Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Pencegahan Covid-19 Di Lingkungan Rumah Tangga Di Desa Gadungan Tabanan Bali Kadek Sri Ariyanti; Made Dewi Sariyani
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.228 KB) | DOI: 10.37413/jmakia.v11i2.172

Abstract

ABSTRAK Latar belakang dan tujuan: Infeksi Virus Corona merupakan penyakit menyerang sistem pernapasan. Virus ini ditemukan pertama kali di Kota Wuhan, Cina pada Bulan Desember 2019. Virus ini telah menyebar hampir ke semua Negara dengan sangat cepat dalam waktu yang sangat singkat. WHO telah menetapkan wabah Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020. Vaksin untuk mencegah infeksi Covid-19 belum ditemukan. Penerapan perilaku hidup sehat merupakan salah satu upaya pencegahan Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan perilaku pencegahan Covid-19 dalam tatanan rumah tangga yang meliputi: 1) penerapan PHBS 2) social distancing dan physical distancing serta 3) peningkatan imunitas tubuh. Metode: Penelitian ini merupakan survey deskriptif menggunakan kuesioner yang dapat diakses secara online. Penelitian ini menggunakan sampel ibu rumah tangga dengan jumlah 98 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Data dianalisis secara deskriptif yang menghasilkan distribusi frekwensi variabel. Hasil dan Simpulan: Hasil penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar rumah tangga di Desa Gadungan Tabanan Bali telah menerapkan perilaku pencegahan Covid-19 dengan baik. Namun masih ada kekurangan dalam pelaksanaan desinfektan secara berkala serta kegiatan olahraga secara rutin. Rekomendasi: Perlu edukasi yang lebih baik kepada masyarakat agar mampu meningkatkan kegiatan desinfektan dan olahraga secara teratur untuk mencegah penularan Covid-19 di rumah tangga.
Persepsi Tentang Manfaat Yoga Prenatal untuk Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Persalinan pada Ibu Hamil di PMB Jaba Denpasar: Studi Kualitatif Kadek Sri Ariyanti; Made Dewi Sariyani; Siti Zakiah; I Nyoman Dharma Wisnawa
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2022): Volume 5 No. 2 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.51 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i2.1884

Abstract

Pregnancy causes physical and psychological changes. Changes that occur in pregnant women cause physical discomfort such as back pain, cramps and swelling, as well as psychological changes such as anxiety in facing childbirth. The Covid-19 pandemic condition causes psychological problems for pregnant women such as anxiety to come to health services. One of the interventions that can be done to reduce the complaints, discomfort and anxiety experienced by pregnant women in this new normal era is physical exercise, such as meditation/yoga. Prenatal yoga is believed to be able to reduce physical complaints and anxiety of pregnant woen in the face of childbirth. This study aims to explore the perception of pregnant women about the benefits of prenatal yoga. The research design used is qualitative with a phenomenological approach. The research location was at PMB Jaba Denpasar, in April 2022. The informants in this study were third trimester pregnant women who did prenatal yoga with a total of 10 people. For data validation, researchers used key informants, namely midwives and husbands of pregnant women. Data processing is carried out through several stages, namely: reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that pregnant women's perceptions of the benefits of prenatal yoga include: 1) Reducing physical complaints; 2) Reduce anxiety; 3) Increase readiness in facing childbirth. It is necessary to improve the implementation of prenatal yoga in the implementation of ANC, so that the benefits can be felt by pregnant women in order to reduce maternal and infant morbidity and mortality.
METODE TERAPI NON FARMAKOLOGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL YANG DIHARAPKAN OLEH LANSIA UNTUK MENGONTROL TEKANAN DARAH DI BATUBULAN, GIANYAR, BALI Made Dewi Sariyani; Kadek Sri Ariyanti; Lakhita Ning Utami
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.672 KB)

Abstract

ABSTRAKWHO menunjukan pada tahun 2013 di seluruh dunia, sekitar 972 juta orang atau 26,4% dari penghuni bumi mengidap hipertensi, yang mana angka ini akan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2025. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui metode terapi non farmakologi berbasis kearifan lokal yang diharapkan oleh lansia untuk mengontrol tekanan darah mereka. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 12 orang lansia, yang berdomisili di Banjar Puri Candra Asri, Batubulan, Gianyar. Insrumen yang digunakan adalah lembar wawancara mendalam. Adapun metode non farmakologi berbasis kearifan lokal yang diharapkan yaitu Terapi Yoga, teknik relaksasi pihat dan akupuntur, dan mengkonsumsi obat herbal. Metode ini dapat menjadi masukan bagi tenaga medis dalam meningkatkan kualitas hidup pasien dengan hipertensi, dan membantu tenaga medis lainnya untuk berkolaborasi dalam upaya preventif mencegah kejadian hipertensiKata Kunci : terapi, non farmakologi, lansia, tekanan darahABSTRACTWHO shows that in 2013 around the world, around 972 million people or 26.4% of the earth's inhabitants had hypertension, where this figure would increase to 29.2% in 2025. The purpose of this study was the local wisdom made possible by the elderly to arrange them. The method used in this study is qualitative. The number of informants in this study were 12 elderly people, who live in Banjar Puri Candra Asri, Batubulan, Gianyar. The instruments used are in-depth interview sheets. With non-pharmacological methods based on expected local wisdom, Yoga Therapy, relaxation techniques and herbal medicine. This method can be an answer for medical personnel in improving the quality of life of patients with hypertension, and helping other medical personnel to collaborate in preventive efforts to prevent the occurrence of hypertensionKeywords: therapy, non pharmacology, elderly, blood pressure
Manfaat Pranayama Yoga Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Ibu Nifas di PMB Jaba Denpasar Kadek Sri Ariyanti; Siti Zakiah; Cokorda Istri Mita Pemayun; I Nyoman Dharma Wisnawa
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v6i1.2393

Abstract

The postpartum period is a transitional period in which physical and psychological changes occur. Postpartum depression is a psychological disorder that is often found. Postpartum depression is experienced by around 10‒15% of women, both for the first time and for the next. Pranayama yoga is one of the exercises that can relieve psychological discomfort in postpartum mothers. This study aims to determine the effectiveness of pranayama yoga to reduce anxiety in postpartum mothers. The research design used is qualitative with a case study approach. The informants in this study were 10 postpartum mothers at PMB Jaba Denpasar in December 2022 - January 2023. Data analysis was carried out by triangulation, where the key informants in this study were five husbands and midwives. The results showed that postnatal yoga can reduce anxiety in postpartum mothers, because it provides various benefits including: 1) reducing shoulder and neck muscle tension; 2) calm the mind and reduce stress; 3) improve sleep quality; 4) Increase milk production. Pranayama yoga practice should be given to postpartum mothers as an effort to improve the physical and psychological health of postpartum mothers.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa di SMP Negeri 3 Selemadeg Timur Kadek Sri Ariyanti; Made Dewi Sariyani; Lakitha Ning Utami
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 1 No. 2 (2019): Indonesian Journal of Community Empowerment November Vol.1 No.2
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.923 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v1i2.312

Abstract

Periode remaja merupakan masa yang sangat kritis, dimana pada masa ini remaja sangat rentan terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi. Problematika kaum remaja dapat terjadi sehubungan dengan adanya perbedaan kebutuhan (motif) dan aktualisasi dari kemampuan penyesuaian diri (adaptasi) remaja terhadap lingkungan tempat hidupnya. Pengetahuan yang kurang tentang kesehatan reproduksi sering berpengaruh terhadap masalah kesehatan reproduksi yang dihadapi remaja. Metode penyuluhan dipercaya mampu meningkatkan pengetahuan remaja serta mengubah perilaku remaja untuk meningkatkan derajat kesehatannya secara mandiri. Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menambah pengetahuan dan kemampuan seseorang melalui teknik praktik belajar atau instruksi dengan tujuan mengubah atau mempengaruhi perilaku manusia secara individu, kelompok, maupun masyarakat agar dapat lebih mandiri dalam mencapai tujuan hidup sehat. Peran pemberi materi dalam penyuluhan ini adalah menyampaikan materi yang terkait dengan kesehatan reproduksi remaja serta praktik pencegahan keluhan-keluhan pre menstruasi. Luaran yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adalah (1) Peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi (2) Mendapatkan remaja putri yang disiplin dan bertanggungjawab terhadap kesehatan reproduksinya sendiri.
Pemeriksaan Kesehatan, Pemberian Bahan Makanan Bernutrisi pada Lansia dan ODGJ di Wanasara Tabanan Kadek Sri Ariyanti; Cokorda Istri Mita Pemayun; Made Dewi Sariyani; Ni Made Indra Peratiwi
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2309

Abstract

Elderly and Mental illness who live in the UPTD Social Services and Protection of Women and Children Wanasara Tabanan are under the auspices of the Tabanan District Social Service. The need for nutritious food for Mental illness and the elderly is quite high, so they need contributions in the form of nutritious food ingredients to meet their nutritional needs. They also do not get regular health checks. This activity was carried out with the aim of conducting health screening and helping to meet the nutritional needs of the elderly and Mental illness. Activities carried out as an effort to solve the problem include checking blood pressure, blood sugar, cholesterol, uric acid and providing nutritious food ingredients to meet the nutritional needs of the elderly and people with mental illness. The targets in this activity are the elderly and Mental illness. There are 8 (eight) elderly people and 16 (sixteen) people with ODGJ. The results of the medical examination showed that blood pressure, blood sugar, uric acid and cholesterol were within normal limits. There are 2 (two) elderly people who have hypertension and have undergone routine treatment. This community service activity has good potential to improve the nutritional status and health status of the elderly and Mental illness. Routine health checks for Mental illness and the elderly are carried out as an effort to detect early chronic diseases that can be suffered by the elderly and Mental illness. Fulfillment of nutrition in the elderly and Mental illness can improve their nutritional status and health status ABSTRAK                  Lansia dan ODGJ yang tinggal di UPTD Pelayanan Sosial dan Perlindungan Perempuan dan Anak Wanasara Tabanan berada di bawah naungan Dinas Sosial Kabupaten Tabanan. Kebutuhan makanan bernutrisi ODGJ dan Lansia cukup tinggi, sehingga memerlukan sumbangsih berupa bahan makanan bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Mereka juga tidak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan skrining kesehatan dan membantu memenuhi kebutuhan gizi Lansia dan ODGJ.  Kegiatan yang dilakukan sebagai upaya pemecahan masalah antara lain pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat dan pemberian bahan makanan bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan gizi lansia dan ODGJ. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Lansia dan ODGJ. Jumlah Lansia ada 8 (delapan) orang dan ODGJ sebanyak 16 (enam belas) orang.  Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol dalam batas normal. Terdapat 2 (dua) orang lansia yang mengalami hipertensi dan sudah menjalani pengobatan rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki potensi yang baik untuk meningkatkan status gizi dan derajat kesehatan Lansia dan ODGJ. Pemeriksaan kesehatan secara rutin pada ODGJ dan Lansia dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyakit kronis yang dapat diderita oleh Lansia dan ODGJ.  Pemenuhan nutrisi pada Lansia dan ODGJ dapat meningkatkan status gizi dan derajat kesehatannya.
TERAPI NON FARMAKOLOGIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL YANG DIGUNAKAN REMAJA UNTUK MENGURANGI NYERI HAID DI TABANAN BALI Kadek Sri Ariyanti; Made Dewi Sariyani; Cokorda Istri Mita Pemayun; Ni Putu Yuni Asih
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.513 KB)

Abstract

Abstrak: Terapi non farmakologis dipercaya mampu mengurangi rasa nyeri yang timbul pada saat wanita mengalami haid. Hasil survey di Tabanan menunjukkan 96% remaja pernah mengalami nyeri haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terapi non farmakologis berbasis kearifan lokal yang digunakan remaja untuk mengurangi nyeri haid. Desain penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan adalah 10 orang remaja putri yang mengalami nyeri haid. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Validasi data dilakukan dengan informan kunci yaitu 5 orang ibu remaja. Terapi non farmakologis berbasis kearifan lokal yang digunakan remaja untuk mengurangi nyeri haid meliputi: air bungkak, gula merah, loloh kunyit asam, kompres hangat dan minuman jahe hangat.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Manfaat Yoga dengan Kecemasan Menghadapi Menopouse di Desa Gadungan Kadek Sri Ariyanti; Putu Arik Herliawati; Cokorda Istri Mita Pemayun; Ni Made Indra Peratiwi
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause merupakan periode transisi dari masa produktif ke tidak produktif, sehingga ibu dapat mengalami keluhan fisik ataupun psikologis. Keluhan tersebut dapat dicegah dengan terapi non-farmakologis, salah satunya dengan yoga. Yoga memberikan banyak manfaat bagi ibu perimenopouse antara lain mengurangi keluhan fisik, stress, kecemasan dan susah tidur. Kesiapan menghadapi menopouse dapat diperoleh ibu dari pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang yoga dan menopouse itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang manfaat yoga dengan kecemasan menghadapi menopouse. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Kuesioner adalah alat pengumpulan data yang digunakan. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu usia 35-55 tahun dengan jumlah 110 orang. Teknik purposive sampling digunakan untuk pengambilan sampel. Uji chi square digunakan untuk analisa data bivariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang manfaat yoga dengan kecemasan menghadapi menopouse di Desa Gadungan dengan p-value sebesar 0,002. Wanita perimenopouse perlu mendapatkan informasi yang baik tentang manfaat yoga untuk mengurangi kecemasan menghadapi menopouse agar mereka lebih siap menjalani masa menopouse. Pengembangan terapi komplementer khususnya yoga untuk meningkatkan derajat kesehatan wanita menopouse diharapkan dapat ditingkatkan dan hasil penelitian ini dapat menjadi acuannya.
Edukasi Pencegahan COVID-19 di Lingkungan Rumah Tangga di Yayasan Hati Mama Jimbaran Bali Kadek Sri Ariyanti
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 1 (2022): juni
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i1.47

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak besar pada anak-anak. Hal ini menjadi kekhawatiran yang cukup besar bagi orang tua. Pencegahan Covid-19 pada anak-anak perlu dilakukan agar kondisi anak tetap sehat. Penelitian yang dilakukan oleh Ariyanti (2020) di Desa Gadungan Tabanan Bali menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga telah menerapkan perilaku pencegahan Covid-19 dengan baik. Namun masih kurang pada pelaksanaan desinfektan secara berkala serta kegiatan olahraga secara rutin. Perlu edukasi yang lebih baik kepada keluarga untuk meningkatkan kegiatan pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan rumah tangga khususnya pada anak. Kegiatan yang dilakukan adalah edukasi pencegahan Covid-19 pada anak di lingkungan rumah tangga dengan menggunakan media leaflet dari Kementerian Kesehatan. Sasarannya adalah orang tua asuh di Yayasan Hati Mama Jimbaran Bali. Kemudian diikuti dengan pemeriksaan kesehatan pada setiap anggota keluarga serta pemberian masker, multivitamin, sabun cuci tangan dan hand sanitizer. Setelah dilakukan edukasi pencegahan Covid-19 di lingkungan rumah tangga, orang tua dan anak-anak asuh di panti tersebut berkomitmen akan tetap menjaga protokol kesehatan dengan cara: mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menggunakan masker dan hand sanitizer, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, melakukan aktifitas fisik secara teratur serta makan makanan yang bergizi dan minum multivitamin.
Terapi Non Farmakologis untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja di Tabanan Ariyanti, Kadek Sri; Sariyani, Made Dewi; Winangsih, Rini
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 3 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v3i2.612

Abstract

Numerous physical and psychological changes occur during adolescence. Adolescent girls' bodies undergo physiological changes as their reproductive systems grow and menstruation begins. Women who have menstruation may experience worry because it frequently results in discomfort. Menstrual discomfort could be reduced by non-pharmacological therapy, according to some experts. Approximately 96% of teenagers in Tabanan who participated in a study of various youths revealed that they had had dysmenorrhea or menstrual pain. The study attempts to characterize the non-pharmacological therapy utilized by teenagers in Bali's Tabanan Regency to lessen menstrual pain. Using random sampling, we acquired a sample of 121 young women in Tabanan Regency, aged 11 to 21. The findings revealed that using eucalyptus oil and drinking herbal teas are the most popular non-pharmacological treatments used by teenagers to lessen period pain for about 55% and 42%. Heated ginger (22%), sour turmeric (42%), and coconut water (14%) are herbal beverages that are said to have pain-relieving properties. There is a need to strengthen adolescent females' understanding of menstrual discomfort, anticipation, and management.