin Aminudin Aminudin Aminudin Aminudin Amsal Andi Bungawati Andi Fatmawati Andi Fatmawati Syamsu Anna Veronica Pont Ansar Ansar Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Azwar Azwar Baiq Emy Baiq Emy Nurmalisa Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Dewi Nurviana Suharto Dewie, Artika Diah Ayu Hartini Dian Kurniasari Dian Mega Listiawati Diana N. Sinurat Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Dwi Yogyo Suswinarto Dwi Yogyo Suswinarto Eka S. Riyanto Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Erlina Erlina Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Farhah Baharta Firdaus Hi Jahja Kunoli Fitria Masulili Fransisca Noya Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hadriani Hadriani Hadriani Hadriani Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hardin Hardin Hasanuddin Hasanuddin Hasanudin Hasanudin Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasdrini Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman Herlina Susanto Sunuh I Wayan Supetran Indro Subagyo Irawati Tampuyak Irsanty Collein Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Lili Suryani Linda Linda Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Mardani Mangun Mardiani Mangun Masda Masda Masda Masda Masudin Masudin Masudin Masudin Masudin Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Mooammar Safari Muhammad Yani Muliani Mustafa Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurindah Nurindah Nurjaya Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Raoda Raoda Raoda Rina Tampake Ros Arianty Rugayah Said Rusneni Saharudin Saharudin Salman Salman Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sitti Aminah Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Musriniawati Hasan Sri Restu Tempali Sri Sutiwi Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sumarni Sumarni Sumiaty Sumiaty Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Unun Fadliah Wery Aslinda Wijianto Yasmin H Yasmin H Yasmin H Zainul