Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Pegawai Klinik Suherman dalam Perawatan Jenazah Sesuai Standar Keislaman Siti Nursyamsiyah; Dhian Wahana Putra; Bahar Agus Setiawan; Hairul Huda
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v5i2.4597

Abstract

Keterampilan perawatan jenazah merupakan pengetahuan penting yang wajib dipelajari oleh semua orang. Tidak pandang laki-laki dan perempuan, tua atau muda. Karena perawatan jenazah merupakan fardhu kifayah yang harus dipenuhi oleh umat muslim. Banyak peserta belum memahami betul terkait dengan perawatan jenazah khususnya dalam memandikan jenazah baik pada aspek teoritis maupun praktis. Sehingga pelaksanaan pengabdian ini penting sekali dilakukan mengingat mereka semua adalah sebagai perawat yang akan mengabdi di masyarakat. Dalam konteks di masyarakat perawatan jenazah harus sesuai dengan tuntutan syariat Islam baik dalam proses memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan. Pegawai klinik Suherman sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan dan seringkali menjadi pihak pertama yang berhadapan langsung dengan jenazah di klinik. Namun berdasarkan hasil wawancara dengan kepala bagian disampaikan bahwa sebagian mereka belum memahami betul terkait dengan perawatan jenazah sesuai dengan syariat, sehingga berpotensi akan berdampak pada kesalahan prosedur dan pelayanan. Maka dari itu diperlukan program kajian perawatan jenazah secara sistematis dan implementatif. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan melalui 4 tahapan yaitu observasi awal, pelaksanaan sosialisasi perawatan jenazaah pada semua pegawai klinik Suherman dilanjutkan dengan evaluasi dan refleksi. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan pemahaman pegawai klinik Suheman bukan hanya pada aspek teoritis namun mampu mempraktikkan perawatan jenazah dengan baik mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan dan mnguburkan. Bahkan mereka mampu menjawab tantangan yang terjadi yang dihadapi pada saat perawatan jenazah. Sehingga dapat dikatakan pegawai klinik Suherman dapat memberikan pelayanan secara holistik.
Edukasi Pemilahan Sampah Berbasis Praktik dalam Pembentukan Perilaku Peduli Lingkungan pada Siswa SDN Jubung 02 Ahmad Fadil Maulidi Rahman Rahman; Indra Wahyu Widyatama; Aprilia Dewi Almaulum; Novita Adelia Trisna Dewi; Siti Nursyamsiyah
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v6i1.5427

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dasar masih menjadi tantangan yang berdampak pada kebersihan dan kesehatan lingkungan. Rendahnya kebiasaan memilah sampah sejak usia dini serta minimnya edukasi terstruktur menyebabkan siswa belum mampu membedakan sampah organik, anorganik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) secara tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku peduli lingkungan sehat melalui edukasi pemilahan sampah di SDN Jubung 02 Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif melalui tahapan observasi, wawancara, penyuluhan, dan praktik langsung pemilahan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kognitif siswa mengenai klasifikasi sampah, peningkatan keterampilan dalam memilah sampah secara benar, serta munculnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Pendekatan berbasis praktik terbukti efektif dalam mendorong internalisasi nilai peduli lingkungan. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi pemilahan sampah sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk budaya sekolah yang peduli lingkungan dan berkelanjutan apabila didukung oleh fasilitas dan komitmen institusi.
STRENGTHENING THE MODERN LEADERSHIP OF THE MUHAMMADIYAH STUDENT ASSOCIATION ORGANIZATION Saipul Wakit; Siti Nursyamsiyah; Muhammad Ihsan Dacholfany; Margiyono Suyitno
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Muhammadiyah Student Association (IPM) is a student cadre organization that plays a strategic role in developing leadership at the secondary school level. Advances in science and technology and the demands of the disruptive era require student organizations to develop adaptive leadership models with integrity, while remaining grounded in Islamic values ​​and the principles of the Muhammadiyah organization. Therefore, strengthening modern leadership is necessary so that IPM cadres have an adequate understanding of leadership values, models, ideologies, principles, and systems that are relevant to current developments. Modern leadership strengthening activities are carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The implementation phase uses interactive lectures, discussions, role-playing, and case studies. This approach is used to provide participants with conceptual understanding and practical experience in identifying and resolving organizational leadership issues based on Islamic values ​​and Muhammadiyah principles. The activities demonstrated an increase in participants' cognitive understanding of leadership values, principles, models, and systems that are in accordance with Muhammadiyah organizational rules. Participants also demonstrated an increased ability to understand the characteristics of modern leadership and connect them with Islamic values ​​in organizational practice. Furthermore, the activity strengthened participants' belief that Islamic leadership should not be understood solely as a normative concept, but should be implemented in attitudes, decision-making, responsibility, role-modeling, and organizational activities. The results of the activity demonstrated that strengthening leadership through a combination of lectures, discussions, role-plays, and case studies can help participants integrate modern leadership understanding with Islamic values ​​and Muhammadiyah principles. Thus, the leadership of IPM cadres is not only directed at organizational management skills but also at developing the character of leaders with integrity, adaptability, responsibility, and the ability to serve as role models.