Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : balarea

PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH DAN PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DI MASJID AHMAD DAHLAN GUNUNG TUJUH KELURAHAN SUKARINDIK KECAMATAN BUNGUR SARI KOTA TASIKMALAYA Hani Handayani; Miftahul Falah; Sri Mulyanti; Asep Setiawan; Yuyun Solihatin; Aida Sri; Titin Suhartini; Fitri Nurlina; Hana Ariyani; eu Kardina; Fawwaz Fawwaz; Fitrah Fitrah
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit the silent killer, hal tersebut karena penyakit hipertensi ini bisa menyerang siapa saja baik usia muda maupun usia tua dan penyakit hipertensi ini apabila dibiarkan dan berlangsung lama dapat mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh lain seperti jantung, otak, mata dan ginjal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan untuk mengatasi hipertensi. Tujuan pengabdian ini memberikan penyuluhan tentang pencegahan komplikasi penyakit hipertensi. Metode yang digunakan dalam pengabdian melalui ceramah, diskusi dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil yang di dapatkan dari total 38 peserta yang dilakukan pengecekan tekanan darah. Ada 5 orang yang termasuk dalam kategori memiliki tekanan darah tinggi dengan rentang sistol 140-170 mmhg dan diastole 100-110 mmhg. Dapat disimpulkan masih ada penderita hipertensi di lingkungan area kelurahan sukarindik. Diharapkan petugas Kesehatan menindak lanjuti segera untuk pasien secara dini.
PENYULUHAN TENTANG CEK GOLONGAN DARAH & KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KELURAHAN MULYASARI RW 014 WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT Asep Setiawan; Yuyun Solihatin; Rossy Rosnawanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini mengetahui Golongan Darah adalah sesuatu yang sangat penting di karenakan itu bisa menjadi cara agar kita bisa menolong keluarga yang membutuhkan donor darah ataupun orang lain yang sedang sangat membutuhkan. Namun di lapangan masih banyak masyarakat yang masih belum mengetahui tentang golongan darahnya. Pada Saat ini pula pergaulan remaja sudah terkontaminasi dengan penyimpangan sosial. Hal ini disebabkan karena pada masa remaja tingkat keingin tahuan meningkat, informasi yang salah dan kurangnya pengarahan dari orang tua menimbulkan berbagai resiko, termasuk masalah kesehatan reproduksi remaja. Oleh karena itu diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk semua kalangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Madrasah Al–Ihsan di kampung Sumurdago RW 014, kelurahan Mulyasari, kecamatan Tamansari, kota Tasikmalaya. Cek golongan darah dilaksanakan pada tanggal 16 April 2018 Pukul 08.00 pagi sampai dengan selesai sedangkan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi di laksanakan pada tanggal 21 April 2018 pukul 15.30 WIB sampai dengan selesai. Yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang cek golongan darah dan kesehatan reproduksi remaja.
PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KELURAHAN MULYASARI RW 014 WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT Asep Setiawan; Yuyun Sholihatin; Rosy Rosnawanti; Ade Ervan Chandra; Anggu Tri Utami
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pergaulan remaja sudah terkontaminasi dengan penyimpangan sosial.
SIMULASI TANGGAP DARURAT BENCANA PADA MASYARAKAT DESA SINDANG JAYA KECAMATAN CIKALONG Hani Handayani; Yuyun Sholihatin; Asep Setiawan; Ida Herdiani; Hana Ariyani; Miftahul Falah; Bayu Brahmantia; Neni Sholihat; Saryomo Saryomo; Rossy Rosnawanty; Indra Gunawan; Neni Nuraeni; Ida Rosidawati; Sri Mulyanti; Nina Pamela Sari; Aida Sri Rachmawati; Tatang Kusmana; Fitri Nurlina; Lilis Lismayanti; Nia Restiana; Usman Sasyari; Oni Sahroni
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menjadikannya sebagai negara yang memiliki lebih kurang 17.504 buah pulau dengan luas. daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2 atau sekitar 70% luas Indonesia merupakan perairan, sedangkan 30% sisanya merupakan daratan. Namun selain diberkahi oleh kekayaan alam yang melimpah, letak Indonesia yang unik ini pun membawa konsekuensi logis bahwa Indonesia merupakan negara dengan memiliki potensi kerawanan bencana geologi yang cukup tinggi dan tersebar dari ujungbarat pulau Sumatera hingga selatan pulau Papua. Hal ini disebabkan oleh letak geologis Indonesia yang dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Sirkum Pasifik sebelah timur (Pasific Ring of Fire) serta berada pada pertemuan tiga lempeng besar dunia yaitu Lempeng Pasifik yang bergerak ke arah baratbaratlaut dengan kecepatan sekitar 10 cm per tahun, Lempeng Indo-Australia yang bergerak keutara-timurlaut dengan kecepatan sekitar 7 cm per tahun, serta Lempeng Benua Eurasia yang bergerak ke arah baratdaya dengan kecepatan 13 cm pertahun
EDUCATIONAL KIT PENCEGAHAN STUNTING DI MASA COVID-19 DI DESA MULYASARI KECAMATAN TAMANSARI WILAYAH KERJA PKM TAMANSARI Neni Nuraeni; Hani Handayani; Asep Setiawan; Neni Sholihat; Ali Firdaus; Ayu Yulia; Deba Yasa Zakiah; Desi Mulyani
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia kejadian stunting masih fluktuatif setiap tahunnya, prevalensi stunting mengalami penuruan dan juga kenaikan. Ini terbukti dari hasil data Riskesdas tahun 2007 (36%), 2010 (35%), 2013 (37,2%), 2015 (29%) (Kemenkes, 2016). Sedangkan tahun 2018 prevelensi stunting mengalami kenaikan kembali yaitu 30,8 % data ini menunjukkan bahwa prevelensi stunting masih diatas target yang ingin dicapai oleh nasional, karena prevalensi stunting di Indonesia tahun 2018 pada anak dibawah usia 5 tahun yang berjenis kelamin laki-laki sering terjadi pada usia 12-35 bulan dengan prevalensi 41,2% pada usia 12-23 bulan dan 43% usia 24-35 bulan. (Riskesdas, 2018). Direktorat Gizi Masyarakat Kemenkes RI (2018) menunjukkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017 prevalensi stunting pada balita di Jawa Barat berjumlah 29,6% yaitu sebanyak 9,8% mempunyai status gizi sangat pendek dan 19,8% pendek. Data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya 2018 menunjukkan angka stunting di Kota Tasikmalaya berjumlah 5.290 kasus yang tersebar di 21 Puskesmas. Upaya pencegahan stunting merupakan prioritas nasional pemerintah Indonesia. Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Program prioritas dalam pencegahan stunting meliputi percepatan pengurangan kemiskinan, peningkatan pelayanan kesehatan dan gizi masyarakat, pemerataan layana pendidikan berkualitas, peningkatan akses terhadap perumahan dan pemukiman layak, serta peningkatan tata kelola layanan dasar (Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, 2017)
Pendidikan kesehatan tentang menarche pada siswi kelas 4 di SDN 1 Cilolohan Neni nuraeni; Sri mulyanti; Hani Handayani; Ida Herdiani; Asep Setiawan; Indra Gunawan; Muhammad Saefulloh; Nita Nuriwyani; Hilma Putri Maulinda
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3711

Abstract

Remaja yang mengalami menarche biasanya mengalami ketakutan dan kecemasan. Datangnya haid pertama membuat remaja merasakan kebingungan kesedihan, cemas, stres, sampai dengan mudah marah dan emosional  bahkan tertekan dan menolak terkait datangnya menstruasi. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan unutk meningkatkan pengetahuan tentang menarche dan juga meningkatkan kesiapan siswi kelas 4 SD Negeri 1 Cilolohan dalam mengahdapi menarche pertama. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini dengan pendekatan partisipasif dan komunikasi individual, artinya siswi diajak untuk memahami teori, kemudian dilakukan pendekatan secara person dan didampingi untuk mendukung pelaksanaan praktik. Pengabdian ini dilakukan di SDN 1 Cilolohan pada siswi kelas 4 berjumlah 40 siswa di Kota Tasikmalaya. Hasil yang didapat bahwa terdapat perubahan antara pengetahuan siswi tentang menarche di SDN 1 Cilolohan Kota Tasikmalaya sesudah diberikan pnyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang menarche efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswi untuk menigktakn kesiapan mereka menjelang menarche. Kegiatan ini memperoleh respon yang positif dari pihak sekolah dan juga para siswi yang sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Disarankan guru melakukan Pendidikan kesehatan tentang menarche yang berkala kepada siswi yang akan menjelang menarche pertama
Edukasi Pasien Dan Keluarga Terkait Keselamatan Pasien Di Rsud Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Usman Sasyari; Aida Sri Rachmawati; AsepSetiawan; Alden JS; Icep A; M Aziz; Fifi FA; Intan AB; Amelia NF; Aulia PM; Kristia SS
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3956

Abstract

Keselamatan pasien merupakan isu utama global. Kerugian yang ditimbulkan akibat tidak memperhatikan keselamatan pasien cukup besar. Banyak pasien mengalami kejadian membahayakan yang tidak disengaja dari perawatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Perawat sebagai salah satu profesi yang berada di front liner pelayanan harus bertanggung terhadap keselamatan pasien. Oleh karena itu perlu penanganan untuk mengatasi permasalahan tersebut salah satunya dengan edukasi. Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi tentang keselamatan pasien dilingkungan rumah sakit, baik pasien maupun keluarga. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan evaluasi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan edukasi seluruh peserta memahami tentang keselamatan pasien dilingkungan rumah sakit. Disarankan edukasi ini dilakukan secara konsisten, sehingga dapat menurunkan kejadian tidak di harapkan pada pasien dan keluarga.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Dan Manfaat Pemberian Jus Tomat Untuk Menurunkan Hipertensi Di Sukamaju Rw 03 Kelurahan Mulyasari Kota Tasikmalaya Tahun 2023 Gilang sepriangga nuryudi; Asep Setiawan; Ida Rosidawati; Usman Sasyari; Yuyun Solihatin; Rosy Rosnawanti; Saryomo; Mailina Fadilatie; Ria Febriyani; Lintang Suci Cahya Utami; Rida Nurafiah; Rahmi Sabarini Aryati; Yuni Shopianti; Alvi oktaviana; Mochammad Wildan Syahbani; Indri Chaerusaeni; Gema Adha Febriyanto; Acep Zamzam Hidayat
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4362

Abstract

Pengetahuan kesehatan memiliki pengaruh terhadap perilaku sebagai hasil jangka menengah dari pendidikan kesehatan. Salah satu contoh penting adalah pengetahuan tentang hipertensi, karena hipertensi merupakan faktor resiko utama penyebab kematian. Warga RW 03 Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari memiliki pengetahuan kurang tentang hipertensi. Oleh karena itu penting dilaksanakannya penyuluhan tentang hipertensi untuk meningkatkan pengetahuan warga. Adapun terapi non farmakologi yang diberikan untuk membantu menurunkan tekanan darah yaitu dengan diberikannya jus tomat.Tahap awal dari penelitian ini yaitu perencanaan awal, persiapan presentasi, serta pengaturan fasilitas dan mempersiapkan alat. Peran peneliti pada penyuluhan ini yaitu, moderator, notulen, observer dan faslilitator. Bahasa yang digunakan selama penyuluhan sudah komunikatif dalam penyampaiannya.  Berdasarkan pengabdian di masyarakat RW 03, ditemukan permasalahan yaitu ada beberapa orang yang mengalami Hipertensi. Maka dari itu diadakan penyuluhan di wilayah RW 03. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa kegiatan penyuluhan tentang Hipertensi dan pemberian Jus Tomat. Pada saat penyuluhan pun mahasiswa secara langsung membuatkan jus tomat dan membagikannya kepada warga yang hadir dalam acara penyuluhan tersebut. Dalam pengabdian di masyarakat ini khusunya Rw 03, didapati masalah fokus yang dominan yaitu hipertensi. Maka dilakukanlah penyuluhan kesehatan Hipertensi dan terapi non farmakologi untuk menurunkan hipertensi yaitu pemberian terapi Jus Tomat.