Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PENGELOLAAN ASET PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA SINGKAWANG Rusi, Ibnur; Syah, Ilham; Sari, Renny Puspita; Prawira, Dian; Mutiah, Nurul; Rahmayuda, Syahru; Febriyanto, Ferdy
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.1025-1034

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Jurusan Sistem Informasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pegawai dan keterampilan, serta mengatasi permasalahan yang dialami oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang dalam pengelolaan aset yang dimiliki. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadikan aset-aset pada Dishub Kota Singkawang lebih terstruktur, terkomputerisasi, sistematis, dan terintegrasi dengan baik. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pelatihan terstruktur, dalam artian sebelum pelatihan terlebih dahulu dilakukan survey untuk menggali permasalahan, kemudian dilanjutkan mencari solusi atas masalah dengan membangun sistem, koordinasi persiapan kegiatan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan 2 kali, yaitu sebelum dan setelah kegiatan pelatihan. Hasil dari kegiatan adalah semakin meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pegawai Dishub dalam mengelola aset, semakin tingginya kesadaran pegawai akan pentingnya pengelolaan aset, serta terbantunya Dishub dengan adanya sistem informasi pengelolaan aset yang dibuat oleh tim PKM. Berdasarkan perhitungan dari evaluasi yang diberikan, peningkatan pengetahuan dan pemahaman pegawai meningkat dari 34,8% menjadi 92,4%.
Pemanfaatan barang bekas dalam menunjang keterampilan dan kreativitas siswa Ibnur Rusi; Darwis Yustosio; Finaliza Angelia Deshka Op Sunggu; Sugiyanto Sugiyanto; Arielda Putri Aditya; Rifka Elsya Suhardi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21160

Abstract

AbstrakUmumnya barang bekas pakai dianggap sebagai sesuatu yang tidak bermanfaat dan cenderung menjadi limbah. Guna mengoptimalkan kegunaan barang bekas diperlukan kreativitas untuk mendaur ulang dan mengubahnya menjadi barang yang memiliki nilai. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di SMK Bhineka Tunggal Ika Pontianak bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa melalui pemberian pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung pemanfaatan barang bekas pakai seperti botol kaca bekas dan kardus bekas untuk diubah menjadi alat musik sederhana dan ornamen berupa hiasan dinding. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu Participatory Learning and Action (PLA) yang menekankan partisipasi aktif dari peserta pelatihan untuk dapat belajar dan bertindak mandiri. Hasil yang didapatkan dari pengabdian ini yaitu siswa dan siswi SMK Bhineka Tunggal Ika dapat membuat nada harmonis sesuai dengan tangga nada dari pemanfaatan botol kaca bekas, selain itu juga dapat membuat hiasan dinding yang baik dan menarik. Evaluasi pelaksanaan pelatihan dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa yaitu sebesar 36,31%, artinya terdapat perubahan positif yang diterima peserta dalam mengikuti pelatihan pengolahan barang bekas. Kata kunci: pelatihan; barang bekas; keterampilan; kreativitas; smk bhineka tunggal ika AbstractGenerally used goods are considered as something that is not useful and tends to become waste. In order to optimize the use of used goods, creativity is needed to recycle them and turn them into items that have value. Community service carried out at Bhineka Tunggal Ika Vocational School Pontianak aims to improve students' understanding and skills through providing training, mentoring and direct practice in using used items such as used glass bottles and used cardboard to be turned into simple musical instruments and ornaments in the form of wall hangings. The method used in this service is Participatory Learning and Action (PLA) which emphasizes the active participation of training participants to be able to learn and act independently. The results obtained from this service are that students of the Bhineka Tunggal Ika Vocational School can make harmonious notes according to the musical scale from using used glass bottles, apart from that they can also make good and attractive wall decorations. Evaluation of training implementation is carried out to determine whether or not there has been an increase in knowledge and skills. Based on the calculation results, it was found that the increase in students' knowledge and skills was 36.31%, meaning that there were positive changes received by participants in taking part in used goods processing training. Keywords: training; secondhand; skills; creativity; bhinneka tunggal ika vocational school
Pengembangan Sistem Informasi Penjualan Souvenir Menggunakan Metode Prototyping Ibnur Rusi; Ferdy Febriyanto; Renny Puspita Sari; Syahru Rahmayuda
Jurnal Teknologi Informasi dan Terapan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jtit.v10i2.326

Abstract

The application of technology and information systems is currently being used very massively, including sales services. This is because the sales information system really helps sellers and buyers to get information and carry out transactions. Kadriah Palace is a cultural heritage site in Pontianak City that sells typical palace souvenirs. Currently, souvenir sales are done manually, resulting in several obstacles or problems, including potential buyers having difficulty finding information about what souvenirs are available, potential buyers having to come to the palace location, and sellers having to manually calculate the transactions made. The aim of this research is to develop a website-based information system for selling typical Kadriah Palace souvenirs, making it easier for prospective buyers and sellers to make transactions. The method used for system development is the prototyping method which consists of 5 stages. The result of this research is the formation of a website-based information system for selling typical Kadriah Palace souvenirs which can be accessed on the page store.istanakadriah.com. System testing consists of 2 tests, namely functionality testing and system interface testing. Based on the results of the functionality test, the system runs according to its respective function, while for the interface test the percentage of test results is 87.83% in the very good category.