Claim Missing Document
Check
Articles

Kecakapan Hidup Terkait Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMA di Kabupaten Tabanan Kadek Sri Ariyanti; RINI WINANGSIH; DEWA AYU ARI KUSUMAYUNI
JURNAL MEDIKA USADA Vol 2 No 2 (2019): JURNAL MEDIKA USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v2i2.54

Abstract

Background: The adolescence period is a critical period in which physical, psychological and intellectual growth is very rapid, so it is prone to fall into risky behavior. Risk behaviors of adolescents in Indonesia include drug and alcohol use, as well as premarital sex, which can increase the number of cases of HIV/AIDS infection. To respond to adolescent reproductive health problems, the government has launched the PIK-R Program. The goal is to provide reproductive health information and counseling services, maturation of marital age, life skills, gender and advocacy skills and IEC. Life skills education for adolescents is very important to support the development of individuals to become responsible adults. To live an orderly life, individuals need the skills people need to do things regularly. Method: This study used a cross sectional design. Respondents in this study were 150 students who participated in the PIK-R Program which came from three high schools in Tabanan Regency. Samples were taken by purposive sampling. Data collection is done by survey using a questionnaire. Results: The study showed that Life Skills related to reproductive health in high school students who participated in the PIK-R Program were mostly in the good category, which was 116 people (77.33%). The PIK-R program has a positive impact on adolescent life skills related to reproductive health
Proses Terbentuknya Dukungan Keluarga kepada Remaja Penyalahguna Narkoba yang sedang direhabilitasi di RSJ Bangli Made Dewi Sariyani; Kadek Sri Ariyanti
JURNAL MEDIKA USADA Vol 3 No 1 (2020): JURNAL MEDIKA USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v3i1.58

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Menurut UNODC (The United Nations Office on Drugs and Crime) dalam World Drug Report tahun 2015, estimasi pengguna narkoba pada tahun 2013 yaitu 246 juta orang, dimana jumlah kasus narkoba terbanyak terjadi pada penduduk berusia 15-64 tahun. Faktor terbesar yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengguna narkoba untuk meninggalkan narkoba selamanya yaitu dengan niat yang kuat dari dalam diri dan dukungan keluarga yang positif. Tujuan: mengetahui secara mendalam Proses Terbentuknya Dukungan Keluarga kepada Remaja Penyalahguna Narkoba yang sedang direhabilitasi di RSJ Bangli. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui teknik in-depth interview 12 informan, dimana terdiri dari 6 informan yaitu orang tua remaja penyalahguna narkoba yang sedang direhabilitasi, 3 orang perawat di Ruang Rehabilitasi, 3 orang remaja yang sedang direhabilitasi di RSJ Bangli. Hasil: Pada penelitian ini, keluarga memiliki faktor internal dan eksternal serta hambatan dalam membentuk dan memberi dukungan kepada residen. Simpulan: Dalam membentuk dukungan, keluarga memiliki faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya, selain itu keluarga juga memiliki faktor penghambat seperti rasa jenuh dan jarak rumah.
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Di Desa Lebih Kabupaten Gianyar Tahun 2020 Kadek Sri Ariyanti; Ni Made Indra Peratiwi
JURNAL MEDIKA USADA Vol 4 No 1 (2021): JURNAL MEDIKA USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v4i1.90

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem experienced by the State of Indonesia that must be addressed. Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition so that the child is too short for his age. The importance of conducting research on stunting in order to assist the government in carrying out work programs to reduce the incidence of stunting. The purpose of this study is to describe the knowledge of mothers about stunting in the village of Lebih, Gianyar Regency in 2020. The method of implementing this research is descriptive with a cross-sectional design. The sample in this study were 78 mothers of infants and were taken systematically. This research was conducted in Desa Lebih, Gianyar Regency in August 2020. Data processing used univariate analysis. The results showed that most respondents had good knowledge about stunting, as many as 65 people (83.3%). So the conclusion in this study is that the description of maternal knowledge about stunting in the village of Lebih, Gianyar Regency, is mostly in the good category. It can be investigated the factors that influence the occurrence of stunting.
Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Program GenRe Di SMP Negeri 2 Penebel Kadek Sri Ariyanti; Ni Made Indra Peratiwi
JURNAL MEDIKA USADA Vol 4 No 1 (2021): JURNAL MEDIKA USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v4i1.91

Abstract

Latar Belakang : Program GenRe adalah suatu program untuk memfasilitasi terwujudnya tegar remaja, yaitu remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari risiko Triad KRR, menunda usia pernikahan, mempunyai perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera. Pentingnya dilakukan penelitian tentang program GenRe agar dapat membantu pemerintah dalam menjalankan program kerja untuk menurunkan angka kejadian pernikahan dini, narkoba dan sek bebas. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang program GenRe di SMP Negeri 2 Penebel. Metode : Jenis penelitian adalah deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Penebel, pada bulan agustus 2020 dengan Jumlah sample sebanyak 75 siswa yang di ambil secara random. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan secara online dengan item pertanyaan 15 soal dan analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil dan simpulan : gambaran pengetahuan remaja tentang program GenRe di SMP Negeri 2 Penebel sebagian besar dalam katagori baik yaitu 62 responden sebanyak (82,7%). Kesimpulan : Gambaran pengetahuan remaja tentang program GenRe sebagian besar dalam kategori baik.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Seks Bebas Pada Masa Pademi COVID-19 di SMP Negeri 4 Pupuan Kadek Sri Ariyanti
JURNAL MEDIKA USADA Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Medika Usada
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v4i2.102

Abstract

Latar belakang: Seks bebas bebas merupakan salah satu permasalahan remaja yang harus mendapat perhatian yang khusus. Tingginya angka seks bebas pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pengetahuan yang kurang terkait seks bebas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas di SMP Negeri 4 Pupuan. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 299 orang siswa, sampel dalam penelitian ini berjumlah 171 orang, pengambilan sampel dengan cara random sampling , uji statistik menggunakan SPSS. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online melalui google form. Analisa data dengan cara deskriptif untuk memperoleh distribusi frekuensi variabel. Hasil: Dari hasil penelitian diperoleh tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas dalam kategori cukup baik yaitu sebanyak 75%. Rekomendasi: Sekolah diharapkan untuk meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler yang terkait dengan kesehatan reproduksi remaja untuk meningkatkan pengetahuan siswa. Kata kunci: Pengetahuan, Remaja, Seks Bebas.
Gambaran Peran Kader Kesehatan dalam Menyukseskan Program KB Pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Marga I Kadek Sri Ariyanti
JURNAL MEDIKA USADA Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Medika Usada
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v4i2.107

Abstract

Latar belakang: Kondisi pandemi menimbulkan kekhawatiran adanya lonjakan kelahiran bayi atau baby boom pasca pandemi Covid-19. Peran kader kesehatan dalam menyukseskan program KB dalam situasi ini sangat diperlukan, mengingat kecemasan masyarakat untuk datang ke tempat layanan kesehatan cukup tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran kader kesehatan dalam menyukseskan program KB pada masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Marga I. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kader kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Marga I dengan jumlah 125 orang. Sampel berjumlah 124 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online melalui google form. Analisa data dengan cara deskriptif untuk memperoleh distribusi frekwensi variabel. Hasil dan Kesimpulan: Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kader kesehatan yang memberikan informasi tentang KB sebanyak 67%. Informasi yang diberikan sebagian besar melalui whatsapp yaitu sebesar 63%. Sebagian kecil kader memberikan informasi melalui leaflet/brosur (43%) dan melakukan kunjungan rumah (40%). Rekomendasi: Kader lebih gencar memberikan informasi tentang KB pada masa pandemi Covid-19 sebagai upaya untuk menyukseskan program KB di Indonesia.
Gambaran Pengetahuan Tentang Stunting Pada Ibu Yang Memiliki Balita Usia 2-5 Tahun Di Desa Buahan Kaja Gianyar Kadek Sri Ariyanti
JURNAL MEDIKA USADA Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Medika Usada
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v4i2.110

Abstract

Pengertian : Stunting merupakan salah satu permasalahan balita yang harus mendapat perhatian khusus. Tingginya angka kejadian stunting pada balita dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah pengetahuan yang kurang tentang stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang stunting pada ibu yang memiliki balita usia 2-5 tahun di Desa Buahan Kaja Gianyar. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan tentang stunting pada ibu yang memiliki balita usia 2-5 tahun di Desa Buahan Kaja Gianyar. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Buahan Kaja Gianyar, pada Bulan Juli 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 23 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan secara online. Analisis data menggunakan analisa univariat yang menghasilkan distribusi frekwensi variabel. Hasil dan simpulan : Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting, yaitu sebesar 80%. Rekomendasi: Tenaga kesehatan lebih meningkatkan praktik pencegahan stunting pada ibu sejak dalam masa kehamilan sehingga dapat menurunkan angka kejadian stunting di Indonesia.
Description of Blood Tablets Tablets Consumption of Girl Teenager in Tabanan Cokorda Istri Mita Pemayun; Rini Winangsih; Kadek Sri Ariyanti
JURNAL MEDIKA USADA Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Medika Usada
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v6i1.164

Abstract

Girl teenager are very susceptible to anemia because they lose a lot of iron during menstruation. The prevalence of anemia in young women is 32%. As an effort to prevent anemia, the government has implemented a program to provide Blood Supplementary Tablets (TTD) to young women aged 12-18 years through schools. The purpose of this study was to determine the knowledge of young women about iron tablets, explore experiences and factors that influence adolescent adherence in consuming iron tablets. The research design used is qualitative. The research was conducted in December 2022 at SMA Tabanan Regency. Data collection was carried out by interviewing through FGD. Informants in this study were 10 high school students in Tabanan Regency aged 12-18 years. For data validation, researchers used key informants, namely 5 parents of students, 1 teacher and 1 health worker. Data processing is done by means of triangulation. Results: Adolescent girls stated that they had taken iron tablets, but not regularly according to the government's recommended dose. Factors that cause adolescent non-adherence in consuming iron tablets are perception, parental support, teacher and school support, peer support and support from health workers. Continuous information is needed, including parents. There needs to be a media reminder so that young women regularly take iron tablets in accordance with the dose recommended by the government.
PENGGUNAAN VIDEO MOTION COMIC UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG KESEHATAN MENTAL DI SMP NEGERI 11 DENPASAR Ariyanti, Kadek Sri; Batiari, Ni Made Padma; Herliawati, Putu Arik; Dewianti, Ni Made; Sariyani, Made Dewi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2567

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan remaja. 10-20% remaja di dunia dan 6% remaja di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental. Kesadaran remaja tentang kesehatan mental masih rendah. Pendidikan kesehatan mental remaja sangat penting dilakukan, salah satu metode yang efektif adalah video motion comic. Kegiatan dilakukan pada hari Kamis, 23 Januari 2025 di SMP Negeri 11 Denpasar. Sasaran kegiatan adalah Siswa kelas VII dan VIII dengan jumlah 60 orang. Metode pelaksanaan kegiatan adalah kualitatif dengan memberikan pre-test melalui wawancara, kemudian memberikan intervensi melalui video motion comic tentang kesehatan mental yang berdurasi kurang lebih 10 menit. Evaluasi dilakukan dengan memberikan post-test kembali dengan cara wawancara dengan pertanyaan yang sama dengan pre-test. Indikator keberhasilan kegiatan yaitu siswa berhasil menjawab dengan benar lebih dari 50% pertanyaan yang diberikan. Wawancara dalam pre-test menunjukkan sebagian besar siswa berhasil menjawab rata-rata 1-2 dari 6 pertanyan yang diberikan dengan benar. Terjadi peningkatan pada hasil wawancara saat post-test, dimana rata-rata siswa berhasil menjawab 4-5 dari 6 pertanyaan yang diberikan dengan benar. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan mental setelah menonton video motion comic. Penggunaan media video motion comic memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan mental di SMP Negeri 11 Denpasar. Penggunaan teknologi dan media digital dalam pembelajaran merupakan langkah yang tepat dalam menghadapi tantangan kesehatan mental di kalangan remaja.
EDUKASI PADA ORANGTUA MENCEGAH “VOC PARENTING” DEMI TUMBUH KEMBANG YANG OPTIMAL Herliawati, Putu Arik; Ariyanti, Kadek Sri; Dewi, Triyana Puspa
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2706

Abstract

Pola asuh anak yang sehat dan efektif sangat penting untuk memastikan perkembangan optimal anak. Namun, fenomena “VOC Parenting” yang mengedepankan disiplin ketat dan kontrol otoriter semakin populer di kalangan orang tua, terutama di Banjar Ponjok Desa Serangan. Penting bagi orang tua untuk memahami dampak dari pengasuhan yang mereka terapkan. Edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh yang lebih positif dan mendukung tumbuh kembang anak sangat diperlukan bagi para orang tua demi optimal nya tumbuh kembang anak nya. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua mengenai dampak negatif dari pola asuh otoriter  dan menawarkan alternatif yang lebih positif untuk mendukung tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, kami melaksanakan program edukasi yang melibatkan diskusi, dan penyebaran informasi melalui media poster. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 36 ibu yang memiliki anak balita di Banjar Ponjok. Metode pelaksanaan kegiatan adalah kualitatif dengan memberikan pre-test melalui wawancara, kemudian memberikan intervensi melalui penyuluhan dari media poster yang telah dirancang bersama tim. Wawancara saat posttest menunjukan orang tua telah memahami konsep parenting yang tepat dan dampak akibat parenting yang terlalu otoriter bagi perkembangan tumbuh kembang anaknya. Kegiatan ini mendapat sambutan yang baik dan apresiasi yang positif dari masyarakat peserta dan pihak Desa karena dianggap sangat bermanfaat dan menambah literasi kesehatan yang jarang terpapar pada masyarakat. Masyarakat merasa mendapatkan informasi yang bermanfaat terkait dengan pola asuh atau parenting dan bagaimana agar menghindari metode VOC Parenting ini bagi anaknya. Hal ini dikarenakan belum ada program sosialisasi seperti ini dilaksanakan di Banjar Ponjok Desa Serangan sebelumnya.