Claim Missing Document
Check
Articles

USULAN STRATEGI PEMASARAN PADA PRODUK TAS RANSEL DI UKM UD.RISSLIN DENGAN METODE SWOT DAN QSPM muhammad syaifudin; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 4 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.427 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i4.3950

Abstract

The development of business in the era of globalization has increased, the increasing competition between companies is getting higher, causing companies to have to develop marketing strategies to attract consumer interest and maintain continuity in the face of competition. This study uses data processing methods in the form of Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). SWOT is used to measure internal and external conditions, in the form of strengths and weaknesses made in the IFE matrix and opportunities and threats created in the EFE matrix. The first stage is weighting, rating and calculating the weighted value of the IFE and EFE matrices, then formulating a marketing strategy with an Internal External and SWOT matrix, and the last stage is the stage of choosing alternative strategies using the QSPM method which is a method for determining alternative strategies objectively based on key success factors. previously identified internal and external. The input stage is to make IFE and EFE matrices. The matching stage uses a SWOT matrix and the decision stage uses QSPM. The results showed that alternative strategies were obtained, namely replacing materials with relatively cheaper materials with almost the same quality to compete with products from other industries(S9)
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PADA TOKO BANGUNAN UD SUMBER WANGI DENGAN INTEGRASI SERVICE QUALITY DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (Studi kasus : UD. Sumber Wangi) Rifqi Dhiaul Firdaus; Nina Aini Mahbubah; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.244 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2939

Abstract

Sumber Wangi merupakan suatu usaha jasa yang melayani penjualan barang material bangunan. Badan usaha ini mengalami masalah berupa pelayanan yang kurang baik, ditandai dengan beberapa keluhan pelanggan dan juga perginya pelanggan yang memilih toko lain. Pada penelitian ini akan dilakukan perbaikan kualitas pelayanan dengan metode service quality dan juga diintegrasikan dengan metode quality function deployment. Tahapan penelitian ini diawali dengan membagikan kuesioner kepada pelanggan. Dari kuesioner itu akan diolah dengan metode service quality sehingga dapat diketahui mana atribut pelayanan yang memiliki nilai negatif dan masih belum memenuhi kepuasan pelanggan. Dari atribut dengan nilai negatif inilah selanjutnya diolah dengan metode quality function deployment. Pada metode QFD terdapat berbagai perhitungan matematis dan nantinya dapat dibuat suatu house of quality. Pada HOQ ini terdapat respon teknis yang berisi jawaban atas masalah kualitas pelayanan yang terjadi pada UD. Sumber Wangi. Dari penelitian ini akan diketahui mana atribut layanan yang memiliki nilai gap negatif terbesar yaitu kebersihan ruang tunggu dengan nilai -1,43. Sementara atribut dengan gap negatif terkecil adalah keteraturan antrian pelayanan dengan nilai -0,02. Sementara pada pengolahan data QFD, pada house of quality, respon teknis dengan nilai tertinggi adalah penambahan jumlah dan kelengkapan barang material dengan nilai relative weight and percent sebesar 163.200. Diikuti dengan penambahan sarana hiburan dengan nilai sebesar 140.232. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode servqual sangat berperan dalam menentukan langkah pada metode QFD sehingga respon teknis dapat diterima dengan hasil baik. Sebagai saran untuk perusahaan adalah agar segera menerapkan respon teknis tersebut demi keberlangsungan usaha.
PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING SEBAGAI USULAN UNTUK MEMINIMALKAN WASTE PADA PROSES PRODUKSI KAYU DECKING Ahmad Rido M; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.379 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2830

Abstract

Perusahaan Pengolahan kayu mentah merupakan perusahaan manufaktur yang menghasilkan produk olahan berupa kayu decking yang digunakan untuk lantai out dor . Dalam proses produksinya perusahaan mengalami kendala berupa masih adanya waste diantarnya adanya produk defect yang berimbas pada tidak tercapainya target output produksi dengan kriteria good quality. Dari permasalahan yang terjadi maka bagaimana mengidentifikasi dan memberikan usulan untuk mengurangi pemborosan (Waste) pada lantai produksi. Pedekatan yang digunakan terkait permasalahan yang terjadi di perusahaan ialah Lean Manufacturing, dengan penggambaran Value Stream Mapping. Ientifikasi pemborosan dilakukan dengan kuisioner kemudian hasil pembobotan waste diolah dengan tabel VALSAT. Dari hasil identifikasi didapat bobot waste defect (4,2) uncessasry inventory (3,9), waiting (3,3) excessive transportation (3,1) dan uncessary motion (3,0). Hasil dari tabel VALSAT adalah tools Proses Activity Mapping (110,5), Supply Chain Response Matrix (76,8) dan Quality Filter Mapping (47,8) setelah itu Future Stare Mapping dan Failure Mode and Effcet Analysis dengan nilai RPN tertinggi yang akan diberikan usulan. Pemborosan (waste) dengan nilai RPN tertinggi untuk masing-masing waste, excessive transportation dengan penataan ulang tata letak, defect rework dengan pembekalan operator (breafing) dan monitoring, waitting dengan penambahan operator, unsesary motion dengan kaizen activity dan unsesary inventory dengan pengolahan defect rwork se-segera mungkin
USULAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PADA PROSES PRODUKSI DI PT PACIFIC ANGKASA ABADI DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK (HOR) Ali Gunawan; Elly Ismiyah; Muhammad Zainuddin Fathoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 3 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.31 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i3.3864

Abstract

Dalam perusahaan manufacturing pengelolahan menajemen risiko bukan merupakan suatu hal yang baru melainkan suatu hal yang sangat dperhatikan. PT. Pacific Angkasa Abadi merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi pipa hollow dengan tujuan utama menginginkan target produksi yang telah direncanakan dapat tercapai dengan baik, dengan mengatasi dan mencegah keterjadian potensi risiko yang berpotensi terjadi pada proses produksi pipa Hollow, tujuan penelitian ini adalah melakukan pengendalian management ketrejadian risiko yang lebih efektif serta mendindaklanjuti pencegahan terjadinya potensi risiko serta memitigasi setiap risiko yang berpotensi merugikan bagi perusahan. Proses identifikasi risiko dilakukan dengan teknik pendekatan management risiko berbasis SNI ISO 31000:2011 dan Tools why why analiysis yang menghasilkan sebanyak 27 potensi kejadian risiko 27 agen risiko serta 5 tindakan pencegahan risiko dengan menggunakan metode House of risk yang terbagi atas dua fase HOR 1 dan fase HOR 2 dalam fase HOR 1 menghasilkan urutan prioritas agen risiko yang selanjutnya 27 prioritas dengan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) berdasarkan hasil nilai korelasi perhitungan kejadian risiko dengan agen risiko diperoleh 5 agen risiko yang terpilih berdasarkan perhitungan fase HOR 2 sehingga akan menghasilkan 5 tindakan pencegahan berdasarkan perhitungan dari Efeectiveness to Difficulty Ratio (ETD) dari 5 prioritas risiko yang terpilih akan dilakukan usulan stratergi mitigasi risiko dari setiap agen risiko yang telah ditetapkan sebagai strategi mitigasi risiko pada proses produksi, diharapkan PT. PacificAngkasa Abadi lebih siap dalam menghadapi beberapa potensi risiko yang terjadi didalam perusahaan.
INTEGRASI SERVQUAL DAN KANO MODEL KE DALAM QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAK KUALITAS PELAYANAN INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH IBNU SINA GRESIK Yogi Yusron Arif; Pregiwati Pusporini; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.034 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3222

Abstract

RSUD Ibnu Sina gresik merupakan rumah sakit umum daerah di Gresik yang dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya dengan berpedoman pada Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebagai indikator kinerja utama. Berdasarkan laporan kinerja instansi pemerintah, SKM dari rumah sakit khususnya pada instalsai rawat jalan mengalami penurunan secara signifikan di dua klinik pada 4 semester terakhir yaitu periode 2017 sampai 2018, yang mengakibatkan target tahunan indeks kepuasan masyarakat (IKP) untuk tiap klinik tidak tercapai di semester akhir tahun 2018. Untuk itu pihak rumah sakit perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan didasarkan pada keinginan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien, mengetahui kategori atribut pelayanan dan memberikan usulan perbaikan kualitas pelayanan pada dua klinik di instalasi rawat jalan yang tidak mencapai target IKP tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggabungkan metode servqual dan kano model ke dalam quality function deployment. Servqual diguanakan untuk mengetahui kesenjangan harapan dan kenyataan, kano model untuk pengkategorian atribut dan QFD sebagai usulan perbaikan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 21 atribut pelayanan, dimana terdapat 17 atribut yang memiliki gap negatif di klinik jantung dengan 2 atribut berkategori attractive, 8 one-dimensional, 7 must-be dan 14 atribut di klinik kandungan dengan 2 atribut berkategori attractive, 5 one-dimensional dan 7 must-be. Sehingga terdapat 17 atribut di klinik jantung dan 14 atribut di klinik kandungan yang menjadi voice of customers. Dari hasil analisis QFD terdapat 9 respon teknis dengan 5 prioritas teratas menjadi upaya perbaikan yaitu penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, briefing orientasi kualitas pada tenaga medis, program tenaga medis dan petugas terbaik, rehabilitasi fasilitas gedung dan peralatan pendukung dan pemberian kotak saran dan aduan.
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU FIBER MAT PADA PRODUKSI TANGKI AIR DI CV. SURYA AGUNG ENTERPRISE DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY syafitra bayu aji; Elly Ismiyah; Hidayat hidayat
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 4 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.581 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i4.4307

Abstract

Surya Agung Enterprise (SAE) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur fiberglass terutama dalam produksi tangki air. Perusahaan ini beralamatkan di Jalan Veteran Madya Barat, Kecamatan Kebomas, Gresik. Perusahaan melakukan pemesanan bahan baku apabila stok digudang sudah mulai menipis, jika perusahaan terlalu sering melakukan pemesanan dengan jumlah ukuran yang sedikit maka biaya pesan akan tinggi dan biaya simpan akan rendah, juga sebaliknya apabila perusahaan mengadakan pemesanan dengan jumlah yang tinggi maka biaya pesan rendah dan biaya simpan akan tinggi. Pada proses pembuatan tangki air, CV. Surya Agung Enterprise membutuhkan material atau bahan baku. Perusahaan menggunakan 2 bahan baku utama yaitu jenis Fiber Mat yang digunakan Fiber Mat WR (Woven Roving) 600 dengan ukuran 1 x 65 m = 40 Kg, Fiber Mat 450 dengan ukuran 1 x 66 m = 30 Kg. penjabaran yang dapat di simpulkan dengan berupa point-point penting antara lain adalah Hasil perhitungan menggunakan metode EOQ menunjukan bahwa total kebutuhan bahan baku dari CV. Surya Agung Enterprise diperoleh fiber mat wr 600 sebanyak 57 kg, dengan frekuensi pembelian 10 kali atau 26 hari sekali tiap pemesanan, sedangkan hasil perhitungan EOQ untuk fiber mat 450 sebanyak 70 kg frekuensi pembelian 14 kali atau 26 hari sekali tiap pemesanannya dalam satu periode. Hasil perhitungan Safety Stock yang harus tersedia fiber mat wr 600 adalah 11 kg dan fiber mat 450 sebesar 29 kg. Nilai re-order point atau dimana perusahaan harus melakukan pemesanan kembali saat persediaan sebesar 16 kg untuk fiber mat wr 600 dan fiber mat 450 sebesar 38 kg. Hasil perhitungan persediaan atau Total Inventory Cost (TIC) sebesar Rp. 524.763 sedangkan asumsi perhitungan biaya persediaan perusahaan sebesar Rp. 1.879.226
ANALISIS POSTUR KERJA OPERATOR SABLON KARUNG DENGAN METODE RULA DAN WERA Siswanto Siswanto; Pregiwati Pusporini; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.368 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2835

Abstract

Pekerjaan mensablon karung di UD. Eka Jaya dilakukan secara manual sehingga memerlukan sikap yang ergonomis dalam bekerja. Sikap postur kerja yang tidak ergonomis dapat menyebabkan cidera atau gangguan system musculoskeletal disorder. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi postur kerja tubuh di UD.Eka Jaya dengan pendekatan RULA dan WERA, menghitung postur kerja yang beresiko dengan menggunakan metode RULA dan WERA, mengusulkan perbaikan postur dan gerakan kerja dengan pendekatan RULA dan WERA. Pengambilan data dilakukan dengan observasi kelapangan dengan cara menyebar kuisioner Nordic Body Map (NBM). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode Rapid Upper Limb Assesment (RULA) dan Work Ergonomy Risk Assesment (WERA), kemudian perolehan metode RULA grand score di kategikan berdasarkan action level, dan perolehan dari metode WERA final score di kategorikan berdasarkan action level. Dari aktivitas operator sablon karung di UD. Eka Jaya, dengan metode RULA operator memiliki skor akhir 7. Dengan metode WERA operator memiliki skor akhir 37. Postur tubuh operator sablon karung di UD. Eka Jaya dengan menggunakan metode RULA operator masuk kategori action level 4 menunjukkan bahwa kondisi ini berbahaya maka pemeriksaan dan perubahan diperlukan dengan segera (saat itu juga). Dengan menggunakan metode WERA dari operator memiliki skor akhir 37 masuk kategori action level medium level medium Perlu diselidiki lebih lanjut dan perlu perubahan
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI PRODUK GARMENT YANG OPTIMAL DENGAN PENDEKATAN SIMULASI MONTE CARLO (Studi Kasus Pada UKM Ramli) Rahmad Syaiful Rohman; Elly Ismiyah; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 3 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v1i3.2628

Abstract

Perencanaan kuantitas produksi merupakan faktor penting dalam menghasilkan produk dalam jumlah yang tepat, sehingga resiko terjadinya kelebihan maupun kekurangan produk dapat diminimalisir yang mana dapat mengurangi terjadinya kerugian terutama pada produk yang bersifat musiman dimana memiliki masa jual terbatas. Persoalan inilah yang menjadi dasar dari penelitian ini yang akan diselesainkan dengan menggunakan simulasi monte carlo. Monte carlo adalah simulasi tipe probabilitas yang mendekati solusi sebuah masalah dengan melakukan sampling dari proses acak yang. Hasil dari perhitungan monte carlo lalu dibandingkan dengan dua model simulasi persediaan yaitu model persediaan musiman (Newsboy Problem) dan model statik EPQ dengan mengutaman nilai keuntungan tertinggi sebagai acuan terbaik dalam penentuan kuantitias produksi. Dengan hasil ini pelaku bisnis dapat memiliki patokan dalam menentukan jumlah ukuran produksi yang tepat.
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN CERME PRISMA LAND BLOK K MENGGUNAKAN METODE PERT DAN EVM (Studi Kasus: PT. Cahaya Prisma Utama) Denni Aditama Eko Samsudin; Deny Andesta; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.135 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3187

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek sering kali didapati proyek yang mengalami keterlambatan durasi penyelesaian dan pembengkakan biaya, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja proyek pembangunan Perumahan Cerme Prisma Land PT. Cahaya Prisma Utama. Project Evaluation Review Technique (PERT) digunakan untuk mencari lintasan kritis pada proyek, lintasan kritis pada proyek ini adalah kegiatan B,C,D,E,F,G,H,K,L,S,T,V,W,Y dan AB. Earned Value Method (EVM) adalah salah satu cara untuk mengetahui perkembangan proyek dengan membentuk tiga indikator, yaitu BCWS, BCWP dan ACWP. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari Lintasan Kritis dan mengevaluasi penyimpangan biaya (Cost) dan waktu (Time), menghitung perkiraan besarnya biaya dan waktu yang diperlukan untuk penyelesaian pengerjaan proyek. Dari hasil perhitungan berdasarkan monitoring minggu ke.13, nilai schedule variance (SV) sebesar (-3,98%), hasil ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan terlambat 3,98% dari jadwal rencana. Sedangkan cost variance (CV) sebesar (-5,07), hasil ini menunjukkan pekerjaan terlaksana dengan biaya yang digunakan lebih dari anggaran. Diperkirakan waktu penyelesaian proyek (ECD) = 21 Minggu, berarti perlu penambahan waktu selama 1 minggu, sedangkan biaya total yang diperlukan dalam penyelesaian proyek ini (EAC) = Rp. 1.020.943.992,36 lebih besar dari anggaran yaitu sebesar Rp. 935.000.010,00
USULAN STRATEGI PENGEMBANGAN UKM RUMAH PRODUKSI ANYAMAN BAMBU IBU KARMI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWOT TERINTEGRASI QSPM Siti Inayah; Deny Andesta; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 2 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.14 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i2.3667

Abstract

UKM Rumah Produksi Anyaman Bambu Ibu Karmi merupakan salah satu industri rumahan yang memproduksi hasil kerajinan tangan dengan bahan baku bambu. UKM ini terletak di Desa Kumpulrejo Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban. Pada bulan januari 2020 – bulan maret 2021 UKM ini telah mengalami penurunan produksi dan penjualan produk. Hal tersebut dipengaruhi oleh Banyak munculnya pesaing baru dengan hasil produk yang sama, terutama pada saat Pandemi Covid 19 yang saat ini terjadi. Yang melatarbelakangi munculnya pesaing baru karena Banyaknya PHK besar-besaran yang ada di kota, sehingga ada beberapa tenaga kerja yang memutuskan pulang kampung dan beralih profesi sebagai pengrajin anyaman bambu sehingga Sumber daya bahan baku yang semakin berkurang karena banyaknya bambu yang dipotong. Selain itu, UKM ini Hanya menerapkan strategi penjualan secara offline ataupun door to door. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Alternatif strategi pengembangan yang harus dilakukan UKM Rumah Produksi Anyaman Bambu Ibu Karmi untuk meningkatkan penjualan. Analisis dari penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang didapat dari hasil kuisioner kepada responden yaitu pemilik UKM, 3 karyawan dan 6 konsumen. Metode yang digunakan dalam analis data adalah metode SWOT terintegrasi QSPM. Penelitian ini menghasilkan sebuah 3 Alternatif strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada UKM Rumah Produksi Anyaman Bambu Ibu Karmi karena memiliki nilai TAS terbaik diantaramya Melakukan penjualan produk atau promosi melalui media sosial yang berbasis internet dengan nilai TAS 0.816, Melakukan pengembangan serta peningkatan kualitas produk baru dengan cara melakukan inovasi produk yang lebih menarik dengan memanfaatkan SDM yang terampil dengan nilai TAS 0.661 dan Meningkatkan kualitas produk disertai dengan diskon yang menarik dengan nilai TAS 0.661.
Co-Authors ., Suhartini Abdul Muid Achmad Najibur Rochman Adam Bagus Kurniawan Adi Karionugroho Agus Ari Kurniawan Ahmad Fahrul Sholeh Ahmad Fauzal Ibnu Amalik Ahmad Rido M Ahmad Sukma Amrul Mukmin Akhmad Ferdy Firmansyah Akhmad Wasiur Rizqi Ali Gunawan Alif Putra Awanda Alwan, Mohammad Rizki I’zaz Andrik Duwi Satrio Anjas Herlangga Putra Arif Rubihanto Arif, M. Rifqi Astri Cahya Utami Basit, Muhammad Abdul delta medika Juniarto Denni Aditama Eko Samsudin Deny Andesta Dhartikasari, Efta Dwi Tirta Sutrisno Arwanda Dzakiyah Widyaningrum Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Fajar Samharil Fathoni, Muhammad Zainudin Fathurrozi, Muhammad Febriani, Nabilah Dwi Firmansyah, Mohammad Rifqi Firmansyah, Muhammad Aldy H, M Syafiiuddin hari bahari Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Ismi, Elly Khalabi Lathif, Muhammad Kiki Amilia Lilis Ratna Sari M. Bachtiar M. Fauzan Eksando Pramaisyah Manzilatul Firdaus Mochamad Hanif Burhanudin Moh Rizqi Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Moh. Nuruddin Mughni Murtadlo muhammad almuhtadi billah Muhammad Fauzan Amir Muhammad Harits Fakhruddin Muhammad Irfan Maruf Muhammad Maulidun Na’am Muhammad Qowiyuddin Muhammad Rif'an muhammad syaifudin Muhammad Syaifudin Muhammad Taufiqul Ihsan Muhammad Yusuf Bachtiar Muhammad Zainuddin Fathoni Ndaru Singgih Pratama Nina Aini Mahbubah novi miranda sari Novita Ayu Isro'ah Novita Lisdawanti Nugroho, Rizal Dwi nuruddin, mochammad Nurul Fajria, Miranti Dewi Sartika Octavia Vanessa Wiyose Permatasari, Putri Ayu Pregiwati Pusporini Puspitasari Puspitasari Putra, Bayu De Wanda Putri Aprilia Rahmad Syaiful Rohman riau mustaqim Rifki Apriyoga Prasetyo Rifqi Dhiaul Firdaus rizky bagus kuncoro Rizqi, Akhmad Said Salim Dahdah Salim Dahda, Said Samudra, Akbar Ridhlo Sara Ramadona Setyawan, Mega Siswanto Siswanto Siti Inayah Siti Zuriatul Fittriyah Soffiana Agustin, Soffiana Sudirdjo, Poerwo Sudirman Sudirman Suhartini ., Suhartini syafitra bayu aji Syahputra, Ivan Sya’adah, Alfiatus Widhahul Marwah Wijaya, Muchammad Sandy Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro Yogi Yusron Arif yovi miftahul huda Zulfikar Alwasly