p-Index From 2021 - 2026
8.355
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

USULAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN KERUPUK PADA UKM “DWI PUTRA” GRESIK DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS SWOT DAN QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks) Agus Ari Kurniawan; Elly Ismiyah; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.565 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2603

Abstract

UD. Dwi Putra merupakan salah satu UKM yang bergerak dibidang pembuatan kerupuk bawang. Dalam proses pemasaran produknya UD. Dwi Putra mengalami permasalahan, yaitu ketidaksatabilan dalam penjualan. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT Matriks IFE-EFE dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) dengan pendekatan Matriks IFE-EFE untuk mengidentifikasi faktor-faktor Internal dan Eksternal yang berpengaruh dalam penjualan produk. Tujuan dari Matriks IFE-EFE untuk mngetahui nilai peringkat dan nilai bobot untuk diteruskan pada metode berikutnya yaitu QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks). Dari metode diatas diperoleh hasil strategi pemasaran produk kerupuk bawang yaitu terdapat di kelas Lima yang mana pada kelas ini yaitu strategi mempertahankan dan memelihara (hold and maintain). Kelas tersebut berasal dari nilai total skor bobot matrik IFE (2,388) dan nilai total skor bobot matriks EFE (2,367).
PERENCANAAN PRODUKSI PADA PRODUK DIOCTYL PHATALATE (DOP) dan DIISONONYL PHATALATE (DINP) MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING Moh Rizqi; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.339 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2829

Abstract

PT Petronika Gresik sebagai perusahaan nasional pertama yang memproduksi Dioctyl Phtalate (DOP) dan Diisononyl Phatalate (DINP) ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan industri plastik atau PVC, dan mendorong pertumbuhan industri hulu seperti Octanol dan Phthalic Anhydride.Permintaan pelanggan dapat tepenuhi seluruhnya di dalam rencana produksi jika didukung oleh kapasitas produksi yang sesuai dengan kebutuhan produksi. Rencana produksi dapat dengan mudah direalisasikan apabila permintaan pelanggan bersifat konstan. Permintaan produk DOP dan DINP di PT Petronika tidak bersifat konstan atau selalu mengalami fluktuasi.Langkah pertama yakni melakukan peramalan permintaan periode 2019 dengan menggunakan Minitab 17.0 selanjutnya membuat model Goal Programming dan menginputkan ke dalam Lingo 17.0 dan penentuan ukuran produksi yang optimal. Dari pengumpulan dan pengolahan data yang dilakukan didapatkan hasil peramalan permintaan dan perencanaan produksi yang optimal dari penyelesaian Goal Programming periode Januari-Desember 2019
USULAN PENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KINERJA LINGKUNGAN DENGAN METODE GREEN PRODUCTIVITY PADA WASTE WATER TREATMENT (Studi Kasus PT. Petrokimia Gresik) Sudirman Sudirman; Pregiwati Pusporini; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 1 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.718 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i1.2041

Abstract

Pengolahan limbah cair di Departemen III B PT Petrokimia Gresik bertugas melakukan pengolahan limbah cair hasil dari semua pabrik yang ada di pabrik III B, adanya ketidaksesuain proses pengolahan mengakibatkan hasil olahan dibawah standar BAPEDAL. Produktivitas selama bulan januari - juni 2018 sebesar 17,17% dan indeks EPI -8.282,1 yang menunjukan kinerja lingkungan buruk. Penelitian ini mengaplikasikan konsep Green Productivity dengan harapan bisa meningkatkan produktivitas dan kinerja lingkungan serta memberikan keuntungan bagi perusahaan. Perbaikan yang dilakukan yaitu dengan cara Getting started mengumpulkan berbagai informasi yang dibutuhkan, memahami diagram alir proses pengolahan limbah, planning mengukur tingkat produktivitas dan kinerja lingkungan saat ini, mencari akar penyebab permasalahan melalui brainstorming. Generation and evaluation menyusun alternatif perbaikan. Menghitung estimasi kontribusi terhadap produktivitas, kinerja lingkungan dan aspek finansial. Rancangan perbaikan yang dihasilkan terdiri dari dua alteratif yaitu alternatif 2 dengan cara peningkatan kapasitas cushion pond dari ±1.680 m3 menjadi ±4.480 m3 dan peningkatan dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan biaya sebesar Rp. 16.767.500, sedangkan untuk alternatif 1 dengan cara penambahan tangki air 200m3 seharga Rp. 498.288.000 dengan biaya operasional sebesar Rp. 6.000.000 perbulan. Pembuatan jadwal pembersihan pH dtector dan pelatihan pemahaman proses coagulasi wajib di aplikasikan karena tidak memilki biaya. Diharapkan dari perbaikan yang dilakukan dapat meningkatkan produktivitas menjadi 45,47%. Sedangkan dari segi analisis finansial nilai NPV 20 tahun alternatif 1 sebesar Rp. 46.025.564.000 dan alternatif 2 sebesar Rp. 46.581.076.420.
USULAN STRATEGI PEMASARAN PADA PRODUK TAS RANSEL DI UKM UD.RISSLIN DENGAN METODE SWOT DAN QSPM Said Salim Dahda; Muhammad Syaifudin; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 3 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.839 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i3.3868

Abstract

Berkembangnya bisnis dalam era globalisasi mengalami peningkatan, meningkatnya persaingan antar perusahaan yang semakin tinggi menyebabkan perusahaan harus mengembangkan strategi pemasaran untuk menarik minat konsumen dan mempertahankan kelangsungan dalam menghadapi persaingan. Penelitian ini menggunakan metode pengolahan data berupa Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats(SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix(QSPM). SWOT digunakan untuk mengukur kondisi internal dan eksternal, berupa kekuatan dan kelemahan yang dibuat dalam matriks IFE dan peluang dan ancaman yang dibuat dalam matriks EFE. Tahap pertama pembobotan, rating dan perhitungan nilai tertimbang dari matriks IFE dan EFE, selanjutnya perumusan strategi pemasaran dengan matriks Internal Eksternal dan SWOT, dan tahap terakhir adalah tahap memilih alternatif strategi dengan metode QSPM yang merupakan metode untuk menentukan strategi alternatif secara objektif berdasarkan faktor kunci kesuksesan internal dan eksternal yang telah diidentifikasi sebelumnya. Tahap input yaitu membuat matriks IFE dan EFE. Tahap pencocokan menggunakan matriks SWOT dan tahap keputusan menggunakan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan alternatif strategi yang diperoleh yaitu mengganti bahan dengan bahan yang relatif lebih murah dengan kualitas yang hampir sama untuk bersaing dengan produk dari industri lain(S9)
ANALISIS PENGUKURAN RISIKO KELELAHAN DAN BEBAN POSTUR TUBUH PADA OPERATOR PREMOLDING DENGAN PENDEKATAN METODE JSI DAN QEC DI PT. MK PRIMA INDONESIA Muhammad Taufiqul Ihsan; Nina Aini Mahbubah; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 3 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.265 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i3.2622

Abstract

Musculoskelletal disorder merupakan risiko terbesar dari pekerjaan yang dilakukan secara manual. Proses produksi Dist Pad di PT MK Prima Indonesia dilakukan secara berulang ulang selama 8 jam perhari menyebabkan permasalahan kelelahan dan cedera otot. Hasil Kuesioner NBM yang disebabkan pada operator produksi Disk Pad menunjukkan bahwa terdapat keluhan sakit pada tubuh bagian atas antara lain punggung, leher, pergelangan tangan dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelelahan kerja dikarenakan postur kerja pada pekerjaan premoulding yang dimulai dengan menimbang material dengan menggunakan gelas takar, kemudian menuang material kedalam cetakan. Metode Job Strain Index dan Quick Exposure Level merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data 5 sampel operator premolding. Hasil perhitungan menggunakan metode JSI menunjukkan bahwa nilai exposure score pada sub aktivitas 1 yaitu menimbang material dengan menggunakan gelas takar sebesar 4,5 sedangkan untuk sub aktivitas 2 menuang material kedalam cetakan bernilai 1,12. serta dapat di ambil kesimpulan untuk nilai sub aktivitas 1 dan sub aktivitas 2 berada dalam posisi < 3 dengan keterangan pekerjaan yang diamati cukup aman Sedangkan hasil perhitungan menggunakan metode QEC menunjukkan bahwa nilai Exposure level untuk sub aktivitas 1 sebesar 54.939% dengan keterangan perlu dilakukan penelitian untuk tindakan lebih lanjut dan dilakukan perubahan. sedangkan untuk sub aktivitas 2 sebesar 52.469% dengan keterangan perlu dilakukan penelitian untuk tindakan lebih lanjut dan dilakukan perubahan. Hasil penelitian tersebut di harapkan dapat menjadi masukan untuk perusahaan kemudian penelitian selanjutnya guna dapat meminimalisali terjadinya risiko cidera terutama pada tubuh bagian atas. sehingga dapat meningkatkan performancesi dari pekerja itu sendiri
PERENCANAAN PROYEK PEMBUATAN HYDRANT HOUSE MENGGUNAKAN METODE PERT-TYPE SYSTEM PADA DEPARTEMEN SIPIL PT XYZ Muhammad Harits Fakhruddin; Elly Ismiyah; hidayat hidayat
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 2 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.487 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i2.3670

Abstract

Proyek Hydrant House adalah jenis proyek konstruksi yang membuat area tanki tandon air bawah tanah, beserta instalasi pompa utamanya. Proyek Hydrant House tersebut akan dikerjakan oleh tim internal perusahaan, yaitu Departemen Sipil PT XYZ. Terkait lama pengerjaan proyek Hydrant House, pihak manajemen memberi target selama kurang lebih 3 bulan. Namun, lama waktu tersebut dapat ditinjau ulang dengan catatan Departemen Sipil PT XYZ dapat melampirkan rincian perhitungan schedule dari proyek tersebut. Sejauh ini Departemen Sipil PT XYZ dalam merencanakan proyek hanya berdasarkan metode scheduling sederhana dan pengalaman saja. Perlu dilakukan perencanaan yang lebih sistematis dan terukur agar dapat mencegah terjadinya permasalahan di kemudian hari. Jadi, dalam melakukan penelitian terkait perencanaan proyek, penulis akan menggunakan metode PERT-Type System. Dari penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan, yaitu : terdapat tiga level (proyek, tugas, sub-tugas) dari proyek Hydrant House dan dari tiga level tersebut terdiri dari 34 sub-tugas. Terkait lama proyek dapat terselesaikan adalah selama 120 hari, dengan probabilitas keberhasilan sebesar 12%. Oleh karena itu, penulis memberi opsi peluang keberhasilan terselesainya proyek sebesar 95% adalah selama 139.23 hari atau 140 hari. Jadi, agar dapat tercapai penyelesaian proyek, maka proyek paling tidak harus dikerjakan selama 140 hari. Karena probabilitas penyelesaian 140 hari lebih besar (95%), jika dibandingkan dengan probabilitas penyelesaian 120 hari (12%). Kemudian diketahui lintasan kritis pada proyek Hydrant House adalah yang dilalui oleh alur 1-6-7-8-9-10-11-12-13-14-15-16-17-18-19-20-22-23-24-25-26-27-29-30-31
PENERAPAN METODE TAGUCHI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK UKM MAKANAN KHAS SIDAYU BONGGOLAN Abdul Muid; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.454 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2610

Abstract

Bonggolan adalah salah satu kuliner jajanan khas Sidayu, Kota Gresik, tepatnya di daerah Kecamatan Sidayu. UKM Bu Yuyun mengalami penurunan pada penjualan dikarenakan terjadi keluhan dari para konsumen diantaranya seperti keluhan tentang rasa, aroma dan teksur yang belum sesuai dengan keinginan konsumen. Metode taguchi adalah metode yang digunakan untuk perbaikan dan pengendalian kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bonggolan dengan mengidentifikasi faktor dan level yang berpengaruh dan menentukan perbandingan komposisi yang sesuai dengan keinginan konsumen. Faktor-faktor yang digunanakan yaitu tepung tapioka, ikan, garam, bawang putih dan lama pemasakan. Level yang digunakan yaitu 2 level dengan karakteristik kualitas yang digunakan pada respon rasa adalah LTB (Large The Better) untuk karaktteristik respon aroma dan respon tekstur adalah STB (Small The Better). Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon rasa yaitu tepung tapioka level 1, ikan level 2, garam level 1, bawang putih level 1 dan lama pemasakan level 1. Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon aroma yaitu tepung tapioka level 2, ikan level 1, garam level 2, bawang putih level 2 dan lama pemasakan level 2. Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon tekstur yaitu tepung tapioka level 2, ikan level 1, garam level 2, bawang putih level 2 dan lama pemasakan level 2.
ANALISIS PERANCANGAN FASILITAS KERJA PENGUPASAN ARI KULIT KELAPA DENGAN PRINSIP ERGONOMI DI UKM KELAPA TIGA PUTRA muhammad almuhtadi billah; Dzakiyah Widyaningrum; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 4 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.611 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i4.4118

Abstract

Di UKM kelapa tiga putra proses produksi masih menggunakan tenaga manusia. Proses pengupasan kulit kelapa masih dilakukan secara konvensional dan belum menerapkan prinsip ergonomi. Tujuan Mengidentifikasi keluhan yang mempengaruhi musculoskeletal disorders menggunakan kuesioner (nordic body map) Menentukan atribut yang mempengaruhi keluhan pekerja pengupasan kelapa dengan menggunakan metode REBA Merancang alat bantu pengupasan ari kulit kelapa. supaya ergonomi sehingga bisa mengurangi resiko MSDS pada pekerja. Metode yang digunakan REBA untuk menganalisis postur tubuh pekerja mulai dari punggung, leher, kaki, lengan atas, lengan bawah, pergelangan. kuesioner (nordic body map) untuk mengetahui keluhan yang dialami pekerja pengupasan kulit kelapa dan antropometri digunakan sebagai ukuran alat yang akan dirancang dengan memnentukan percentil antropometri.Hasil kuesioner NBM total Skor Individu, ketiga pekerja memiliki resiko sedang artinya Mungkin diperlukan tidak dikemudian hari. hasil penilain postur kerja memeliki resiko skor reba adalah 10. Tergolong tinggi atau segerah diperlukan perbikan posisi postur tubuh pada proses pengupasan kulit kelapa. Selanjutnya akan merancang alat yang sekiranya bisa mengurangi resiko pada pekerja menggunakan metode antropometri, pada penilain postur tubuh akhir setelah menggunakan alat pengupasan kulit kelapa yang telah dirancang dengan dibantu mesin dinamo dan pisau penggiling, pekerja memiliki skor 2 yang tergolong rendah artinya tidak perlu adanya perbaikan posisi kerja.
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN PIER HEAD DI LOKASI JALAN TOL KRIAN – MANYAR GRESIK DENGAN METODE FUZZY LOGIC APPLICATION FOR SCHEDULING DAN PERT Rifki Apriyoga Prasetyo; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.479 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2596

Abstract

Perencanaan dan penjadwalan merupakan bagian penting untuk menentukan keberhasilan suatu proyek. Masalah yang sering dihadapi dalam sebuah proyek adalah terjadinya ketidaksesuaian antara rencana awal dengan realisasi yang ada dalam pelaksanaan proyek, seberapa baik pun perencanaan awal tidak menutup kemungkinan terjadi perubahan yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian. Penelitian ini menggunakan metode penjadwalan dengan mengakomodasi ketidakpastian durasi menggunakan metode Fuzzy Logic Application For Scheduling (FLASH) untuk mengetahui kemungkinan terselesainya proyek. FLASH merupakan metode penjadwalan dengan tetap mengakomodasi ketidakpastian, FLASH menggunakan terminologi posibilitas dari pada probabilitas untuk mengekspresikan ketidakpastian. Hal ini menjadikan. FLASH lebih terbuka dalam hal ketidakpastian, FLASH juga menganalisis semua jalur untuk menghasilkan posibilitas suatu total durasi proyek yang diharapkan dan melakukan perbandingan hasil perhitungan dengan metode PERT. Hasil akhir dari pengembangan penelitian menggunakan metode fuzzy didapatkan waktu dari jadwal yang dihasilkan waktu pelaksanaan proyek Pier head seksi II Bunder dapat diketahui bawah proyek tersebut dapat diselesaikan dalam waktu (51,69,89) hari kerja, dengan nilai defuzzyfikasi 62 hari dari 65 hari kerja yang telah ditentukan kontraktor, dari hasil analisis perbandingan antara metode Fuzzy dengan PERT didapat waktu penyelesaian yang berbeda akan tetapi selesai waktu dari kedua penyelesaian tidak terlalu jauh. Untuk metode PERT menghasilkan durasi pengerjaan selama
ANALISIS PENDEKATAN LEAN SIX SIGMA UNTUK MEMINIMALISIR WASTE PADA PROSES PRODUKSI PIPA PVC (Studi Kasus: PT. XYZ) Muhammad Rif'an; Deny Andesta; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 3 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.77 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i3.2627

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi pipa jenis PVC dan HDPE. Pada proses produksinya masih sering ditemukanya suatu pemborosan (waste). Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan konsep Lean Six Sigma melalui upaya peningkatan terus-menerus untuk mengidentifikasi dan meminimalisir waste. Tahapan penelitian ini berdasarkan siklus define, measure, analyze, improve dan control (DMAIC). Kemudian tools Failure Mode and Effect Analyze (FMEA) digunakan untuk rekomendasi usulan perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan teridentifikasi 7 jenis waste yang terjadi pada proses produksi yaitu waste defect, waiting, inventory, overproduction, transportasi, EHS, dan Excess processing. Dan yang memiliki ranking tertinggi urutan ranking 1 sampai 3 yaitu waste defect (nilai rata-rata 4.4), waste overproduction (nilai rata-rata 3.2), dan waste waiting (nilai rata-rata 3). Rekomendasi usulan perbaikan yang diberikan berdasarkan nilai RPN tertinggi untuk masing-masing waste adalah rank 1 untuk waste defect hangus (RPN= 336) dari potensi penyebab setting suhu tidak sesuai, dan usulan perbaikanya yaitu perlu dilakukan controlling secara berkala terhadap bahan baku yang masuk pada mesin dengan setting suhu yang sesuai. Rank 1 untuk waste defect melengkung (RPN= 288) dari potensi penyebab pada PIN DIES tidak sesuai, dan usulan perbaikanya yaitu harus melakukan pemasangan dan penyetelan dengan maksimal. Rank 1 untuk waste defect tebal tidak rata (RPN= 392) dari potensi penyebab metode setting kecepatan mesin extruder dan haul off tidak sesuai, dan usulan perbaikanya yaitu diusulkan pihak perusahaan melakukan control pada kecepatan mesin extruder dan haul off secara berkala. Rank 1 untuk waste overproduction (RPN= 336) dari potensi penyebab karena produksi tidak mengacu pada jadwal. Dan usulan perbaikanya yaitu sebaiknya produksi harus mengacu pada jadwal yang sudah ditentukan. Rank 1 untuk waste waiting (RPN= 210) dari potensi penyebab mesin yang sudah tua. Dan usulan perbaikanya yaitu diusulkan hendaknya pihak perusahaan melakukan pembaruan pada mesin.
Co-Authors ., Suhartini Abdul Muid Achmad Najibur Rochman Adam Bagus Kurniawan Adi Karionugroho Agus Ari Kurniawan Ahmad Fahrul Sholeh Ahmad Fauzal Ibnu Amalik Ahmad Fauzal Ibnu Malik Ahmad Rido M Ahmad Sukma Amrul Mukmin Akhmad Ferdy Firmansyah Akhmad Wasiur Rizqi Ali Gunawan Alif Putra Awanda Alwan, Mohammad Rizki I’zaz Andrik Duwi Satrio Anjas Herlangga Putra Arif Rubihanto Arif, M. Rifqi Astri Cahya Utami Dahda, Said Salim delta medika Juniarto Denni Aditama Eko Samsudin Deny Andesta Dhartikasari, Efta Dwi Tirta Sutrisno Arwanda Dzakiyah Widyaningrum Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Fahrizal Hamdani Fajar Samharil Fathoni, Muhammad Zainudin Fathurrozi, Muhammad Febriani, Nabilah Dwi Fhahillal, Wildan Dwi Firmansyah, Mohammad Rifqi Firmansyah, Muhammad Aldy H, M Syafiiuddin hari bahari Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat, _ Ismi, Elly Khalabi Lathif, Muhammad Kiki Amilia Lilis Ratna Sari M. Bachtiar M. Fauzan Eksando Pramaisyah Manzilatul Firdaus Misbah Mochamad Hanif Burhanudin Moh Rizqi Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Moh. Nuruddin Mughni Murtadlo muhammad almuhtadi billah Muhammad Fauzan Amir Muhammad Harits Fakhruddin Muhammad Irfan Maruf Muhammad Maulidun Na’am Muhammad Qowiyuddin Muhammad Rif'an Muhammad Saekan muhammad syaifudin Muhammad Syaifudin Muhammad Taufiqul Ihsan Muhammad Yusuf Bachtiar Muhammad Zainuddin Fathoni Muhammad Zainur Ridlo Ndaru Singgih Pratama Nina Aini Mahbubah novi miranda sari Novita Ayu Isro'ah Novita Lisdawanti Nugroho, Rizal Dwi nuruddin, mochammad Nurul Fajria, Miranti Dewi Sartika Octavia Vanessa Wiyose Permatasari, Putri Ayu Prasetya, Alfadito Noval Pregiwati Pusporini Puspitasari Puspitasari Putra, Bayu De Wanda Putri Aprilia Rahmad Syaiful Rohman riau mustaqim Rifki Apriyoga Prasetyo Rifky Maulana Yusron Rifqi Dhiaul Firdaus rizky bagus kuncoro Rizqi, Akhmad Rohmat -, Rohmat Said Salim Dahdah Salim Dahda, Said Samudra, Akbar Ridhlo Sara Ramadona Setyawan, Mega Siswanto Siswanto Siti Inayah Siti Zuriatul Fittriyah Soffiana Agustin, Soffiana Sudirdjo, Poerwo Sudirman Sudirman Suhartini ., Suhartini syafitra bayu aji Syahputra, Ivan Sya’adah, Alfiatus Widhahul Marwah Wijaya, Muchammad Sandy Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro Yogi Yusron Arif yovi miftahul huda Zulfikar Alwasly